NovelToon NovelToon
My Hot Kakak Ipar

My Hot Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Berondong / Cinta Terlarang / Masalah Pertumbuhan / Slice of Life / Romansa pedesaan / Tamat
Popularitas:399.9k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Ini cerita sederhana seorang pemuda di pedesaan. Tentang masalah pertumbuhan dan ketertarikan terlarang. Punya kakak ipar yang cantik dan seksi, itulah yang di alami Rangga. Cowok berusia 17 tahun itu sedang berada di masa puber dan tak bisa menahan diri untuk tak jatuh cinta pada sang kakak ipar. Terlebih mereka tinggal serumah.

Semuanya kacau saat ibunya Rangga meninggal. Karena semenjak itu, dia semakin sering berduaan di rumah dengan Dita. Tak jarang Rangga menyaksikan Dita berpakaian minim dan membuat jiwa kejantanannya goyah. Rangga berusaha menahan diri, sampai suatu hari Dita menghampirinya.

"Aku tahu kau tertarik padaku, Dek. Aku bisa melihatnya dari tatapanmu?" ucapnya sembari tersenyum manis. Membuat jantung Rangga berdentum keras.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12 - Membolos

Setelah menghabiskan sarapan, Rangga segera mandi. Namun saat bercermin di kamar mandi, dia melihat bintitnya membesar. Rangga merasa tidak percaya diri pergi ke sekolah dalam keadaan begitu.

"Tapi kalau nggak sekolah, aku akan berduaan sama Kak Dita. Bahaya banget," gumam Rangga. "Mungkin aku ngungsi aja kali di rumah Ifan. Neneknya pasti pergi ke ladang kalau siang," lanjutnya. Dia segera menyelesaikan mandinya. Lalu mengenakan seragam sekolah layaknya orang yang niat sekolah, padahal tidak.

Rangga melihat Firza telah beranjak dari rumah duluan. Kini Rangga yang menyusul untuk pergi.

"Ngeloyor aja. Nggak salim dulu," tegur Dita.

Rangga langsung berbalik dan menghampiri Dita. Ia cium punggung tangan perempuan tersebut. Mata Rangga refleks terpejam saat hidungnya menyentuh kulit Dita. Lembut dan wangi, itulah yang ada dalam pikirannya. Tanpa sadar, Rangga tak kunjung melepaskan hidungnya dari tangan sang kakak ipar. Dia seolah terhipnotis.

Dahi Dita berkerut dalam. Ia menahan senyum. "Eh, mau sampai kapan salimnya, Dek?" ujarnya.

"Astaga, maaf, Kak. Soalnya tangan Kak Dita wangi," tanggap Rangga sambil malu-malu.

"Kamu tuh, lucu juga ya," komentar Dita yang merasa gemas melihat tingkah Rangga. Atensinya langsung tertuju ke arah bintitan di mata kiri Rangga.

"Mata kamu baik-baik saja kan? Yakin bisa sekolah dalam keadaan begitu? Biasanya anak muda kayak kamu tuh malu. Jerawat kecil satu biji aja malu," pungkas Dita.

"Aku nggak, Kak. Bagiku belajar adalah hal utama," sahut Rangga sok bijak.

Ketika beranjak dari rumahnya, Rangga langsung menelepon Ifan. Dia menyuruh temannya itu menunggunya di rumah.

Setibanya di tempat tujuan, Ifan dan Junaidi langsung menyambut. Memang kebetulan rumah Junaidi tak terlalu jauh dari rumah Ifan.

"Ngapain kau ngajak ngum..." Ifan menghentikan ucapannya saat melihat bintitan di mata kiri Rangga. "Lah, matamu kenapa, Ga?" tanyanya.

"Wah, bintitan itu. Biar aku tebak, kau pasti mau bolos sekolah karena itu kan?" tebak Junaidi.

"Kalian itu emang sahabat sejati. Tahu aja tujuanku. Nenekmu nggak ada di rumah kan, Fan? Aku numpang ya di rumahmu sampai jam pulang sekolah," kata Rangga.

"Tumben banget kau begini, Ga. Biasanya kalau nggak sekolah ya nggak sekolah aja gitu. Kau lebih suka di rumah sendiri. Tapi sekarang..." Ifan menatap curiga.

"Peka dikit lah, Fan. Kan sekarang di rumahnya ada Kak Dita. Nanti ipar adalah maut kejadian," ujar Junaidi sambil merangkul Ifan.

"Benar juga kau, Nai. Aku nggak kepikiran," tanggap Ifan.

"Apaan sih kalian. Pasti ngomongin Kak Dita. Udahlah! Dia itu udah ada yang punya. Abangku! Jangan macam-macam kalian," balas Rangga.

Ifan dan Junaidi hanya bertukar pandang. Namun kala itu mereka memutuskan untuk menemani Rangga membolos. Mereka melakukan banyak hal kala itu. Termasuk bermain game di ponsel.

"Eh, kita nonton bokep yok!" celetuk Ifan. "Aku dah bosan main game mulu," tambahnya.

"Dih! Nonton bokep kok rame-rame. Jijik banget!" balas Rangga.

"Tahu. Dasar omes!" cibir Junaidi. Dia cekikikan bersama Rangga.

Ifan tampak memutar bola mata jengah. Diam-diam dia memutar televisi dan menyalakan video yang ingin ditontonnya.

"Anjir! Nih anak beneran mainin video bokep!" imbuh Junaidi. Meski berkata begitu, dia tergoda juga. Matanya fokus ke televisi dan perlahan menurunkan ponsel.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Rangga. Sebagai lelaki, dia juga tak bisa menahan diri dari tontonan dewasa itu.

"Kalian pernah kepikiran nggak sih melakukannya sama cewek?" cetus Ifan. Atensinya terus tertuju ke televisi.

"Ya iyalah. Kau pikir aku tertarik melakukannya sama cowok?" balas Rangga.

"Maksudku melakukannya sekarang gitu. Coba-coba aja," sahut Ifan.

"Kata mamaku kita nggak boleh begitu sebelum menikah dulu. Dosa!" ucap Junaidi.

1
Linda Othman
Tahniah
Yulia
ok lah cus ke cerita baru💪
Ass Yfa
oke kak💪💪
Rommy Wasini Khumaidi
aku deg²an pas bacanya thor,kenapa Dita?
Agus Hidayat
rangga goblok..
koq bisa² nya bilang ke astrid skandal dia dgn ipar nya,,biar apa coba,, goblin goblok..!!!!
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
ih
Tiara Bella
ehhh tamat msh gk percaya....tp beneran....
🦋⃞⃟𝓬🧸𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 Erti🌻͜͡ᴀs♉
akhir cerita kok begini rangga dita apa tidak bersama
Desau: ceritanya masih berlanjutnya kak, di novel Hot Policeman
total 1 replies
lestari saja💕
aku kecewa
lestari saja💕: kecewa ma keputusan dita ka
total 2 replies
lestari saja💕
akhirnyaaaa....
semoga pak tejo ga bocor ke firza
lestari saja💕
kan masih hampir tapi pintu nya Tuhan?????
lestari saja💕
betulll....
lestari saja💕
betulllll....ikhtiar boleh tapi jangan yg itu,emamg rangga bakalan bangga dgn jalan itu????bukannya rangga sdh bilang apapun hasilnua dia legowo,sama saja kau menyepelekan Tuhan mu dita....
pikirin seberapa kecewa rangga padamu padahal dia sdh berlatih dgn mbh rustam dan kamu meragukannya dgn jln kotor
Rommy Wasini Khumaidi
aku bilang si jangan Dit,kasihan Rangga kalau usahanya sia² Rangga memperjuangkan cintanya sama kamu makanya berusaha sebisa mungkin masuk polisi tanpa uang,tenang saja Rangga pasti ketemu sama polisi yang baik kemarin
Tiara Bella
semoga Rangga tw dan bs cegah Dita pinjem duit sm pak tejo
D_wiwied
nah, dengerin saran teman2 mu Dit
kamu berpikir dg meminjam uang ke pak tejo bisa menyelesaikan masalah, tp blm tentu niat yg menurutmu baik akan diterima oleh Rangga.. kamu spt tidak menghargai kerja keras dia, kamu meremehkan kemampuan Rangga
pikir2 lg deh, drpd kamu kena marah Rangga
D_wiwied
berarti kamu ga yakin sm kemampuan Rangga bahkan lbh parahnya kamu tdk percaya sm Tuhan yg maha mengabulkan doa setiap umatNya yg mau berusaha dg sungguh,, yaa manusiawi bgt sih tp jd ga suka sm Dita jd orang koq pesimis percuma dong usaha Rangga sampe dibela2 in babak belur digembleng mbah Gustam kalo sampe kamu beneran mau pinjem duit ke pak tejo
D_wiwied
gausah minjem2 ke pak tejo Dit, yg ada kamu yg bakal dijadikan jaminannya.. dah apal sm modelan ky pak tejo itu
D_wiwied
semangat kak, jangan lelah berkarya 💪💪👍
🦋⃞⃟𝓬🧸𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 Erti🌻͜͡ᴀs♉
niat dita baik menurut dia mau bantu biar lolos jadi polisi, tapi gak baik bagi rangga karena jadi polisi gak berusaha sendiri tidak buat rangga bangga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!