NovelToon NovelToon
Terjebak Satu Malam Dengan Mafia Kejam

Terjebak Satu Malam Dengan Mafia Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Mafia
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dini Andreina

Lyra Aldebaran hanya ingin melupakan pengkhianatan yang menghancurkan pertunangannya. Namun satu malam di klub hotel mewah mempertemukannya dengan pria yang tidak seharusnya ia kenal.

Darius Baskara, Pria dingin dan berbahaya yang menguasai dunia gelap kota. Sebuah kejadian membuat mereka terjebak bersama sepanjang malam. Lyra mengira semuanya akan berakhir saat pagi datang. Ia salah,Karena bagi seorang mafia seperti Darius Baskara, sekali ia menginginkan sesuatu, ia tidak akan pernah melepaskannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini Andreina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terjebak Bersamanya

Lyra berdiri di depan Darius Baskara dengan tangan masih memegang lengannya. Darah di kemeja pria itu semakin terlihat jelas di bawah cahaya lampu suite yang redup. "Aku butuh kotak P3K," gumam Lyra.

Darius menatapnya beberapa detik, Seolah sedang menilai sesuatu "Ada di kamar mandi."

Lyra langsung berjalan ke arah yang ditunjuknya. Suite itu sangat besar. Lebih mirip apartemen mewah daripada kamar hotel biasa. Karpet tebal, sofa kulit mahal, dan jendela kaca tinggi yang memperlihatkan seluruh pemandangan kota.

Namun Lyra tidak punya waktu mengaguminya.

Ia membuka lemari kecil di kamar mandi dan menemukan kotak P3K.nBeberapa menit kemudian ia kembali ke ruang utama, Darius sudah duduk di sofa, Setelan jasnya terbuka, memperlihatkan kemeja putih yang sekarang ternoda darah, Lyra meletakkan kotak itu di meja."Kau harus melepas kemejamu."

Darius mengangkat alis.

"Perintah?"

Lyra menatapnya datar.

"Kalau kau ingin tetap berdarah silakan saja."

Sudut bibir pria itu sedikit terangkat merasa Lucu, tidak banyak orang yang berani berbicara seperti itu padanya. Namun akhirnya ia berdiri dan membuka kancing kemejanya, Satu per satu. Gerakannya lambat, dan Tenang.

Lyra mencoba terlihat tidak peduli, tapi matanya sempat menangkap tubuh pria itu ketika kemeja itu akhirnya dilepas. Tubuhnya tinggi dan berotot, dengan garis-garis tegas yang menunjukkan kekuatan. Beberapa bekas luka lama terlihat di kulitnya, Luka yang jelas bukan berasal dari kehidupan normal, Lyra menelan ludah kecil.

"Berapa banyak masalah yang pernah kau alami?"

Darius hanya duduk kembali di sofa.

"Lebih banyak dari yang bisa kau bayangkan."

Lyra duduk di depannya dan mulai membersihkan luka di bahunya dengan alkohol. Begitu cairan itu menyentuh luka otot Darius menegang. Namun pria itu tidak bersuara sedikit pun, Lyra mengangkat alis.

"Kau bahkan tidak meringis?"

"Aku pernah mengalami yang lebih buruk."Jawaban itu terdengar terlalu jujur.

Lyra tidak bertanya lebih jauh,Ia fokus membersihkan darah di sekitar luka itu, Jarak mereka sekarang sangat dekat, Terlalu dekat, Lyra bisa merasakan napas pria itu. Sementara Darius memperhatikan wajah wanita di depannya dengan diam, Rambut panjangnya jatuh di sisi wajah, Matanya serius saat bekerja membersihkan luka, Tidak ada rasa takut, Tidak ada kepanikan, Hanya fokus.

"Siapa namamu?" tanya Darius akhirnya.

Lyra berhenti sebentar sebelum menjawab.

"Lyra."

"Hanya Lyra?"

"Iya"

Darius mengulang nama itu dalam pikirannya Lyra, Terdengar indah.

"Kau?" tanya Lyra.

Darius menatapnya beberapa detik sebelum menjawab.

"Darius."

"Hanya Darius?"

"Untuk malam ini… cukup itu saja."

Lyra menghela napas kecil.

"Pria misterius."

Darius hampir tersenyum, Lyra selesai membalut lukanya dengan perban. "Nah. Selesai."

Namun saat ia hendak berdiri tiba-tiba tangan Darius menangkap pergelangan tangannya, Cepat. Lyra terkejut dan menatapnya.

"Apa?"

Darius tidak langsung menjawab, Tatapan gelapnya turun ke wajah Lyra, Lalu ke bibirnya. Ada sesuatu di udara di antara mereka, Sesuatu yang panas, dan Berbahaya."Kau tidak takut padaku," katanya pelan.

Lyra menarik tangannya sedikit, tapi pegangan pria itu terlalu kuat."Haruskah aku?"

Darius mendekat sedikit,Sekarang jarak mereka hanya beberapa inci."Kebanyakan orang akan lari."

Lyra menatapnya lurus.

"Kalau aku lari, aku tetap berada di hotel yang sedang ditembak orang bersenjata."

Darius tertawa kecil, Suara yang dalam dan jarang keluar darinya"Logis."

Lyra akhirnya menarik tangannya lagi, Kali ini Darius melepaskannya, Lyra berdiri.

"Aku harus pergi setelah keadaan tenang."

Darius bersandar di sofa.

"Kurasa itu tidak akan terjadi malam ini."

Lyra mengerutkan kening."Maksudmu?"

"Hotel ini kemungkinan akan ditutup sampai pagi."

Lyra menatapnya dengan tidak percaya"Kau bercanda."

Darius menggeleng.

"Aku tidak pernah bercanda."

Lyra menghela napas panjang, Lalu melihat sekeliling suite mewah itu, lalu kembali ke pria yang sekarang duduk santai di sofa.

"Kau ingin bilang…"

ia menunjuk ruangan itu

"...aku harus menghabiskan malam di sini?"

Darius menatapnya dengan tenang.

"Mungkin."

Lyra menutup wajahnya sebentar dengan tangan.

"Hebat. Malamku memang semakin sempurna."

Darius memperhatikannya dengan tatapan yang sulit dibaca, Wanita ini tidak tahu siapa dirinya, Tidak tahu dunia seperti apa yang ia jalani. Namun entah kenapa kehadirannya di ruangan ini terasa berbeda. Tidak seperti wanita-wanita lain yang pernah ia temui. Dan untuk pertama kalinya setelah waktu yang lama, Darius Baskara merasa penasaran pada seseorang, Sangat penasaran, Dan malam ini masih panjang.

1
Dini Andreina
sabar ya ka hari ini langsung banyak
Tanece Alu Bunga
update lama.kali thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!