NovelToon NovelToon
SUARA 2 [RUKMINI]

SUARA 2 [RUKMINI]

Status: sedang berlangsung
Genre:Horror Thriller-Horror / Iblis / Hantu
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Manut yo, nek gak manut koe mau jadi anak durhaka!?"

"Perempuan iku musti ayu! musti lues! musti biso sekabehane! Koe ndak perlu berpendidikan tinggi, cukup jadi perempuan yang cantik, semua materi datang padamu, nduk."

Lahir dari keluarga miskin, tinggal di rumah gubuk, tapi memiliki orang tua yang berambisi tinggi untuk menjadi kaya. Rukmini, di tempa menjadi anak yang serba bisa. Dia anak satu - satunya tapi tercekik oleh ke egoisan orang tuanya, sehingga tumbuh dendam dan kebencian pada orang tua nya.

Dia melawan aturan, melawan takdir bahkan melawan Tuhan nya, dengan membuat ikatan perjanjian darah dengan yang gelap hanya agar dia bebas dari orang tua nya, tidak peduli apa konsekunsinya..

"WANI TEKO WANI MATI!"

[Novel RUKMINI ini adalah kisah lengkap tentang Rukmini, Sosok ibu yang ada di novel SUARA]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS.14. Melakukan Ritual tanpa aku tahu tujuan nya. [RUKMINI]

Rukmini berada di kamar nya, dan ya.. Ibunya sudah menyiapkan pakaian baru untuk nya, kamar nya juga di hiasi bunga - bunga lagi terutama di bagian ranjang. Rukmini terduduk lemas di atas karpet dengan sedih, dia kembali merasa terkhianati oleh kedua orang tua nya.

"Kenapa ibu jual aku lagi, aku kan sudah jadi anak yang nurut." Gumam Rukmini, air matanya meleleh.

Rukmini pikir dengan dia menjadi anak penurut beberapa hari ini dan sikap ibunya yang seperti menyayanginya beberapa hari ini, maka ibunya tidak akan menyuruh nya melayani "tamu" lagi. Ternyata dia tetap harus melakukan itu, melakukan hal yang sama sekali tidak Rukmini suka.

"Mini." Panggil ibunya, Rukmini diam saja.

"Punya kuping ndak berfungsi, toh?! Di panggil diem aja." Ucap ibunya, Rukmini lalu mendongak.

"Ibu kenapa suruh Mini begini lagi? Mini kan sudah nurut.." Ucap Rukmini, ibunya menghela nafas.

"Nurut tapi di suruh begini ndak mau yo namanya belum nurut toh." Ucap ibunya, Rukmini menghapus air matanya.

"Mini ndak suka bu, Mini sakit." Ucap Rukmini, ibunya lalu menghampiri Rukmini dan ikut duduk di atas karpet.

"Nduk, begini. Nek koe ndak melakukan pekerjaan iki, keluarga kita bakal tetep miskin terus. Koe ndak mau toh hidup kaya?" Ucap Ibunya, Rukmini hanya diam menatap ibunya.

"Lagi pula koe kan sudah ndak perawan, susah buat cari jodoh nya nduk. Ibu pun ndak bakal nyuruh koe begini kelo koe masih perawan, nduk. Manut yo nduk, demi bapak sama ibu, demi kehidupan kita supaya lebih baik." Ucap ibunya, bicara nya pelan tapi tiap kata yang keluar dari mulut ibunya terasa merobek - robek hati Rukmini.

"Tapi sakit, bu." Ucap Rukmini, air matanya meleleh.

"Kan sudah ibu bilang, nanti lama - lama ndak sakit lagi. Percaya sama ibu, nanti koe juga lama - lama ke enakan." Ucap ibunya, dengan tidak tahu malu.

"Sainganmu banyak nduk, banyak juga kok yang sepertimu begini. Tapi liat toh, para laki - laki.. mereka datang jauh - jauh dari desa - desa lain demi koe, itu artinya koe iki cantik dan menarik." Ucap ibunya, bukan nya senang Rukmini malah merasa pandangan hidup nya kedepan makin gelap.

"Tadi juga, yang dateng ke sini iku bos gede nduk. Dia kasih duit banyak, kan nanti duit nya juga buat koe, toh. Koe tinggal bilang ibu, mau beli apa.. ibu belikan." Ucap ibunya lagi.

"Koe mandi sek, yo. Selesai koe mandi mau di ritualkan." Ucap ibunya, Rukmini terkejut.

"Ritual opo, bu?" Tanya Rukmini, ibunya lalu mengusap - usap kepala Rukmini.

"Wes, manut ae. Nanti wa Minten dateng kesini buat bantu koe ritual." Ucap ibunya, lalu bangun dan pergi.

"Ndang (cepat) mandi." Ucap ibunya sebelum akhir nya keluar dari kamar Rukmini.

'Ritual opo..' Batin Rukmini.

Dan ya, setelah Rukmini selesai mandi.. Dia tidak di perbolehkan berpakaian lebih dulu, dia masih memakai kain jarik yang membungkus tubuh nya sampai sebatas dada.

Tak lama wa Minten atau si dukun bayi datang dan masuk membawa banyak benda di bantu ibunya Rukmini. Rupanya seperti sesajen, ada kembang - kembang, kemenyan dan lain - lain, lalu ada juga baskom berisi sesuatu yang di tutup daun jati.

Rukmini kebingungan tapi juga tidak berani bertanya, dia manut - manut saja di suruh begini dan begitu. Dia di rebahkan di atas karpet dan tubuh nya di perciki air entah air apa, dia juga di asapi dengan asap kemenyan sambil wa Minten mengelilingi tubuh nya dan sambil membaca mantra.

"Tangi (bangun) nduk." Ucap wa Minten, Rukmini lalu bangun.

Wa Minten membuka kedua kaki Rukmini sambil berdiri lalu dia menyodorkan tempat kemenyan yang dia pegang dan menggiring asap kemenyan ke antara kedua kaki Rukmini (selangkangan) sambil mulut nya berkomat kamit, Rukmini sendiri tidak atau apa yang sedang wa Minten lakukan. Yang Rukmini rasakan hanya kebul asap saja, tidak tahu menahu apapun.

Dan setelah selesai, lalu akhir nya wa Minten membuka sesuatu yang di tutup daun jati tadi, Rukmini tidak tahu apa itu tapi bau nya amis.

"Mrene nduk." Ucap wa Minten, Rukmini menunduk.

"Iki, di makan." Ucap wa Minten, Rukmini sempat mundur karena bau.

"Bau, wa." Ucap Rukmini, menutup hidung nya.

"Hush! Ndak boleh begitu. Iki harus di makan, nek ndak yo ritualmu gagal!" Ucap wa Minten, Rukmini ragu - ragu.. dia bahkan tidak tahu ritual apa yang sudah dia jalani tadi.

"Cepet nduk, biar selesai." Ucap wa Minten, akhir nya Rukmini mendekat. Wa Minten yang membuka daun jati itu lalu mengambil isinya yang entah apa itu.

Wa Minten lalu menjejalkan sesuatu tadi ke dalam mulut Rukmini sampai Rukmini nyaris muntah, tapi mulut nya di bekap oleh wa Minten supaya Rukmini tidak memuntahkan benda tadi.

"Telan! Telan nduk! Jangan di rasakan, cepat telan!" Ucap Wa Minten, Rukmini lalu langsung menelan nya.

Setelah benda itu tertelan dengan susah payah, Rukmini masih menahan mual karena amis nya masih terasa. Dia ingin minum pun tidak di perbolehkan, Rukmini harus bertahan menahan rasa mual nya.

"Nanti lama - lama juga terbiasa, iki kan masih pertama jadi masih kerasa amis." Ucap wa Minten, sambil lalu membersihkan tangan nya.

"Nduk, mulai saiki koe musti rutin ritual begini yo, nanti wa Minten bantu." Ucap wa Minten, Rukmini keheranan.

"Biar apa toh, wa?" Tanya nya, wa Minten lalu menatap Rukmini.

"Supaya koe selalu cantik, selalu rapet koyo masih perawan, laris manis, banyak yang suka. Ibumu yang minta wa Minten bantu koe, jadi sekarang wa Minten akan ajari koe ritual." Ucap wa Minten, Rukmini tertegun..

Rukmini tidak menyangka ibunya tidak hanya tidak menyerah, tapi malah secara terang - terangan meminta dukun untuk meritual kan dirinya.

"Nanti, nek koe ndak merasa kesakitan.. berarti ritual iki berhasil nduk. Nek sudah berhasil kan koe jadi ndak akan sakit - sakit lagi." Ucap wa Minten, Rukmini menatap wa Minten.

Rukmini akhir nya hanya bisa diam, tapi.. Rukmini tidak menyadari bahwa sejak detik itulah dia telah sedikit demi sedikit masuk ke dalam kegelapan.

Ritual yang dia jalani itu bukan hanya untuk mendapatkan apa yang wa Minten sebutkan di atas, tapi juga tanpa sadar Rukmini telah bersekutu dengan yang ghoib untuk membantu dirinya, Rukmini tidak tahu dirinya sudah di pasangi susuk.

"Selamat yo nduk, koe sudah jadi bagian kami." Ucap wa Minten, Rukmini yang tidak tahu apapun hanya bisa manggut - manggut.

"Wa pamit, yo cah ayu.. Jangan terlalu hanyut dalam sedih, nanti juga koe terbiasa. Iki jenenge takdir dan jodoh memang di tangan yang maha kuasa." Ucap wa Minten, dan pergi..

"Takdir??" Gumam Rukmini.

...BERSAMBUNG!...

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
lagi pemujaan kah atau baru mau pemujaan ya
Tina Febrianti
inilah yang namanya kelompok sekte sesat.....mini mulai akan diperkenalkan pada kelompok nya ...
menarik dan makin penasaran...🤔🤔
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ngeri banget sih suasana nya😣
Nureliya Yajid
lanjut thor
zoeyy
❤️❤️❤️
⛧ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Luo Yi⧗⃟
Takdir mbahmu gundul kui. Koe seng nggolek perkoro kok di omong takdir🤧
SENJA
mau di bawa kemana itu mini heh minten ?? 😤
SENJA
laaah tantrum 🤣
SENJA
manggut2 doang lu 😤
SENJA
jangan kelamaan mini 😤
SENJA
naaaah bener! jangan mau kerja doang tapi ga dapet duit 😤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Masa orang suka main dukun, takut sama demit🤣🤣🤣 lucu kamu Wa
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Dihh pake ngirim paket segala🙄
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Pinter emang cara iblis menjerumuskan seseorang
Hary Nengsih
wa minten yg bawa mini ke setan ternyata
Nureliya Yajid
semangat thor
Nureliya Yajid
lanjut
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Suami ibliss na mnta tumbal 😅
zoeyy
❤️❤️
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah iya juga mau tau alasannya apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!