NovelToon NovelToon
Married With Duda

Married With Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang
Popularitas:43M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nidia

Sarah tidak menyangka jika ia akan di pertemukan dengan seorang duda yang memiliki 2 putra lucu, imut, dan tampan. Tentu saja ketampanan itu berasal dari ayahnya. Namun sayang Dia berjanji tidak ingin menjalin hubungan apalagi menikah setelah istrinya mengkhianatinya. Namun saat bertemu Sarah ia melanggar janjinya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22: Mengganggu

"Mom lama sekali dari kamar mandinya, bahkan daddy sudah menghabiskan cemilannya. Daddy juga sudah menghabiskan susu milik mommy" ujar Damien pada ku saat aku kembali bergabung dengan mereka, dan benar saja cemilannya sudah habis. "what..Dia minum dari gelas ku. Astaga itu artinya bibir kami sudah bersentuhan secara tidak langsung" batin ku.

"hm..perut mommy tadi sakit" ujar ku berbohong. Sebenarnya Aku hanya menenangkan jantung dan wajah ku yang memerah saja.

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, biasanya di jam ini Aku akan memasak untuk makan malam ku. Damien dan Darren sudah tertidur di atas karpet. Aku beranjak dari tempat duduk ku untuk menyiapkan makan malam.

"Mau kemana?" tanya Devano.

"Memasak untuk makan malam nanti. Dev bisa bantu anak-anak membawanya ke kamar. Kasihan mereka kalau tidur di sini. Kamarnya ada di sana". ujar ku sambil menunjuk kamar ku.

"Oke, siap dilaksanakan". Devano kemudian mengangkat anak-anak ke kamar Sarah.

Saat di dalam kamar Devano melihat beberapa foto di dinding kamar. Devano mendekat ke arah foto dan melihatnya satu persatu.

"Ini pasti Sarah bersama orang tuanya, dan ini Sarah sewaktu kecil. Pantas saja Sarah cantik, kecil saja sudah cantik" batin Devano.

"Apa kamu perlu bantuan?" ucap Devano mengagetkan ku yang sedang fokus mengupas bawang.

"Tidak perlu, aku bisa sendiri kok. Kamu tunggu di ruang tamu saja" ucap ku padanya.

"Tapi aku ingin membantu mu, Aku bosan jika hanya duduk disana. Setidaknya rasa bosan ku hilang dengan membantu mu memasak" ujar Devano. Aku hanya mengangguk saja. Sepertinya jika aku menolaknya lagi Dia akan tetap memaksa.

"Kamu mengupas bawang saja" ucap ku menyerahkan bawang padanya.

"Apa bawang nya sudah selesai" tanya ku setelah beberapa menit berlalu. Kulihat Devano tampak sedang menahan perih di matanya. Aku tersenyum melihatnya.

"Sudah, ada lagi yang perlu dibantu. Pufttt..hahaha...." Devano mencoba menahan tawanya. Aku bingung melihatnya yang tiba-tiba tertawa. " Apa ada yang aneh dengan ku" batin ku.

"Ada apa?".

"Wajah mu hahahaha, kamu terlihat lucu sekali. Lihat ada bercak tepung di sini, di sini, dan di sini" ucapnya sambil menghapus bercak tepung yang ada di wajah ku. Aku menatap wajah tampannya. Seketika tatapan kami bertemu semakin dekat dalam beberapa menit, seperti saling mengagumi satu sama lain. Aku melihatnya tersenyum pada ku. Senyuman yang begitu manis. Jantung ku mulai berdetak tidak beraturan.

"Upsss...Apa daddy mau mencium mommy? Darren gak liat kok" ujar Darren membuat kami sama-sama terkejut. Aku langsung menjauh dari Devano lalu dengan asal mengambil sendok goreng. Ku lihat Devano tampak biasa saja. Seperti tidak terjadi sesuatu.

"Kenapa kamu datang ke sini, mengganggu saja" ucap Devano ketus.

"Dad, Aku tadi terbangun karena mencium harum masakan mommy. Mana aku tahu kalau daddy sedang bermesraan dengan mommy". Darren melangkahkan kakinya lalu duduk di meja makan.

"Eh..mommy tadi hanya.....ya hanya minta tolong pada daddy kalian karena mata mommy kelilipan" ucap ku pada Darren agar Dia tidak berpikir yang aneh-aneh.

"Mom, Aku ingatkan pada mommy agar tidak tertipu dengan wajah polos daddy. Beberapa kali aku melihat daddy ciuman dengan perempuan yang berbeda"

1
matchariee??
kurang asik
matchariee??
.
Anonymous
Plis lahh baru baca kurang srek aja gitu.. maaf nihh, author nya pernah belajar b.indo kan ya? Trus pasti ada yg namanya sudut pandang nahh kalau dlm penulisan haruanya dikasih keterangan. Ini gw baca cuma sampe chapter 2 aja udh ga nyaman seolah” ini pov outhornya berdasarkan real life karna ada kata “aku”. Kalau mungkin memang bgi sebagian org ga masalah tpi bagi yg udh bnyk baca karya/cerita org pasti ga nyaman. Mohon di koreksi ya thor.
Eka Sari Agustina
👍👍👍👍
Alaric Zikri
Luar biasa
oma lina katarina
seneng baca nya dari susah hingga senang nya , bagus ceritanya Thor
oma lina katarina
keluarga harmonis 👍👍
Aries suratman Suratman
Author emang suka bikin yang baca ceritanya jadi jengkel dan Emosi, dikasih tahu tapi...tak direspon 🤦💆
Aries suratman Suratman
Kalo sampai episode:10 Masih pakai bahasa Seolah cerita kehidupan pribadi author(Berarti Author ngga butuh kritik dan saran)👏👏👏🤷
Aries suratman Suratman
Intinya kalo ceritanya masih kaya cerita kehidupan pribadinya Author
yang baca ceritanya jadi kurang nyaman dan terasa kurang pas
Aries suratman Suratman
Baca ceritanya kurang nyaman, Seolah-olah Sedang Menceritakan kisah pribadi Author, Harusnya Author itu belajar dari pengalaman yang udah ada (Novel itu ceritanya dunia hallu imajinasi, bukan cerita kehidupan pribadi)🙆💆💆💆👍✌️
chtiana 75
Luar biasa
Nisa Sugiarti
Lumayan
Muji Erawati
Luar biasa
Muji Erawati
q sukak ceritanya
M Yustina
tanda kasih syg seorang lbu ..... D nanti Damian/Smile/
Ryan Jacob
semangat Thor nulisnya
Dini Dadi
Luar biasa
faraakila
tiba-tiba pov devano
faraakila
katanya orang kaya tapi gak ada kamar tamu 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!