NovelToon NovelToon
Selingkuh Dengan Ayah Mertua

Selingkuh Dengan Ayah Mertua

Status: tamat
Genre:Pelakor / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:6.9M
Nilai: 4.6
Nama Author: Hanifah Anggraeni Sari

Tania wanita berusia 25 tahun, harus rela tinggal di rumah mertua yang hampir berkepala 5, dan berstatus duda. Karena pekerjaan sang suami yang sudah mulai tidak stabil. Sifat Andra kini juga telah berubah, sering marah dan suka berbohong, akhirnya membuat Tania harus bersabar dan ikhlas, karena kesepian akhirnya Tania pun mulai mencurahkan semua perhatiannya terhadap ayah mertuanya. tapi lama kelamaan kedekatan mereka pun semakin intim saja dan benih-benih cinta pun mulai tumbuh di antara keduanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

"Apa papah bisa minggir, aku ingin pergi ke kamar mandi lagi pula apa papah tidak sadar kalau aku merasa berat karena harus menahan berat badan papah ini..." Tania pun berusaha mendorong Haris agar turun dari atas dirinya dan segera menjauh.

"Apa perlu aku gendong, hmmm..." tawar Haris

Haris sudah bertingkah seperti anak ABG yang baru saja mengenal cinta ketika berdekatan dengan Tania, hanya wanita ini yang bisa membuat hatinya kembali merasakan hal-hal yang sudah lama dia lupakan karena kematian sang istri.

"Maksud papah ini apa sih..? pah tolong minggir..." pinta Tania lagi

"Menikahlah dengan ku Tania, aku berjanji akan membuat kamu sangat bahagia" ucap Haris sambil menatap kedua mata wanita yang sangat dicintainya ini.

Sedangkan Tania merasa sangat kaget mendengar perkataan Haris barusan, kenapa dia bisa berkata seperti itu dengan sangat mudah bahkan dia sekarang sedang tersenyum penuh percaya diri.

"Maksud papah ini apa sih, apa papah lupa aku ini masih istri sah mas Andra... aku ingin ke kamar mandi jadi tolong papah minggir" pinta Tania

"Kamu jawab dulu pertanyaan ku, apakah kamu mau bercerai dengan Andra dan menikah dengan ku...?" tanya Haris tegas

"Tidak ada alasan untukku bercerai dengan mas Andra, melihat dia berciuman dengan wanita lain saja tidak akan membuktikan apapun pah.. Jadi aku harap papah mengerti itu..." lirih Tania

Tania benar-benar lelah dengan sikap Haris yang seperti ini, pria ini benar-benar keras kepala.

"Tania, suatu saat nanti kamu akan tahu seperti apa Andra sebenarnya.. sekarang jawab...??" bisik Haris sambil tersenyum.

"Aku heran, kenapa papah ini ingin sekali aku bercerai dengan mas Andra....? seharusnya papah sebagai orang tua itu menjadi penengah buat kami berdua tapi kenapa ini malah sebaliknya" ucap Tania heran

"Kalau saja Andra adalah suami dan pria yang baik untuk mu aku pasti kan mendukung kalian, tapi kenyataannya sebaliknya.. kamu tahu, aku sangat kasihan dengan kamu jadi sebelum kamu tahu kenyataannya yang sebenarnya kamu harus menyiapkan hati kamu ini" setelah mengatakan itu Haris kembali melumat bibir Tania dan seperti biasa Tania hanya bisa pasrah tanpa berniat membalasnya.

Setelah puas bermain-main dengan bibir Tania akhirnya Haris pun segera turun dari atas tubuh sang menantu, dia tidak ingin berlama-lama di dalam kamar ini bisa saja dia tidak bisa mengendalikan dirinya lagi.

"Kamu pikir kan apa yang sudah aku katakan kepadamu..." ucap Haris sebelum pergi meninggalkan Tania yang kini sedang merubah posisi tubuhnya menjadi duduk.

"Hmmmm"

"Jika suatu saat nanti perkataan ku benar aku harap kamu tidak lupa dengan janji mu, menikahlah dengan ku dan aku pastikan akan membuat kamu sangat bahagia"

Sedangkan Tania hanya diam saja melihat ke arah Haris, biar bagaimanapun dia tidak ingin rumah tangganya yang baru saja seumur jagung kandas begitu saja. Dia tidak ingin terjadi perceraian.

"Kenapa kamu diam saja, jawab aku Tania...!" ucap Haris dengan suara yang agak tinggi

"Aku tidak tahu lah, aku masih bingung... biar saja semua mengalir sesuai dengan yang di kehendaki, aku tidak bisa berbuat apa-apa"

Kepala Tania benar-benar sangat sakit jika memikirkan masalah rumah tangganya ini belum lagi masalah dengan mertuanya.

"Baik, tapi kamu harus ingat suatu saat nanti aku akan menagih janji kamu itu..." setelah mengatakan itu Haris pun segera pergi dari sana,

Setelah kepergian Haris, Tania pun bergegas ke kamar mandi dia butuh mencuci muka agar kembali segar dan mungkin dia juga akan mandi agar sisa bau dari Haris menghilang dari tubuh nya.

Berdekatan dengan pria itu selalu membuatnya melupakan semua, mungkin Haris adalah sebuah virus yang harus dia hindari.

Setelah membersihkan diri Tania segera turun untuk memasak makan malam, dia hanya memasak makanan sederhana saja apalagi bahan-bahan di kulkas juga sudah mulai habis karena mbok Yun belum ke pasar lagi.

Setelah selesai memasak dan merapikan semuanya dia pun bergegas masuk kamar untuk berganti baju, waktu makan pun tiba. Tania turun dan melihat Haris sudah duduk dengan tenang di kursi miliknya, sedangkan Andra tidak terlihat sama sekali entah pergi kemana pria itu.

" Pah, apa mas Andra malam ini lembur...?" tanya Tania

Jujur saja jika sedang berdua dengan Haris dia merasa tidak nyaman dia takut pria yang ada di hadapannya ini malah lupa segalanya.

Sedangkan Haris benar-benar tidak suka dengan pertanyaan Tania barusan, jujur saja dia sangat cemburu ketika Tania menanyakan tentang pria lain di depannya.

"Andra itu hanya karyawan biasa mana ada dia lembur sampai malam begini..." ketus Haris

"Kalau memang mas Andra tidak lembur terus dia kemana dong... kenapa dia masih belum pulang juga...?" Tania malah bertanya seperti itu tapi dia tidak peka dengan wajah yang sudah sangat menyeramkan yang kini menghiasi wajah Haris.

"Kamu pikir aku tahu dia pergi kemana... Andra itu bukan anak kecil lagi yang harus terus diawasi, bahkan kamu saja istrinya sendiri kenapa tidak tahu dia pergi kemana..." bentak Haris

"Maaf pah, perasaan ku entah kenapa tidak enak.. Aku hanya takut terjadi sesuatu dengan mas Andra" ucap Tania yang kini menundukkan kepalanya.

Mereka pun akhirnya segera memulai makan malam tanpa suara sedikit pun, hanya terdengar suara sendok dan garpu saja yang saling beradu dengan piring.

Suasana menjadi sangat mencekam baik Haris maupun Tania tidak ada yang mau bersuara, Haris yang kesal dan sangat malas mengajak Tania berbicara, sedangkan Tania yang menelan makanannya asal-asalan.

Saat ini kepalanya penuh dengan pertanyaan dimana suaminya itu berada, apa yang di lakukan Andra sampai dia belum pulang padahal waktu sudah malam.

Dia benar-benar sangat gelisah apalagi jika membayangkan sesuatu terjadi dengan Andra, dia juga tahu kalau sangat tidak mungkin Andra akan menghubungi nya dan memberi tahukan tentang keberadaan nya.

Sementara di sebuah apartemen mewah tengah terjadi sebuah pergulatan yang sangat panas antara laki-laki dan juga perempuan, keduanya berlomba untuk segera mendapatkan puncak kenikmatan. Keringat sudah membasahi tubuh polos keduanya, tapi belum ada tanda-tanda kalau mereka akan segera mengakhiri kegiatan panas mereka ini.

"Aaaah... kenapa kamu sangat nikmat sekali Rina.." racau Andra yang kini tengah menikmati surga dunia yang di berikan Rina kepadanya.

Setelah beberapa hari mengejar dan menggoda janda satu ini, akhirnya hari ini setelah pulang dari kantor Rina mengajaknya untuk pergi ke apartemen dan tentu saja Andra tidak menolaknya sama sekali.

"Kamu juga sangat hebat mas, jujur saja aku belum pernah bertemu dengan lelaki segagah kamu.." sahut Rina yang kini sedang menikmati permainan Andra yang sangat hebat bahkan Andra bisa membuatnya mencapai kenikmatan berkali-kali.

Rina benar-benar merasa sangat beruntung mendapatkan tugas dari Haris, selain mendapatkan bonus yang sangat besar dia juga bisa mendapatkan kenikmatan yang Andra berikan.

"Rin aku akan sampai..." sahut Andra yang semakin bersemangat menggoyangkan pinggulnya dia dapat merasakan kalau miliknya di cengkram erat oleh milik Rina di dalam sana dan itu membuatnya semakin nikmat.

"Aku juga akan segera sampai mas..." ucap Rina yang kini sudah merem melek karena kenikmatan yang di berikan Andra.

"Kita keluar sama-sama ya sayang..." ucap Andra yang semakin mempercepat tempo permainannya.

Dan setelah cukup lama terdengar lenguhan panjang dari keduanya, pergulatan mereka pun di akhiri dengan pelepasan yang sangat dahsyat. Andra kembali melumat bibir Rina yang begitu terasa sangat manis, entah kenapa dia sama sekali tidak ingin mengakhiri aktivitas panas mereka ini.

1
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
lempar saja istrimu yg cegeng itu ke planet mars ndra, kesel baca masak tania bisanya nangis tok, ayo thor bikin tania kuat, berani, cantik biar andra kapok dan nyesel
Marina Tarigan
gitu ya
Marina Tarigan
Rosanya gimana zekarang letaknya di awangw atau dibawah tanah
Marina Tarigan
lanjuuuuut apapun itu kalian sdh sama2 bahagia lavipun oTania zelama kamu bersama Andra kamu dibuat seperti anjing selalu disikda dan dihina jgn terus cari masallah
Marina Tarigan
lanjut pasti sembuh kembali
Marina Tarigan
lanjut makin seru linxungi yg tdk bersalah 💪
Marina Tarigan
ke apa kamu tdk menyiksa rosa biadap semoga anak dan istrimu meninggal sia2 kamu orang berkuasa kasihan amu Tania yg selalu disakiti dan punya suami lemot amat
Marina Tarigan
lenyelidikan siapa Tania terkendala karena setiap kerjanya cuma bercocok tanam terus laki2 setengah abat seperti hari.au sangat ganas masa wanita hamil 7 bln kembar lagi dikerjai ber. jam2
Marina Tarigan
maunya siksa wanita ular itu didepan istrimu supaya tahu rasa.
Marina Tarigan
bpkmu Pak Harris pasti bangga Andra walau bagaimana pun pak Harris sangat mengasihimu sbgai anaknya karena sejak lahir kamu .eteka yg merawat kamu dgn penuh kasih sayang karena namamu ada di daftar keluarga
Marina Tarigan
jgn sakiti pikiranmu Tania Rosa wanita jalang psikopat cari gara2 nanti pulang suamimu terangkan semua
Marina Tarigan
mknyanya pak bos cemburu wajar karena takut kehilangan tapi mengeluarkan kata2 kasar yg belum tentu benar malah jadi perpecahan
Marina Tarigan
cemburu boleh bos tapi mengeluarkan kata yg menyakitka n karena cemburu itu sdh keterlaluan apalagi istri sedang hamil
Marina Tarigan
aturannya wanita seperti itu kamu langsung timpuk kepalanya dhn sepatumu baru tahu rads
Marina Tarigan
ngidam ecstrim bisa nyaws melayang
Marina Tarigan
lanjut ceritanya lucu
Marina Tarigan
bos besar jadi pengemis minta mangga muda ke rmh orang lain benar2 ngidam istri nrengsek banget
Marina Tarigan
mulai kenyataan Andra siapa orang tua kandungnya zemoga berubah sifatnya ke lebih baik serius bekerja dan jgn main wanita terus
Marina Tarigan
sama2 kemoceng
Marina Tarigan
memang kalau keparst temu sm keparat pasti jafi ketupat penyet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!