Cerita cinta Celline Mauren dan Arjuna Antariksa.
Celline yang sudah terjebak dalam status pernikahan bersama Denish. Akan tetapi hatinya masih menaruh rasa terhadap Arjuna kakak kelas sewaktu mereka sekolah dahulu.
Bagaimana kelanjutan kisah cinta Celline? Biar gak penasaran baca dan terus ikutin tulisan pertama aku! Happy Reading.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Af92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Memantapkan hati
Jika dengan memilihmu aku bahagia, aku akan mencobanya.
Setelah menempuh perjalanan beberapa menit Arjuna dan Selli kini sudah tiba kembali di kantor mereka. Dan sebelum Arjuna pergi kembali ke lapangan rupanya Selli menahan nya dan mengucapkan rasa terima kasih pada Arjuna.
"Makasih banyak ya Jun buat makan siangnya,"
"Sama-sama nanti pulang kerja aku anterin kamu pulang ya Sell, dari pada kamu naik ojek online," ucap Arjuna menawarkan diri.
"Seriusan nih? aku mau mau banget,"
"Iya Selli, kalo kerjaan kamu udah beres nanti hubungi aku ya," ucap Arjuna berlalu pergi dari hadapan Selli.
Sudah seperti mendapat durian runtuh, hari ini benar-benar membuat Selli bahagia sekali bisa makan siang bareng Arjuna plus pulang kerja mereka akan bersama lagi. Arjuna kini berdiam diri di area smoking kantornya itu. Dia mengisap satu batang rokok dan meniup asap yang keluar, bahkan Arjuna sekarang mengingat pertemuan nya tadi dengan Celline di rumah makan tersebut. Wajah sendu Celline tadi masih lekat di pandangan Arjuna. Dirinya berpikir mengapa Celline tadi bersedih apakah Celline sedang ada masalah. Sekali lagi kenapa Arjuna harus memikirkan Celline, padahal dirinya sudah berjanji untuk melepaskan Celline dan membuka hatinya untuk Selli.
Arjuna sendiri memang merasa bahwa dirinya type lelaki kaku yang tidak bisa membuat lawan jenisnya berbunga bunga dengan kata-kata manis yang keluar dari bibirnya, dirinya terlalu singkat dalam berbicara selama ini dan juga mungkin ini faktor yang membuat Arjuna sulit mendapatkan kekasih.
" Kring " ... suara handphone Arjuna berdering. Rupanya Arby yang menelpon nya kali ini.
Arjuna : "Hallo By ada apa?"
Arby: "Gini Jun inshaAllah lusa besok saya mau ke Bandung, ada pelatihan dari kantor ... nah boleh saya menginap di tempat kamu satu minggu,"
Arjuna: "Boleh By boleh banget malahan saya senang kamu mau menginap di kost saya,"
Arby: "Makasih banyak ya Jun, kamu memang sahabat terbaik selamanya,"
Setelah obrolan mereka selesai lantas Arjuna tidak langsung menyimpan handphone miliknya itu. Arjuna melihat terlebih dahulu kontak Celline dan melihat foto profil Celline yang sedang tersenyum cantik. Sungguh berat memang melepaskan perasaan yang sudah terlanjur tumbuh dah merambat. Namun Arjuna yakin suatu saat perasaan nya akan baik-baik saja dengan berjalan seiringnya waktu.
Kini Arjuna dan Selli sedang berada di sebuah kedai kue balok yang terpopuler di kota Bandung, rupanya mereka sepakat untuk nongkrong terlebih dahulu sebelum mengantar Selli pulang. Udara kota Bandung saat ini memang sedang dingin dan cocok meminum dan memakan yang hangat. Selli merasa kedinginan karena dirinya yang masih memakai pakaian kerja ternyata lupa tidak membawa jaket. Arjuna melihat ke arah Selli, rupanya gadis itu sedang menggosok gosok tangannya karena merasa kedinginan. Arjuna tidak tega melihat Selli kedinginan seperti itu, lantas dirinya memberikan jaket kulit pada tubuh Selli agar mengurangi rasa dingin yang Selli rasakan.
"Pakai aja jaket aku biar kamu gak dingin," Arjuna membuka jaketnya dan memberikannya pada Selli.
"Loh tapi nanti kamu juga dingin Juna, lagian gapapa aku udah biasa juga lupa bawa jaket,"
"Aku gamau kamu masuk angin dan besok gak masuk kantor, udah pake aja jangan banyak bantah," ucap Arjuna pada Selli.
"Yaudah aku pake, kamu beneran gapapa kan?"
"Iya aku gapapa, kamu lebih membutuhkan nya," ucap Arjuna tersenyum.
Blush pipi Selli seketika memerah, untung saja suasana malam di kedai ini tidak memperlihatkan pipi Selli yang bersemu merah. Perhatian kecil yang di berikan Arjuna malam ini membuat Selli semakin mencintai sosok Arjuna Antariksa. Seorang pria tampan yang terkesan cuek tapi baik hatinya. Pada saat itu juga Selli langsung memakai jaket milik Arjuna. Wangi maskulin dari jaket milik Arjuna pun langsung memenuhi penciuman Selli, seolah olah Selli sedang memeluk sosok Arjuna.
Mereka mengobrol dan bercanda bersama di malam ini, rupanya Selli sekali lagi terpukau dengan Arjuna. Mungkin selama ini Selli menganggap Arjuna pribadi yang dingin dan cuek nyatanya malam ini Arjuna tidak terlalu kaku dan asik di ajak berbicara.
"Juna ... aku pikir kamu type lelaki pendiam, rupanya kamu pinter becanda juga," Selli berbicara sambil memandang lelaki di hadapan nya itu.
"Kamu pikir aku robot ya Sell, yang gak bisa becanda haha," Arjuna tertawa bersama Selli.
Malam ini Selli mengetahui jika Arjuna adalah pribadi yang sangat menyenangkan untuk di ajak ngobrol, dan Selli senang bisa sedekat ini bersama Arjuna. Setelah di rasa sudah larut malam dan cuaca semakin dingin mereka berdua akhirnya memutuskan untuk pulang. Arjuna mengantar Selli terlebih dahulu kemudian dirinya pulang menuju tempat kost. Selli sudah berada di kamar miliknya yang bernuansa serba pink itu, jaket Arjuna masih dia pakai rasanya mungkin tak rela untuk melepas jaket Arjuna. "Wah bener-bener ini jaket Juna wanginya pake banget bikin nyaman pake," Selli berbicara sendiri dan masih memeluk erat jaket milik Arjuna.
Selli yang sedang di mabuk cinta malam ini akan tidur nyenyak, pangeran nya kini sudah membuka peluang untuk Selli masuk dalam hatinya. Penantian Selli beberapa bulan ini akan membuahkan hasil. Usaha Selli selama ini akhirnya di lihat oleh Arjuna dan dirinya tidak merasa rendah diri sebab mendekati Arjuna terlebih dahulu. Prinsip Selli jika hati sudah memilih wajib di perjuangkan sebelum janur kuning melengkung hehe.
****
Adzan subuh sudah berkumandang Arjuna terbangun dari tidurnya, dia lantas segera mengambil air wudhu dan memulai ibadahnya. Sebelum mengakhiri ibadahnya. Arjuna berdoa dan mengadu tentang semua beban hidupnya pada tuhan. Meminta agar semuanya di beri kelancaran dan di berkahi setiap langkah yang Arjuna tempuh. Pukul 07.00 pagi Arjuna bergegas berangkat menuju kantor untuk melakukan briefing pagi.
"Selamat pagi Juna, maaf jaketnya aku cuci dulu ya nanti udah bersih aku kembaliin, nih sarapan buat kamu," Selli berbicara dan memberikan kotak makan kembali pada Arjuna.
"Yaudah gak apa-apa padahal gak usah di cuci juga gak masalah, ini buat makanan nya makasih aku jadi gak enak ngerepotin kamu terus kan Sell," ucap Arjuna pada Selli.
"Gak apa-apa anggap aja ini buat makasih aku semalem di kasih pinjem jaket, jadi aku gak kedinginan kan hehe," Selli berkata sambil tertawa mencairkan suasana.
Arjuna pun mengambil kotak bekal yang di berikan Selli, sekali lagi Selli selalu perhatian pada dirinya. Arjuna merasa tidak akan salah pilih jika memberikan hatinya untuk Selli. Selain baik Selli juga pinter memasak, semua masakan yang dia masak rasanya selalu pas di lidah Arjuna. Ternyata cinta juga datang dari perut lalu ke hati.
Apa Arjuna udah mupon? Author aja susah mupon apalagi Arjuna 🤣🏃🏻♂️🏃🏻♂️🏃🏻♂️
Selalu tinggalkan jejak, Rate Like dan komentar.
ini DBL up apa gimana Thor
hmmmm 🧘♀️
tamatin yok, terserah lah mo sad ending kek, happy ending kek, pokok diberesin yg udh berjalan
ksian yg dulunya baca udh pake effort, ngikutin alurnya dari awal, sapatau dia juga Masi main apk ini dan sebenernya nungguin endingnya
Miliki keluarga dan suami yg sangat menyayangi mu dgn tulus