NovelToon NovelToon
Diakah Jodoh Pilihan Allah?

Diakah Jodoh Pilihan Allah?

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:610.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Fazry Fazriyah

"Biarlah ini menjadi taqdir yang harus aku lalui, bu"
Aku yakin suatu hari nanti Allah akan memberikan jodoh yang Allah Ridhoi untuk, Kia!

Nakia Rahmadhani Aulia, gadis yg berusia 22 tahun. Yang harus mengalami gagal menikah dengan pembatalan yang tak layak, yang membuat kedua orangtuanya kecewa kepada Rendy yang telah memutuskan tanpa alasan yang jelas.
Akankah Nakia bisa menata hatinya, dan menemukan jodoh yang terbaik untuknya?

Ikuti laju cerita cinta Nakia yang penuh luka di hatinya.
Selamat membaca karya pertamakku, ya. Mohon maaf bila banyak kekurangan dalam novel ini.

Selang beberapa bulan Kia dapat melupakan sosok Rendy dengan kehadiran Prama sang anak pengusaha. Yang memiliki kisah percintaan yang membuatnya menjadi seoang yang dingin terhadap wanita.

Lama-kelamaan ia sering bertemu dengan Nakia sang penjaga butik langganan almarhumah mamahnya. Mereka menjalani kisah cinta yang hampir kepelaminan. Namun taqdir lagi-lagi membuat Kia harus bersedih kembali karena kematian Prama yang 2 minggu lagi akan menjadi suaminya.

Setelah ke pergian sang calon suami membuat Kia terpuruk dan selalu bersedih bila menatap semua kenangan-kenangan bersamanya. Sampai akhirnya Kia tinggal jauh dari kedua orangtua, kakak dan adiknya.

Dapatkah Kia menemukan JODOH yang sudah siapkan oleh Sang Maha Kuasa? Ikuti selalu setiap episodenya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fazry Fazriyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Pertama Kali Bertamu

Kaki mereka pun melangkah bersamaan, seirama hentakan sepatu, hening tanpa kata-kata yang terlontar dari keduanya.

Sesampainya di depan pintu, Kia melepaskan sepatunya dan berucap.

Assalamu'alaykum... ibu Kia pulang.

Ayo kak masuk ke dalam! ajaknya agak sedikit menoleh pada laki-laki berbadan tinggi dengan paras yang tampan wajahnya tersirat bahwa ia laki-laki yang sedikit pediam.

Kakak tunggu disini aja, mampirnya gak lama kok, hanya ingin kenal keluarga kamu aja, jelasnya.

Sahutan salam dari dalam rumah pun terdengar.

"Wa 'alaykum salam... Sudah pulang kamu, nak? di antar sama Ulan apa naik ojek online?, pertanyaan itu monoton kepada Kia yang baru saja memasukan kepalanya ke dalam.

" Kebetulan Kia dianter sama temen keja Kia, bu? dia ada di depan.

"Oohhh gitu...!!

Kenapa gak diajak ke dalem aja, sekalian makan malem. Ibu kebetulan masak ayam kecap bawang bombai, kesukaanmu agak banyak, tututnya yang sudah menerima ciuman ditangannya.

Bukanya mendengar perkataan ibunya, ia malah bertanya tentang keberadaan ayahnya.

"Ayah... ada yang pengen ketemu ayah di dalam, ucapnya sambil berlalu ke arah dapur.

" Siapa Kia, tumben ada yang nyariin ayah di jam segini, sahutnya yang beranjak dari meja makan.

"Nak... ayo masuk ke dalam saja, sekalian sama-sama ikut kita makan!!, ucap bu Aisyah yang kini sudah ada diteras depan.

" Siapa yang nyariin ayah, bu?"

Assalamu'alaykum... om, tante sapanya sambil mencium punggung tangan keduanya. Saya Prama Purnama, temen kerjanya Nakia di kantor tempat kerja dia sekarang.

"Oohh..., ayah pikir siapa yang nyariin ayah. Masuk nak Prama, sekalian ikut kita makan yuukk!!... ajak Pak Hasbi sambil mendorong bahu Prama dengan pelan agar mau masuk.

" Tidak terima kasih om, kebetulan saya sudah makan, bohongnya karena merasa tidak enak kepada keluarga Kia, yang baru bertemu langsung ikut makan malam.

"Gak apa nak Prama, jangan sungkan anggap saja kaya di rumah sendiri, ucap bu Aisyah yang sudah mulai menyeret satu bangku untuk Prama duduk.

Seorang dari arah dapurpun membuka suara sambil membawa air dingin ditangannya.

" Udah kak gak usah nolak, nyesel loh kalau gak nyicipin masakan ibu aku, karena masakan ibu itu bikin ketagihan, lagian kakak kan belum makan, waktu kakak nawarin aku mampir ke rumah makan aku gak mau, karena aku mau makan masakan kesukaan aku. Dengan kedipan mata minta persetujuan lawan bicara yang sekarang sudah disampingnya.

"Sudah ayaoo kak duduk, anggap aja kaya di rumah sendiri, tapi kalau habis makan nanti jangan lupa bayar...hehe!!..ledeknya agar Prama tidak terlalu canggung.

" Kiaaaaa... kamu apa-apaan sih, jangan bercanda gitu, kasian nak Pramanya, ucap bu Aisyah yang susah menyendokan nasi ke piring untuk pak Hasbi.

"Baiklah... maaf ya om, tante pertama kali bertamu saya malah sudah merepotkan!!. Ucapnya sedikit cangung dan mencoba memegang piring yang ada di hadapannya.

"Ibuuuu...!!!

Upsss... ada tamu ternyata, ucap Rahma yang baru ikut bergabung di meja makan.

" Ini Rahma adikku, dia agak sedikit cabi karena doyan ngemil sedikit mirif beruang madu... hehe, ucap Kia mengenalkan adiknya.

"Dasar tikus dapur, walau aku beruang madu aku tetap manis kan?? balasnya dengan sedikit mengerucutkan bibir."

Ternyata di rumahpun dia dipanggil si tikus dapur oleh adiknnya, jadi aku gak salah juluki dia si tikus dapur, ucap Prama dalam hati, dengan mengulas senyum yang ditahannya.

"Kenapa... senyum... senyum gitu??, kalau mau ketawa-Ketawa aja!." ucap Kia yang tau apa yang dipikiran Prama.

"Ternyata gak salah aku ngatain kamu si tikus dapur,... ucap Prama pelan kepada telinga Kia yang ada di sebelahnya.

" Sudah kita mulai makanya, sebelum makan kita do'a dulu agar apa yang kita makan menjadi tenaga untuk tubuh kita dalam menghamba ke pada Allah. Ucap pak Hasbi yang sudah menengadahkan kedua tangannya."

"******Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannaar"

Artinya: "Ya Allah, semoga Engkau berkenan memberikan berkah (kemanfaatan) kepada kami atas apa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami dan semoga Engaku berkenan menjaga kami dari siksa api neraka yang menyakitkan******".

Merkapun menikmati makan malamnya dengan tenang dan tak ada suara, yang terdengar hanya suara sendok yang terhentak dipiring.

" Makan yang banyak nak Prama, jangan sungkan..!, ucap bu Aisyah yang sudah menyidahi makanannya.

"Terimakasih, tante saya sudah cukup."

Masih ada sisa paha ayam beberapa potong di dalam piring. Seketika Rahma akan mengambilnya. Namun seseorang sudah memukul punggung tangannya.

"Kamu ini dek, udah beberapa potong ayam yang kamu abisin?, masih mau ngambil lagi!!, liat tuh pipi kamu udah nyaingin beruangnya Marsya and the Bear. Ucap Kia yang memicingnkan matanya kepada Rahma.

"Bilang aja kakak mau juga, karena ada kak Prama jadi tikus dapurnya malu-malu kucing, ucap Rahma sedikit kesal."

"Sudah.... sudah!!... malu tuh sama nak Prama?, sudah pada besar masih bertengkar terus. Ucap bu Aisyah yang sudah menyusun piring-piring kotor untuk di bawa kedapur.

Prama yang melihat kejadian itu sedikit mengembangkan sudut bibirnya, karena melihat tingkah lucu kakak beradik yang sedang bertengkar di hadapannya.

Aku jadi inget sama Mas Huda yang kadang suka bertengkar denganku. Gumamnya dalam hati yang merindukan sosok kakaknya yang jauh disana.

" Maaf ya nak, Prama!!, Ramah dan Kia itu memang seperti itu kalau sudah bertemu, kaya tikus sama kucing, ucap Pak Hasbi yang sudah menuju ruang tamu.

Tak apa om, saya juga terkadang seperti itu kalau sama kakak saya. Ucap Prama yang mengikuti pak Hasbi.

"Nak, Prama sudah kenal lama sama Kia anak saya?

" Hampir empat tahun yang lalu om, kebetulan saya pelanggan di Butik temoat Kia bekerja waktu itu."

"Oohh, sudah lama juga berarti ya, tapi kenapa baru bisa main ke sini sekarang padahalkan susah lama kenal sama Kia."

"Ehhmmm, itu om."

Ucapan Prama pun terpotong saat Kia mukai ikut bergabung dengan mereka.

"Kak Prama ini kebetulan temen kantor Kia, yah. Kita waktu di Butik akrab hanya sebatas pelayan dan pelanggan, terang Kia yang duduk di samping ayahnya."

"Oohh gitu, berarti nak Prama tau dong kalau kamu sempet batal nikah?, ucap pak Hasbi yang membuat Prama sedikit melirik ke hadapan Kia.

" Sedikit kok, om."

Karena Kia jarang berbagi kisa dengan saya.

"Ayah ini, sudah jangan di bahas lagi, itu masalalu. Ucap Kia yang mulai tak semangat bila membahas tentang pernikahan yang batal.

" Yaaa... ayah minta maaf, ayah cuma ingin tahu aja, Kia. Ucap pak Hasbi yang sudah mengelus lembut kepala Kia yang terbalut jilbab.

"Sedikit melirik foto-foto pada dingding di belakang pak Hasbi dan Kia, Prama seolah mengena foto tersebut.

Itu bukanya Razi ya pak? Razi ini siapanya bapak? jawab Prama selidik.

" Ooh iya itu Razi anak sulung saya, kakaknya Kia dan Rahma.

"Sekarang dimana dia om??

" Nak Prama kenal sama Razi? Dia sekarang sedang kuliah di Mesir melanjutkan S2nya di sana. Kemungkinan akhir tahun ini dia akan pulang. jelas pak Hasbi.

"Kebetulan saya teman kuliahnya waktu disini om."

"Kok kakak gak pernah keliatan main bareng sama aa Razi?, Ucap Kia yang ikut bicara.

" Aku waktu kuliah jarang gabung-gabung sama yang lain kecuali ada tugas yang mengharuskanku untuk ikut bersama.

"Oohhh... pantes." jawabnya dengan penuh arti dan tanda tanya.

Merekapun berbincang-bincang sampai akhirnya Prama pamit untuk pulang.

****

"Terimakasih ya om, tante, sudah memperkenankan saya untuk ikut malam di sini!!. Ucap Prama yang sudah memakai sepatunya.

" Sama-sama, justru om yang berterimakasih karena nak Prama susah mengatar Kia pulang."

"Kapan-kapan mampir lagi ya ke sini, biar nanti temenin om.main catur.

" Inshaa Allah, om? ucapnya yang kini sudah berjalan ke arah mobilnya.

"Maksih ya kak, buat semuanya."

"Ya tikus dapur, ucapnya seraya tertawa meledek Kia.

"Ihhh...!! Dasar jerapah cungkring!! Umpatnya sambil memajukan bibir.

'Ternyata aku ada temennya yang bisa menjukuki kamu si tikus dapur... hahaha"

Udah sana jalan, awas jangan nyengir-nyengir sendiri tar disangka orang gak waras lagi..

Ya udah awas ya kangen sama aku, balasnya sambil memanaskan mobil.

"Mari, om, tante...!! ***Assalamu'alaykum...!

" Wa 'Alaykum salam***, Hati-hati nak Prama.

Prama sepertinya laki-laki baik ya, yah santun dan juga ramah. ucap bu Aisyah.

"Ya, gak sangka ternyata dia teman Razi waktu kuliah." Yukk... Kia kita masuk, ajak pak Hasbi sambil memeluk dua wanita tersebut.

.

.

.

.

**Bersambung----

Maaf ya kalau banyak typonya.

Jangan lupa like, komen dan votenya...

Terimakasih**

1
™febri@n.*
kisah kia dan prama terlalu indah buat di jadikan sampingan ato pendukung kisah kia dan huda😭
fazry_fazriyah: taqdir mereka hanya sampai situ

sedih memangggg
total 2 replies
Ari_nurin
iya bodoh .. orang sdh halal kok masih ga mau buka jilbab. aneh ..
Siti Yuliatin
suami yg pengertian
Siti Yuliatin
alhamdulillah dapet suami sebaik kahfi ya kia...
Siti Yuliatin
lebih baik jk kia dan kahfi saling terbuka dg masa lau masing2 agar tdk terjadi salah paham dan lbh waspada dg apa yg terjadi
Siti Yuliatin
moga husnul khotimah bahagia smp surga ibunya thor. aamiin...
Siti Yuliatin
wahai hati... baik2 sj ya...
Tri Yani
bawaan ibu hamil sensian.....salah ucap sedikit jadi melow😌😌😌
fazry_fazriyah: hooh .. yg udah pernah hamil pasti tau dah ya suasana hati kita gmn .. hehehe
total 1 replies
Tri Yani
Bawaan dedek bayinya...mood ibu hamil bisa berubah sewaktu2...
Ababil Fahmi
bagus
Tri Yani
Alhamdulillah kia akhirnya hamil juga...btw dedenya masih kecil aja dah ngerjainn abinya...masyaallah...
Tri Yani: sehat2 Dede n ibunya sampai lahiran🤲🤲🤲
total 2 replies
Tri Yani
tanda2 hamilkah KIA.....
Tri Yani
cerita aja kita sama Kahfi,pasti suamimu paham koq
Sugiyarti Arul
ikutan mewek thoor ..terharu banget
Ayu galih wulandari
Maaf kak Authour updratenya double2 ada 2x loh tp is okey aqu suka ceritanya 🤗🤗😘😘😘😘😘
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Ayu galih wulandari
Bagus banget ceritanya 😘 😚 😍 💕 ❤ ❤
Irma Dewi Meilinda
Tanda bacanya perlu diperbaiki lagi, Kak. Maaf. Sayang banget sih, padahal tema pembahasan ceritanya bagus. Semangat berkarya, Kak.
Irma Dewi Meilinda: Sama-sama, Kak. Semangat menulis, Kak!
total 2 replies
Rafizah87💜💜💜
semoga sis dan baby dlm keadaan sihat walafiat c lalu..
Rafizah87💜💜💜
Kia dgn Kahfi..
fazry_fazriyah
jangan lupa mampir juga ya di novel ke 2 ku yg berjudul "Suamiku Berbeda" yang hari ini baru up

jangan lupa meninggalkan jejak like dan komennya ...

masukan ya sangat di tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!