NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Tuan Dexter

Istri Kesayangan Tuan Dexter

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:44.5k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

"Ini cek satu miliar. Tapi serahkan putri mu." Dexter.

Dexter yang dikenal dingin terhadap perempuan. Tapi tertarik pada seorang gadis yang ditemuinya.

Dengan caranya sendiri, dia memaksa untuk menikahi gadis itu. Bahkan tidak segan-segan memberikan cek senilai satu miliar.

"Pa, aku tidak ingin menikah dengan pria tua dan cacat." Wilona.

Sementara gadis yang diincar Dexter adalah Kiandra. Seorang gadis yang memiliki identitas ganda.

Siapa gadis itu sebenarnya? Apa yang istimewa dari gadis itu sehingga membuat Dexter tertarik? Bahkan rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mendapatkan gadis itu.

Kalau penasaran baca yuk.

Cerita ini hanyalah fiksi belaka. Tidak ada kaitannya dengan kehidupan nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

"Tuan Dexter, apa hubungan Anda dengan putri saya?" tanya Basuki Wijaya.

"Hubungan kami sangat spesial," jawab Dexter singkat.

"Tuan, setahu saya keluarga Henderson tidak memilih istri orang untuk menjadi pasangan. Tapi Anda ...." Perkataan Basuki terhenti, dia tidak melanjutkan ucapannya, karena yakin Dexter pasti paham.

"Ayo sayang, kita tidak usah meladeni orang-orang ini," kata Dexter tanpa menggubris ucapan Basuki.

Kiandra mengangguk. Kebetulan Nisa sudah siap dengan barang-barang bawaannya. Melihat hal itu, Maura pun memicingkan matanya.

"Mau ke mana kamu?" tanya Maura pada Nisa.

"Ibu tunggu di mobil, masalah ini biar aku yang selesaikan," kata Kiandra.

Nisa mengangguk, kemudian keluar dari rumah itu. Maura memanggilnya pun tidak digubris oleh Nisa.

Kiandra pun mengatakan jika dia akan membawa Nisa pergi. Kebetulan, Nisa juga sudah tidak tahan bekerja di sini. Apalagi sudah dua bulan ini gajinya tidak dibayar oleh Maura.

"Apa hak mu meminta Nisa keluar dari sini?" tanya Maura.

"Tentu ada, sebelum kamu datang, Bu Nisa sudah bekerja di sini," jawab Kiandra.

"Nyonya, ini minumannya," ucap pelayan dengan membawa empat gelas minuman.

Pelayan melirik ke Maura sebagai kode. Maura pun mengangguk pelan. Kemudian Maura pun tiba-tiba bersikap ramah kepada Kiandra dan Dexter.

Maura mempersilakan mereka untuk minum terlebih dahulu sebelum pulang. Kiandra dan Dexter pun setuju.

Bukan tanpa alasan, mereka hanya ingin tahu rencana Maura. Kiandra dan Dexter pun duduk bersebelahan.

"Silakan diminum Tuan," kata Maura tersenyum manis.

Dexter hanya terdiam. Dia curiga jika Maura punya niat tidak baik. Sementara Basuki memperhatikan interaksi Kiandra dan Dexter.

Basuki teringat, orang tua dan lumpuh yang menikah waktu itu juga bernama Dexter bin Zio Ramero.

Tapi Basuki tidak berpikir sejauh itu. Dia hanya mengira, jika nama keduanya kebetulan sama.

"Tuan, apa Anda pria tua dan lumpuh itu?" tanya Basuki mulai curiga.

Dexter tidak menjawab, dia hanya mengambil cangkir yang berisi minuman. Dexter hendak menyeruput minumannya, namun tercium bau obat di dalam minuman itu.

Dexter meletakkan kembali cangkir itu. Kemudian dia melirik Kiandra. Dexter memberikan kode agar tidak meminum minuman itu. Kiandra mengangguk pelan. Dia juga curiga, itu sebabnya dia tidak meminumnya.

"Kami permisi," kata Dexter. Kemudian dia menggenggam tangan Kiandra, lalu keduanya bangkit dari duduknya secara bersamaan.

"Tuan, minumannya," kata Maura.

"Minum saja sendiri. Lagipula minuman itu masih utuh," kata Dexter.

Maura dan Basuki hendak menahan mereka. Namun Dexter dan Kiandra tidak menggubris mereka.

"Minuman itu diberi obat," kata Dexter.

"Aku juga curiga," kata Kiandra.

Kemudian mereka pun masuk ke dalam mobil. Nisa yang sejak tadi menunggu di luar mobil pun ikut masuk.

Dexter meminta Kiandra untuk menyetir. Karena dia ada sesuatu yang harus dilakukan. Kiandra pun menurut saja.

"Bu, gaji yang tidak dibayar oleh mereka, aku akan tebus," kata Dexter.

"Tidak usah Tuan, saya tidak ingin berutang," kata Nisa.

"Tidak usah dibayar Bu, suamiku orang kaya. Uang segitu tidak ada apa-apanya bagi dia," kata Kiandra.

Nisa tahu jika Kiandra dan Dexter orang baik, tapi dia tetap saja merasa tidak enak. Sudah ditolong, tapi malah ngelunjak.

Nisa tetap menolak, tapi Dexter tetap akan mentransfer uang itu nantinya. Karena Dexter tahu, Nisa membutuhkan uang itu.

Mobil pun bergerak perlahan pergi dari kediaman Basuki. Wilona yang mengejar ke depan rumah pun hanya melihat bagian belakang mobil saja.

Dexter mengeluarkan laptopnya. Kiandra hanya melirik sebentar, karena dia fokus menyetir.

Dexter mengutak-atik keyboard laptopnya. Lagi-lagi Kiandra melirik ke layar laptop milik Dexter.

"Kamu meretas?" tanya Kiandra.

"Hmm. Hanya menekan harga saham milik Basuki. Nanti, bila perusahaan itu sudah berpindah tangan kepadamu, semuanya akan aku pulihkan seperti semula," jawab Dexter tanpa mengalihkan pandangannya dari layar laptop.

Kiandra tertegun sejenak. Tidak heran jika Dexter tahu siapa dirinya? Ternyata sebelumnya sudah diselidiki dengan baik.

"Aku baru ingat. Keluarga Henderson terkenal jago meretas," kata Kiandra. Dexter tidak menjawab, hingga akhirnya dia pun selesai.

Bukan hanya itu, Dexter juga berhasil mendapatkan nomor rekening milik Nisa. Dexter langsung mentransfer sejumlah uang ke rekening Nisa.

Nisa yang duduk di kursi belakang pun cukup kaget menerima notifikasi transfer dari Bank. Dia tidak bisa berkata apa-apa, tapi tatapannya langsung mengarah ke Dexter. Walaupun Dexter tidak menoleh ke arahnya.

Sementara Wilona kembali ke dalam rumah. Dia merasa kecewa, karena rencana yang sudah disusun dengan rapi malah gagal.

"Ma, gagal deh rencana kita," kata Wilona saat dia kembali menghampiri Maura.

"Memang apa rencana kalian?" tanya Basuki yang memang tidak tahu rencana istri dan anaknya.

"Tidak ada apa-apa, Pa. Hanya saja, Wilona menyukai Dexter," jawab Maura.

Basuki hendak bicara lagi, namun ponselnya pun berdering. Basuki melihat nama pemanggil. Basuki pun langsung mengangkat panggilan tersebut.

"Halo ada ap ...."

"Tuan gawat. Saham perusahaan kita turun drastis."

Ya, yang menelepon itu adalah asistennya Basuki. Setelah mendapatkan laporan bahwa saham perusahaan anjlok, asistennya itu langsung menelepon Basuki.

"Bagaimana mungkin? Baru beberapa menit, semuanya baik-baik saja. Bagaimana bisa tiba-tiba turun drastis?"

Asistennya itu pun menceritakan jika ada yang meretas sistem perusahaannya. Yang menjadikan saham perusahaan turun secara tiba-tiba.

Basuki teringat, Dexter adalah keturunan keluarga Henderson. Jadi, bisa jadi pelakunya adalah Dexter. Namun Basuki tentu saja tidak berani melawannya.

"Baiklah, aku akan kembali ke perusahaan. Kita ketemu di ruangan ku."

Basuki langsung menutup teleponnya secara sepihak. Dengan terburu-buru, Basuki pun kembali ke perusahaan.

Maura dan Wilona pun tercengang melihat Basuki sepanik itu. Karena penasaran, Maura pun bertanya.

"Ada apa Pa?" tanyanya.

"Perusahaan dalam masalah, kemungkinan besar kita akan bangkrut," jawab Basuki.

"Apa?!" Maura dan Wilona kaget mendengarnya. Tidak dapat dibayangkan jika mereka benar-benar bangkrut.

"Aku ikut," kata Maura.

"Aku juga ikut," kata Wilona.

Akhirnya mereka pun pergi ke perusahaan. Padahal hari hampir malam ketika ini. Tapi karena terdesak, mereka pun terpaksa kembali ke perusahaan.

Sementara Dexter dan Kiandra sudah sampai di rumah. Kiandra meminta pelayan untuk membawa Nisa ke sebuah kamar.

"Bu, ikut Ara," kata Kiandra.

"Mari Bu," kata Ara.

Nisa dibawa kesebuah kamar. Walaupun kamar pembantu, tapi cukup besar. Ara menceritakan, jika bekerja di sini majikannya sangat baik.

Nisa pun senang mendengarnya. Dan juga, Nisa merasa sudah bebas dari rumah Basuki. Walaupun di sini dia juga sebagai pelayan, tapi setidaknya dia dekat dengan Kiandra.

Sementara Dexter dan Kiandra pun ke kamar mereka. Kiandra mulai membiasakan diri bersama Dexter.

Lagipula, tidak ada salahnya menerima Dexter. Dexter cukup baik menurutnya, tampan dan juga kaya. Namun untuk hubungan di atas ranjang, Kiandra masih takut-takut.

1
Nice1808
Basuki mau menjual perusahaannya dan pasti akan kelbali ke kiandra krna itu warisan ibunya👍👍mantap mmng dexter👍
Astuti tutik2022
Sayangny kebanyakan di dunia nyata kadesny malah lebih dulu mentingin perutny sendiri. Destiny satu yg seprt ini
Osie
laahh mama regina g pengen tau gitu àpa nama belakang dexter/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Cindy
lanjut kak
🇦 🇵 🇷 🇾👎
zio
Nice1808
keluarga handerson tiada tanding kebaikannya, klo dunia nyata ada mungkin kita ikut senang🤣ini dunia novel🤭👍👍👍lanjut thor
Lucy
lanjut double up thor🤭dexter dan kiandra bnr2 org baik🤭😄👍
Sani Srimulyani
andai saja keluarga Henderson ada di dunia nyata, pasti rakyat ikut sejahtera....
Pa'tam: Hehe, kenyataannya semuanya hanyalah khayalan penulisnya semata.
total 1 replies
Sani Srimulyani
Henderson dilawan.....🤭
Cindy
lanjut kak
dik sugiyantoro
kalo mama regina dulu ratu dunia bawah berarti kenal dong dong dengan papa zio papanya Dexter, kan sama mantan pimpinan dunia bawah sebelum diteruskan oleh Dexter.
kaylla salsabella
eh... datang cuman buat duel uji nyali🤣🤣🤣
Astuti tutik2022
"Dan aku pastikan Itu tak akan pernah terjadi" 🤣🤣🤣.kata hati Dexter
Nice1808
🤣🤣🤣Datang cuma mau ngetest suaminya kiandra tapi regina salah krna suami kiandra gk trklaahkan palagi keturunan kluarga Henderson dan mafia 🤣🤣
Lucy
hahaha DTG cuma mau menguji suami kiandra🤭tapi salah kalian kalah dgn keturunan kluarga henderson
StAr 1086
Dateng cuma untuk menguji Dexter doang....
Cindy
lanjut kak
StAr 1086
Next
Astuti tutik2022
Tenanglah nyonya Regina Kiandra tdk slh plih suami. dijamin 100persen setia.
Dewi kunti
doyan ya Ama yg legit2😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!