sakit, perih, air mata yang terus di tahan oleh seorang gadis cantik, yang memutus kan untuk tinggal sendiri jauh dari keluarga nya.
kelina adalah seorang gadis cantik, yang cerdas, kelina mempunyai orang tua yang begitu menyayangi nya dan mencintai nya, namun setelah adik nya lahir, kelina Tidak pernah lagi merasakan kasih syang itu.
apa kah penyebab orang tua kelina menjadi seperti itu, dan kenapa rasa sayang nya menghilang setelah kelina mempunyai adik.
ada mesteri apa kah di balik semua sikap orang tua kelina, marinkita saksikan cerita nya, dan tolong like, follow dan komen yah.
terimakasih semoga, novel ku bisa menghibur kalian☺️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Achlys_Bellona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab14
Betapa terkejut nya, sat teman teman nya melihat Kalina di penuhi dengan darah, dan terlihat menyeret kaki nya.
" kell are you okey? " tanya Vani
" Kalina lu kenapa astaga kaki lu" ucap ziel panik
" ayo masuk, kita ke rumah sakit sekarang " ucap Vani
ziel dan Vani pun memapah kelina untuk masuk kedalam mobil, kali ini yang menyetir mobil adalah Vani.
" Van dengerin gue, apa pun yang ada di depan lu jangan berhenti, terobos aja apa pun yang terjadi jangan pernah berhenti " ucap Kelina menahan sakit.
Vani tidak menjawab ucapan kelina, tanpa basa basi Vani langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.
Tak lama terlihat segerombolan laki laki di depan, namun Vani mengingat ucapan kelina, tanpa rem sedikit pun kelina trus gas mobil nya dan Tidak memperdulikan siapa yang ada di depan mereka.
" sial, dia masih ada " ucap kelina
" emang bajingan siapa sih, trobos aja Van" ucap ziel
" gue butuh penjelasan dari lu Kel, setelah lu masuk rumah sakit lu harus jelasin ke kita berdua " ucap Vani dengan menginjak pedal gas tanpa rem sama sekali.
20 menit berlalu, kini mereka bertiga sudah di depan rumah sakit, jam menunjukan pukul 01:14.
Dok..
Dok..
Dokter.....
" cepat bantu teman saya " teriak ziel.
Ziel sangat terlihat panik, karna darah yang keluar dari kaki kelina sangat banyak, ziel takut kelina Tidak bisa bertahan karna banyak nya darah yang keluar.
Kelina pun terlihat sangat lelah, mata nya sayu dan merah, meski bagitu kelina tahan rasa sakit nya dan Tidak memejamkan mata.
" sus capat, kita harus bertindak ini sudah cukup lama " ucap sang dokter.
" maaf kak, kalian tunggu di luar dulu yah, agar kita bisa fokus dalam tugas yang akan kami kerjaan " ucap sang suster.
" iya sus, saya mohon, mohon sekali untuk bisa menyembuhkan teman saya " ucap Vani
" baik kak" ucap suster lalu masuk.
_flashback saat Vani dan ziel menyadari kelina sudah Tidak ada di dalam mobi_
saat kelina berkelahi dengan pria pria tersebut, tepat nya saat pertama kali peluru di tembakan ke arah kaki kelina, membuat ziel terbangun.
" Allahuakbar, itu suara apa anjir " ucap ziel mengelus dada nya karna kaget
" loh Kel? Kalina " ucap ziel yang menyadari kelina tidak ada dalam mobil.
" Van Van bangunn, kelina gak ada" ucap ziel membangun kan Vani
setelah beberapa saat ziel mencoba membangun kan Vani, Vani pun terbangun dan mengucek ucek mata nya.
" apa sih Zie, ngantuk tau " ucap Vani
" loh ko berhenti, kanepa ini? " tanya Vani yang menyadari Mobil nya Tidak berjalan
" iya itu, ini kelina kemana, kenapa kita di tinggal " ucap Vani
" hah.., kemana ko bisa gak ada" ucap Vani
" gue gak tau gue bangun karna dengar suara tembakan, gue takut " ucap ziel
" lu tenang mending sekarang kita cari kelina dulu, siapa tau dia ada di lua...." ucapan Vani terhenti saat mendengar suara tembakan berturut turut
Dor...
Dor....
Dor.....
Suara tembakan tersebut saat di mana kelina menembaki pria pria yang ingin mendekati, dan menyerang kelina saat kelina menghajar para laki laki tersebut
" astagfirullah, itu suara tembakan lagi " ucap Vani
" ayo ayo keluar, gue takut kelina kenapa kenapa " ucap ziel
" lagian tuh anak kemana sih ah" ucap Vani takut mengingat tembakan tersebut
mereka terus memanggil nama kelina, berkali kali, sampai akhir nya ada seorang perempuan, berjalan perlahan dengan kaki yang di seret, yah itu lah orang yang mereka cari yaitu Kelina