NovelToon NovelToon
Jadi Ayahku Ya Om!

Jadi Ayahku Ya Om!

Status: tamat
Genre:Single Mom / Trauma masa lalu / Anak Genius / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Tamat
Popularitas:666.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: IAS

" Om om, mau jadi ayah Aga ndak. Aga ndak punya ayah. Ibu Aga tantik lho Om."
" Hahaha, anak ini lucu bener."
Seorang bocah kecil tiba-tiba bicara seperti itu kepada pria asing. Wajah polosnya tersebut tidak bisa membuat si pria marah meskipun dia dipinang dadakan oleh bocah itu.
Tapi siapa sangka anak kecil itu datang bersama dengan seseorang yang ia kenal.
" Kamu, ini anakmu?"
" Maaf, kami permisi."
Wanita itu langsung pergi membuat si pria penasaran.
Siapa sebenarnya mereka dan apa yang terjadi? Dan mengapa Aga mengatakan bahwa tidak punya ayah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JAYO 02: Pasangan Lucknut

" Kapan kamu mau nikahin aku Mas? Ini udah tahun keberapa kita sama-sama, tapi kamu cuma ngegantung aku kayak gini!"

Pekikan suara wanita menggema di sebuah rumah. Dia baru saja bangun dari tempat tidurnya namun sudah terlihat sangat marah. Bukan tanpa alasan wanita itu marah besar. Selama ini hubungannya hanya ditangguhkan dan tidak ada kejelasan.

Erika Ikhsana, wanita berusia 28 tahun sudah lama jadi kekasih dari pria yang ia cintai. Namun hingga saat ini pria itu belum juga memberi kepastian akan hubungan mereka.

" Erika, please jangan kayak gini apa. Aku pusing pagi-pagi kamu udah teriak-teriak. Emang mending Dara, dia nggak pernah teriak ke aku."

Plak!

Sebuah tamparan mendarat di pipi Davka. Erika selalu kesal setiap pria itu membawa nama mantan istrinya. Bahkan tidak jarang Davka akan membandingkan Erika dengan wanita yang sudah lama diceraikannya itu.

Erika jelas tidak terima, dia merasa dirinya jauh lebih baik dari wanita yang bernama Dara. Jika bukan begitu Davka tidak akan meninggalkan wanita itu demi dirinya. Itulah hal yang ia yakini hingga saat ini.

" Jangan keterlaluan kamu Erika!" pekik Davka sambil mengusap pipinya yang terasa panas.

" Kamu yang keterlaluan Mas, kamu! Kamu beneran brengsek Mas!"

Erika terus memukuli dada Davka sambil menangis tersedu-sedu. Rasa marah dan kecewa semuanya bercampur jadi satu dan akhirnya meluap seperti sekarang. Sudah berkali-kali seperti ini, tapi Davka sama sekali tidak segera meningkatkan hubungan mereka dari berpacaran menjadi pernikahan.

Greeb

Tubuh Erika dipeluk yang oleh Davka masih bisa meronta namun tidak sekuat tadi. Tertinggal tangis yang terisak-isak. Davka juga mengusap dan mencium rambut Erika dengan lembut sehingga membuat wanita itu kembali tenang.

Namun tatapan mata Davka hanya datar, ia merasa bingung juga tidak tahu harus bagaimana dalam menghadapi Erika. Wanita itu bukannya baru sehari, seminggu, sebulan ataupun setahun bersamanya, namun sudah bertahun-tahun. Tidak dipungkiri bahwa waktu itu Davka memang menjanjikan pernikahan, namun entah mengapa setiap Erika membahas pernikahan, Davka selalu menghindar. Bahkan rasanya ia enggan untuk itu. Akan tetapi kali ini sepertinya Davka tidak bisa lagi menghindar.

" Maafkan aku Erika, ayo kita bicarain ini dengan kepala dingin. Setelah tugas luar kota ku, kita bicarakan itu oke?"

Shaah

Erika menatap wajah Davka dengan dalam. Ia mencari kebenaran pada mata pria itu, pria yang sudah jadi kekasihnya selama ini, pria yang sudah ia berikan segalanya dalam hidupnya, pria yang sangat ia cintai. Ia melihat kedalam, menyelami hati pria itu melalui tatapan matanya, meskipun belum sepenuhnya tapi sebuah kejujuran dan kebenaran bisa Erika rasakan.

" Janji? Jangan bohong lagi ya? Kapan kamu berangkat keluar kota nya?"

" Lusa sayang, paling 3 hari aku pergi. Setelah itu ayo kita bicarain pernikahan kita."

Senyum terukir di bibir Erika, ini adalah penantian lama. Penantian bertahun-tahun yang sangat ia impikan dan sebentar lagi akan jadi kenyataan. Tapi seketika senyuman itu redup ketika ia mengingat kata-kata dari Davka tadi. Perihal mantan istri yang kembali disebut setiap mereka adu mulut.

" Mas, boleh aku minta sesuatu. Please, jangan sebut wanita itu saat kita bersama. Bukankah kamu udah ninggalin dia, lalu buat apa kamu nyebut-nyebut nama dia lagi?"

" Ya ya, oke."

Lain di mulut lain pula di hati dan pikiran. Davka memang berkata seperti itu, menyetujui permintaan Erika untuk tidak menyebut nama Dara. Namun yang terjadi, selama beberapa minggu ini dia malah teringat akan mantan istri yang lama ia tinggalkan itu. Otaknya selalu membayangkan senyum dari si mantan istri.

" Hari ini kamu pulanglah dulu Erika, aku mau istirahat. Hari ini banyak banget kerjaan jadi aku lumayan capek."

" Oke Mas kalau gitu, besok pagi aku akan datang buat bawain kamu sarapan."

Cup

Erika mengecup singkat bibir Davka dan segera meninggalkan rumah pria itu. Dia memang terkadang menginap di sana, namun jika Davka memintanya untuk tidak tinggal maka ia pun akan pulang. Lagi pula memang seperti itu lah Davka, ia sudah tidak asing lagi. Bahkan dulu ketika pria itu masih menjadi suami orang, Davka juga lebih suka berada di luar dari pada di rumah bersama istrinya.

Selama perjalanan pulang, Erika terus berpikir mengenai perubahan Davka. Meskipun dari luar dia tidak menunjukkan kecurigaannya tapi dibelakang wanita 28 tahun itu jelas merasa khawatir.

Davka biasanya tidak pernah menyebut nama mantan istrinya. Namun memang akhir-akhir ini dia selalu mengingat wanita itu, Dara Neana Pramesti wanita yang pernah ada di hidup Davka. Meskipun hanya dua tahun namun mereka pernah menjadi pasangan suami istri.

Rasanya Erika masih tidak terima perihal ini. Wanita itu pernah memiliki Davka, namun dirinya belum hingga saat ini. Status kekasih tentu bukanlah klaim sebuah kepemilikan kecuali mereka sudah menikah.

Erika kembali mengingat masa lalu, dirinya, Devka dan Dara berasal dari lingkup pekerjaan yang sama. Ia yang sudah menyukai Davka dari lama harus menelan kekecewaan dan sakit hati yang mendalam saat Davka dekat dengan Dara dan akhirnya memutuskan untuk menikah. Harapannya menjadi pupus, namun tak lama kemudian Dara resign dari pekerjaan karena hamil. Mulai dari itu Erika mulai menjadi dekat dengan Devka. Terlebih mereka menjadi satu bagian yakni di bagian pemasaran.

Devka adalah direktur pemasaran dan Erika dari staf menjadi sekertaris si direktur. Keseringan mereka bersama membuat Erika mengembangkan kembali perasaanya. Gayung pun bersambut, Davka selalu mengeluh bahwa Dara tidak lagi perhatian dan sibuk dengan dirinya sendiri. Dia juga merasa tidak puas akan pelayanan Dara yang memang sedang hamil.

Dan pada akhirnya saat keduanya bertugas di luar kota satu hal pun terjadi. Mereka menghabiskan malam panas, berbagai peluh dan kehangatan.

" Kamu cantik Erika, sangat cantik. Lebih cantik dari pada Dara. Ughhh, dan ini rasanya sungguh enak. Arghhh!"

" Hah .. haah, Mas a-aku suka kamu Mas. Eughh."

Tidak ada rasa takut dan tanpa rasa bersalah mereka saling berguling di kamar hotel. Padahal Dara saat itu tengah mengandung darah daging Davka, tapi pria itu sama sekali tidak ingat akan keduanya dan asik sendiri bersama wanita lain.

Awalnya Erika pikir malam itu akan berlalu begitu saja, tapi ternyata tidak. Hubungan mereka berlanjut, dan setiap bertemu mereka pasti akan melakukan hubungan sekssual.

" Haah, nggak bisa. Aku nggak bisa ngelepasin Davka. Aku nggak bakalan bisa hidup tanpa dia. Bagaimanapun aku harus jadi istrinya Davka. Lagi pula Dara, wanita itu sudah sepenuhnya menghilang dari kehidupan Davka. Aku yakin mereka tidak pernah bertemu, dan Davka juga nggak ada niatan buat nyari anaknya. Jadi nggak mungkin Davka kembali lagi pada Dara."

Erika menggenggam setir kemudi mobilnya dengan erat. Sebuah tekad ia buat. Dan sebuah rencana sudah ia siapkan jika Davka tak kunjung menikahinya.

TBC

1
A R
😍
ayu cantik
bagus
ayu cantik
suka
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺 𝖾𝗋𝗂𝗄𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗅𝗂𝖼𝗂𝗄 𝖺𝗃𝖺, 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗋𝖾𝖻𝗎𝗍 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀
Memyr 67
𝖽𝗂𝗉𝗂𝗄𝗂𝗋 𝗉𝗂𝗄𝗂𝗋, 𝗄𝗈𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗌𝖾𝗅𝖾𝗏𝖾𝗅 𝖺-𝖽𝗂𝗌 𝗆𝖾𝗇𝖾𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗋𝗒𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀? 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 "𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝗅𝗅𝗒" 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖼𝖼𝗍𝗏 𝖽𝗂 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗆𝖺𝗇𝖺?
Memyr 67
𝗐𝖺𝗁 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝖽𝖺𝗏𝗄𝖺. 𝖽𝗂𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝖾𝗄𝖺𝗍𝗂 𝖽𝖺𝗋𝖺, 𝖽𝗂𝖺 𝗒𝗀 𝗇𝖺𝗆𝗉𝖺𝗋 𝖽𝖺𝗋𝖺
Nurlaila Hasan
mantaaaaaap 👍👍👍
Nurlaila Hasan
bagus kok ceritanya, suka..👍
LENY
KEREN CERITA THOR HAPPY ENDING
LENY
PASANGAN SAMPAH BUSUK COCOK DAVJA & ERIKA SAMA2 JALANG 😡
LENY
HA HA KEREN KAMU AGA TOP BGT DEH RASAKAN DAVKA MAK JLEB BANGET 😅😅
UCAOAN NYA AGA BENAR SEMUA ❤
LENY
MANTAP KAIVAN, ERIKA MALU BESAR TUH TAPI KL WANITA BEBAL GAK TAHU MALU SIH 😡😅
LENY
BAGUS BARU TAHU RASA KAMU FINNA TERIMALAH HUKUMANMU😅
LENY
URUS SUAMI BRENGSEKMU DAVKA ITU LAKI2 GAK TAHU MALU & GAK PUNYA HARGA DIRI.
LENY
AYO TERIMA DARA DAN BIKIN FINNA KAPOK GAK BERANI LG BULLY KAMU😡
LENY
DASAR WANITA GOBLOK ERIKA PELAKOR. DAVKA GAK TAHU MALU
LENY
DASAR LAKI2 GAK TAHU MALU BILANG KAIVAN BUKAN ORANG BAIK NAH LU IBLIS MOKONDO GAK TANGGUNG JAWAB. JAUH LAH DIBANDING KAIVAN KAMU GAK ADA APA2NYA DAVKA 😡
LENY
DASAR LAKI2 GAK TAHU MALU GAK PUNYA HARGA DIRI JIJIK BANGET LIGAT DAVKA INI🤮🤮
LENY
ERIKA INI SELALU ANGGAP REMEH ORANG SOK BELUM TAHU SIAPA RYDER 😡
LENY
DASAR MULUT WANITA JULID SIRIK 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!