Nadeo Gibran Erlangga berniat untuk melamar Arzela Kayzel Atharva, yang selama ini dia klaim sebagai jodohnya.
Namun Nadeo terpaksa harus mengubur impiannya itu demi membalas budi pada keluarga yang sudah merawat dan membesarkannya selama ini.
Nadeo harus menikah dengan Sabrina Eleazar menggantikan sang adik yang kabur di hari pernikahannya.
Arzela hancur dan patah hati, namun ia harus tetap mengikhlaskan cinta pertamanya itu menikahi Sabrina yang tak lain adalah sahabatnya sendiri.
Akankah Nadeo bertahan dengan pernikahannya setelah tahu kebenaran yang selama ini tersembunyi?
Ataukah justru takdir mempersatukan Nadeo dan Arzela kembali?
Sekuel Belenggu Cinta Pria Beristri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 14
"Karena Kamu kabur di hari pernikahanmu, aku lah yang harus menggantikanmu. Mommy-mu memaksaku untuk menikahi Sabrina."
Nadeo mengepalkan erat tangannya. Mengingat kejadian itu, membuat amarahnya kembali mendidih. Hari di mana ia membuat Arzela meneteskan air matanya.
Dan semua ini karena Gentala. Gentala lah penyebab kekacauan yang terjadi dalam hidup Nadeo dan Arzela.
Andai Gentala tidak kabur, andai adiknya itu bersikap gentleman. Semua kekacauan ini tidak akan terjadi. Mungkin Arzela lah yang saat ini menjadi istri Nadeo.
Gentala melebarkan bola matanya, ia tak percaya dengan ucapan kakaknya. Namun melihat raut wajah Nadeo yang terlihat sangat marah dan kecewa menunjukkan jika ucapan kakaknya itu tidak main-main.
"Maafkan aku, Kak. Aku benar-benar tidak berpikir Mommy akan bertindak sejauh itu," ucap Gentala disertai wajah penyesalannya.
Gentala benar-benar merasa bersalah karena membuat Nadeo harus menanggung semua kesalahannya. Mommy-nya benar-benar keterlaluan. Gentala semakin membenci Mommy-nya.
Sejak awal Harleya selalu mengatur hidup Gentala. Bahkan Mommy-nya itu memaksa Gentala untuk sekolah kedokteran, padahal Gentala lebih tertarik dengan bisnis. Harleya selalu ingin Gentala lebih unggul daripada Nadeo, Harleya tidak pernah berpikir jika hal itu membuat hidup Gentala tertekan.
Puncaknya saat Harleya meminta Gentala untuk mendekati Sabrina. Awalnya Gentala tidak menolak karena Sabrina gadis yang baik hati, lemah lembut dan sangat sopan. Apalagi Sabrina adalah salah satu sahabat sepupu kesayangannya, Arzela. Menurutnya tidak masalah menjadikan Sabrina kekasih.
Namun seiring berjalannya waktu, sifat Sabrina sesungguhnya mulai terkuak. Sabrina ternyata memiliki dua kepribadian yang sangat bertolak belakang dengan sifatnya yang selama ini terlihat. Sabrina diam-diam memiliki rasa iri pada Arzela.
Sabrina ingin merebut semua yang Arzela miliki, termasuk orang-orang yang menyayangi Arzela.
Dan Gentala megetahui fakta itu saat tidak sengaja mendengar ucapan Sabrina dengan seseorang di telpon. Gentala dengan jelas mendengar jika Sabrina ingin menghancurkan hidup Arzela.
Gentala tidak memberitahu Arzela, karena ia yakin sepupunya itu tidak akan percaya jika tidak ada bukti, apalagi Sabrina adalah sahabatnya. Gentala akhirnya menyelidiki Sabrina untuk memberikan bukti pada Arzela.
Namun nahasnya, Sabrina mengetahui jika Gentala mulai mencurigainya. Tanpa sepengetahuan Gentala, Sabrina melakukan penjebakan menggunakan obat perangsang supaya Gentala menyentuhnya.
Dengan begitu selamanya Gentala akan terikat dengan Sabrina, dengan dalih tanggung jawab karena sudah merenggut kehormatan Sabrina.
Sampai akhirnya tepat di hari pernikahannya, Gentala mengetahui fakta yang sangat menjijikkan. Gentala melihat Sabrina tengah berhubungan intim dengan Rako, daddy-nya sendiri.
Tidak hanya itu saja, Gentala juga tidak sengaja mendengar jika Sabrina adalah pelaku yang sudah melakukan penjebakan padanya waktu itu.
Gentala awalnya merasa bertanggung jawab karena sudah mengambil kehormatan Sabrina, namun saat mengetahui jika Sabrina sendiri lah yang menjebaknya, tidak ada lagi sedikitpun rasa ingin bertanggung jawab pada wanita murahan itu. Karena dengan kesadaran penuh, Sabrina sendiri yang menyerahkan kehormatannya.
"Andai saja waktu itu Kamu tidak kabur, dan Kamu mengatakan yang sejujurnya, semuanya tidak akan kacau seperti ini," lirih Nadeo. Pria itu menatap penuh kecewa pada adiknya.
"Maafkan aku, Kak. Sebenarnya aku mau jujur, tapi daddy melarang ku."
"Maksud Kamu apa? Jadi, Daddy tahu semua ini?"
Anggukan Gentala berhasil membuat Nadeo shock, napasnya nyaris tercekat di tenggorokan. Hatinya perih bak palu godam menghantam tepat di ulu hatinya.
"𝘑𝘢𝘥𝘪, 𝘋𝘢𝘥𝘥𝘺 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘢𝘸𝘢𝘭, 𝘋𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢 𝘴𝘦𝘯𝘨𝘢𝘫𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘢𝘭, 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘎𝘦𝘯𝘵𝘢𝘭𝘢."
Arzelo yang sejak tadi diam saja kini mengepalkan erat tangannya.
"𝘚𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘫𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢."
...----------------...
Sementara itu di kediaman Erlangga, Harleya dan Elang kembali berdebat. Setelah kaburnya Gentala, dan perginya Nadeo dari keluarga mereka, membuat hubungan keduanya merenggang.
Elang dan Harleya saling mendiamkan. Keduanya sama-sama saling menyalahkan satu sama lainnya.
"Mas, mau sampai kapan Kamu mendiamkan ku?" Harleya yang tidak tahan didiamkan suaminya akhirnya mengalah dan mencoba membuka obrolan lebih dulu.
"Sampai Nadeo mau kembali ke rumah ini lagi."
Elang benar-benar merindukan Nadeo, walaupun Nadeo bukan putra kandungnya, tapi sejak kecil ia yang merawat dengan tangannya sendiri. Namun rasa bersalah di hatinya jauh lebih besar dari sekedar merindukan putranya.
Harleya berdecak kesal, meminta Nadeo kembali ke rumah ini sama saja dengan merendahkan harga dirinya, dan Harleya tidak akan pernah melakukan itu.
"Mas, Dia yang ingin pergi. Bukan aku yang mengusirnya. Kalau Kamu ingin dia kembali, Kamu bilang saja pada putra kesayanganmu itu," ucap Harleya dengan kesal.
Lagi-lagi Nadeo, Harleya semakin muak dengan putra angkatnya itu. Walaupun Nadeo sudah pergi dari rumahnya, namun tetap saja Elang selalu membahas putranya itu.
"Tapi dia tidak akan kembali, kalau bukan Kamu yang memintanya, Leya. Kamu sudah menghancurkan hidupnya. Apa Kamu tidak pernah merasa bersalah?"
Harleya memutar bola matanya malas. Sedikitpun ia tidak menunjukkan rasa bersalahnya. Sejak Gentala hadir ke dunia ini, Nadeo hanyalah anak angkat yang terpaksa ia besarkan karena Elang. Dan saat Elang selalu membandingkan Gentala dan Nadeo, sejak saat itulah Harleya membenci kehadiran Nadeo.
"Untuk apa aku merasa bersalah? Lagian semua ini terjadi atas persetujuan dia juga." Harleya tetap bersikukuh pada pendiriannya. Kepergian Nadeo bukanlah kesalahannya.
Elang mengusap wajahnya kasar. Ia sudah tidak tahu lagi harus menyadarkan istrinya dengan cara apa. Harleya terlalu keras kepala untuk dinasehati.
"Terserah Kamu. Aku sudah capek, aku lelah menghadapi sifat Kamu yang keras kepala."
Elang hendak meninggalkan Harleya, namun ucapan Harleya membuat langkahnya terhenti.
"Kenapa Kamu selalu membela Nadeo, dia bukan siapa-siapa Kamu," ucap Harleya penuh penekanan. "Gentala putra kandung Kamu, Mas. Saat ini bahkan keberadaannya tidak diketahui, tapi Kamu sama sekali tidak mengkhawatirkan nya."
Harleya benar-benar kecewa dengan Elang, bagaimana caranya ia bisa menyayangi Nadeo, sedangkan Elang selalu membeda-bedakan kedua putranya.
"Tuan Elang tidak mengkhawatirkan putranya, karena sejak awal Dia tahu keberadaan putranya." Harleya dan Elang sangat terkejut dengan kehadiran seseorang yang tiba-tiba saja masuk ke dalam rumahnya.
"Dan Anda salah besar jika beranggapan Tuan Elang lebih menyayangi aku daripada putra kandungnya sendiri," ucapnya lagi.
"Nadeo, apa maksud Kamu?"
"Seorang ayah yang benar-benar mencintai putranya, tidak akan pernah menumbalkan salah satu putranya demi kebahagiaan putranya yang lain."
Deg
Hati Elang sangat sakit mendengar ucapan putranya karena Elang tahu maksud ucapan putranya itu.
"Deo, maafkan Daddy. Daddy---"
"Maaf, aku menginjakkan kaki lagi di rumah ini. Aku ke sini hanya untuk menagih janji Anda, Nyonya Harleya."
Tidak sedikitpun Nadeo menatap Elang. Hatinya terlalu sakit untuk sekedar menatapnya. Bayangan Elang yang selalu menyayanginya hancur berkeping-keping, karena satu kesalahan Elang yang berhasil menghancurkan hidup Nadeo.
𝘛𝘰 𝘣𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘦𝘥
zela hmil.....deo blm slsai pula sm tu nnek shir....ccckkk......ksian zela sm anknya nnti....
gtu jwbnya kl kthuan sm istrinya....🤮🤮🤮.....
jgn cm omong doang y deo...km msti bnrn ngsih pljrn sm tu nnek shir....
thoooorrrr....lo bs yg rekan klakuan duo iblis mnjijikkan viralkan videox biar seruuuuu
krna jalang spertix tu su g py malu jd klakuan" bejadx hrs d viralkan, biar d hujat byk nitizen
bc d bab ni z lgsg muntah 🤮🤮🤮
sngat....sngaaàaatttt mnjijikkan
bner" jalaaaaangggg😠😠😠