Lintang Arum gadis berusia 20 tahun putri dari Dio Fandi Prdika dan Hanifah Azzahra.
Lintang Arum bukan gadis remaja biasa, ia lahir dengan kemampuan khusus, kemampuan yang tidak di miliki oleh manusia pada umumnya.
Lintang bisa melihat dan berinteraksi dengan makhluk astral, bahkan bisa memusnahkan Meraka menjadi abu.
Bersama Arin sahabatnya putri dari Reyhan, keduanya menjelajahi dunia lain, dan membasmi hantu - hantu yang jahat yang ingin mencelekai manusia yang tak bersalah.
Rayyandra Manggala seorang Casanova yang memiliki banyak kekasih, yang tak pernah percaya dengan dunia mistis atau dunia perhantuan dan selalu berfikir realistis.
Setelah pertemuannya dengan Lintang dunianya langsung jungkir balik, apalagi setelah nyawanya hampir melayang akibat dari makhluk yang tak kasat mata.
Selanjutnya saksi kan kisah keduanya ya.....dukung selalu karya author ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AURA JAHAT
setelah rapat di perusahaan Fajar langsung bergegas turun ke lantai dasar, Fajar sejak tadi kurang fokus saat bekerja, ia terus kepikiran keadaan Rain.
Tadi pagi Keyla menghubungi Fajar, mengatakan kalau Rain tidak akan ke kantor, Keyla mengatakan pada Fajar kalau Rain sedang sakit.
Fajar jadi terlihat cemas sejak pagi, Fajar merasa ada sesuatu yang aneh pada Rain belakangan ini, Fajar merasa ada aura yang gelap yang menyelimuti tubuh Rain, tapi setiap Fajar berbicara hal yang di luar akal, Rain selalu saja menertawakannya.
Fajar keluar dari lift dan berjalan ke arah pintu keluar, dari kejauhan Fajar melihat keributan di pintu masuk, Fajar mempercepat langkahnya dan mendekati pintu masuk.
" Ada apa ini, kenapa ribut-ribut di sini " seru Fajar.
Semua orang yang berada di situ menoleh ke arah Fajar.
" Tuan Nona ini kembali lagi dan memaksa ingin bertemu dengan tuan Rain " ucap sekuriti yang berjaga di depan.
" maaf tuan Fajar, tadi sudah saya bilang pada Nona Monica dan temanya kalau tuan Rain tidak datang ke kantor, tapi mereka tidak percaya dan malah membuat keributan di sini " ucap seorang wanita cantik yang bekerja sebagai resepsionis di perusahaan Manggala.
" Fajar, dimana Rain, aku ingin bertemu sebentar, aku ingin menjelaskan semuanya" ucap Monica.
" Tuan Rain hari ini tidak ke kantor, dia ada urusan penting di luar kantor " ucap Fajar sambil menatap tidak suka pada Monica dan Wika.
" Di mana itu ?, tadi aku ke rumah sakit, dia tidak ada di sana " ucap Monica.
" Maaf aku tidak bisa memberitahukan di mana tuan Rain berada, pak tolong urus dua wanita ini, jangan biarkan lagi mereka masuk ke kantor ini " ucap Fajar dan langsung pergi meninggalkan kerumunan itu.
Fajar melangkah menuju mobilnya dan ia masih samar-samar mendengar teriakkan Monica, Fajar masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya ke arah rumah Rain.
Wika menarik tangan Monica yang masih terus memarahi Sekuriti yang berjaga di depan pintu masuk,
" Mon..."
" Lepaskan aku Wika " ucap Monica.
" sudah cukup, ayo kita ikuti Asistennya Rain tadi, aku yakin dia pasti menemui Rain " ucap Wika yang membuat Monica terdiam sejenak.
" Kenapa kamu nggak bilang dari tadi Wika " ucap Monica.
" kamu Sedari tadi emosi melulu, ayo cepetan, kita akan ketinggalan mobil Fajar " ucap Wika .
Keduanya langsung berlari ke arah mobilnya.
Dua orang sekuriti tadi langsung beradu pandang dan kemudian menggelengkan kepalanya.
" Anak muda sekarang pada nekat - nekat, dan berani-berani "
" Benar, urat malunya juga sudah putus, sudah berapa kali di tolak masih terus saja mengejar tuan muda " sahut yang lainnya.
" Sudahlah ayo kita kerja lagi, bilang pada seluruh keamanan untuk mem black list wanita itu dari tamu perusahaan ini ".
Monica memukul setir mobilnya " Sialan kita kehilangan mobil Asistennya Rain " teriak Monica marah.
" Apa kita coba ke rumahnya saja gimana Mon ?" ucap Wika.
" aku nggak tahu rumahnya di mana, aku hanya tahu apartemennya saja, itupun semalam dia tidak ada di sana " ucap Monica.
" Dia sudah tidak pernah pulang ke apartemennya sejak waktu itu " ucap Monica terlihat putus asa.
" Apa kamu nggak punya barang pribadi milik Rain Mon?" tanya Wika.
" Barang apa ?"
" ya semacam, celana dalam, baju, sisir atau yang lainnya " ucap Wika.
Monica menggelengkan kepalanya.
" Hanya foto itu yang aku miliki, Rain tak pernah membawaku ke apartemennya" sahut Monica.
Wika menghela nafas panjang.
" Kamu harus bersabar kalau begitu " ucap Wika.
Ponsel Wika tiba-tiba berdering, Wika tersenyum lebar saat melihat siapa yang menghubunginya.
" Hallo Om " sapa mesra Wika.
" kamu di mana, aku sedang ada di apartemenmu " sahut seorang pria dari seberang.
Wika menatap ke arah Monica yang terlihat suram.
" Aku sedang bersama dengan Monica Om " sahut Wika.
" Pulang jam berapa, aku sudah tak tahan, aku menginginkanmu saat ini " ucap pria itu.
" Aku akan pulang sekarang, Om tunggu ya, empat puluh lima menit lagi aku sampai, om tidak lupa bawa pesananku kan " ucap Wika.
" Iya sayang, cepatlah aku sudah tidak tahan " ucap pria itu.
" Meluncur Om ku tersayang muach..." sahut Wika dengan wajah yang berbinar.
" Mon, antar aku ke apartemen ku ya, Om kesayanganku sudah menungguku sepertinya ia sudah tak sabar untuk mendapatkan service terbaik dariku "
" Tapi bagaimana dengan Rain "'
" Besok aku bantu lagi, ayo antar aku pulang " ucap Wika.
******
Fajar membuka pintu kamar Rain yang tidak terkunci setelah ia mengetuk pintunya.
Fajar melihat Rain yang tengkurap dan sedang di pijat oleh Mbah Giman.
Fajar menghentikan langkahnya dan menatap ke arah pintu balkon , tengkuknya merinding, Fajar menelisik semua ruangan dan tangannya mengusap tengkuknya yang merinding.
Mbah Giman tersenyum tipis melihat Fajar, Mbah Giman tahu apa yang di rasakan oleh Fajar.
" masuklah nak, ini mau selesai " ucap Mbah Giman.
Fajar melangkah ke arah Rain dan Mbah Giman .
Mbah Giman menghentikan pijatannya dan kemudian sejenak membaca sebuah doa, kemudian ia meniupkan ke arah tangannya dan kemudian mengusap ke bahu dan punggung Rain secara merata.
" Sudah selesai nak Rain, bangunlah" ucap Mbah Giman .
Mbah Giman duduk di kursinya.
" Kamu datang Jar, apa ada sesuatu yang perlu aku kerjakan" kata Rain sambil memakai kaosnya.
" Tidak ada, aku hanya khawatir dengan keadaanmu " sahut Fajar.
" aku nggak apa-apa Jar, cuma capek saja " ucap Rain.
" Fisikmu memang terlihat tidak apa-apa nak Rain, tapi jiwamu yang akan sakit jika ini terus di biarkan " ucap Mbah Giman.
Fajar tersentak dan langsung menoleh ke arah Mbah Giman.
Mbah Giman menatap ke arah Fajar juga.
" Kamu pasti juga merasakan sesuatu yang buruk kan nak Fajar " ucap Mbah Giman .
Fajar tak menjawab dengan kata-kata tapi ia menganggukkan kepalanya.
" Sebenarnya ada apa sih ini, sedari tadi Mbah Giman membicarakan makhluk halus, jin, setan, iblis jahat dan lain-lainnya yang aku nggak ngerti, sekarang kamu datang dan reaksimu seperti Mbah Giman saat datang " ucap Rain.
" Aku tidak tahu ada apa sebenarnya Rain, tapi beberapa hari ini aku selalu melihat ada aura hitam yang mengelilingimu " ucap Fajar.
" Aura apa? Aku tak mengerti tentang hal itu Fajar "
" Kamu ketempelan nak Rain, ada sesuatu yang menempel pada dirimu dan itu sangat berbahaya karena auranya jahat sekali " ucap Mbah Giman.
Rain langsung menatap ke arah Mbah Giman.
" Maksud Mbah Giman apa, aku tak mengerti?"
" Sepertinya ada seseorang yang mengirimkan sesuatu padamu nak, sakit yang kamu rasakan itu adalah sakit yang di buat oleh makhluk itu, aku tak tahu makhluk seperti apa yang menempel padamu tapi auranya sangat pekat dan jahat "
Rain mengeryitkan dahinya.
" aku sama nak Fajar sepertinya memiliki ke samaan bisa merasakan hal Ghaib tapi tak bisa melihatnya, carilah seseorang yang bisa membantumu, Mbah hanya menyarankan teruslah mendekat sama Allah"
#####
sukses kak Mia
cuma update nya jgn lama" dong biar ngga penasaran
Semoga Darren baik2 saja dan bisa sembuh..., Halalkan segera Lintang & Rain agar biasa sepenuhnya membantu keluarga besar Papa Ken... 💙💛💙💛😘😘😘😘
tebakan ku benar Rain jumpa dg Dio ,, mu kira stlh jumpa dg Dio , Rain bisa dpt izin , tp ttp saja TDK bisa ,,,, Dio terlalu posesif bgt 🤣🤣
apa indukan dari wolfin dan belang msh hidup , kak Mia ❓🤔
secara kn indukan nya dari zaman papa Dio msh muda 🤣
untung Rain gak sampai terkencing di celana Krn sangkin ketakutannya 🤣🤣🤣🤣
semoga Rain bertemu dengan Dion ,, psti mereka saling kenal 🤣
kini Ken dan Keyla yg TDK paham akan perkataan Lintang 🤣🤣
beruntung lintang datang tepat waktu ,,, JK Rain terlambat sampai di rumah mgk Daren sdh metong.
Alhamdulillah kakek Aswin dan pak Hafid datang membantu Lintang.
kmna yaaa kakek buyut Lintang ( kakek nya Hanifah ,,, aku lupa nama nya ) ❓🤔