NovelToon NovelToon
Suicidal Project

Suicidal Project

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kencan Online / Tamat
Popularitas:268
Nilai: 5
Nama Author: lilbonpcs

Buku ini gua tulis sebagai perwujudan eksistensional gua di dunia ini. Karena gua pikir, sebelum gua mati, gua harus ninggalin sesuatu. Untuk bilang ke orang² yang baca buku gua ini: "Ini gua pernah hidup di dunia, dan gua juga punya cerita." Pada dasarnya, buku ini berisi rangkuman hal² penting yang terjadi dalam hidup gua, yang coba gua ingat² kembali, gua gali kembali, di tengah kondisi gua yang sulit mengingat segala hal yang rumit. Juga, kalau² kelak nanti gua lupa dengan semua hal yang tertulis di buku ini, dan gua baca ulang, terus gua bisa bilang: "Oh... ternyata gua pernah begini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lilbonpcs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pekerjaan

Bekerja di bank ngebuat gua kena mental. Hidup gua kek berantakan, moralitas dan realitas saling bertabrakan, dan gua enggak bisa terima itu. Yaudah, akhirnya pada satu titik gua bener² jenuh dan enggak kuat lagi. Gua akhirnya memutuskan keluar dari pekerjaan itu.

Keluar dari sana, gua gonta ganti pekerjaan. Mulai dari jaga toko elektronik, kerja jadi kasir di supermarket, dan endingnya gua udah bosen dengan keluar masuk pekerjaan yang enggak jelas itu. Gua akhirnya mutusin jadi cleaning service, bukan tanpa alasan, karena waktu itu gua sadar diri kalau gua enggak ada skill sama sekali. Cuman pekerjaan itu yang gua bisa lakuin.

Pertama kali gua kerja jadi cleaning service di sebuah rumah sakit swasta milik yayasan Kristen di Indonesia. Di tempatin di bagian gedung bedah, awalnya gua minder, apa lagi pas liat para mahasiswa calon perawat yang lagi praktek, usia mereka kebanyakan masih seusia sama gua. Gua sering mikir: "Mereka enak, masa depan mereka jelas, sementara gua enggak ada masa depan sama sekali."

Ini keputusan salah menurut gua sekarang...

Memilih untuk menjadi clening service, pekerjaan tanpa skill, yang semua orang bisa melakukannya. Tapi, itu adalah keputusan terbaik yang bisa gua lakuin waktu itu, karena gua enggak punya skill, mencari pekerjaan jadi benar² susah. Di sisi lain, orangtua gua di rumah, bener² menuntut gua untuk segera cari pekerjaan, tanpa ngasih gua jeda buat ngasah skill. Alasan klasik dari semua keluarga miskin, karena waktu itu kedua adek gua masih sekolah, dan gua udah diberi tanggung jawab buat ikut ngebantu biaya pendidikan mereka, padahal gaji gua kecil.

Gua akui, di titik ini gua kehilangan momen masa muda gua. Di saat anak² lain yang seusia gua sibuk mencari skill mereka, mengasah skill mereka demi masa depan yang baik, gua enggak sempet, enggak ada waktu, karena gua harus cari uang. Dulu gua selalu iri saat ngeliat anak² seusia gua bisa asik nongkrong sama temen or sama pasangan, sementara gua harus nyapu ngepel demi uang yang jumlahnya enggak seberapa, yang selalu habis di pertengahan bulan.

Urusan asmara?

Gua enggak lagi nyari² cewek, karena gua mulai minder dan sadar diri dengan posisi gua, pikir gua: "Emang cewek mana yang mau pacaran sama seorang cleaning service."

Tapi... ada satu pengecualian...

Ning...

Sampai pada momen ini, cewek ini tetep berusaha memperbaiki hubungan dengan gua. Tapi, gua tetep tolak, karena gua sama sekali enggak ada rasa.

Sampai di satu titik gua akhirnya temuin si Ning dan ngobrol baik². Kita bicarain dari awal, semua alasannya, dan ketemu satu kesimpulan, kita akhirnya putus baik². Lalu, satu bulan setelah kita putus, Ning dinikahi oleh suaminya yang sekarang.... hehe.

Gua enggak nyesel... karena gua emang enggak pernah ada rasa cinta, gua salah menafsirkan perasaan kagum di awal, dengan cinta. Dan lagi gua juga sadar diri, kalau Ning tetep sama gua, dia enggak akan berkembang, hidupnya akan menderita, karena masa depan gua sudah terang pasti buntu.

Yang gua salut dari Ning, ketulusan dan iman cewek ini yang benar² luar biasa. Dia satu dari seribu cewek yang masih tetep mempertahanin kesuciannya demi iman.

Selang beberapa lama gua bekerja di rumah sakit swasta itu, gua diangkat jadi team leader oleh perusahaan outsorcing yang menaungi cleaning service di rumah sakit tempat gua kerja. Di titik ini, gua menemukan secerca harapan. Gua pikir: "Mungkin gua masih punya masa depan."

But, masalah muncul...

Gua enggak di tempatin di rumah sakit lagi. Gua ditempatin di salah satu tempat wisata. Tempat itu seperti neraka buat gua. Anak buah yang merasa lebih senior dari gua, sulit gua kendalikan. Gua pakai cara halus dengan mulai loyal sering traktir mereka. Tapi, mereka malah ngelunjak. Pekerjaan enggak dikerjain dengan benar, gua yang diomelin sama klien. Puncaknya gua mulai agak keras sama mereka. Dan apa... mereka berontak.

Gua mendapat pengancaman secara fisik, mereka ngancam akan bunuh gua kalau macam², so gua ambil sikap. Gua laporin ke atasan gua di perusahaan. Beberapa hari kemudian gua dipindahin, dan anak buah gua itu keknya sih dipecat.

Gua dipindahin di klup malam, dunia yang asing buat gua. Benar² glamor, minuman keras, dan cewek² vulgar. Akhirnya gua yang enggak kuat sendiri, karena bertentangan dengan moralitas gua. Akhirnya gua keluar lagi.

Tapi kali ini gua enggak asal keluar. Alasan gua keluar cukup kuat, karena gua pindah perusahaan outsorcing, yang berani ngasih bayaran cleaning service mereka setara gaji team leader di perusahaan gua. So gua pindah, dan ditempati  di salah satu kampus swasta di kota gua. Kebetulan gua ditempatin di gedung fakultas sastra dan bahasa.

Di tempat ini, gua menemukan dunia gua...

Awalnya ada perasaan iri sama mahasiswa² kampus ini, karena kabanyakan mereka seusia sama gua. Bahkan, teman SMK gua kuliah di tempat ini. Gua benar² iri, gua ngerasa, seharusnya gua juga bisa kayak mereka. Tapi, faktanya yang gua pegang sapu dan alat pel, bukan buku dan pena.

Yaudah... gua alihin rasa iri gua, dengan mencari tahu minat gua. Karena bekerja di tempat ini sejujurnya lebih banyak nganggurnya. Gua jadi punya banyak waktu untuk merenung... hehe.

Kebetulan, waktu itu, kalau beristirahat gua seringnya di gudang. Di gudang itu banyak banget buku² novel yang udah enggak kepakai. Minat membaca gua bangkit lagi, gua jadi sering ngabisin waktu luang selama kerja buat baca² di sana.

Seiring waktu gua jadi mulai suka dengan buku. Ketemulah gua sama satu novel karya Ilana Tan, novel Tetralogi yang berjudul Winter in Tokyo. Terus gua ketemu juga bukunya bang Radit yang berjudul Marmut Merah Jambu. Gua kepikiran: "Mereka kok bisa ya bikin buku semenarik ini, keknya gua juga bisa deh."

Akhirnya gua mulai menulis novel pertama gua, novel pertama gua berjudul "Pelacur" gua unggah di Wattpad dan Noveltoon, di Noveltoon jumlah pembacanya mencapai 500.000. Disinilah gua mulai nyadar, kalau gua punya bakat dalam "bercerita" karena banyak orang komentar, cerita gua bagus, cuman cara nulis gua super duper jelek... wkwk.

Yaudah, gua jadi fokus nulis novel...

Tapi, gua juga dihadapkan pada satu fakta, nulis novel enggak bisa ngasilin duit sama sekali, kalau latar belakang lu bukan siapa². Yup... pada akhirnya, itu cuman jadi hobi aja, yang enggak ngasilin duit.

Kurang lebih gua bekerja sebagai cleaning service di kampus sastra dan bahasa itu sekitar 3 tahun. Terus, habis itu gua kepikiran buat berdikari, karena gua mulai capek kerja ikut orang dengan gaji yang enggak seberapa, gua mulai nyadar dengan sistem perbudakan modern ini.

1
lilbonpcs
ehek
DavidTri
ini beneran kisah nyata atau cuma cerita di buat² bang? Walaupun gitu tetap semangat bang, bahkan Kita harus membayangkan Sisyphus bahagia. Sisyphus tahu hidupnya absurd mendorong batu ke puncak gunung, jatuh lagi, diulang selamanya.

Tidak ada tujuan akhir disana. Tidak ada hadiah menanti. Tapi justru saat dia menyadari absurditas itu dan tetap memilih untuk mendorong batu, di situlah kebebasannya muncul.

Bahkan dalam penderitaan, Sisyphus bahagia
bukan karena penderitaannya menyenangkan,
melainkan karena penderitaan itu tidak lagi menguasainya🔥
lilbonpcs: cerita nyata 😄 makasih loh dah komen,
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!