Arka kembali ke masa lalu di saat kota kelahiran nya masih aman dan sebelum gerombolan monster menyerang, Arka dengan kisah cinta mengejar perempuan cantik dari anak tuan penguasa kota dan kisah arka mengubah masa lalunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YuniPus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26
Bab 26 – Bentuk Jiwa
Tetua yi melirik dingin ke arah Sekar. "Ini bukanlah alasan, kan?" Tetua Yi lalu menatap Bapak Bambang. Ayah dan anak ini pasti menyembunyikan sesuatu!
Alis Sekar terangkat saat ia melihat ke arah Tetua Yi dan berkata, "Paman, bukankah kau sudah keterlaluan? Aku, Sekar, bersumpah demi langit bahwa setiap kata yang aku ucapkan adalah kebenaran!"
Setelah mendengarkan Sekar, Tetua Yi percaya sebagaimana ia mengerti sifat anaknya. bapak bambang Yi terdiam sejenak sebelum lanjut berbicara. "Karena itu adalah teman Sekar, mengapa ia tak memintanya kembali?"
Mendengar perkataan Tetua Yi, ekspresi Sekar berubah. "Apa maksud paman?! Dia lah yang menyuruhku membeli rumput itu. Jika aku memintanya kembali, bukankah aku seorang pecundang?"
"Masalah ini berhubungan dengan keuntungan Keluarga!" wajah Tetua Yi memerah saat ia berkomentar.
"Tetua Yi, tak usah dipermasalahkan lagi. Bahkan jika kita memintanya kembali, apakah dia akan menyerahkannya?" tatapan Bapak Bambang mengarah ke Tetua Yi. Sebenarnya ia tak ingin Tetua Yi menekan putrinya seperti ini.
"Tak perlu, kita harus melihat asal usul keluarganya!" Tetua Yi mencibir, "Jika dia tak memiliki asal usul yang kuat, bukankah itu berarti kita dapat membawanya kembali!"
Mendengar perkataan Tetua Yi, kemarahan Sekar mulai bertambah. Teknik yang ia miliki saat ini tak dapat ditahan lagi dan mulai bersinergi, alam jiwanya terus bergetar. Suara samar angin dan guntur dapat terdengar, cahaya Cyan menyebar, aura kekuatan mulai menyebar ke empat arah.
Dalam sekejap saja, karena pengaruh emosi yang begitu kuat menyebabkan kekuatan Sekar melonjak, alam jiwa yang ia miliki terlihat akan mengalami perubahan.
"Apa yang terjadi? Apa yang sedang terjadi pada Sekar?" Bapak Bambang membuka lebar matanya dan melihat putrinya dengan bangga. Sekar telah mencapai level perunggu bintang 1. Bagaimana ia mendapatkan kekuatan itu? Kekuatan tersebut keluar dari tubuh Sekar bahkan seorang level iblis petarung emas melakukan hal tersebut jika berada dalam kondisi tertekan!
Tetua Yi juga menatap Sekar penuh kagum. Teknik kultivasi apa yang ia miliki? Kekuatan seperti itu bukan berasal dari orang yang berada di level perunggu bintang 1.
Aliran cahaya mengalir ke empat arah dari Sekar, kekuatannya bagaikan pita yang mengelilingi Sekar membuatnya tampak begitu sakral, tampak seperti peri langit. Saat kekuatan itu semakin kuat, lalu membentuk sepasang sayap di punggung Sekar.
"Membentuk Jiwa!" melihat kejadian ini, Tetua Yi, dan ke 6 tetua berdiri dengan wajah terkejut.
Bahkan Bapak Bambang begitu terkejut dengan adegan tersebut. Ia tak pernah menyangka kekuatan putrinya akan meningkat pesat, bahkan hingga menguasai level membentuk jiwa!
Membentuk Jiwa. Hal ini dikarenakan kesucian kekuatan jiwa! Iblis petarung yang mampu membentuk jiwa sangat jarang dan pada umumnya hanya dapat dilakukan oleh iblis petarung emas yang jenius. Diantara 10 iblis petarung, hanya ada 1 yang dapat mencapai penyatuan alam jiwa. Namun, saat mereka dapat menguasai kemampuan ini, kekuatannya akan bertambah pesat. Pencapaian yang dapat diraih hingga level emas hitam dan level diatasnya, bahkan dapat meraih peringkat legenda!
Sekar mengangkat kepalanya, dengan tatapan yang dingin dan berkata, "Orang tersebut telah memberikan kepercayaan kepadaku. Jika rencana paman membuatnya tidak nyaman, maka aku akan membelanya walaupun teknik kultivasi milikku masih jauh dari yang paman miliki."
Ekspresi Sekar begitu tegas dengan nada berat, langsung menusuk di hati.
Level perunggu dan telah mampu membentuk jiwa. Membuktikan bahwa bakat yang ia miliki berada di level yang tak terduga. Bahkan ia masih berumur 13 tahun; bagaimana beberapa tahun kemudian? Kecepatan kultivasi yang sangat jenius begitu mengejutkan. Dalam beberapa tahun ia akan mampu mencapai level perak, emas bahkan level yang lebih tinggi!
Tetua Yi tersentak. Menurut aturan keluarga, jika Sekar telah menunjukkan kemampuan dalam membentuk jiwa, sejak hari ini dan seterusnya, posisinya di keluarga akan lebih tinggi dibanding Bapak Bambang!.
Menurut ajaran leluhur Keluarga Naga Bersayap, kapanpun itu terjadi, status jenius dalam keluarga sangatlah tinggi. Jika terdapat alam jiwa berwarna Cyan atau biru, keluarga yang lain harus menghormati dan posisi mereka menjadi sangat penting. Karena hanya seorang genius yang dapat membawa keluarga keposisi puncak silsilah keluarga!
Walaupun Sekar hanya memiliki alam jiwa hijau, ia telah dapat membentuk jiwa dalam alam jiwa miliknya, bahkan hal itu jarang terjadi untuk alam jiwa Cyan! Dalam sejarah, ada banyak alam jiwa cyan; namun, mereka semua belum teridentifikasi. Hanya sepersepuluh yang telah mencapai alam jiwa tertinggi di peringkat emas. Yang tentunya hal ini berbeda karena membentuk jiwa merupakan sebuah pencapaian yang tidak dapat dilakukan oleh seseorang yang berada dibawah level emas.
Saat keluarga mengatakan bahwa mereka memiliki generasi yang tergolong jenius, maka seluruh keluarga harus memberikan kesempatan kepadanya dengan cara membiayai seluruh kebutuhan dan pendidikan.
Para tetua saling melihat satu sama lain dan bahkan dua diantaranya yang sebelumnya menentang Bapak Bambang tanpa rasa malu akhirnya setuju dengan Bapak Bambang.
"Sekar telah berada di level perunggu dan telah mampu membentuk jiwa. Pencapaian dimasa depan akan sangat luar biasa!"
"Selamat kepada tuan rumah, selamat Sekar. Keluarga Naga Bersayap akan meraih kejayaan kembali!"
Bahkan beberapa dari para tetua yang sebelumnya ingin Sekar mengambil rumput Purple Haze memberikan senyum dan mengucapkan kata-kata yang memuji Sekar! Bakat yang ditunjukkan Sekar begitu mengejutkan semua orang yang hadir. Tak ada yang membayangkan sebelumnya.
Mendengar pujian dari mereka, membuat Bapak Bambang menjadi tenang dan tertawa.
"Bagaimana dengan kesepakatan pernikahan dengan Keluarga Karaton?" gumam Tetua Yi. Bapak Bambang hanya memiliki seorang puteri, jika Sekar menikah dengan anggota Keluarga Karaton, Tetua Yi dapat menjadi tuan rumah. Namun saat ini, situasinya berbeda.
"Tetua Yi, apakah kita harus memberikan keturunan jenius yang akan membawa kebangkitan keluarga kepada Keluarga Karaton?" salah seorang tetua bertanya. Jika Sekar menikah, lalu ia akan menjadi keluarga Keluarga Karaton dan Keluarga Naga Bersayap tak dapat melakukan apapun. Oleh karena itu, mereka tak akan melakukan hal tersebut.
Tetua Yi kecewa seharusnya ia dapat mempengaruhi para tetua untuk mengambil alih posisi Bapak Bambang sebagai tuan rumah. Namun setelah Sekar menunjukkan bakat yang ia miliki, maka semua tetua berada di pihak Bapak Bambang.
"Dengan berita baik yang Sekar tunjukkan kepada kami semua, bagaimana hal ini dapat dibandingkan dengan rumput purple haze?" kata tetua yang lain.
Sekar begitu terkejut dengan perubahan sikap para tetua. Sebelumnya situasi penuh emosi, membuat kekuatan yang ia miliki ingin meledak, dan tiba-tiba mencapai level pembentukan jiwa. Ini semua berkat ia berlatih teknik Lightning Winged Dragon.
Bahkan hal ini tak terduga sebelumnya karena kesempatan untuk dapat mencapai level tersebut sangat sulit. Sekar dikaruniai bakat yang sangat luar biasa.
Sekar begitu berterima kasih pada Arya. Jika bukan karena bantuannya, Sekar tak tahu situasi apa yang akan timbul.
"Mengenai Keluarga Karaton, kita tidak dapat menolak mereka. Masih ada 2 tahun sebelum pertunangan, maka kita hanya perlu menahan, jangan terlalu khawatir!" kata Bapak Bambang sambil tertawa bangga. Walaupun ia adalah tuan rumah, ia telah mendapatkan banyak tekanan dari para tetua. Namun, hari ini ia dapat bernafas lega sebab Sekar membuatnya bangga.
"Sekar, berapa jumlah kekuatanmu hingga saat ini?" tanya Bapak Bambang
"Terakhir aku melakukan tes, 105." jawab Sekar. Sepertinya setelah pembentukan jiwa, kekuatannya akan semakin kuat.
"Ambillah kristal jiwa dan tes kekuatanmu!" perintah Bapak Bambang.
Sekar mengambil kristal tersebut dan memasukkan kekuatan kedalamnya. Kristal tersebut menjadi begitu bercahaya, suara samar angin dan petir dapat terdengar.
Namun Bapak Bambang dan lainnya hanya fokus melihat kekuatan yang Sekar miliki.
"Kekuatan jiwa 362?!" Bapak Bambang dan para tetua, terperangah terkejut.
Beberapa hari lalu, kekuatannya hanya 105 dan dalam beberapa hari telah mencapai 365? Level perunggu bintang 3?
"Tak heran jika dikatakan jenius dan mampu membentuk jiwa!" kelompok tetua begitu terkejut dan bahagia, hanya Tetua Yi yang terlihat murung.
Sekar juga begitu terkejut dengan hasil yang ia miliki. Ia tak pernah membayangkan bahwa kekuatannya akan meningkat drastis. Para tetua tak akan memaksanya untuk menikahi Keluarga Karaton. Ini semua berkat Arya. Memikirkan hal itu membuatnya tak bisa menahan perasaan yang begitu menggebu terhadap sosok Arya.
Sekar mengepalkan tinjunya erat. Ia harus bekerja keras! Hanya dengan memiliki kekuatan yang cukup dapat membuat keluarganya keluar dari tekanan Keluarga Karaton dan membatalkan pernikahan dengan Gilang!
Dalam keheningan malam.
Arya sedang berlatih sambil duduk bersila. Ia bermeditasi, alam jiwanya juga berada di posisi yang tenang.
Berlatih teknik Heavenly God, energi langit dan bumi mulai merasuk ke dalam tubuh Arya. Kekuatanya perlahan-lahan meningkat.
Udara sejuk menerpa, malam menjadi semakin tenang.
Dibawah kendali Arya, kekuatan melayang disekeliling tubuhnya. Otot yang ia miliki mulai bergetar sesuai irama dan menjadi kuat, seperti senar gitar setelah disambar. Ini adalah efek dari teknik Heavenly God, yang dapat melatih kekuatan jiwa dan meningkatkan kekuatan fisik secara bersamaan.
Arya berlatih hingga tengah malam. Ia harus melakukannya hingga kekuatannya cukup.
Ia mengambil kristal jiwa dan menguji kekuatan yang ia miliki. Ia telah mencapai 82. Hasil yang sangat baik dalam beberapa hari.
Melihat kejauhan, terlihat beberapa bayangan berbincang dan melakukan aktivitas lain. Mereka adalah orang- orang yang ditugaskan berjaga.
Tiba-tiba, ia mencium bau jejak yang aneh mendekat, nampaknya para binatang iblis. Arya menjadi waspada dan berdiri.
Masalah akan terjadi jika binatang ini menyerang!
Arya bergegas berdiri dan berjalan menuju kedalaman hutan.