David adalah seorang psycophath yang sangat kejam dan suka menyiksa para korbannya hingga berakhir dengan kematian yang mengerikan.
Karen adalah seorang sekretaris yang sangat cantik, baik hati dan tidak bisa melihat orang menderita.
David dan Karen dipertemukan dengan sifat yang bertolak belakang. Apakah mereka akan bersatu?
Silahkan baca di novelku yang ke 22
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masa Lalu
David mengendarai motor dengan santai, David mengelilingi tempat yang sangat sepi untuk mencari mangsa, kendaraan yang tidak begitu ramai adalah yang paling di sukai oleh David hingga dirinya mendengar suara wanita meminta tolong.
David yang mendengar suara wanita yang meminta tolong akhirnya turun dari motor kemudian berjalan dengan santai menuju suara wanita tersebut. Wanita itu menangis sambil berteriak di tempat yang sepi namun tidak ada satupun yang mendengarnya membuat wanita itu hanya bisa pasrah dan menangis di depan dua preman tersebut.
" Berteriak lah sekerasnya - kerasnya tak ada yang akan dengar.... Hahahaha .. " ucap preman pertama kemudian tertawa jahat.
" Iya nona berteriak lah karena setelah itu nona menemani kita yang lagi kedinginan ... hahahaha.. " sambung preman ke dua kemudian ikut tertawa jahat juga.
" Aku mohon.. Jangan..." Mohon wanita itu sambil mengatupkan ke dua tangannya.
Ketika dua preman itu mendekati gadis malang tersebut namun tiba - tiba suara tembakan terdengar dari arah belakang
Dor
Dor
" Akhhhhh..." teriak ke dua preman tersebut
Bruk
Bruk
Preman yang pertama langsung ambruk dan mati di tempat karena tertembak di belakang kepala dan yang satunya juga ambruk tapi dibiarkan masih hidup karena tertembak kakinya dan sengaja dibiarkan karena nantinya untuk di siksa.
" Bre*****k keluar jangan bersembunyi!!!" teriak preman ke dua sambil berusaha untuk bangun.
David pun keluar dan menyuruh gadis tersebut untuk pergi setelah agak jauh preman yang tertembak kakinya tersebut langsung di tarik membuat preman tersebut berusaha memberontak.
Bugh
Duag
" Akhhhhhhhhh..." teriak preman tersebut ketika kakinya yang sedang terluka di pukul oleh David kemudian menendang tubuh preman tersebut tanpa punya rasa empati sedikitpun.
Setelah selesai melakukannya David menarik kaki preman tersebut tanpa memperdulikan teriakan kesakitan atau pun sumpah serapah karena David sedang mencari tempat yang kosong untuk menyiksanya. Setelah agak lama berkeliling David menemukan rumah tua yang jauh dari warga barulah David melepaskan kaki preman tersebut ke lantai.
David mendekati preman tersebut kemudian memukul secara terus menerus membuat preman tersebut berteriak kesakitan tapi tak ada yang mendengarnya karena sepi hingga preman tersebut tidak berdaya barulah David mulai ingin menyiksanya yang lebih ekstrim.
David mengeluarkan senjata kecil tapi sangat tajam di balik jaketnya kemudian wajah preman tersebut diukir hingga wajah preman tersebut mengeluarkan darah segar hingga lantai yang sangat kotor bercampur dengan darah segar.
" akhhhhh...." teriak preman tersebut.
Setelah puas mengukir wajah preman tesebut David membuka kaos yang di pakai oleh preman tersebut dengan menggunakan pisau setelah itu David mulai mengukir di dada bidang preman tersebut yang menyerupai tato naga.
" akhhhhh...." teriak preman tersebut.
Setelah puas bermain di tusuknya perut preman tersebut sampai dalam kemudian di cabut secara paksa kemudian di tinggalkan begitu saja tanpa memperdulikan rintihan preman tersebut.
Tidak membutuhkan waktu lama preman yang di siksa David kejang - kejang karena kehabisan darah kemudian mati dengan sangat mengenaskan.
David berjalan dengan santai ke arah motor yang tadi di parkir kemudian membersihkan tangan yang penuh dengan noda darah dengan menggunakan air yang di ambil dari motor kemudian pulang menuju ke rumahnya karena sudah malam dan besok pagi dirinya sudah kembali bekerja lagi.
Singkat cerita kini David sudah sampai dikediaman rumahnya, David membuka baju dan langsung membuang di tong sampah untuk di bakar kemudian mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terkena cipratan darah dari preman tersebut.
Rumah yang sangat megah tapi sangat suram dan terkesan angker karena semua nuansa ruangan tersebut dan kain semua serba hitam.
Karena lelah akhirnya David bisa tidur dengan pulas nya. Begitulah setiap hari, berangkat ke kantor tiap pagi dan pulang kadang sore kadang malam kemudian sampai rumah mandi mengganti pakaian untuk mencari mangsa.
Masa Lalu David
Masa kecil David sering di ejek teman - temannya karena miskin dan tidak itu saja ibunya David meninggalkannya waktu David berumur 5 tahun dikarenakan tidak sanggup hidup miskin bersama suaminya dan pergi meninggalkannya dan menikah kembali dengan pria kaya raya. Ayahnya sangat sayang pada David membuat ayahnya bekerja lebih giat agar bisa membahagiakan anak semata wayangnya.
Satu Tahun Kemudian
Karena sering mendapat ejekan dan tidak kuat akhirnya sesuatu yang tidak diinginkan terjadi terhadap teman - temannya. Di gudang tua David kecil seperti biasa di bawa oleh teman - temannya untuk diejek karena ayahnya sedang bekerja.
David kecil yang sudah menyiapkan segala sesuatu langsung mengeluarkan dari saku celana belakangnya tanpa sepengetahuan teman - temannya yaitu sebuah senjata pisau kecil yang sangat tajam kemudian David kecil yang tadi duduk di lantai langsung bangun dan me nu suk satu persatu teman - temannya membuat mereka berteriak kesakitan.
Teman - temannya David kecil yang awalnya meledek dan tertawa langsung menghentikan tawanya karena mereka kaget dengan apa yang dilakukan oleh David dan mereka berusaha untuk kabur karena gudang sepi dan sengaja di kunci oleh teman - temannya sehingga mereka sulit untuk kabur dan akhirnya semuanya mati mengenaskan.
Setelah puas David kecil keluar dari tempat tersebut dan berjalan ke arah rumahnya kemudian David kecil langsung membersihkan dirinya yang bau darah yang menempel pada pakaiannya selesai mandi David kecil membakar pakaian yang penuh darah tersebut. Tidak ada yang tahu karena jarak rumah dengan rumah lainnya sangat jauh dan orang tidak terlalu perduli dengan tetangga.
Keesokkan paginya warga gempar karena ditemukan ada 6 mayat anak kecil terbunuh secara sadis dan tidak ada yang curiga terhadap David karena David masih kecil jadi tidak mungkin kalau David membunuh teman - temannya terlebih anaknya pendiam.
David kecil melakukan hal tersebut karena mengikuti apa yang sering ditontonnya dan langsung mempraktekkannya tanpa mengetahui kalau itu adalah perbuatan salah dan cenderung menjadi seorang psychophat.
Tanpa di sadari oleh ayahnya kalau David tumbuh menjadi orang yang bengis dan membunuh siapa saja yang berani menyakiti hatinya ataupun yang mengkhianati dirinya.
mana yg bener
aku mau nanya, novel pertama mu judulnya apa ya? trus tolong kasih tau dong, urutan bacanya. biar ga ada yg terlewat bacanya..
makasih sebelumnya ya thor... 😊
tp kalo di dunia novel, suka banget sama cerita mafia kayak gini.