Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bersatu
"Kamu gila Erika rumah ini peninggalan nenek nya Vivian, lagi pula jika kita menjual nya di mana kita akan tinggal?"tanya pak Rudi
"Tempat tinggal itu gampang, nanti kita beli rumah yang lebih kecil dari ini dari pada harus mengorbankan Olivia yah,aku tidak mau anak ku menikah dengan lelaki tua bangka itu.
"Tidak segampang itu Erika! Bagaimana kalau Vivian pulang dan menuntut hak nya kita bisa di penjara karena tertulis jelas kalau Vivian penerima warisan rumah ini"
"Siapa yang akan menuntut mas, Vivian? Kalau anak itu pulang justru bagus langsung kita nikahkan dia dengan Pak Sobirin urusan selesai kan" ungkap Erika sekena nya.
"Sudah lah mas nggak perlu pikir panjang lagi,jual saja hutang kita lunas dan kita bisa menjalani hidup baru lagi"
"Tapi-"
"Mas percaya pada ku" potong Erika membuat Pak Rudi tak bisa berkata-kata lagi, selama ini memang Erika yang mengendalikan lelaki tua ini hingga pak Rudi tega ingin menjual Vivian pada Pak Sobirin demi hutang sang istri.
****
Bagas menatap ke arah langit, lelaki ini tengah duduk di balkon apartemen nya sambil menikmati udara,kehidupan nya hampir sama dengan Vivian,apa dia memang di takdir kan bersama secara Vivian orang yang tengah butuh perlindungan nya sementara Bagas butuh seorang pendamping apa salah nya mereka bersatu.
Tiba-tiba ponsel nya berbunyi, tertera nama Sinta sang sekretaris.
"Ada apa Sinta?"tanya Bagas melalui sambungan telepon.
"Leo datang ke kantor pak" lapor Sinta
"Leo! untuk apa dia datang?"
"Saya juga tidak tau pak,dia ingin memecat saya karena saya tidak sopan pada nya" jawab Sinta.
"Tidak ada yang bisa memecat kamu kecuali saya meskipun itu papa saya sendiri" tegas Bagas
"Tapi dia bilang bu Sarah adalah calon istri anda pak"
"Benar-benar lancang dia" marah Bagas
"Pak besok ada undangan dari pak Victor,anak beliau berulang tahun di restoran milik nya"
"Aku tidak bisa datang" jawab Bagas
"Tapi pak Victor langsung yang datang ke kantor pak,apa anda tidak bisa meluangkan waktu satu atau dua jam secara kita sudah lama menjalin kerja sama dengan perusahaan pak Victor pak" jelas Sinta membuat Bagas menghela nafas panjang.
"Ya sudah besok aku akan datang" sahut Bagas
"Untuk jadwal anda besok akan saya kirim kan ke Email bapak"
"Baik,terimakasih" ujar Bagas lalu menutup ponselnya.
"Ma-s maaf mengganggu" ucap Vivian sambil membawa kan secangkir kopi instan.
"Aku pikir kamu sedang bekerja jadi aku bawakan kopi"
"Jadi bila aku bekerja saja kamu mau membawa kan ku kopi?"
"Bu-kan begitu mas ak-u"
"Besok temani aku ke undangan rekan bisnis setelah itu kita beli kado untuk oma"potong Bagas
"Beli kado!"
"Ya,apa kaki mu masih sakit?"
"Tidak,,hanya masih lecet sedikit mas tapi bisa di gerakkan dengan baik" jawab Vivian sambil menggerakkan kaki nya agar Bagas percaya.
"Bagus lah kalau begitu,kau bisa temanin aku ke acara oma sekalian"
"Tapi mas-"
"Aku rasa pergi ke acara pesta dengan ku tidak begitu buruk justru bisa menghilangkan kebosanan mu di apartemen"
"Ya aku mau" jawab Vivian pasrah membuat Bagas tersenyum manis.
Vivian benar-benar tak bisa menolak pesona lelaki ini,Bagas terlihat lebih tampan saat tersenyum.
****
"Aku harus bekerja Olivia tidak bisa menemani mu terus menerus"
"Kamu ingat aku yang membuat mu bisa bekerja di perusahaan itu Dika,jangan menjadi kacang lupa kulit kalau bukan karena aku kamu tidak akan di terima di perusahaan itu"
"Ya aku tau tapi aku sudah putus dengan Vivian,bukan nya itu syarat dari mu jika aku mau bekerja dan sekarang semua sudah selesai jadi biarkan aku kerja dengan tenang"
"Lalu kau ingin melupakan aku begitu saja?" tanya Olivia dengan nada emosi.
"Liv, dengar aku jika aku terus menerus izin kerja otomatis aku akan di pecat jadi tolong mengerti aku"
"Awas jika kamu berani selingkuh Dika,aku akan minta om Burhan untuk memecat mu" ancam Olivia dan diangguki Dika sambil menghela nafas berat.
Pikir Dika berpacaran dengan Olivia lebih menguntungkan dari pada Vivian ternyata lebih buruk, Olivia perempuan yang egois, overprotektif,kemana pun langka Dika dia harus mengetahui nya,Dika dulu bekerja di sebuah toko tapi di pecat dan menjadi pengangguran tiba-tiba Olivia datang menawarkan pekerjaan pada nya dengan syarat putuskan Vivian dan Dika menyetujui nya,dia di terima bekerja di sebuah perusahaan majalah sebagai marketing tapi makin ke sini Olivia makin mengekang nya membuat Dika bosan.
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya