NovelToon NovelToon
Sendiri

Sendiri

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Janda / Tamat
Popularitas:102.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nila Z

Kehilangan suami dan anaknya dalam sebuah kecelakaan membuatnya sangat terpukul, sehingga berniat pergi dari kotanya & memutuskan memulai kehidupan baru seorang diri, belajar bela diri untuk menjaga diri, belajar musik piano dan melukis hanya untuk perubahan dalam dirinya. Kenangan suami dan anaknya tetap membuatnya menjadi seorang diri selama bertahun tahun di kota orang. Akankah dia mampu jatuh cinta lagi selama bertahun tahun meninggalkan kotanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nila Z, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2

Malam-malam aku selalu sendiri mengurung diri dikamarku, menangis dan mengingat kenangan ku bersama Rayyan dan Ranvie. Ada 30 panggilan tak terjawab dari Darvin yang sengaja ku abaikan dan 10 pesan masuk yang tidak ku balas bahkan tidak ku buka. Setiap malam aku hanya ingin sendiri mengurung diri dikamarku, ingin terus berada dalam ingatan ku kepada mereka berdua. Darvin memang baik, sejak pertama kali menerimaku jadi murid bela dirinya, ia sudah mulai mencintaiku perlahan-lahan, ia bahkan sering sekali mengajakku ikut kompetisi. Tapi aku selalu menolaknya, karena tujuanku mengikuti seni bela diri hanya untuk melindungi diriku sendiri. Semenjak Rayyan dan Ranvie pergi meninggalkanku, akupun harus menjaga diriku sendiriku.

Pagi harinya, diruang pianoku seperti biasa wajahku pasti sembab dan mataku bengkak, karena setiap malam menangis merindukan sesuatu yang tidak bisa lagi ku temui selamanya. Diruang khususku, aku selalu bisa menghibur diriku sendiri, diruang lukisku ketika aku merasa rindu, aku selalu melukis sebuah tempat dan aku terlarut didalamnya.

Diruang pianoku ketika aku sedih menerima fakta dan kenyataan mereka tidak akan pernah kembali. Diruang bela diriku ketika aku meluapkan amarahku kepada sesuatu yang ku tahu tidak akan bisa ku temui namun begitu sulit ku terima.

Diruang piano, tanpa sadar ditengah permainanku Darvin sudah dibelakang menyaksikannya, setelah selesai ia pun bertepuk tangan dan aku tidak kaget lagi dengan kedatangannya yang tiba-tiba.

"Amazing, Nona Naomi". Kata Darvin sambil bertepuk tangan dan berjalan kearah ku yang membelakanginya.

"Ada apa?" Tanyaku sambil meliriknya.

" Haruskah kau bertanya seperti itu kepadaku?" Tanyanya balik. "Bisakah kau menyambutku dengan senyuman?"

"Tuan Darvin, dari dulu kau tau aku tidak pernah ramah terhadap dirimu, kenapa kau tidak pernah bosan mendatangiku yang tidak pernah mau menerimamu jadi tamuku". Kataku dengan ketus.

"Nona Naomi, ku beritahu satu hal kepadamu. Kalau kau tidak ingin bercerita masa lalumu terhadapku, aku akan melamarmu". Katanya dengan nada mengancam sembari duduk disampingku.

"Tuan Darvin, tidakkah kau lelah mengejarku terus menerus?"

"Tentu saja tidak". Katanya dengan tegas. "Aku tahu diriku ketika aku mencintai seseorang, aku tidak akan berhenti berjuang".

"Tuan Darvin, apa kamu tidak takut kalau suatu saat nanti mengetahui masa laluku dan kamu tidak akan menyesal?" Tanyaku sambil memalingkan wajahku.

"Apapun masa lalumu, itu hanya hal terbelakang, bagiku kau dan aku kedepannya". Katanya sambil memainkan jari-jarinya ke piano.

"Tuan Darvin, kau mungkin bisa menerimaku, tapi tidak pada keluargamu. Masih banyak perempuan-perempuan diluar sana yang bisa kau pilih untuk jadi istrimu, aku tidak bisa menerimamu meskipun kau berusaha, aku akan terus menghindar". Kataku dengan meneteskan air mata tanpa ia tahu.

"Nao, dari awal aku sudah tertarik denganmu, jika saja kau mau menceritakan masa lalumu kepadaku, aku akan mempertimbangkan diri untuk berhenti mencintaimu". Katanya sambik menyentuh tanganku yang masih berada di atas piano, air mataku pun jatuh seketika. Berpikir haruskah aku menceritakan semua pada Darvin? Tapi aku tidak bisa menceritakan segalanya kepada siapapun.

"Tuan Darvin, beri aku waktu 3 hari untuk memikirkannya. Aku akan menghubungimu dan memberimu jawabannya." Kataku, sambil menarik tanganku dari sentuhan tangan Darvin.

Iapun berdiri dari sampingku, "baiklah. Jika itu mau mu, aku akan menunggumu selama 3 hari, ku harap kau mau menceritakannya. Setidaknya, setelah mengetahui masa lalumu, kita bisa jadi sahabat". Katanya, lalu pergi dari ruanganku. Akupun menangis sejadi-jadinya, berdiri lalu berjalan kearah jendela, dengan tatapan kosong yang penuh air mata. Aku bukan sengaja menyembunyikan masa laluku, aku tidak ingin ada yang mengingatkanku tentang Rayyan dan Ranvie, karena setiap malam selama 3 tahun aku terus saja mengingatnya. Begitu susahnya melupakan masa laluku. Gumamku.

1
Aystory
gue tunggu season 2 nya .please Darvin masih hidup...
Aystory: teganyaa....
total 2 replies
Jeon_Rani
Hadir kaka😍
maaf telat
Jeon_Rani
Aku hadir ka ❤
Semangat up terus😘
Jangan lupa feedback ya🤗
Jeon_Rani
Aku hadir ka
Semangat up terus😘
Jangan lupa feedback ya🤗
Dee Daisy
Semangat upnya ya kak
Jeon_Rani
Aku hadir ka
Semangat up terus😘
Jangan lupa feedback ya🤗
Jeon_Rani
yuhuuuu😘😁
Jeon_Rani
lgi😁
Jeon_Rani
like
Jeon_Rani
Aku hadir ka 💓
Semangat up terus😘
Jangan lupa feedback ya🤗
Jeon_Rani
Aku hadir ka
Semangat up terus😘
Jangan lupa feedback ya🤗
yuni chan-chan
aku sudah mampir ya, jangan lupa baca terus sampai selesai dan jangan lupa like, comen, kasih bintang dan vote. TERIMA KASIH
Aisha Bella
semangat untuk kakak2 semua..🤗🤗
kiranya berkenan membaca novel kami :
- TERIMA KASIH CINTA SEJATI
- MENANTI CINTA UNTUKKU
- ALANARA
semoga bisa menghibur kakak2 semua. terima kasih..🙏🙏
Nikma
Next kak!!

Salam "Cinta Pertama"😁👍
Nikma
Dukunganku disini..
Nikma
Jempol👍
Nikma
Like terus..
Nikma
👍👍
Nikma
Dan lagi..
Nikma
Like lagi..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!