Astari Rahayu , wanita muda yang sangat gesit dan lincah bertemu dengan seorang pria yang selalu memandang wanita dengan curiga tetapi saat bertemu Astari ia mempunyai ketertarikan yang tidak disembunyikan. Apakah Mereka dapat menjalin hubungan sebagai pimpinan dan bawahan atau bahkan percintaan ?.
Hai hai haaaiii.
Ini adalah buku ketiga aku, Aku mohon dukungan , kritik dan sarannya yang membangun.
Dan jangan lupa untuk Like dan Vote karya aku yaaaa...
Selamat membaca...😘😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15.
Setelah meninggalkan ruang kerja Kevin, Asta benar-benar marah, tetapi ia menyadari semua ini karna kesalahannya. Dengan mengambil tas besarnya ia turun menuju lantai empat, ia salah karna melarikan diri ke Musholla tapi ia tidak tahu kemana untuk mengadu, akhirnya ia duduk bersimpuh untuk berdzikir. Apa yang terjadi terjadilah sesuai ketentuan sang pencipta.
Setelah melakukan sholat Dhuha, Asta menelpon Kakaknya Rizky yang rupanya sedang berlatih menembak. Asta beruntung dikantong celananya masih ada sisa uang. Ia melangkah keluar kantor menuju lapangan tembak .
" Kok bisa kesini ?, tidak kerja ?," tanya Rizky ketika sudah duduk didepan Asta.
" Lagi malas Kak."
" Nanti kalau dipecat bagaimana ?. Bukankah cari kerja itu sulit, apalagi dengan salary sebesar itu ."
" Kak, apa tidak ada jalan lain selain menikah ?, apakah Kakak rela aku menikah dengan lelaki yang terkenal seperti Kevin."
" Kami tidak rela sayang, tetapi saat video itu beredar kami sudah mencari data tentang Kevin. Sebenarnya dia tidak buruk juga, dan soal seringnya berganti pasangan itu terlalu berlebihan. Dia menjalin hubungan dengan satu wanita dan tidak akan memulai hubungan yang lainnya sebelum mengakhiri yang lama. Terus terang Kakak semua juga menunggu hasil tes kesehatan dari Kevin."
" Tapi Kakak percaya kalau kami tidak melakukan apapun ?."
" Percaya, tapi kamu harus ingat ada hukum sosial pada masyarakat kita. Yang membuat kita harus melakukan sesuatu."
" Asta, Kami semuanya menyayangi mu, tidak ada diantara kami ingin menjerumuskan dirimu apalagi kamu adalah adik perempuan satu-satunya. Karna kami menyayangi dirimu maka kami melakukan nya. Sekarang kembalilah ke kantor, tidak baik melakukan sesuatu yang akan disesali !."
Rizky mengantar Asta kembali ke kantor dan mobilnya berhenti di lobby samping . Kedatangan Asta menarik perhatian dimana Mereka rata rata sudah melihat postingan tersebut.
" Apakah Kakak perlu mengantarmu sampai keruangan mu ?," tanya Rizky posesif.
" Tidak perlu Kak, lift ini khusus kok jadi Kakak tidak perlu khawatir," Asta tersenyum menenangkan nya.
" Baiklah. Hati hati dan jangan berbuat yang merugikan diri sendiri . Okey ?."
" Okey ."
Diruang kerjanya Kevin terlihat gelisah dan sesekali ia melihat layar cctv dilaptopnya untuk melihat apakah Asta sudah kembali atau belum.
Dan ia tersenyum lega ketika melihat Asta kembali diantar oleh Rizky yang baru dikenalnya kemarin.
" Apakah ia baru saja menemui Rizky ?, Asta kamu benar-benar menguji kesabaran ku ," keluhnya .
Asta keluar dari lift ketika sudah tiba dilantai tujuh belas yang langsung disambut oleh Amanda dengan perasaan lega.
" Akhirnya kamu kembali juga , Apakah kamu tahu Pak Kevin terlihat gelisah saat aku memberikan surat balasan untuk Mr. Tanaka ?," tanya Amanda yang dijawab Asta dengan mengedikkan bahunya .
" Apakah dia bertanya ?."
" Untuk apa bertanya , bukankah pak Kevin bisa mengawasi kita berdua dari layar cctv ?," jawab Amanda sambil melirik camera cctv yang berada disudut ruangan.
Asta tiba-tiba menyadari nya dan tertawa lepas, karna menurut nya percuma berpesan pada Amanda agar tidak usah lapor bahwa ia keluar kantor.
Asta baru duduk dikursinya ketika intercom dimejanya berbunyi.
" Ya Pak."
" Kamu masuk sekarang !," perintah Kevin pada Asta yang segera bangun dan menuju ruang kerja Kevin.
" Duduklah !," ucap Kevin sambil melangkah kearah sofa dan duduk di kursi single. Kevin memperhatikan Asta yang duduk tidak jauh darinya .
" Apakah yang kamu lakukan suatu kebiasaan?" tanyanya sambil menatap Asta.
" Mungkin. Karna aku lebih menyukai pergi untuk kembali dan bukan marah-marah lalu menyesalinya ," Asta membalas tatapan Kevin.
" Katakan padaku saat ini dirimu sebagai sekretaris ku atau calon istriku?."
" Kalau sebagai sekretaris aku rasa Anda akan memberikan sanksi dan tidak membahas ini."
" Lalu ?."
" Apanya ?."
" Apakah itu berarti sekarang kamu sebagai calon istriku ?."
" Menurut Anda ?."
" Asta, katakan padaku apakah perbedaan usia kita yang tiga belas tahun membuatmu tidak mengerti bahasa yang aku gunakan ?."
" Minggu lalu aku sudah dua puluh tahun," ucap Asta membuat Kevin tersenyum geli.
" Okey, apakah itu berarti kamu menginginkan hadiah ?, tentu saja sebagai calon istriku ?."
" Terserah . Sekarang aku boleh bertanya ?."
" Apa maksud dari semuanya ?, pertama Anda memberikan sampah itu lalu sekarang Anda berbicara seperti ini. Anda benar-benar membuat ku bingung."
" Baiklah, aku minta maaf mengenai sampah tadi. Terus terang aku belum bisa menerima bahwa tidak sampai tiga Minggu lagi status ku berubah dari bujangan yang paling diinginkan menjadi bujangan yang terpaksa menikah. "
" Apakah Anda menyesali nya ?."
" Menurut mu ?."
" Aku tidak tahu karna aku juga belum siap menjadi istri dari bujangan yang paling diminati . Entah berapa puluh wanita yang harus aku usir saat ia menempel seperti perangko pada suamiku," jawab Asta membuat Kevin tertawa keras. Sementara Asta menatapnya kesal.
" Baiklah , kamu boleh kembali. Apakah kamu akan turun ke kantin ?," tanya Kevin setelah melirik jam tangannya yang ternyata sudah waktunya istirahat.
" He eh, tapi saya akan sholat dulu," dan Asta melangkah keluar meninggalkan Kevin yang terus menatapnya.
*****
Amanda sedang menikmati makan siangnya dikantin sementara teman-teman nya menunggu dirinya menjawab pertanyaan mereka .
" Manda ?,apakah wanita itu datang ke kantor untuk menemui Pak Kevin ?."
" Apakah ini berarti Pak Kevin akan segera menikah ya ?," tanya Tiwi pelan membuat Amanda tersedak.
" Eh kenapa bisa begitu?," tanya Diana.
" Selama ini kita hanya tahu pak Kevin berkencan dengan wanita yang kalian tahu lah. Nah sekarang berhubungan dengan anak dari keluarga perwira, menurut kalian apa ?."
" Benar juga, apalagi ada yang melihat wanita itu diantar oleh seorang pria kekar dengan potongan tentara dan ia langsung memasuki lift khusus seperti sudah tahu dimana ia harus masuk ."
Amanda melirik jam tangannya dan tersisa 30 menit waktu istirahat dan itu berarti Asta akan segera turun.
Dengan cepat ia mengirim pesan pada Asta.
" Disini masih ramai membicarakan dirimu, apa kamu mau turun atau aku belikan sesuatu ?."
" Aku turun sama Pak Kevin. Bos lagi error," balas Asta .
" Seperti kamu ga error aja," balas Amanda membuat Asta tertawa dan ia langsung diam ketika Kevin menatap nya curiga.
" Pak Kevin, menurut Bapak apa yang akan terjadi dikantin ?, menurut Amanda disana masih ramai ?."
" Biarkan saja, apa ada yang salah ?."
" Pak Kevin, buat bapak tidak masalah tapi saya ?."
" Kenapa ?."
" Tadi ada yang melihat saya datang diantar Kak Rizky ".
" Lalu ?."
" Ga tau ," jawab Asta kesal dan Kevin hanya tersenyum geli.
Pintu lift lantai 3 terbuka dan Kevin keluar lebih dulu sementara Asta masih berada didalam, sepertinya ia akan kembali naik keatas, tapi Kevin segera menggandeng nya keluar dan menuju kantin khusus petinggi perusahaan.
" Amandaaaaaa, itu Pak Kevin !," seru Tiwi dan Diana bersaman begitu juga para pegawai lainnya, menatap tidak percaya bahwa Presdir mereka yang untuk kedua kalinya makan siang dikantin dan kali ini bersama wanita nya .
" Patah hati ku jadinyaaaa ."
" Lebay ah." jawab Amanda tersenyum. Ya Amanda tersenyum karna itu berarti apa yang tadi sempat dikatakan Tiwi bisa jadi benar.
" Kamu hebat Asta, bukan hanya soal pekerjaan tapi juga untuk yang lainnya," ucap Amanda dalam hati.
kok brasa kurang sreg nya, klo tokoh nya umur br 19th trus luar biasa kebiasaan nya...terlalu nggak ada mnrt saya...klo usia 22-23 msh lah, sarjana, bisa basa asing, kebiasaan yg diatas rata²...🙏
semangat ya dd othor say moga sehat dn bahagia sllu🤲 suka cerita nya gk bertele tele moga sampai ending nya pun begini gk bertele tele🥰🥰🥰🥰