NovelToon NovelToon
SERUNI

SERUNI

Status: tamat
Genre:Horor / Komedi / Tamat / Rumahhantu / Matabatin / Roh Supernatural
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: L-viie Ann

Seruni baru saja lulus Sekolah Menengah Atas,niat hatinya ingin bekerja membantu Bapaknya menjual ikan hasil tangkapan si Bapak.Namun Bapaknya malah mengajak Seruni bekerja menjadi pembantu rumah tangga di sebuah keluarga kaya di Kota.
Dari sinilah teror bermula,Keluarga Jaka Sasongko sering mengalami penampakan seorang wanita yang sangat mengerikan.
Anehnya,hanya Seruni yang berani menghadapi hantu itu.Bukan dengan bacaan ruqyah ataupun Doa pengusir setan lainnya,melainkan dengan batang penyapu atau apa saja yang Seruni temukan di dekatnya.
Siapakah Seruni sebenarnya??Kenapa hantu yang begitu digeruni jadi takut kepada gadis desa ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 Tak Rela

Hari ini Seruni tidak ada jadwal kelas pagi,jadi dia berangkat kuliah tidak barengan sama Roy.Pak Said dititahkan oleh Ny Desi untuk mengantarkan Seruni ke kampus.

Setibanya di kampus,Seruni agak heran dengan adanya Bus Pariwisata terparkir di halaman kampus.Tapi ia tidak bisa menemukan jawaban dari siapapun,karena selama ini dia belum punya teman yang dekat dengannya.

Saat melewati jalan koridor menuju ke kelas,Seruni melihat Roy tengah berbicara serius dengan Sherly.Mungkin mereka sudah baikan,itulah hasil monolog pikirannya.

Seruni tersenyum hambar,ia melanjutkan langkahnya menuju kelas meskipun jam masuk masih 40 menit lagi.

"Unyyy"Sebuah suara begitu nyaring terdengar menyebut namanya.Tak hanya Seruni yang menoleh ke arah datangnya suara,Roy pun demikian.

Seorang pria berlari mendekati Seruni.Semakin dekat semakin jelas wajahnya.Seruni tersebut lebar.

"Qodir??"

Pria itu tersenyum,ia langsung memeluk Seruni tanpa canggung.Seruni pun membalas pelukan itu dengan hangat.

"Kok kamu ada disini?"Tanya Qodir setelah melepas pelukan rindunya.

"Aku kuliah disini?"

"Benarkah?"Qodir seperti kurang percaya.Seruni mengangguk yakin.

"Kebetulan pemilik yayasan ini adalah majikan Bapak,beliaulah yang meminta aku untuk melanjutkan kuliah.Dan semuanya gratis"

"Beruntung sekali kamu uni"

"Lalu kamu disini ngapain?"

"Aku...aku lagi ikut studi tour,dan kebetulan materinya untuk meninjau visi dan misi kampus ini"

"Apa bus pariwisata itu yang kamu naiki?"

Qodir mengangguk sebagai jawaban.

"Uni"Roy datang menghampiri.Mengalihkan perhatian kedua sahabat yang baru saja berjumpa.

"Eh Tuan,kenalin ini Qodir temen sekolah saya di kampung"

"Dir,ini anak majikan saya"

Seruni memperkenalkan dua laki-laki tersebut,keduanya saling memperkenalkan nama mereka sembari berjabat tangan.

"Uni,sebentar lagi kelas di mulai loh"Roy memperingatkan.Seruni melihat jam tangannya.

"Masih 30 menit lagi Tuan"Jawab Seruni berkilah.

"Biasanya kamu kan lebih awal masuk kelas"

"Iya bentar lagi,masih pengen kangen-kangenan sama Qodir"

Entah kenapa Roy jadi tersulut api cemburu.Apalagi melihat Seruni yang tak lekang oleh senyuman menatap hangat laki-laki tersebut.

"Dir,,, yuk kita ke kantin,aku traktir kamu makan.Sekalian biar enak ngobrolnya"Seruni menarik tangan Qodir namun dilerai cepat oleh Roy.

"Kamu harus cepat masuk kelas,ayok"Roy menarik tangan Seruni agar menjauh dari Qodir.

"Ta-ta-tapi Tuan"

"Nggak ada tapi-tapian,ayo cepat"Roy terus saja menarik Seruni.Terpaksa Seruni menurut,ia melambaikan tangannya ke arah Qodir.Qodir pun membalasnya.

"Sepertinya anak majikan Seruni suka sama Seruni"Gumam Qodir sambil terus memperhatikan gadis yang menambat hatinya sejak lama.Ia jadi merasa tak tenang sekali.Namun apa daya, tujuannya datang ke kampus ini sudah selesai.Ia harus segera kembali ke kampusnya tanpa bisa berpamitan kepada Seruni.

___

Sherly yang ditinggal begitu saja oleh Roy demi nyamperin si babu jadi makin panas cuping telinganya.Ia geram bertambah geram berkali-kali lipat.

Permintaannya kepada sang Papa pun masih belum mendapatkan respons apapun.Papanya hanya diam tanpa ekspresi.Sherly tidak bisa terlalu memaksa,karena ia tahu karakter Papanya yang tidak suka dipaksa.

___

Setelah pelajaran usai,Seruni buru-buru keluar mungkin masih sempat bertemu dengan Qodir.Ia tidak tahu jika Qodir sudah se-jam yang lalu meninggalkan kampusnya.

Wajah kecewa begitu ketara ketika Seruni sudah tidak melihat Bus Pariwisata yang terparkir.Ia menghela nafas panjang.

"Kenapa??? kecewa ya si pangeran dekil sudah pergi"Seloroh Roy yang sememangnya menunggu Seruni sejak tadi.

"Apaan sih"Seruni mendengus kesal.

"Katanya nggak pernah pacaran??Eh ternyata sudah punya Pangeran dekil"

"Dia sahabat aku Tuan"Hardik Seruni sudah kehilangan kesabaran.

"Sahabat tapi pelukan"Roy makin nyinyir.Seruni jadi jengkel pakek banget.Ia pergi meninggalkan Roy begitu saja.

Namun Roy tak mau kalah,ia terus saja mengikuti langkah Seruni yang sengaja dipercepat.

"Ciyeeeee yang lagi kesel pacarnya udah pergi"

"Boleh diam nggak?!"

"Nggak"Jawab Roy santai.Seruni mengepalkan tangannya menahan emosi.Namun Roy cengengesan bae.

Kekesalan Seruni sudah seperti naik ke ubun-ubun,ia pergi tanpa menghiraukan Roy yang mengejarnya.

Malahan Seruni tak berniat untuk menumpang kepada anak majikannya itu.Ia berlalu begitu saja keluar dari area kampus menuju ke pangkalan ojek.

Namun belum sempat keinginannya tercapai,Roy sudah mencengkram tangannya dan ditariknya kembali masuk ke area kampus menuju ke tempat parkir mobil.

Roy sama sekali tidak perduli dengan Seruni yang meronta minta dilepaskan,dan juga sama sekali tidak perduli dengan beberapa pasang mata yang menyaksikan.

Laki-laki gagah itu mendorong Seruni masuk ke mobilnya.Dan ia pun masuk ke dalam mobil melalui pintu yang satunya.

"Tuan kenapa sih anda selalu memaksakan kehendak anda kepada saya?saya juga punya privasi dan keinginan.Ingat kata Nyonya,di kampus ini saya bukan babu anda"

Ocehan dari Seruni sama sekali tak digubris oleh Roy.Ia dengan santai melajukan mobilnya keluar dari area kampus.

"Tuan,jujur saya tidak suka dengan sikap Tuan yang seperti ini.Mulai besok tidak perlu berangkat dan pulang dari kampus bersama saya.Saya bisa pergi dan pulang sendiri"

Roy membanting setir ke bahu jalan,ia mematikan mesin mobil dan berparkir di jalur lambat.Belum hilang keterkejutan Seruni karena akibat sikap Roy yang tak disangkanya.Tiba-tiba saja Roy sudah ******* bibirnya.Mata Seruni yang membeliak lebar,perlahan-lahan sayu dan terpejam menikmati sensasi kecupan hangat bibir sang anak majikan.

Roy semakin bernafsu,ia enggan melepaskan bibir lembut itu.Ia terus ********** dengan rakus.Sampai akhirnya Seruni menarik wajahnya mundur,membuat Roy terpegun.

"Kenapa?"

Seruni menelan Saliva,ia membuang pandangannya menghindari tatapan Roy yang menggetarkan jiwanya.Roy menghela nafas panjang,ia kembali ke posisi duduknya.

"Kamu tidak menyukainya?"

Seruni diam,ia tetap tidak berani bertembung muka dengan anak majikannya.

"Maafin aku Uni,aku menyukaimu"

Degh!!

Gemuruh didada Seruni seperti menembus rungu.Sehingga detak jantungnya bisa terdengar oleh gendang telinganya.

"Apa kamu tidak menyukaiku?"Roy menggenggam tangan Seruni yang dingin.Seruni menundukkan wajahnya.

"Kita tidak sepadan Tuan"Jawab Seruni hampir tidak terdengar karena ditelan oleh gemuruhnya suara mobil yang lalu lalang.

"Kata siapa??Aku diajarkan oleh Mama untuk tidak membeda-bedakan siapapun"

"Itu mungkin iya untuk sekedar teman biasa,tapi jika teman hidup?Pasti Nyonya akan berpikiran hal yang sama dengan saya"

"Apa perlu aku melamarmu?"

Seruni mendongak seketika,sehingga tatapannya bertembung disatu titik.Roy membelai lembut bibir Seruni yang basah oleh lumatannya.

"Aku tidak suka kamu bersama dengan pria lain,dan aku tidak ingin sampai kamu dimiliki oleh orang lain"

Darah dalam tubuh Seruni berdesir panas,ia kaku seperti terhipnotis oleh sentuhan Pria itu.Sekali lagi Roy menarik wajah Seruni dan menyantap habis bibir dara manis itu.Kali ini Roy semakin menggila,tangannya menggerayangi tubuh bagian dalam Seruni.Gadis itu sudah pasrah,perasaan didadanya meminta ia untuk menyerah.

1
Hariyati Hariyati
Luar biasa
Bhay angkara
woww
Bhay angkara
lanjut Thor...bagus ceritanya
Nur Lela
luar biasa
Bhay angkara
nah .makanya...buat para perempuan...layani suaminya dengan maksimal yaaa
Sweett SumMina
Lumayan
Sri Wahyuni
Luar biasa
Bhay angkara
baru kejepang...
kirain ke alam lain
Bhay angkara
disuruh minum komik
Bhay angkara
Luar biasa
Marlina Ujung
pasti anak nya MU
Bhay angkara
mantap
Bhay angkara
ngelawak /Facepalm/
Bhay angkara
pasti bukan polisi konoha
echa purin
👍🏻
Vino Al Azam
dicintai lebih baik dr pada mencintai livia
Endah SR
kisah bos leo terlupakan.. ga di ceritain lg..
Kembange Arum
knpa sih seruni gmpng nyosor aja jdi jjik lah
Wiwin Marini
Luar biasa
Shanty Shan
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!