NovelToon NovelToon
Mr.Mafia And Tough Woman

Mr.Mafia And Tough Woman

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Mafia / CEO / Action / Cintamanis / Romansa / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: hofi03

Daniella Dania wanita tangguh yg hidup sebatang kara harus mengalami peristiwa yang membuat dunianya runtuh kesucian nya di ambil oleh pria yg tidak dia kenal di malam kelulusan nya karna jebaka seseorang yg tidak menyukai nya di sebuah hotel nega A

Calix Matthew Batrix pria super tampan,cuek, dingin tak tersentuh orang paling berpengaruh baik di dunia atas atau bawah CEO BATRIX GRUP dan pemimpin mafia Eropa dan asia BLACK DRAGON.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENCARIAN

Sepuluh jam mengudara, Dania akhirnya menginjakkan kaki di Negara Y. Udara dini hari yang dingin menusuk tulang, namun hatinya terasa sedikit lebih lega. Jarak ribuan kilometer kini memisahkannya dari tragedi di kamar 909.

"Sebuah hotel dekat bandara saja dulu," gumamnya lelah. Ia menyeret kopernya menuju taksi. "Besok aku harus mulai mencari rumah permanen. Aku tidak boleh meninggalkan jejak digital di sini.

Di belahan dunia lain, tepatnya di ruang kerja puncak gedung Batrix Group, Calix Matthew Batrix duduk dengan kaku. Fokusnya pada dokumen di atas meja mendadak buyar saat suara ketukan pintu terdengar.

"Masuk," sahutnya, dingin dan tajam.

Samuel melangkah masuk dengan napas sedikit tertahan. Ia meletakkan sebuah map cokelat di hadapan bosnya. "Tuan, ini data yang Anda minta mengenai wanita itu."

Calix segera menegakkan punggung. Saat jemarinya menyentuh map itu, jantungnya tiba-tiba berulah.

Deg. Deg. Deg.

Calix mengepalkan tangan kiri dan menekannya ke dada. Ada apa denganku? Kenapa jantungku berdetak seperti genderang perang hanya karena sebuah map? Apa organ ini sudah rusak dan harus diganti? batinnya heran.

"Tuan? Anda baik-baik saja? Wajah Anda sedikit... aneh," Samuel bertanya dengan nada khawatir yang tulus.

Calix tersentak dari lamunannya. Ia menatap Samuel dengan tatapan membunuh. "Kau mau mati, Sam? Berhenti berteriak di depanku!"

"Maaf, Tuan," Samuel menunduk dalam. Ia tahu betul siapa pria di depannya. Samuel berhutang nyawa dan masa depan pada Calix sejak insiden preman 13 tahun lalu. Tanpa Calix, ia dan adiknya, Mikhayla, mungkin sudah membusuk di jalanan. Kesetiaannya pada Calix adalah harga mati.

Calix membuka map itu. Matanya terpaku pada sebuah foto.

Nama: Daniella Dania

Umur: 21 Tahun

Status: Lajang

Pendidikan: Lulusan terbaik (S.M. & S.KED)

Pekerjaan: Pemilik D’Bakery

"Daniella Dania..." Calix mengecap nama itu di lidahnya. Mine, batinnya posesif. Namun, senyum tipis di wajahnya segera lenyap saat ia melihat lembar berikutnya yang hampir kosong.

Calix menatap Samuel dengan tajam, menuntut penjelasan.

"Maaf seribu maaf, Tuan," Samuel bergegas menjelaskan sebelum bosnya meledak. "Hanya itu yang bisa kami temukan. Informasi pribadinya terkunci rapat oleh enkripsi tingkat tinggi. Tim IT kita bahkan menyerah—laptop mereka terbakar saat mencoba menembus pertahanan digitalnya. Nona Dania... dia bukan orang sembarangan."

Calix terdiam. Rasa penasarannya berubah menjadi kekaguman yang berbahaya. "Wanita ini... dia menantangku."

Ia berdiri mendadak, menyambar jasnya. "Siapkan mobil. Sekarang."

BAB 13: Rumah yang Kosong

Perjalanan 45 menit menuju kediaman Dania terasa seperti keabadian bagi Calix. Mobil mewah itu berhenti di depan sebuah rumah minimalis yang asri, dikelilingi bunga mawar yang mekar indah. Sangat kontras dengan pemiliknya yang misterius.

Pak Ujang, yang sedang membersihkan halaman, mengernyit bingung melihat mobil asing itu. "Cari siapa, ya, Den?" tanyanya saat Samuel turun dari mobil.

"Saya Samuel. Kami ingin bertemu dengan Nona Dania," ujar Samuel sopan sambil melirik ke arah kaca gelap mobil di mana Calix duduk memantau.

Pak Ujang menghela napas panjang, wajahnya berubah sendu. "Walah, Den. Non Dania sudah pergi tadi pagi-pagi sekali."

Samuel tersentak. "Pergi? Ke mana?"

"Kurang tahu, Den. Non Dania cuma bilang mau pergi jauh dan lama. Dia bawa koper besar sekali. Katanya rumah ini dititipkan ke saya untuk dijaga," jawab Pak Ujang.

Dunia Samuel terasa runtuh seketika. Mati aku! Tuan Calix tidak akan suka ini, batinnya menjerit. Ia segera kembali ke mobil dan melaporkan berita buruk itu dengan suara bergetar.

"Tuan... Nona Dania tidak ada. Penjaga rumahnya bilang dia pergi membawa koper besar pagi tadi."

Calix tidak menjawab. Matanya yang tajam menatap rumah kosong itu seolah ingin membakarnya dengan pandangan. Tanpa aba-aba, Calix membuka pintu mobil dan keluar. Aura kemarahannya begitu pekat hingga Pak Ujang yang hendak melarangnya pun mendadak kaku ketakutan.

"Jangan menahanku jika kau masih ingin melihat matahari besok," gumam Calix dingin saat melewati Pak Ujang.

Samuel segera menahan lengan Pak Ujang agar tidak terkena amukan tuannya. "Biarkan saja, Pak. Bos saya sedang tidak dalam suasana hati yang baik."

Calix berdiri di depan pintu rumah Dania yang terkunci. Ia kehilangan wanita itu. Untuk pertama kalinya dalam hidup, ada sesuatu yang lolos dari genggamannya.

"Kau pikir kau bisa lari dariku, Dania?" bisik Calix dengan nada yang menjanjikan perburuan besar. "Ke mana pun kau pergi, aku akan menemukanmu. Dan saat itu terjadi, aku tidak akan membiarkanmu bernapas tanpa izinku."

Calix Matthew Batrix tidak pernah meminta izin. Ia melangkah dengan sepatu handmade-nya yang mengkilap, memecah kesunyian rumah Dania yang tenang. Samuel, sang asisten setia, bergerak lebih cepat. Ia menghampiri Pak Ujang yang masih mematung.

"Kunci rumah ini. Berikan sekarang," tuntut Samuel. Suaranya rendah namun penuh penekanan yang membuat bulu kuduk berdiri.

"Tapi Tuan... Nona Dania tidak mengizinkan—"

Samuel memotong kalimat Pak Ujang dengan tatapan sedingin es. Wajahnya yang biasa tenang kini memerah menahan amarah yang tertular dari tuannya. "Jangan membuatku mengulangi perintahku, Pak Tua. Kesabaran bosku ada batasnya."

Gemetar, Pak Ujang menyerahkan serangkaian kunci perak itu. Samuel segera menyusul Calix dan membuka pintu utama dengan satu gerakan tegas.

"Siapa sebenarnya mereka? Apa rumah ini akan dirampok?" bisik Pak Ujang lirih, hanya bisa memandangi pintu yang tertutup dari kejauhan dengan jantung berdebar kencang.

Di dalam rumah, aroma vanilla—aroma khas Dania—langsung menyapa indra penciuman Calix. Ia mengedarkan pandangan ke ruang tamu yang didominasi warna abu-abu kalem. Sangat elegan, sangat mencerminkan wanita yang sanggup meretas sistem IT perusahaannya.

"Sam," panggil Calix tanpa menoleh. Suaranya bergema di ruangan yang sunyi itu. "Hubungi Satria sekarang. Katakan padanya, aku tidak menerima kegagalan. Cari jalur keberangkatan Dania. Darat, laut, udara—periksa semuanya!"

"Baik, Tuan."

Samuel segera menjauh dan menghubungi Satria. Di seberang sana, suara malas seorang pria terdengar di antara dentum musik klub.

"Halo... ada apa, Sam? Mengganggu waktu party-ku saja," suara Satria terdengar santai.

"Tutup mulutmu dan dengarkan, Satria," potong Samuel tajam. "Bos memerintahkanmu mencari jejak Nona Dania. Sekarang juga. Lacak semua manifes keberangkatan hari ini."

Satria langsung terlonjak dari sofa empuknya, membuat para wanita di sekelilingnya terheran. "Apa? Nona Dania? Wanita misterius kamar 909 itu?"

"Ya. Dan dengarkan ini baik-baik," Samuel menjeda, suaranya memberat. "Malam ini informasinya harus ada di meja Tuan Calix. Jika gagal... kau tahu sendiri bagaimana cara bos menghabisi pengkhianat atau orang yang tidak berguna."

Glek. Satria menelan ludah dengan susah payah. Bayangan wajah dingin Calix saat memegang senjata api melintas di benaknya.

1
Lily Formosa Lily
egois bnget ibu nya
Lily Formosa Lily
egois bnget dania memisahkan ank dngn bpak nya
Maa Yanti Maa Yanti
runtuh sudah harga diri calik 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
ngidam anak calik mh sllu diluar angkasaaa 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
seruuu thoorr klau azura dijodohin ama caisar 😍🫶 tpi calik g setuju 🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
tanda" adek tuk baby triple 😍🥰
Maa Yanti Maa Yanti
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
om sam oh om Sam blum tahu kasiat obt itu 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
ngakaaakkkk s bnget s centil azura 😘🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
ikut sediih 😭😭😭😭
Maa Yanti Maa Yanti
ngaaaakaaaaqkkkk bngett thotrrr 😘🥰🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
lucuuu bngetttt ih 😍😘 dasaaarr bocil 4 literrrr bikin heboooh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
butan denduttt abang " dn jula tpi gemoyyy unyuuuu 😘🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
masyaa Allah tabarakallah lucuuu ganteng dn cantik anak " nya 😍🥰 comeeelllll bngetttt geeemeesss 😘
Deasy Megaputri
awalnya ngga tau, ntar lama2 malah sering modus kayak calix 😂
Ningsih Gedeona
kadang bingung baca crrita inikatanya uda tau ada pengkianat tapi ga mau suru anak. buah jaga, masa tunggu hilangbdulu.....
ulfa lingga
pasti obat aneh2 ya 🤣🤣🤣
Warni: Hahahahaha😱
total 1 replies
Gani Bambang
kasian xalik
Las3_@ina
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!