Al berusaha keras untuk terus menempa kemampuannya Fokus pada karirnya nya adalah impian nya Setelah terbuang dari pernikahan hasil perjodohan pamannya Yang membuatnya menutup diri .Sampai ia bisa menjadi sukses Banyak wanita yang tergila gila padanya Namun tak membuat Al tergoda Akan kan Al bisa jatuh cinta lagi Setelah merasa kecewa di sang istri
Bee teman Al satu profesi Yang diam diam slalu mengagumi Al Slalu saja memberi kan motivasi dan dorongan Berharap suatu hari nanti Al menganggapnya orang yang berarti Tapi Al hanya menganggap Bee sahabat terbaik nya Akan kah Bee bisa tulus menerima persahabatan mereka Atau Al juga menaruh hati padanya baca di sini ya .... ....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16
Sedangkan Evelyn yang lemas hanya bisa terdiam terpaku Karna merasa badan nya lelah dan tak nyaman .
Disisi lain Al dan Deni sedang bicara dengan dokter Susan di ruangan Deni Karna tak nyaman bila mereka bicara di ruangan dokter Susan yang nampak mencolok di depan dokter lain
"' Kalian harus hati hati , karna sekarang masalah lagi rumit . Dan dua minggu lagi aku akan cuti jadi aku usahakan Kalian di bawah asuhan dokter Eka Dia baik dan tak neko neko juga dokter bersih Yang tak macam macam " kata dokter Susan mewanti wanti junior nya itu biar kedua nya tak dapat masalah di rumah sakit
" Ya dok trimakasih " kata Al dan Deni kompak
"' Tapi ingat kalian jangan banyak bicara Dan tak perlu ikut campur urusan para dokter senior diamkan saja Agar mereka tak membuat masalah pada kalian " Kata Susan Yang khawatir kalo dokter senior akan membuat mereka dalam kesulitan
" Ya dok terimakasih saran nya , Kami akan jaga jaga " kata Al Yang juga tak mau mencari masalah sampai mereka keluar Jadi sebisa mungkin mereka aman Agar suatu saat mudah mencari kerja dirumah sakit
" Ya dok , kami usahakan kami bekerja sebaik mungkin " kata Deni senang Karna mereka sudah mendapat surat Izin jadi tinggal proses selesainya saja Mereka berdua sudah bisa buka praktek.
Setelah cukup lama ngobrol mereka pun kembali bekerja .Dan hari ini Al fokus untuk merawat pasien Setelah jam kerja selesai Al langsung pulang Karna ia khawatir pada Iwan
" Al pasien yang di beri herbal sudah membaik Apa perlu kita tambah lagi herbal nya " Kata Deni
" Kita lihat besok saja ya Den, nanti kita tambah lagi Agar mereka cepat sehat " kata Al Yang memakai uang pribadi nya untuk memberi herbal
" Ya baik lah, sampai ketemu besok " kata Deni .Yang sangat percaya pada temannya itu Karna Al memang sangat baik pada siapa pun
" Ya Den " kata Al yang lalu menuju ruangan nya Lalu membereskan laporan Untuk cepat pulang Setelah semua selesai Al mengunci ruangannya Dan bergegas pulang Terlihat banyak pasien di sepajang lorong rumah sakit yang membuat Al mengelus dada Karna pasien wabah semakin bertambah banyak
***********
Di bengkel Iwan sedang menggodok telur untuk makan Karna tak mungkin ia keluar Karna kondisi nya masih belum sehat
" Huh.... untung Al meninggalkan uang Kalo tidak aku tak bisa makan "Kata Iwan Yang sudah seminggu ini tak bisa membuka bengkel Dan lagi karna wabah covid ia semua orang harus menahan diri di rumah Agar tak terpapar virus yang semakin menyebar luas Karna belum ada vaksin untuk persiapan si penderita
Tak lama Al pulang dan membuka pintu rumah Yang memang tak di kunci oleh Iwan
Kret.....
" Al ....sudah pulang " kata Iwan
" Ya apa lho sudah baikan ?" kata Al
Sambil masuk kedalam kamar
" Ya seperti yang kau lihat , lebih baik dari yang kemaren " kata Iwan
" Syukur lah nih makanan, kau memasak apa ?" kata Al menarik kursi untuk duduk
" Merebus telur hanya itu yang ku makan karna belum bisa keluar ." Kata Iwan menatap Al
" Besok biar aku yang belanja Aku akan belanja buat stock kita di rumah Agar lho ngak sering keluar dalam kondisi begini Karna darurat dan bahaya keluar Karna wabah mulai menyebar kemana mana Pasien covid makin banyak Penyebaran semakin parah bahkan di luar negri juga begitu Bahkan para dokter di rumah sakit panik dan kewalahan " kata Al membuka nasi bungkusnya
" Ya kau benar Al , kemaren saja tetangga sebelah sana ada yang di jemput kerumah sakit Lalu besok nya dia meninggal Apa wabah ini akan lama " Kata Iwan menatap serius Al
" Entah lah padahal beberapa bulan lagi aku akan berangkat kuliah Dan mulai pemberkasan " kata Al
" Ayo makan " kata Al karna ia sangat lapar Karna tenaganya terkuras oleh banyak nya pasien
Iwan lalu mengambil nasi bungkus jatah nya dan membukanya Lalu ikut makan bersama Al
" Lalu bagaimana dengan Evelyn Al .Apa ia tahu kau akan kuliah lagi " kata Iwan
" Tidak , aku sudah mengurus perceraian kami Agar tak menggantung Entah berkas nya sudah masuk atau belum Paling tidak aku sudah menyelesaikan tugas ku Karna dia sendiri yang memintanya Dan lagi aku ingin dia hidup bahagia wan Mungkin bersama ku ia tertekan karna sikap maminya .Jadi aku bisa memaklumi nya " Kata Al sambil menyuap nasinya .
" Bagus lah itu lebih baik, dari pada kau menjadi serba salah Biar dia bebas dan bahagia ." Kata Iwan
" Ya mungkin jodoh kami hanya Seumur jagung Tapi aku berharap dia bahagia " kata Al lirih
" Apa kau masih mencintainya ?" kata Iwan
" Ya ... tapi mau apa lagi , percuma kami terus bersama Kalau dia tak percaya dan tidak yakin pada ku " kata Al
" Kau benar , kalo ia ingin berjuang pasti kalian bisa bertahan Tapi kalo Evelyn sendiri tak ingin mempertahan kannya untuk apa ? " kata Iwan yang bisa melihat kesedihan dan kesedihan Al
Karna Iwan sangat mengenal sahabat karib nya itu Apalagi Al orang yang baik tampan dan pintar Hanya sayang nasib nya saja belum beruntung
" Ah ya apa herbal kemaren masih ada ?" kata Al melihat dan mencari plastik rempah rempah
" Tuh tinggal sedikit tadi malam aku membuatnya untuk minuman Agar cepat sehat Bagaimana kau bisa tahu bumbu dapur bisa jadi obat Al ?" kata Iwan
" Itu herbal alami wan Kita harus kembali ke alam bila ingin sehat bukan membuat sampah di badan . Obat adalah zat kimia yang bisa merusak ginjal dan organ tubuh kita Dan kita tak menyadari itu .Sedangkan herbal alami tumbuhan yang di ciptakan tuhan untuk kita Tapi manusia jaman sekarang banyak yang terbawa arus globalisasi Hingga mengangap obat itu hebat Karna di ciptakan manusia manusia pintar Tapi sayang Allah lebih hebat karna menciptakan seluruh tanaman dan tumbuhan untuk kepentingan manusia Tapi manusianya yang tak menyadarinya Kalo bumbu rempah itu lebih hebat dari obat Karna itu apotik hidup orang jaman dulu " jelas Al
" Ya kau benar , orang tua jaman dulu lebih banyak yang panjang umur Karna mereka makan makanan alami Tapi jaman sekarang generasi kita masih muda sudah banyak yang koit Karna banyak memakan jenis obat Hingga banyak juga jenis penyakit yang muncul Apalagi untuk jenis obat narkoba " kata Iwan Sambil mengunyah makanan nya
" Ya kau benar bro , harusnya kita beralih ke pola hidup sehat Bukan ke pola modern Tapi cepat mati muda Dan punya banyak penyakit Terutama penyakit gaya hidup dan uang " kata Al
" Hahaha ..... kalo uang pasti semua orang butuh kan Al Tapi tak harus melulu semua dengan uang Karna tak semua bisa di beli dengan uang " kata Iwan
" Hehehe ... kau benar wan, Tapi karna demi harga diri dan kekuasaan Seseorang bisa membeli harga diri orang jaman sekarang " kata Al terkekeh
" Ya termasuk mertua lho " kata Iwan
" Bisa jadi itu salah satu contoh nya " kata Al Yang tahu mertuanya itu sangat berambisi pada harta dan kekuasaan juga nama besar
***
Maaf hanya update satu karna tadi sibuk dan juga harus ambil rapot anak sekolah ***
Tama