NovelToon NovelToon
Jebakan Sang CEO Wanita

Jebakan Sang CEO Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / CEO / Penyesalan Suami / Selingkuh / Cinta Terlarang / Balas Dendam
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Ra

Hidup Arga yang sempurna bersama istrinya, Nabila, hancur seketika saat mantan kekasihnya, Siska, kembali sebagai istri pemilik perusahaannya.

Siska yang ambisius menawarkan satu syarat gila. "Jadilah pemuas nafsuku, atau kariermu tamat!"

​Arga menolak mentah-mentah demi kesetiaannya. Namun, murka sang Nyonya Besar tak terbendung. Dalam semalam, Siska memutarbalikkan fakta dan memfitnah Arga atas tuduhan pelecehan seksual.

​Di bawah bayang-bayang penjara dan cemoohan publik, mampukah Arga bertahan? Ataukah Nabila, sang istri sah, sanggup membongkar kelicikan Siska dan menyelamatkan suaminya dari kehancuran?

Kita simak kisah kelanjutannya di Novel => Jebakan Sang CEO Wanita.
By: Miss Ra

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17

Pagi di kantor Airborne Group dimulai dengan kesibukan yang artifisial. Arga melangkah menyusuri lorong sayap barat menuju ruang arsip teknis. Ia sengaja datang lebih awal untuk menghindari interaksi dengan siapa pun, terutama Siska. Namun, di gedung ini, Siska seolah memiliki mata di setiap sudut tembok.

Lorong menuju ruang arsip itu cukup sempit, hanya cukup untuk dua orang berpapasan. Saat Arga baru saja mengambil beberapa dokumen, ia berbalik dan mendapati Siska sudah berdiri di sana, menghalangi jalan keluarnya.

Siska mengenakan gaun kerja berbahan sutra yang jatuh dengan pas di tubuhnya. Ia tidak berkata apa-apa, hanya berdiri diam dengan senyum simpul yang sulit diartikan.

"Permisi, Bu Siska. Saya harus segera kembali ke meja saya," ucap Arga formal, mencoba melewati sisi kanan Siska.

Namun, saat Arga bergerak, Siska justru melangkah ke arah yang sama. Gerakan itu membuat tubuh mereka bersinggungan. Dalam sepersekian detik yang terasa sangat lama, Siska sengaja menempelkan bahunya ke dada Arga. Tangan Siska yang memegang botol parfum kecil di balik saku bajunya menekan pelatuknya dengan gerakan halus yang tak terlihat.

Pshhh.

Kabut parfum yang sangat pekat menyelimuti jas Arga. Aroma itu begitu kuat hingga membuat Arga terbatuk kecil.

"Ups, maaf, Arga. Lorong ini memang terlalu sempit untuk kita berdua, bukan?" Siska berbisik, matanya berkilat puas melihat wajah Arga yang mendadak tegang.

Arga segera menjauh, wajahnya merah padam karena amarah. "Lain kali, tolong berikan jalan, Bu."

Arga melangkah pergi dengan terburu-buru. Ia merasa kotor. Ia berusaha mengibaskan jasnya sepanjang jalan menuju ruangannya, namun aroma itu seolah telah meresap ke dalam serat kain wol jasnya. Aroma itu bukan sekadar wangi, itu adalah tanda wilayah. Siska baru saja memberikan 'cap' pada dirinya.

~

Sesampainya di rumah malam itu, Arga merasa sangat tidak nyaman. Ia langsung melepas jasnya dan meletakkannya di keranjang cucian kotor, berharap Nabila tidak menyadarinya. Ia segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, mencoba membilas bayangan Siska yang terus mengikutinya.

Nabila, yang baru saja selesai membereskan ruang tamu, berjalan menuju ruang cuci. Ia adalah tipe istri yang sangat teliti. Ia selalu memeriksa saku jas Arga sebelum mencucinya, memastikan tidak ada struk penting atau uang koin yang tertinggal.

Saat Nabila mengangkat jas abu-abu milik Arga, hidungnya langsung menangkap sesuatu.

Sebuah aroma yang sangat asing. Sangat feminin, sangat mahal, dan sangat dominan.

Nabila terpaku. Ia mendekatkan kerah jas itu ke hidungnya. Jantungnya berdegup tidak beraturan. Ini bukan bau deterjen yang biasa mereka gunakan. Ini juga bukan bau parfum unisex yang sering dipakai rekan-rekan pria Arga. Ini adalah bau parfum wanita yang dirancang untuk menarik perhatian.

"Mas Arga..." gumam Nabila pelan.

Pikiran Nabila melayang ke kejadian semalam, tentang struk kopi dan jas yang sengaja ditinggal di mobil. Kini, bukti baru muncul di tangannya. Nabila mencoba bersikap tenang. Ia tidak ingin menjadi istri yang paranoid, namun logika hukumnya mulai bekerja. Satu kejadian mungkin kebetulan, dua kejadian adalah pola, dan tiga kejadian adalah fakta.

Arga keluar dari kamar mandi dengan handuk yang tersampir di bahunya. Ia melihat Nabila berdiri di depan mesin cuci, memegang jasnya.

"Nabila? Sedang apa?" tanya Arga, berusaha terdengar santai meskipun hatinya mencelos.

Nabila berbalik perlahan. Ia mengangkat jas itu sedikit. "Mas, parfum siapa ini? Wanginya sangat kuat sekali di jasmu. Sampai memenuhi satu ruangan cuci ini."

Arga terdiam sesaat. Ia merasa lidahnya kelu. Ia sudah menyiapkan jawaban di kepalanya sejak di kantor tadi, namun saat melihat mata Nabila yang jujur, ia merasa seperti penjahat.

"Oh, itu... itu pengharum ruangan baru di kantor Direksi, Nabila," jawab Arga, suaranya sedikit lebih tinggi dari biasanya, tanda psikologis seseorang yang sedang berbohong. "Siska... maksudku Bu Siska, dia baru saja mengganti seluruh aroma di lantai eksekutif dengan aroma lily. Katanya supaya suasana lebih segar. Tadi aku rapat cukup lama di ruangannya, mungkin baunya menempel."

Nabila menatap Arga lurus-lurus. "Pengharum ruangan? Tapi baunya sangat... personal, Mas. Seperti bau parfum yang disemprotkan langsung ke kain. Dan kenapa hanya di bagian bahu dan dada ini saja yang sangat kuat?"

Arga tertawa kecil, tawa yang terdengar sangat dipaksakan. "Mungkin karena ventilasi di ruangannya kurang bagus. Atau mungkin saat aku berpapasan dengan asistennya, dia tidak sengaja menyenggolku. Kau tahu sendiri kantor sedang sibuk-sibuknya sejak ada pimpinan baru."

"Siska Roy itu... dia tipe atasan yang seperti apa, Mas?" tanya Nabila tiba-tiba, mengalihkan pembicaraan namun tetap di jalur yang sama.

"Dia... ambisius. Menuntut banyak hal. Kenapa kau tanya?"

"Hanya penasaran. Sepertinya dia punya selera yang sangat kuat, termasuk soal pilihan parfum untuk 'kantornya'," ucap Nabila sambil memasukkan jas itu ke dalam mesin cuci dengan gerakan yang sedikit lebih keras dari biasanya.

~

Malam itu, mereka tidur dalam keheningan yang canggung. Arga memunggungi Nabila, berpura-pura sudah terlelap, padahal matanya terbuka lebar menatap dinding. Ia merasa terjebak dalam jaring laba-laba yang ditenun Siska. Setiap kali ia berusaha menutupi satu lubang, Siska merobek bagian yang lain.

Sementara itu, Nabila berbaring di sampingnya, menatap langit-langit kamar yang gelap. Aroma parfum itu seolah masih terngiang di indra penciumannya. Sebagai seorang pengacara, Nabila terbiasa mengamati bahasa tubuh. Ia melihat bagaimana mata Arga menghindari tatapannya saat bicara soal parfum tadi. Ia melihat bagaimana tangan Arga sedikit bergetar saat memegang gelas air.

Nabila meraih ponselnya, mencari nama 'Siska Roy' di media sosial. Ia menemukan akun Instagram publik milik Siska. Di salah satu unggahan lama, Siska berpose di sebuah butik parfum mewah di London dengan keterangan foto - "My signature scent - Lily and Musk. Unforgettable."

Darah Nabila terasa membeku.

Lily and Musk. Sama persis dengan apa yang ia cium di jas Arga.

Kecurigaan yang awalnya hanya berupa benih kecil, kini mulai berakar. Nabila menyadari bahwa Arga sedang berbohong padanya. Aroma itu bukan berasal dari pengharum ruangan kantor, melainkan langsung dari tubuh wanita itu.

Nabila menoleh menatap punggung Arga. Hatinya perih. Bukan karena ia yakin Arga berselingkuh, ia masih sangat percaya pada cinta Arga, tapi ia sedih karena Arga merasa perlu berbohong padanya. Apa yang sedang terjadi di kantor itu? Apa yang dilakukan Siska Roy pada suaminya?

"Mas..." bisik Nabila sangat pelan, hampir tak terdengar. "Kenapa kau tidak jujur padaku?"

Di sisi lain, Arga yang sebenarnya belum tidur, mendengar bisikan itu. Jantungnya serasa berhenti berdetak. Ia ingin berbalik, memeluk Nabila, dan menceritakan semuanya, tentang siapa Siska sebenarnya, tentang ancamannya, dan tentang betapa ia merasa terhina setiap kali berada di dekat wanita itu.

Namun, rasa takutnya lebih besar. Ia takut jika Nabila tahu masa lalunya yang kelam, Nabila akan pergi meninggalkannya. Ia takut Nabila akan memandangnya dengan rasa jijik karena pernah mencintai wanita seperti Siska.

Arga tetap diam, memejamkan matanya rapat-rapat, membiarkan kebohongan itu menjadi dinding yang semakin tinggi di antara mereka.

Keesokan Paginya

Nabila bangun dengan tekad baru. Ia tidak akan membiarkan rumah tangganya hancur hanya karena permainan parfum seorang wanita ambisius. Jika Arga tidak bisa jujur, maka Nabila yang akan mencari tahu sendiri.

Saat Arga sedang bersiap berangkat, Nabila memberikan tas kerjanya sambil tersenyum manis, senyum yang tidak sampai ke mata.

"Hati-hati di jalan, Mas. Jangan lupa, kalau ventilasi di ruang Bu Siska memang buruk, mungkin kau harus minta pindah rapat di ruang lain. Aku tidak ingin kau pulang dengan bau 'pengharum ruangan' yang sama lagi," ucap Nabila dengan nada yang tenang namun tajam.

Arga hanya mengangguk kaku, lalu bergegas pergi.

Sepeninggal Arga, Nabila segera bersiap-siap. Ia memiliki jadwal sidang siang nanti, namun sebelum itu, ia memiliki satu tujuan - Airborne Group. Ia tidak akan melabrak. Ia hanya ingin melihat dengan matanya sendiri, siapa sebenarnya Siska Roy dan bagaimana suaminya bersikap di depan wanita itu.

Benih kecurigaan telah tumbuh menjadi pohon keraguan, dan Nabila tidak akan berhenti sampai ia menemukan akar dari segala kekacauan ini.

...----------------...

**Next Episode**....

1
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Isee: e e eh... siska ternyata????! WOW DAEBAK Thor😁
total 1 replies
Eva Karmita
Alhamdulillah akhirnya..
Eva Karmita
kenapa Dante bisa lepas harusnya kan ikut dipenjara sama Siska
🌷🌻🌈Arista putr🤍💕💞i
kapan nich merdekanya Arga dan Nabila dah mulai bosen yang baca kalu yang jahat GG jatuh juga ✌️✌️
Eva Karmita
Alhamdulillah akhirnya semoga Hendri juga mendapatkan keadilan kasihan keluarga nya hancur menanggung beban malu atas fitnah yang di lakukan Siska
Isee
akhirnya pak roy tahu kebenarannya. semoga pak roy selalu ada bersama nabila & arga. siska dihukum seberat2nya & seadil adilnya.
Eva Karmita
semoga pak Roy percaya dan mau membantu Nabila
Isee
semoga pak roy sadar akan keburukan siska dan dante, akhirnya membantu nabila untuk mengungkap kebenaran & membebaskan arga.
Eva Karmita
nyesek banget kasihan Nabila sama Arga 🥺 ... tunggu aja kamu Siska dan kamu Dante kalian berdua akan membayar mahal perbuatan dan fitnah yang kalian berdua ciptakan ini 😤😏
Eva Karmita: semoga saja ... kasihan banget melihat kehidupan Nabila sama Arga hancur lebur dibuat dua manusia itu 🥺
total 2 replies
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
🌷🌻🌈Arista putr🤍💕💞i
iya nih kapan Nabila dan Arga bahagia udh mulai bosen nich yang baca 🤦🤦🤦🤦
Eva Karmita
kapan bahagia nya Arga dan Nabila ... kenapa yg jahat selalu cepat mengetahui semua informasi dan yg baik selalu terbelakang dan gagal ....

Pengen nonjok mulutnya Siska sampai bonyok Gedeg banget melihat tingkah laku manusia satu ni ..memaksa kemauannya sendiri yg kelewat batas wajar 😤😏
Isee: nabila... kenapa kamu gak menyamar aja sih buat kumpulin bukti2??
total 1 replies
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Miss Ra: /Kiss//Heart/
total 1 replies
Eva Karmita
Alhamdulillah Mak lampir bisa di hempaskan ....Arga jangan ragu dengan cintamu Nabila akan selalu ada untukmu 🥰🥰🥰
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Miss Ra: siaaap
total 1 replies
Eva Karmita
otor disini kau buat aku emosi naik darah 😤... tadi dicerita sebelah kau buat ku menangis dgn cerita cinta sejati ❤️
Miss Ra: /Grin//Smile/

Maafkan aku...
total 1 replies
Eva Karmita
Siska si ratu iblis
Eva Karmita
alur ceritanya bagus bikin nano" ...
semoga Arga bisa melawan dan menghadapi Siska si wanita gatal demi rumah tangga nya dgn Nabila 🥰
Eva Karmita: sama" semangat 🔥💪🥰
total 2 replies
Eva Karmita
Arga ingat kalau sikap mu masih lembek kayak jelly harusnya kamu pikir dia kali menghadapi Siska tidak semudah dan segampang yang kamu bayangkan satu kali saja kamu buat kesalahan maka hancurlah rumah tangga yang kamu bangun dgn susah payah.... Nabila akan benar" pergi dari hidupmu dan kamu akan hidup dlm penyesalan seumur hidup
Eva Karmita
semoga Arga bisa melawan Mak lampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!