NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Perjodohan
Popularitas:46.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

( Jangan gila bryan.)

Para pemimpin kelompok mafia lainnya, ikut menunggu jawaban dari Axel. banyak yang penasaran seperti apa, bentuk dan rupa istri dari pemimpin Alexander itu. karena selama ini Axel tidak pernah memperkenalkan istrinya ke publik. dia menutup rapat tentang istrinya, ada yang percaya ada yang tidak percaya mengenai gosip yang beredar, bahwa Axel sudah menikah.

  " Apakah, yang di katakan tuan Jensen itu benar tuan Alexander? "

Riko. pemimpin mafia asal prancis, sudah tidak bisa menunggu lama-lama lagi. karena dia juga sudah sangat kepo, dan ingin segera mendapatkan jawaban langsung dari Axel.

  " Ya..." sahut Axel, dengan singkat padat.

" Wah, saya ikut senang mendengarnya. lain kali ajak lah istri mu, untuk berjumpa dengan kami semua..em aku jadi penasaran seperti apa rupa istri mu." balas mereka sambil tersenyum versi dirinya masing-masing.

Axel tau bahwa para pemimpin kelompok mafia-mafia itu, bukan tersenyum dengan tulus. melainkan senyum penuh ejekan, apa lagi para mafia itu. ada yang sudah mengetahui bahwa istri dari pemimpin Alexander! itu, bukanlah dari kalangan atas seperti mereka Axel hanya diam saja, dari pada harus meladeni manusia-manusia, yang bermuka dua, dan hobi menjatuhkan lawannya.

   " Tuan Alexander! apakah anda, tidak akan pernah memperkenalkan nyonya Alexander! di depan umum? " ucap salah satu, pemimpin mafia itu, sambil tersenyum tipis di bibirnya.

Setelah menikah dengan Carlin, Axel dan keluarganya memang belum pernah memperkenalkan Carlin, di depan umum pernikahan Axel dan Carlin, juga di gelar secara tertutup, dan hanya di hadiri oleh beberapa orang saja, tentu saja hanya di hadiri oleh anggota keluarganya dan kerabat dekatnya saja.

 Axel menoleh, sepertinya perkataan mafia itu. cukup menganggu pikirannya, Axel terdiam dan menimang-nimang, perkataan dari mafia itu.

  " Apa aku, harus mengadakan pesta pernikahan lagi? rasanya nggak perlu! meskipun Carlin juga bukan wanita yang polos, bodoh, lemah dan penakut lagi. seperti beberapa bulan yang lalu, tapi sekarang dia malah menjelma menjadi perempuan yang kejam. kalau mereka tahu mereka pasti akan menargetkan Carlin? " batin Axel berkecamuk.

Melihat Axel diam saja, para pemimpin kelompok mafia itu. terlihat kesal, diam-diam mengumpat Axel, dalam hatinya.

  " Tuan, Parkes. saya rasa tuan Alexander! tidak akan pernah melakukan itu, apa lagi nyonya Alexander! baru saja siuman dari komanya! beliau harus menyesuaikan dirinya bukan? " salah satu dari mafia itu, menimpali.

Para pemimpin kelompok mafia itu, mencibir dan berbisik-bisik, untuk menggosipkan axel.

Axel tiba-tiba berdiri dari duduknya, dia membetulkan posisi jasnya. semua orang langsung terdiam! karna mereka semua sudah hafal dengan gestur nya. tanda semua orang harus diam, atau dia akan pergi meninggalkan perkumpulan itu.

  " Kalian menunggu momen itu ya? sayang sekali, karena aku tidak akan pernah mau memperkenalkan istriku, ke depan umum! soalnya istri ku, terlalu berharga permisi."

Axel segera pergi dari ruangan itu, dia tidak perduli dengan reaksi semua orang. dia sudah muak, karena setiap kali ada pertemuan di antara para pemimpin kelompok mafia-mafia..Orang-orang itu pasti akan selalu berusaha untuk menggali informasi, tentang istrinya maupun anggota keluarganya.

 " Berlian, berharga dia. bilang? " ucap salah satu mafia itu, dengan ekspresi mengejek.

" Tentu saja, dia tidak akan pernah memperkenalkan istrinya! di depan umum karena istrinya kan, berasal dari kaum rendahan mungkin saja dia malu? "

" Itu, hanya akan membuat keluarga Alexander! di ejek seluruh kota, sebenarnya aku dari dulu penasaran, seperti apa istrinya."

" Betul sekali, dia sok sekali..."

" Jangan-jangan, tentang gosip yang beredar itu benar? bahwa mereka menikah hanya untuk memenuhi formalitas saja."

  " Itu mungkin saja terjadi, karena kita tidak ada yang tahu. tapi yang paling menyedihkan adalah bajingan itu, memilih pasangannya dengan yang tidak setara."

Semua orang tidak berhenti menggosipkan Axel, sedangkan para pemimpin mafia-mafia yang benar-benar baik. hanya diam saja, dari pada ikut campur urusan orang.

*****

Lea sudah duduk dengan pasrah, di kursi umum. Dengan nafas yang memburu, dan tubuh yang terasa sakit semua. teruma di bagian paha, dan betisnya. Ia memijit paha dan kakinya yang terasa nyeri linu.

  " Nyonya apakah anda, merasakan sakit? apakah anda baik-baik saja? " tanya Kelly, dengan raut wajah Khawatir.

Kelly dan beberapa bodyguard, yang menemani Lea, terlihat sangat kawatir dengan kondisinya. apa lagi saat ini wajah sang nyonya, terlihat sangat pucat..

 " Tentu saja, sakit tapi tidak apa-apa! mungkin sakit ini adalah efek samping karena tidak pernah berolahraga! mulai sekarang aku harus membiasakan diriku, untuk berolahraga. kalian tidak perlu kawatir dengan ku? Aku hanya sedikit sakit."

Sahut Lea dengan nafas yang ngos-ngosan, seperti habis di kejar hantu. Lea mengutuki pemilik tubuh itu! karna tidak pernah melakukan olahraga. bayangkan saja seorang Lea Michele setiap hari harus melompat, berlari, berguling. memanjat dan baku hantam. serta banyak melakukan olahraga berat, tanpa rasa lelah. dan untuk pertama kalinya tumbang, hanya karena dia berlari berkeliling lapangan basket saja, itu pun dia hanya mampu melakukannya 2x putaran saja! Lea tidak habis pikir kenapa tubuh itu begitu lemah.

" Sebaiknya, nyonya jangan terlalu memaksakan diri, meskipun apa yang Nyonya katakan adalah benar. apa lagi nyonya masih dalam tahap pemulihan lebih baik olahraga yang ringan saja dulu? " ucap Kelly, sambil menyerahkan sebotol minuman.

  " Memang ya, ucapan dan kenyataan itu! belum tentu sejalan, aku harus lebih banyak lagi untuk melakukan aktivitas. yang membuat ku berkeringat, supaya tubuh ini menjadi sehat dan berenergi? " batin Lea, sambil meminum air, yang di kasih Kelly.

Setelah melakukan olahraga sebentar, Lea memutuskan untuk segera masuk ke dalam mansion, dia harus minum obat supaya cepat sembuh. dia di papah oleh kelly, karena kakinya yang tidak mampu di ajak berjalan.

*****

( New york.)

Sementara itu, di sebuah ruangan yang serba putih, dan bau obat-obatan menusuk tajam indra penciumannya seorang pemuda tampan yang sedang berbaring di atas Katel rumah sakit. Dia Secara perlahan membuka matanya setelah dua hari dua malam tidak sadarkan diri.

Dua orang pria tampan, yang sedang duduk di sofa ruangannya, yang sedang berbincang-bincang langsung menoleh saat mendengar ringisan dari pemuda itu. Kedua pria tampan itu langsung berlari ke arah katel nya.

" Bri, syukurlah akhirnya Kamu sadar juga? Kami sangat khawatir dengan keadaan mu."

" Apa, yang sudah terjadi? Kenapa aku bisa ada di rumah sakit? " tanya Bryan Dengan nada lemah.

Kedua pria tampan itu, saling pandang lalu salah satu dari mereka berdua langsung berkata.

" Itu karena kamu, sudah melakukan hal konyol, kamu bahkan mencoba untuk membunuh dirimu. Dengan cara memotong urat nadi mu." sahut pria itu.

" Hay, jangan bicara seperti itu dong." temannya yang satu langsung menegur saat mendengar perkataan dari temannya itu yang blak-blakan.

Bryan pemuda tampan itu, yang sedang berbaring lemah. di rumah sakit meringis! karena ucapan dari temannya, dia juga ingat apa yang sudah terjadi sebelumnya, sampai dia berakhir di rumah sakit. namun beberapa detik kemudian Bryan menangis tersedu-sedu.

" Bryan, kenapa kamu malah menangis? apa ada yang sakit? " kaget mereka berdua.

" Seharusnya kalian tidak perlu, membawa ku ke rumah sakit, apa lagi menyelamatkan ku?" marah Bryan.

" Tidakkah, kalian kasihan kepada ku aku hanya ingin bertemu dengan kakak ku, seharusnya kalian membiarkan aku bertemu dengan kakak ku! dia pasti sedih dan kesal karena aku tidak bisa menemaninya seharusnya kalian biarkan aku mati saja."

Kedua temannya, membulatkan matanya karena syok, dengan apa yang sudah di katakan Bryan.

" Hey, jangan bercanda yang benar saja' justru kami kasihan dengan mu bro. makanya kami membawa mu ke rumah sakit, supaya kamu tidak mati konyol! sadarlah bro kamu pikir Lea akan senang kalau kamu menyusulnya mati? enggak kok, yang ada dia pasti marah karena keputusan mu itu." pria tampan yang bernama Ethan itu, marah menggebu-gebu karena kesal dengan jalan pikiran Bryan.

Bryan seperti kehilangan kendalinya, dia langsung mencabut jarum infus di punggung tangannya, kemudian memberontak. saat ke-dua temannya, menahannya, supaya tidak kabur.

" Jangan gila Bryan, kalau kamu mau mati lantas bagaimana dengan semua yang Lea tinggalkan untuk mu? Rumah uang properti? keluarga sampah mu, pasti akan mengambil semua ahlinya. kamu mau apa yang sudah Lea kumpulkan selama ini untuk kehidupan sejahtera kalian berdua, malah berakhir di tangan orang-orang yang membuang kalian berdua. Lea sudah bekerja dengan keras dan tidak kenal waktu, sudah seperti bukan manusia. Tapi hasil hartanya malah berakhir di tangan orang lain? Aku yakin Lea tidak akan pernah menyukai keputusan mu ini." Gyan. menasehati Bryan.

Bryan terdiam, dia merasa sangat sakit hati atas perkataan kedua temannya itu, dia langsung menggeleng, tak perduli yang dia inginkan hanyalah kakaknya, dia ingin mengobrol dan bercanda. dengan kakaknya! yang sekarang udah berbeda alam, dengannya.

" Bryan, kamu tidak perlu khawatir kami bertiga akan selalu membantumu. Agar harta yang sudah di tinggalkan Lea jatuh ke tangan mu, kami bertiga akan selalu ada untuk mu." Ucap Ethan, memberi semangat kepada Bryan.

" Aku tidak perduli, dengan harta kakakku! untuk apa hidup nyaman, dengan kekayaan yang dia tinggalkan untukku, Sedangkan dia sudah---! "

Bryan tidak sanggup melanjutkan perkataannya, pria tampan itu menangis meraung-raung. dia benar-benar terpukul dengan kenyataan yang ada, dia hanya punya kakak satu-satunya, tapi sekarang juga sudah pergi meninggalkannya.

Ethan memberi kode kepada Gyan, agar segera memanggil dokternya, dia tidak mungkin membiarkan Bryan kabur. Gyan dengan cepat pergi untuk mencari dokternya.

Tidak lama kemudian dokternya masuk, Bryan masih memberontak, sehingga dokternya pun dengan terpaksa menyuntikkan obat penenang, sehingga membuat pemuda yang baru berusia ( 18 ) tahun itu, perlahan menutup matanya.

Ethan dan Gyan, menghela nafas lega, kedua pemuda tampan itu mengusap-usap wajahnya dengan kasar! mereka berdua ikut sedih setelah dokter mengatakan bahwa Bryan sangat syok dan terpukul, kerena sudah kehilangan kakaknya, sehingga membuat dia tidak bisa mengontrol emosinya.

" Jika, terus begini Bryan. bisa terkena ganguan--"

" Jangan bicara seperti itu, ada kita Bryan tidak akan pernah berakhir menyedihkan! Karena kita akan selalu ada di sampingnya dan membantunya, untuk bangkit kembali." Gyan menegaskan.

Mereka berlima, memang terkenal dengan bengis ketika di luar sana, termasuk Lea tapi tidak dengan orang-orang, yang sudah mereka anggap seperti keluarga sendiri.

Klik~

Ethan, dan Gyan. dengan kompak menoleh ke arah pintu, dan menampakkan sesosok teman mereka, yang baru saja selesai menyelesaikan pekerjaannya.

" Hay, Ada apa dengan kalian? " Tanyanya heran, sambil mengeryit dahinya kemudian matanya menatap ke arah Bryan.

" Eh Bryan, sudah sadar ya? " ucapnya dengan penuh semangat dan juga senang.

" Iya tadi dia sudah sadar sebentar, tapi sekarang dia dalam keadaan yang menyedihkan?" Ethan, dan Gyan. dengan kompak menyahut.

" Apa, maksud kalian? Bryan terlihat--"

Ucapan terpotong, ketika Ethan dan Gyan! Menarik tangannya dengan paksa, Dan membawanya duduk di sofa. Lalu menceritakan semuanya kepada temannya yang bernama Alvin.Alvin menutup mulutnya setelah mendengar penjelasan dari Ethan dan juga Gyan.

1
Reka Cantika
up nya lama kali pelit kali kau Thor
ecly: waduh maaf yah sayang, lagi sibuk bikin kue..🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
baru bab awal, tanda baca nya membingungkan, typonya jg lumayan. diperhatikan lg yah tor💪💪
ecly: iya terimakasih yah sudah mampir maaf maklum baru pertama 🤭🙏
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lanjutkan lagi thor
Reka Cantika
dari tadi nungguin cuma satu doang
ecly: Maaf yah kak. lagi ada kesibukan nih hehehe 😍
total 1 replies
Reka Cantika
💪💪 semangat Thor
Reka Cantika
aku selalu lihat udh up belum.. author pun up ny dikit kali
ecly: ya ampun, masih sibuk nih kak🤭🙏
total 1 replies
sasa adzka
sdh up langsung tancap baca aja.. berasa kurang aja aku 🤭🤭
ahh keren Thor cerita.. i like 😍😍😍
semangat up trus sampai tamat ya... 😍😍😍😍 aku menunggu kelanjutan nya
ecly: hey kak makasih banyak yah atas supportnya 😍🙏
total 1 replies
Reka Cantika
Thor kenapa up ny selalu satu
ecly: dua loh sayangku, kan pagi sama malam hehehe 🙏😍
total 1 replies
sasa adzka
axel d KDRT gak tuh🤣🤣🤣 belum belajar bela diri aja sdh deg deg an axel karena d kdrt.. lahhh apalagi d setujui sama kakek belajar beladiri..takut ya axel..wkwk
emang si Lea bar bar banget..
semangat up nya trus thor😍😍😍🤭🤭🤭😂😂
ecly: terimakasih banyak yah kak, sudah mampir 🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
teruskan
sasa adzka
baru mampir Thor...
semoga seru dan sampai tamat ya 😍😍
aku lanjut baca lagi
ecly: hehehe terimakasih yah😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
ya lagi Thor
Reka Cantika
luar bisa
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
lanjutkan Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!