NovelToon NovelToon
What We Were Never Given

What We Were Never Given

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst
Popularitas:294
Nilai: 5
Nama Author: Oryelle

Nareya, anak sulung bermimpi meniti karir di dunia fashion, harus merelakannya demi menjadi tulang punggung keluarga. Terlahir untuk berjuang sejak dini membuat dia tidak tertarik soal pernikahan.

Tidak menikah, berkecukupan, dan bisa membahagiakan keluarganya adalah keinginan sederhana Nareya. Tapi siapa sangka, dia justru menyetujui perjanjian pernikahan dengan mantan Bosnya?

Kala terlahir berdarah campuran membuatnya dicap sebagai noda. Demi pengakuan para tetua, dia menyeret Nareya dalam sebuah perjanjian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oryelle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Akal-akalan seorang Kala

Kala dibuat dibuat terdiam oleh ajakan Nareya untuk bercerai. Lihat bagaimana Nareya tetap menikmati makanannya sedangkan Kala belum juga bersuara.

“Kamu terlalu lelah dengan pekerjaanmu? Saya bisa sesuaikan supaya menambah karyawan.” tawar Kala.

“Nggak ada kaitannya sama niatan gue buat cerai. Gue biasa kerja keras bahkan buat menghidupi seluruh keluarga gue.” ucap Nareya.

Bukanya merespon, Kala menatap Nareya geli. Sekalipun sedang sakit ternyata masih sangat lahap makanya. Mengetahui Kala justru terlihat menahan senyum, Nareya membalas dengan tatapan tajam. Apakah dia baru saja diabaikan?

“Woi” Nareya mengibaskan tangan di depan muka Kala. “Abis projek fashion show ini selesai gue mau kita cerai.” lanjutnya.

“Yakin kamu? Bukanya kamu nyaman jadi istri saya?”.

Benar, memang Nareya tidak menyesali keputusan nya sama sekali untuk menikahi Kala. Karena buktinya memang hidupnya lebih stabil sekarang. Setidaknya bisa memanfaatkan momen ini untuk akhirnya bisa lepas darinya.  Tapi pisah dan mengambil alih kembali kendalinya itu tetap ada dalam benaknya.

Nareya tidak sepolos itu untuk tahu kalau dirinya hanya dimanfaatkan. Ungkapan Kala supaya dirinya bersungguh-sungguh mempersiapkan projek nya itu terdengar halus. Tapi berkerja keras untuk proyek ini? Tentu saja pada akhirnya untuk menunjang nama Kala. Lalu berambisi tanpa melihat Nareya bahkan sampai sakit hanya untuk reputasi pribadi seorang Kala. Tersulut dengan itu, akhirnya permintaan cerai terlontar begitu saja.

Seharusnya bukan sekarang, mungkin nanti setelah dia bisa membangun usaha fashion sendiri. Ah, kalaupun carai sekarang juga ya setidaknya selama ini dia sudah menabung cukup banyak.

“Menikah gak ada di kamus hidup gue. Gue sebelumnya juga mampu tuh hidup sendiri jadi ya buat apa gue menjalani pernikahan aneh ini?”

“Apa yang menurut kamu aneh dari pernikahan ini”

“Terlalu kotor untuk disebut pernikahan. Banyak hal yang gak ada di kesepakatan tapi membatasi gue.”

“Apa hal yang membatasi kamu?” tanya Kala

“Gue selamanya gak akan bisa bebas di media sosial. Itu efek yang terjadi karena pernikahan ini. Postingan gue isinya komentar negatif semua, bahkan gue di bully. Mau gue udah cerai pun gue yakin pasti tetap dikaitkan sama lo.”

Nareya masih teringat saat hari pernikahan, dia sampai harus menghapus semua aplikasi sosial media nya. Dia benar-benar habis di bully. Hal yang paling membuatnya kesal ketika semua orang seperti legal untuk mengambil fotonya. Mengedit sesukanya untuk dijadikan meme hanya karena asumsi mereka soal Nareya. Mengenal Nareya saja belum tentu, tapi hanya karena satu berita dengan mudahnya mereka percaya.

“Pertama, kamu sudah sadar kalau komentar negatif mereka tidak benar, itu bagus. Sekarang, faktanya—kamu punya eksposur yang besar.Tenggelam karena komentar negatif itu keputusan kamu. Bukan sepenuhnya akibat berita negatif yang gak bisa kamu rubah atau kamu perbaiki.” jelas Kala “Kamu coba dulu pakai cara saya.” lanjutnya.

“Lo aja gak punya sosial media segala mau ajarin gue.”

“Momen paling dekat yang bisa kamu manfaatkan yaitu project fashion show kita. Kamu bisa berfokus ke promosi karya kamu atau pun memberi tips di bidang fashion. Ketika pada akhirnya kamu membuktikan kompeten di fashion, pasti perlahan bisa mematahkan anggapan negatif mereka. Sekaligus bisa membersihkan nama kamu.” ujar Kala mengabaikan ucapan Nareya

“Ya nama gue buruk gara-gara lo!” seru Nareya “Lo yang harus nya tanggung jawab bersihkan nama gue!” lanjutnya. Senyum tipis justru tampak seperti ancaman. Sepertinya Nareya menemukan satu titik yang dia kuasai.

“Iya itu tugas mudah, kamu hanya perlu nurut saja. Sekarang istirahat kamu!” ucap Kala segera masuk ke kamarnya

“Eh, kan gue tadi bahas cerai!” seru Nareya.

“Iya besok lagi, saya butuh tidur ini baru pulang. Kamu juga flu, lama-lama bicara sama kamu nanti saya tertular.” ujar Kala yang berhenti sejenak diambang pintu.

***

Nareya sudah siap berangkat ke butik, meskipun kondisi badanya masih belum fit. Nareya memutuskan untuk membuat omlet untuk bekal. Tapi saat menuju dapur, dia melihat sepiring sandwich sudah siap di sana. Disebelahnya beberapa kertas dan note.

‘Saya buatkan sarapan, dimakan ya! Sudah saya print planing konten sosial media yang bisa kamu pertimbangkan untuk membersihkan nama kamu.’

Nareya langsung mengambil kertas di sebelahnya. Poin satu ‘mini vlog behind the scene fashion show Atmasena butik’. Oke, Nareya setuju untuk poin satu. Poin dua ‘moment foto bersama pimpinan utama Atmasena’, Nareya mengernyitkan dahinya. Poin tiga ‘pimpinan Atmasena mengundang menteri ekonomi kreatif untuk menilai karya kita’. Wait? Nareya mulai ragu. Poin empat ‘Merayakan keberhasilan fashion show dengan menjamu makan dengan menteri ekraf dan istrinya’. Hey! Sudah pasti ini semua tersorot kepada Kala.

Nareya segera mengirim pesan kepada Kala.

‘Sarapan nya makasih. Planing konten yang lo bikin juga makasih tapi gue gak butuh itu. Semua poinya lebih menguntungkan lo dibanding gue.’

“Dia pikir gue semudah itu di akalin?! Yaelah, soal akal-akalan mah gue juga jago.” ucap Nareya sambil memakan sandwich itu. Enak juga masakan dia, yang semalam juga enak. “Mau mengendalikan gue lagi kayaknya si Kala. Liat aja, gue yang bakal kendalikan dia!”

Agenda Nareya untuk segera lepas, dan mengambil alih kendalinya lagi sepertinya justru mulai bergeser.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!