Kisah putri Prince Richard Carrington dan Princess Alisha Léopold
Zayn selalu percaya cerita Putri dan Kacang Polong untuk mencari putri yang tulus tapi tidak percaya gadis-gadis jaman sekarang. Akhirnya dia memakai sayembara mencari pasangannya. Naasnya saat dia sudah mengadakan sayembara, Zayn kecelakaan. Di hari H nya, semua princess yang diundang langsung menatap sinis ke Zayn. Kecuali Anette Carrington. Princess Inggris dan Belgia itu pun menerima lamaran Zayn.
Dari merasa iba, Anette dan Zayn jatuh cinta. Namun hubungan mereka terancam saat rahasia besar Zayn mulai terungkap. Bagaimana sikap Anette ke suaminya?
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sheikh Muhammad dan Sheikha Maryam
Dapur Istana
Koki istana tampak mengerenyitkan dahinya saat melihat Anette dengan santainya membuat adonan celupan sate kambing yang sedang di tusuk oleh para pelayan disana. Baru kali ini dia melihat ramuan bumbu yang berbeda dari yang dia buat selama ini.
"Itu nanti?" tanya Koki istana.
"Celup ... Bakar ... Celup lagi ... Bakar sampai matang," jawab Anette santai.
"Hah? My Lady, tapi itu kan ...."
"Tidak usah mikir macam-macam! Yang penting rasanya! Toh dibakar sampai matang kan?" senyum Anette dengan bahasa Inggris. "Maafkan aku yang belum bisa bahasa Arab."
"Tidak apa-apa My Lady. Lalu kita siapkan apalagi?" tanya pelayan yang sudah membuat tiga ratus tusuk sate kambing.
"Potong tomat, daun selada, merica bubuk dan bawang merah. Oh, ada chili padi or Thai chili or bird's eye chili ( cabe rawit )? Iris tipis," pinta Anette. "Sudah siap arangnya? Oke, sekarang kita mulai membuat sate kambing ala Anette!"
Semua orang disana melihat cara Anette membakar sate kambing itu lalu mereka mencoba membuatnya. Harum daging terbakar berpadu dengan bumbu marinasi, membuat orang-orang yang lewat dapur, merasa kepo karena baunya berbeda dari daging bakar yang biasanya.
"Koki istana masak apa itu?" gumam para pengawal dan pelayan.
"Harumnya beda ya?"
Mereka pun kepo dan terkejut karena ada Anette disana sedang memasak.
"Bagaimana Lady Anette dengan santainya masak di dapur?" tanya semua orang.
Anette pun memeriksa sate-sate yang sudah matang. Dia ambil sepuluh tusuk dan ditata seperti yang dilihatnya di warung sate Solo.
"Lady Anette, boleh saya coba?" tanya Koki istana.
"Silahkan. Aku juga mau coba." Anette memberikan piring tester sate kambing dengan kecap manis, diberi bubuk merica sedikit, potongan bawang merah dan cabe. Dia langsung memakannya dan wajahnya tampak senang karena rasanya enak.
Koki istana lalu mencoba dengan cara Anette. Dia mengakui, rasanya berbeda dengan apa yang biasa dia buat.
"Sama-sama dibakar tapi yang beda bumbu marinasinya. Enak kan?" tanya Anette.
"Benar My Lady! Ini enak! Sudah bumbu marinasinya merasuk, ditambah merica, bawang dan cabe. Levelnya berbeda!" jawab Koki istana.
Para asistennya pun mencoba dan mereka langsung suka.
"Cabe nya benar-benar nendang tapi ditutupi dengan rasa manis dari satenya," ucap Sous chef.
"Ayo, kita bakar semuanya untuk menu makan siang Sheikh dan Sheikha!" senyum Anette.
***
Ruang Kerja Sheikha Maryam
Sheikh Muhammad datang ke ruang kerja istrinya yang tampak sedang memegang keningnya. Sheikh Muhammad tahu, istrinya pasti sedang kesal dan marah besar.
"Ada apa Umiku sayang?" tanya Sheikh Muhammad yang selalu memanggilnya begitu saat tahu istrinya jengkel.
"Aku marah sama Zafar. Apa dia tidak bisa mendidik istrinya? Mau tujuh tahun menikah tapi tidak bisa memilah?" keluh Sheikha Maryam.
"Apa yang terjadi?" Sheikh Muhammad berdiri di belakang Sheikha Maryam sambil memijat pundaknya.
"Kamu tahu kan drama kemarin? Piring Anette ada nanas padahal aku dan Melanie sudah bilang kalau Anette alergi nanas, anggur dan bawang goreng. Tidak mungkin pelayan tidak tahu kan? Sudah ada catatan kita semua disana, apa yang kita doyan, tidak doyan, alergi ... Ada semua kan?" jawab Sheikha Maryam.
"Mungkin mereka lupa," senyum Sheikh Muhammad kalem berusaha meredam emosi istrinya.
"Tidak, Abi. Itu disengaja! Anette tahu, Zayn tahu, aku tahu!" ucap Sheikha Maryam tegas.
"Kamu mencari tahu?"
"Tentu saja! Aku mencari rekaman CCTV dari laporan Hawa kalau Aisyah ribut dengan Anette sebelumnya. Anette hanya kalem menanggapi Aisyah."
Sheikh Muhammad terkejut. "Sayang, Anette dan Zayn baru dua hari menikah!"
"Itu dia!"
"Anette sepertinya lebih fokus ke Zayn bukan?"
"Iya, sayang! Aku mencari tahu, sumber keributan itu apa! Kamu tahu kan ada gunanya dengan memasang CCTV canggih hingga kita bisa mendengar percakapannya. Aisyah merasa tersaingi ada Anette! Dia hanya ingin menjadi satu-satunya menantu disini!"
Sheikh Muhammad terkejut. "Anak kita dua dan lelaki semua! Masa Zayn tidak boleh punya istri?"
Sheikha Maryam memperlihatkan rekaman CCTV keributan Aisyah dan Anette di tv layar lebar di dindingnya. Sheikh Muhammad melihatnya dan hanya menggeleng kecewa.
"Zayn dan Anette tidak ada ambisi merebut hak Zafar kan?" ucap Sheikh Muhammad.
"Tidak. Zayn sudah bilang sama aku kalau itu hak Zafar. Dia akan tetap menjadi pendukung kakaknya. Anette pun sama."
Sheikh Muhammad lalu melihat bagaimana Aisyah menghasut Ali untuk mengganti piring Anette dengan piring Zayn. Sungguh, dia merasa kecewa dengan menantunya yang selama ini memang dimanjakan oleh dirinya dan Sheikha Maryam.
"Aku sungguh tidak habis pikir, sayang. Bagaimana bisa dia menjadi orang sepicik itu!" ucap Sheikh Muhammad dengan nada sedih.
"Itulah! Makanya aku tegur Aisyah kemarin! Aku sudah bilang kalau dia berbuat ulah lagi, dia bisa keluar dari istana ini!" Sheikha Maryam tampak kesal.
"Lalu kenapa Zafar marah?"
"Karena Aisyah cerita, aku mengusir dirinya !"
Sheikh Muhammad menoleh ke istrinya. "Sayang, aku tahu kamu marah tapi jangan seperti itu. Kesannya memang kamu memanjakan Anette."
"Tidak ... Aku tidak mau ada orang picik di istana! Aisyah sudah lama tinggal disini! Seharusnya dia menerima Anette menjadi adiknya, bukan dimusuhi! Toh Anette punya keunikan sendiri."
"Tapi cara kamu ... Agak frontal!"
"Abi, Aisyah tinggal di istana ini! Dia harus patuh dengan aturan disini! Jika dia sudah tidak bisa patuh, dia bisa keluar! Ingat kata pepatah, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung!" jawab Sheikha Maryam tegas.
Sheikh Muhammad menghela nafas panjang karena dia sangat tahu watak istrinya yang rule freak. Sheikha Maryam baik pada siapa saja, tapi dia juga punya aturan tegas.
"Zafar marah karena kamu bilang begitu?"
"Zafar marah karena aku marahin Aisyah tanpa persetujuannya!" Sheikha Maryam tidak habis pikir.
"Satu, Zafar benar. Seharusnya kamu bilang ke putramu dulu, biar Zafar yang negur Aisyah. Dua, ancaman kamu itu sama saja membuat dia harus berpisah dengan Aisyah," ucap Sheikh Muhammad. "Aku tidak membela Zafar, tapi kamu harus lihat dari kacamata putra kita. Kesannya kamu jadi membela Anette yang notabene orang baru dan melupakan orang lama."
"Tapi Abi ...."
"sayang, yang jelas kamu sudah mengeluarkan isi hatimu. Jadi, setidaknya Aisyah tahu kamu tidak main-main."
"Abi, Aisyah memutar balikkan fakta!"
"Sayang, jika orang terpojok, pasti akan mencari cara untuk menyelamatkan diri. Paham ya?" Sheikh Muhammad mengelus kepala Sheikha Maryam lembut. "Kita lihat ya. Bagaimana kedepannya."
***
Zayn melihat meja makan penuh dengan makanan bertema kambing! Ada sate kambing, gulai dan tongseng.
"Ini ... Siapa yang masak?" tanya Zayn ke kepala pelayan.
"Lady Anette, Sheikh Zayn."
Zayn melongo. "Ya ampun, dia serius mau membandingkan soal perkambingan?"
Farouk hanya tersenyum.
***
Yuhuuuu up malam Yaaaaa
Thank you for reading and support author
don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
Aq sotoy
moga kamu bisa introspeksi diri dan masih bisa bertemu anakmu kelak
Betapa sakitnya hati Zafar
makanya jadi orang jangan seralah😅😅😅