NovelToon NovelToon
PENARI PANAS TUAN MAFIA

PENARI PANAS TUAN MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Identitas Tersembunyi / Roman-Angst Mafia / Trauma masa lalu / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Setelah belasan tahun terjebak di lingkungan berbahaya akhirnya Glamour bisa kabur dan menyelamatkan diri.

"Tuan selamatkan aku," bisiknya bergetar menahan tangis kepada pria yang menyewanya malam ini. "Apapun akan aku berikan kepadamu, termasuk keperawanku," imbuhnya, berharap pria yang memakai topeng itu mau membantunya.


Glamour tidak tahu jika pria yang tengah mendekapnya ini adalah mafia berbahaya dan paling keji di dunia. Ibarat kata, baru keluar dari kandang buaya tapi kembali terperangkap di kandang singa.

Bagaimana perjuangan Glamour untuk menyelamatkan hidupnya demi bisa kembali berkumpul dengan keluarganya?

Simak terus kisahnya ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dalang dibalik semua ini?

"Ayah, sibuk?" Anna masuk ke ruang pribadi ayahnya setelah mengetuk pintu.

Ben mengalihkan pandangan dari layar laptopnya, menatap putrinya yang berdiri tak jauh dari pintu.

"Anna, ada apa malam-malam ke sini?" tanya Ben, lalu melihat jam dinding di ruang itu dan waktu sudah menunjukkan jam 11 malam.

"Ada yang ingin aku bicarakan, penting! Aku sudah tidak bisa menahannya lagi," jawab Anna seraya mendekat ke ayahnya yang duduk di balik meja kerja.

Ben melepaskan kaca mata baca yang nangkring di hidung mancungnya, lalu menutup laptop. "Apa yang ingin kau bicarakan?" Ben mempersilahkan putrinya duduk di kursi yang tersedia di sana.

"Ini tentang Nyonya Toro dan juga Glamour." Anna menjeda ucapannya. "Sebenarnya Ele melarangku mengatakan semua ini tapi aku sudah tidak tahan lagi," sambungnya, membuat Ben semakin penasaran.

"Mommy, Glam, dan Ele? Ada apa?" Ben bertanya dengan alis mengerut, dan rasa penasaran semakin membuncah. Tidak sabar, ia segera meminta Anna untuk melanjutkan ucapannya.

"Ele mendengar pembicaraan Nyonya Toro dengan seseorang di telepon. Dia mendengar dengan jelas kalau Nyonya Toro adalah dalang di balik hilangnya, Glamour." Anna memperjelas semuanya.

"Tidak mungkin!" Ben sangat terkejut tapi juga tidak percaya begitu saja. Tidak mungkin ibunya dalang di balik peristiwa tragis yang menimpa Glamour.

Anna mendengus mendengar jawaban ayahnya. "Ini yang membuat Ele melarangku untuk cerita kepada Ayah, karena Ayah tidak akan percaya!" Anna beranjak berdiri, menatap pria itu dengan tatapan dingin, lalu keluar dari ruangan itu meninggalkan Ayahnya yang terpaku di tempat.

Anna sangat kesal karena Ayahnya tidak percaya dengan ucapannya. Langkahnya terhenti ketika berpapasan dengan Gloria.

Gloria membawa secangkir kopi yang akan di bawa ke ruang pribadi Ben.

"Anna, kau di sini?' Gloria menyapa putri sambungnya dengan ramah dan tidak lupa memberikan senyuman manis.

"Kenapa? Kau tidak suka kalau aku di sini?" balas Anna, ketus dan judes pada ibu sambungnya seraya melipat kedua tangannya di depan dada.

Gloria menggeleng, tidak membenarkan tuduhan Anna. "Anna, tidak begitu maksudku. Kau bebas  mau ke sini kapan pun, pintu rumah selalu terbuka untukmu," jawab Gloria dengan cepat, agar tidak terjadi salah paham antara dirinya dan Anna.

Anna tersenyum miring, ia masih kesal dan marah dengan ibu sambungnya itu.

"Aku tahu, karena kau menikah dengan Ayahku! Jadi aku ada hak berada di rumah ini!" balas Anna, semakin ketus dan menatap dingin Gloria.

Gloria sangat sedih melihat sikap Anna sekarang. Tapi, ia juga bersalah dalam hal ini, jika dirinya selama ini tidak egois, mungkin hubungannya dengan Anna masih baik-baik saja seperti hari-hari sebelumnya.

Anna hendak melanjutkan langkah tapi terhenti ketika mendengar Gloria memanggilnya.

"Anna, bisa bicara sebentar? Aku ingin meluruskan beberapa hal, agar tidak ada salah paham lagi di antara kita." Gloria menatap Anna dengan pandangan memohon.

Anna berdecak lalu memainkan lidah di langit-langit mulut, menatap jengkel pada ibu sambungnya itu.

"Salah paham? Tidak ada kesalahpahaman di antara kita! Yang ada hanyalah keegoisanmu!" jawab Anna seraya menunjuk wajah Gloria penuh emosi.

"Aku minta maaf, Anna. Aku sekarang sadar  kalau selama ini terlalu egois dan mengesampingkan Ele." Gloria menyadari kesalahannya.

"Baguslah kalau kau sudah menyadari semuanya, tapi sayangnya semua sudah terlambat!" balas Anna, sinis, lalu beranjak dari sana, meninggalkan Gloria yang terpaku di tempatnya.

1
Malyn Alih
Alhamdulillah,aku ucapkan selamat ya thor walaupun terlambat sebab aku baru baca novel mu yang ini ♥️♥️♥️
Mimik Pribadi
Nero nnt jdi jodohnya Ale aja thor secara Nero tampan tpi gak ky Bos nya tukang celup,,,😁
Mimik Pribadi
Mudah2an Ale liat Glam dirmh skt yng dia tuju jga,dngn melihat mata dan ciri2 wajah yng mngkn mirip dan melaporkan dugaannya klo itu Glam saudara kandungnya pada Ana atau Daddy nya
Malyn Alih
semoga saja Ben bole jumpa ngan glam
Malyn Alih
modus bngat 😄😄😄
Malyn Alih
nampaknya ada kecobong dalam perutnya Glam ♥️♥️
Malyn Alih
astaga aku masi bucil tapi boleh 🫣 nga
Malyn Alih
pintar business c Nero 🤣
Malyn Alih
kasihan paman botak dan Nero 😄🤣🤣
Malyn Alih
dasar Damon tidak lihat tempat 🤣🤣🤣
Malyn Alih
akhirnya Ele boleh juga jumpa Glam
Malyn Alih
😍😍😍😍😍
Malyn Alih
siksa dia habis-habisan Ben biar tau rasa dia 😡
Malyn Alih
jangan malu mengaku kalau kamu takut kehilangan Glam tuan Damon 🤭
Malyn Alih
adu dibilang cantik salah dibilang jelek salah juga 😮‍💨
Malyn Alih
Damon juga ada kenangan pahit dalam hidup nya 🥺
Malyn Alih
kau perhatian sekali Nero 🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
dady Ben ampuun dah aah 🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
bang Nero dpt pnghasiln uang tmbhan dri bertaruh 🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
Damon klau abang mati bang nero siap jdi ayah Sambung bayi mu 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!