NovelToon NovelToon
Air Mata Seorang Istri: Kakakku, Perebut Suamiku

Air Mata Seorang Istri: Kakakku, Perebut Suamiku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Teman lama bertemu kembali / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Berawal dari selembar struk pembayaran sebuah tas branded yang harganya mahal, Kirana mencurigai Rafka sudah berselingkuh di belakangnya. Dia pun mulai memantau suaminya secara diam-diam.

Sampai suatu hari Kirana sadar Rafka lebih mengutamakan Kinanti dan putrinya, Ara, dibandingkan dengan dirinya dan Gita, putri kandungnya sendiri.

"Bukannya Mas sudah janji sama Gita, lalu kenapa Mas malah pergi ke wahana bermain sama Ara? Sungguh, Mas tega menyakiti perasaan anak sendiri dan membahagiakan anak orang lain!" ucap Kirana dengan berderai air mata.

"Ma, Papa sudah tidak sayang lagi sama aku, ya?" tanya Gita lirih, menahan isak tangis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Motor sewaan itu berhenti di sudut jalan, cukup jauh dari gerbang pabrik. Kirana mematikan mesin, lalu duduk diam beberapa detik. Jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Tangannya terasa dingin meski matahari sudah naik cukup tinggi.

Ini pertama kalinya Kirana melakukan hal seperti ini. Dia mengikuti suaminya karena mencurigai orang yang selama ini ia percaya sepenuh hati.

“Hanya melihat,” gumam Kirana pelan. “Aku hanya ingin memastikan.”

Kirana menarik napas dalam, lalu membuka face shield helm. Pandangannya menyapu area pabrik sepatu tempat Rafka bekerja. Bangunan itu tampak sama seperti biasanya, ramai, bising, dan penuh aktivitas.

Kirana merasa perutnya melilit. Ia memarkir motor sewaan di tempat aman, lalu berpura-pura duduk di warung kecil dekat pabrik. Dari sana, gerbang pabrik terlihat jelas.

Ada satu hal yang langsung membuat Kirana tertegun. Saat Motor Rafka baru memasuki pintu gerbang pabrik.

Kirana mengerjap, memastikan penglihatannya tidak salah. Ia menoleh ke jam di pergelangan tangannya. Sebentar lagi waktunya jam masuk kerja.

“Mas Rafka berangkat lebih dulu, tadi” gumam Kirana. “Tapi, kenapa aku yang sampai duluan?”

Bagi Kirana segalanya terasa janggal.

“Ke mana Mas Rafka sebelum ke sini?”

“Kenapa tidak langsung ke pabrik seperti biasanya?”

Pertanyaan-pertanyaan itu menumpuk tanpa jawaban.

Jam makan siang tiba. Kirana masih di tempat yang sama, berpura-pura sibuk dengan ponselnya. Ia sudah hampir memutuskan untuk pulang ketika melihat Rafka keluar dari gerbang pabrik, membawa kantong plastik putih di tangannya. Bukan bekal dari rumah.

Kirana mengenali logo rumah makan itu.

“Kenapa Mas Rafka beli makan?” gumamnya.

Kirana refleks mengenakan helm dan menyalakan motor sewaan. Menjaga jarak, ia mengikuti Rafka dari belakang.

Semakin jauh motor itu melaju, semakin pucat wajah Kirana. Arah yang diambil Rafka bukan arah pulang. Bukan juga arah menuju rumah orang tuanya.

Motor itu justru berbelok ke jalan yang sangat Kirana kenal. Ke arah bank tempat Kinanti bekerja.

“Tidak mungkin ....” Napas Kirana tercekat.

Tangan Kirana mencengkeram setang motor lebih erat. Jalanan terasa lebih panjang dari biasanya, sementara dadanya sesak oleh firasat buruk yang perlahan menjadi nyata.

Rafka berhenti di depan sebuah gedung perkantoran. Bank swasta tempat Kinanti bekerja.

Kirana mematikan motor agak jauh, berlindung di balik deretan motor karyawan lain. Dari sana, ia melihat jelas bagaimana Rafka turun, merapikan bajunya, lalu berjalan masuk ke halaman samping.

Tak lama kemudian, seorang perempuan keluar.

Ya, dia adalah Kinanti.

Kirana merasa dunia di sekelilingnya mendadak sunyi. Kakaknya itu tersenyum ketika melihat Rafka. Senyum yang terlalu hangat untuk sekadar ipar.

Rafka menyerahkan kantong plastik itu, dan Kinanti menerimanya dengan wajah berbinar.

Mereka berbincang dan saling tertawa. Hubungan mereka terlihat sangat dekat.

Tidak ada sentuhan berlebihan. Tidak ada adegan mencurigakan secara kasat mata. Namun, jarak di antara mereka terlalu sempit untuk hubungan yang seharusnya dijaga.

Suara Kirana nyaris tak terdengar. “Sedekat itukah hubungan Mas Rafka dan Mbak Kinanti?”

Dada Kirana berdenyut nyeri. Ia melihat Kinanti tertawa kecil, lalu mengatakan sesuatu yang membuat Rafka ikut tersenyum. Senyum yang jarang Kirana lihat belakangan ini.

“Apakah Mas Rafka sering membelikan dan mengantarkan makan siang untuk kakakku? Padahal tempat kerja mereka berjauhan dan berbeda arah.”

Air mata menggenang, namun Kirana menahannya. Ia tidak boleh menangis di sini.

Beberapa menit kemudian, Rafka pamit. Kinanti melambaikan tangan sebelum masuk kembali ke gedung.

Kirana menunduk, menahan gemetar di bahunya.

Kalau ini bukan apa-apa, batinnya, kenapa hatiku seperti sedang dihancurkan pelan-pelan?

Setelah itu Kirana pulang lebih dulu. Ia mengembalikan motor sewaan, lalu berjalan pulang dengan langkah berat. Setiap sudut rumah terasa asing, seolah bukan lagi tempat yang aman.

Dia menjemput Gita di tempat les. Lalu memasak dan membersihkan rumah, semua dilakukan dengan gerakan otomatis.

Pikiran Kirana dipenuhi oleh kejadian tadi. Ketika suami dan kakaknya bertemu.

Langit sudah gelap ketika suara motor Rafka terdengar di depan rumah. Kirana berdiri di dapur, memasak untuk makan malam keluarganya.

Rafka masuk dengan wajah lelah. “Yang.”

“Baru pulang, Mas?” tanya Kirana, suaranya terdengar tenang, berbaring terbalik dengan hatinya. Dia meletakan segelas air teh hangat di meja, untuk suaminya.

“Jalanan macet,” jawab Rafka sambil melepas sepatu.

“Ada kecelakaan ?”

“Iya.”

Kirana mengangguk pelan. “Semoga saja berita itu tidak benar.”

Rafka menoleh, seolah heran dengan reaksi istrinya yang tidak seperti biasanya. “Kamu kenapa?” tanya pria itu dengan tatapan heran.

“Enggak,” Kirana tersenyum kecil. “Cuma kepikiran berita-berita akhir-akhir ini.”

“Berita apa?”

“Kemarin tetangga sebelah cerita,” Kirana menuang air ke gelas. “Banyak kasus perselingkuhan. Rumah tangga hancur, anak jadi korban.”

Rafka terdiam.

Kirana bisa melihat jelas bagaimana rahang suaminya mengeras.

“Aku sih ....” Kirana melanjutkan, menatap lurus ke depan, “tidak akan pernah memaafkan yang namanya perselingkuhan.”

Sunyi. Kalimat itu menggantung di udara seperti ancaman yang tidak diucapkan.

Rafka tertawa kecil, terdengar kaku. “Kamu kenapa ngomong gitu?”

“Kepikiran saja,” jawab Kirana ringan. “Kalau suatu hari itu terjadi di rumah tanggaku, aku nggak tahu apa aku bisa tetap hidup seperti biasa, atau tidak.”

Rafka menelan ludah. “Yang, jangan mikir aneh-aneh.”

Kirana menoleh, menatap wajah suaminya. Seringai pun tercipta dari bibir ranum itu.

“Kenapa? Mas takut?”

Pertanyaan itu lembut, nyaris bercanda. Namun mata Kirana tajam, menembus.

“Enggak,” jawab Rafka cepat. “Ngapain aku takut?”

Kirana tersenyum tipis. “Syukurlah.”

Kirana berbalik, meninggalkan Rafka berdiri sendiri di ruang depan dengan napas yang tidak lagi teratur.

Malam itu, Kirana kembali berbaring di samping suaminya. Sama seperti kemarin, ia tidak memejamkan mata.

Di dalam gelap, ia mengambil keputusan yang tidak bisa ditarik kembali. Ia tidak akan berhenti setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri.

Kirana tahu, ia harus siap menanggung sakitnya, ketika kebenaran dari prasangkanya itu terungkap.

“Mulai besok aku harus mengumpulkan bukti-bukti,” batin Kirana.

***

Baca juga karya temanku ini, ya.

1
Sapna Anah
lgi aki"pengen daun muda sama ituma nidurin anak sendiri malukan jdinya mentang" kaya dan d hormati suka suka hati
Yuningsih Nining
Dasssar si Kinan Curut betina asyeeem masih niatnya goda suami calon anak sambung, Ngeriii Juwabpelakor mu Kinanti
Yuningsih Nining
akhirnya Alga ungkapin juga perasaan jg niat baiknya utk Kirana
Yuningsih Nining
Hugh sampe merinding jg nii
Kirana akhirnya melabuhkan Hidup kedepan ke algara
Gitaaa kaInginan mu terLaksana om Alga bakal jadi ayah sambung mu, smg kedepan hidupmu lebih berwarna jg bahagia
Yuningsih Nining
jangan salahin Kirana, itu kesahan. besar mu ogeb kinan, sukurin kena batunya jg akhir nya
Yuningsih Nining
loe sendiri kunan yang kirim. video busuk menjijikan sm si rafka , bener² picik playing victim pelakor menjijikan
Yuningsih Nining
kinara sbentar mungkin selangkah lg km dapat bukti, hari sabtu si rafka mu keluar dgn suatu alasan pastinya, dia nginep di rmhnkka mu kuntit lah dia Kirana video'in jg buat bukti ke ortu mu jg persidangan
Yuningsih Nining
kamu pasti bisa Kirana tnp si rafka asyeeemm, Kirana ada 2 tmn mu siap buat jadi spion 2 wujud manusia laku iblis rafka suamimu sm. Kka mu kinan
Sapna Anah
basib Kirana ga beda jauh dengan ku bedanya Kirana di selingkui dengan saudaranya klu aku dengan tetangga depan rmh miris bukan😭😭😭
Nova Meteng
mukanya mo taruh dmn??? anak kesayangan bumay
Nova Meteng
sp suruh kamu selingkuh,, apalagi dgn kakak ipar rrrrrrrrrt😡
Nova Meteng
yey syukurlah ketahuan,,buka aib sendiri rasakan dan nikmatilah apa yg kamu buat 😡
Nova Meteng
😡 ini sepertinya kisahku 😡🥺🥺😭?😭
🌸Santi Suki🌸: 🥺🥺🥺🥺🥺
total 1 replies
Nor Azlin
kalau mereka berdua tidak mau mendengarkan mu kamu ikut aja Kirana & tinggal lah sama nya pasti hidup mu akan bahagia biarkan Maya sama Kinati dengan angan-angan nya yang tinggi itu untuk menjadi kaya yah ...kamu akan tau nanti siapa AL yang sebenarnya 😂😂😂 sampai suatu saat nya nanti kamu akan hidup damai bersama AL juga Kirana juga Gita yah ...pokok nya kamu ikut aja Kirana sudah tentu kamu tidak dalam bahaya deh🤭🤭🤭 lanjutkan thor
Nor Azlin
itu pasti bu maya yah ibu nya kirana orang yang paling tidak becus menjadi ibu ...kenapa juga harus ketemu sama si nenek lampir deh 😂😂😂walau pun kenyataan nya dia ibu kandung kirana bagi aku dia seperti ibu angkat bagi kirana nya yah ...semoga di saat kamu bahagia lagi keluarga mu jangan ikut campur lagi deh ...terutama di saat kebahagian kecil akan di bina yah ...semoga berbahagialah Kirana Gita nya lanjutkan thor oh ya thor bagai mana khabar Kinati setelah di pindahkan yah pasti kali ini pun berilah lagi dengan gaya hidup nya yang glamor pasti akan mengait suami orang lagi tu 😏😏😏kali ini kalau dia berilah lagi bencana bagi diri nya deh kalau dia tidak berubah yah dulu adik mu cuman membongkarkan perselingkuhan nya bersama suami adik nya yah kali ini kalau dia berilah pasti kena keroyok ni🤭🤭
Nor Azlin
iya ni sekarang Kirana sudah cerai dari kamu wajar aja lah ada orang lain di samping nya ....tidak kayak kamu dulu masih suami Kirana malah jalan barang Kinati sama anak nya bukan hanya itu kamu sudah menggarap nya sampai kamu puas bersama2 nya yah ingat itu jangan sok pengertian sekarang ini ...ingat bagai mana janji2 kosong yang kamu berikan pada anak mu Gita hati dia hancur kerana kamu bohongi tau sudah nya dia juga tau kenapa kamu tidak jadi menepati janji mu kerana kamu berselingkuh bukan dengan wanita lain melainkan tante nya sendiri kakak kandung ibu nya lho ...kalau aku jadi Gita aku akan abaikan terus ni biar dia tau rasa yah 😂😂😂lanjutkan thor
Nor Azlin
kamu itu bego apa sih katanya orang pintar bukan nya kamu sendiri yang mengirim aib mu sendiri ....kamu pikir kirana akan diam gitu nah terbukti nya semua orang tau tu itu salah mu sendiri yang mengirim video nya pada Kirana kan jadi kamu sendiri yang menjual aib mu pada orang lain Tampa bersusah payah di cari tu😏😏😏berkat kamu terlalu gentel lubang & gatel Tangan jadi berkirim deh aib mu itu ...kamu ingin membuat Kirana mengamuk2 tapi tidak dia memperlihatkan pada keluarga suami nya sendiri lho🤣🤣🤣🤣ayo Kirana jangan nangis2 deh usahamu sudah mendapat rezeki menggunung tu lanjutkan dengan rasa gembira pasti rezeki mu mencanak naik bagai roket deh ...jadi lah pengusaha yang sukses yah aku dukung kamu ...biar banyak uwang & menjadi kaya raya bahagiakan Gita kalau sudah banyak uwang kamu bisa membawa Gita pergi kemana2 aja keluar negeri pun boleh aja tu😄😄lanjutkan thor
Nor Azlin
aku tuntut rumah itu yang kamu duduki sama Rafka itu biar dia memberikan & langsung kasih nama kamu di setifikat rumah nya untuk masa depan Gita yah pasti Rafka mau tu jangan kasih Kinati itu menduduki nya biar dia di tempatnya deh kalau perlu biar Rafka tau siapa yang tulus mencintai nya kan ...lanjutkan thor
Nor Azlin
sudah aku katakan pasti berilah dengan kehilangan itu semua kan ...nanti juga akan memberi alasan juga saat perselingkuhan nya terbongkar kan ...ayo kirana kamu kasih tahu aja deh biar dia terdiam atau atau tidak bukti nyata nya kamu sudah melihat mereka pergi ke hotel pandai2 lah kamu reka biar terkesan nyata kering juga kamu sudah tau lebih dalam lagi biar mati kutu tu si Rafka ...paksa aja mengaku atas nama anak mu Gita pasti mau tu 😂😂😂jangan kalah ekting dari Kinati gatel tu ...lanjutkan thor
Nor Azlin
ayo lah Ki kamu ambil semua nya jangan kasih ada uwang di tabungan nya lagi kamu simpan kan di tabungan peribadi mu itu uwang kamu juga kan namanya pun uwang bersama kamu lagi berhak atas tabungan itu dari si Kinati itu deh bahagian Rakan kan sudah habis di gunakan buat foya2 sama janda kegatalan itu deh 😂😂😂kamu berhak ambil semua pun tidak mengapa biar tau rasa ni ...apa Kinari akan mau sama Rafka lagi kalau keutuhan nya sudah tidak dipenuhi lagi ...aku percaya selagi ada uwang di rekening bersama itu Kinati menempel bagai lintah ...apa cinta nya itu tulus saat uwang tidak ada puii pasti tidak gitu kan ada uwang abang sayang tidak ada uwang abang boleh hilang deh 😂😂😂🤣🤣🤣lanjutkan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!