NovelToon NovelToon
Hasrat Kakak Ipar

Hasrat Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat / cintamanis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:29.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

KHUSUS AREA DEWASA!

"Wanita itu menyuruhku untuk melupakan adegan panas yang dilakukan dengannya semalam?
yang benar saja!!.."

"Tidak semudah itu
nona Kaira!..." (Arka)

Seharusnya tak harus terjadi tapi memang itu kenyataannya, Kaira menyukai sosok lelaki tampan blasteran New York (Arka Bryanditama) sekaligus kakak ipar juga pria yang sempat ia tolak dulu saat dijodohkan dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

Saat Arka hendak keluar kamar handphonenya kembali berdering, ia berdecak sekilas sambil memutar badan. "Apalagi Indah......"

Arka melihat layar handphone rupanya bukan panggilan dari Indah melainkan papa Rangga mertuanya. "Ya hallo pah..."

"Arka papamu bilang kalian berdua tidak menginap di rumah Ditama, sekarang dimana?." Ujar Rangga dari seberang.

Arka dibuat gelagapan takutnya papa mertua berfikir kemana-mana. "Tadinya Kaira mau dibawa ke rumah mereka, tapi Kaira menolak jadi kita berdua menginap di apartemen, apartemenku sendiri pah.."

"Apartemenmu?." Ulang Rangga.

"Iya... Apa Kaira belum memberi tahu?."

"Belum Arka, makanya papa tanya sama kamu..." Jawab Rangga.

Arka hanya manggut-manggut saja.

"Apa Kaira merepotkanmu di sana?."

"Tidak..."

"Oke, tolong jaga Kaira ya papa titip sama kamu.." Lanjut Rangga.

"Tenang saja.."

"Terimakasih Arka..." Ucap Rangga.

"Ya pah.."

Panggilan pun berakhir..

Arka melemparkan handphone ia baru bisa bernafas lega setelah panggilan selesai. Rasanya berdebar layaknya Arka membawa kabur seorang gadis ke penginapan lalu terciduk papanya. "Aaahh khayalanku kejauhan...."

Lelaki itu keluar kamar sekilas menatap kamar sebelah yang hening. "Apa wanita ini sudah tidur?."

Dilihat jam dinding baru menunjukkan pukul 07:35 malam. "Sepertinya belum..."

Arka tak peduli ia melangkah menuju dapur berkutat dengan bahan makanan untuk makan malam mereka berdua.

Tidak lama makanan sudah tertata rapi di meja makan, Arka melirik kamar Kaira yang tak kunjung terbuka. Lelaki itu mengirim pesan lewat handphone kepada Kaira untuk menyuruhnya makan.

Sambil mengeringkan rambut dengan handuk, Kaira melihat pesan masuk pada handphonenya. "Ck, dekat-dekat ngomong lewat pesan!.."

Setelah berpakaian usai mandi, Kaira keluar kamar melangkah menuju dapur. Di meja makan terlihat Arka menatap Kaira yang berjalan tanpa ekspresi seperti biasa.

"Ah, tatapan itu membuatku tak nyaman sekali.." Batin Kaira seraya duduk.

Kaira tersenyum sekilas sebelum melahap makanan, ia sesekali melirik ke arah Arka yang masih menatapnya. "Kenapa kau masih menatapku begitu?..."

"Apa yang kau lakukan?.." Ujar Arka dengan tatapan mengintimidasi Kaira.

"Makan..."

"Ck, selama di kamar!..." Timpal Arka.

"Apa aku harus memberitahu kegiatan wanita kepadamu?." Balik tanya Kaira.

"Kenapa kau belum memberitahu om Rangga bahwa kau menginap di apartemenku?."

"Ah itu..." Kaira meletakkan sendoknya.

"Kenapa?.."

"Hanya belum saja nanti aku akan bicara.." Balas Kaira.

"Cepat bicara dengannya, aku tidak mau dia berfikir sesuatu terhadap kita!.." Tegas Arka sambil menatap tajam Kaira.

"Oke..." Jawab malas Kaira.

Setelah bicara Arka melahap makanan, kini Kaira yang menatap lekat wajah tampan lelaki itu. Tatapan mata indah Kaira tertuju pada bibir Arka terlihat lembut dan sexy sekali, Kaira menelan salivanya ia bahkan menutup bibir akan pikirannya yang menerawang jauh kemana-mana.

"Kenapa saat dia menggigit makanan terlihat sexy sekali?..." Batin Kaira frustasi bahkan dalam benaknya kue yang digigit Arka adalah bibirnya.

BRAK!!...

"Ini gila!..." Pekik Kaira menggebrak meja, ia sudah tak tahan dengan otaknya.

Terlihat Arka syok akan ulah Kaira. "Apanya yang gila!."

Kaira tersenyum lebar. "Tidak ada, lanjut saja jangan terganggu karena diriku.."

Arka mengerutkan keningnya tak mengerti ucapan Kaira, namun lelaki itu acuh kembali seperti biasa melanjutkan makan malam.

Setelah selesai makan mereka berdua melangkah menuju kamar masing-masing.

"Besok jam 7 kita sudah berangkat ke perusahaan! jangan telat..."

"Oke..." Balas Kaira.

Saat Arka hendak memasuki kamar Kaira menahan lengan kekar lelaki itu. "Seperti biasanya, aku menyukaimu, good night..." Lirih Kaira seraya tersenyum.

"Berhenti mengucapkan kata-kata itu..." Ujar Arka.

"Itu hakku..." Acuh Kaira tak peduli, nyatanya hatinya selalu tenang setelah mengungkapkan perasaan yang dipendam.

Arka terdiam. "Ck wanita ini! apa dia sadar akan ulahnya yang mengkhawatirkan?...." Batin Arka sambil menatap lekat Kaira.

Kaira tak peduli ia hendak memasuki kamarnya, tiba-tiba... PESSS!!!, ruangan seketika gelap gulita karena mati lampu.

"Aaakkhh ya ampun!..." Panik Kaira jantungnya berdebar kencang ia sangat lemah akan kegelapan.

Arka mengetahui jika Kaira takut kegelapan dari mama Luna, ia sontak meraba sekitar. "Kai? aku di depanmu..."

Lengan Arka berhasil Kaira raih, wanita itu langsung memeluk Arka karena ketakutan juga panik yang luar biasa, terdengar sekali oleh Arka akan nafas Kaira yang memburu.

Arka menarik pinggang Kaira erat bahkan tidak ada jarak diantara keduanya, lelaki itu berniat mengantarkan Kaira ke kamarnya.

"Eh ini.... Lenganmu terlalu erat..." Ujar Kaira terbata ia merasa dadanya terlalu rapat dengan tubuh kekar Arka.

"Jika kau tak ku peluk bagaimana masuk kamar!.." Tegas Arka tak mau dibantah.

Kaira seketika terdiam, ia merasakan hawa panas dalam tubuhnya akan posisi mereka berdua.

Bersambung....

Tinggalkan jejaknya sebagai dukungan, kasih saran juga kritiknya di kolom komentar!..🤗

1
Moel Yatie
next Thor
fancha
Luar biasa
komalia komalia
arka nya cocok yang jadi bastian
Anonymous
B
Anonymous
Njalok di remettt pelakor model Alia ngeneki
Henym
Luar biasa
Anonymous
Sean menag lotre 😂😂
Anonymous
Welehhhh sean moduzz 😀😀
Anonymous
😀😀😀
Anonymous
Nyesel lo kaira😀😀
Sedi Listyaning
mana visualnya thor
komalia komalia
waaduuh si arka kena jebakan si indah
komalia komalia
jena jebakan engga
komalia komalia
ngapain nemuin arka
Moel Yatie
next Thor
Sri Siyamsih
bisa" nya dpt kencan tmnya Arka. eh minta d gantiin lg sm Arka.
Sri Siyamsih
iya kan knp jd kaira yg yg yg ....tak sesuau judulah
Sri Siyamsih
inimah bukan hasrat kk ipar tp hasrat adik ipar meski kaira kbykan halunya 😁
komalia komalia
ko mirip kaya cerita siapa tuh yang kencan di gantiiin sama yang jelas jelas jodih nya
komalia komalia
ooh hanya ngelamun kaira di kira
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!