Seorang gadis cantik bernama Freya Oktavia. gadis cantik yang memiliki sifat tidak bisa diam, usil, Kepo. Tiba-tiba jiwanya bertransmigrasi menjadi pemeran figuran, seorang istri pertama mafia dingin, kejam dan berkuasa bernama kay leroy. Sang figuran dinikahi kay leroy, karena kesalahan informasi. Kay leroy yang mencinta kekasihnya bernama ivana pemeran utama wanita, akhirnya menikahinya dan menjadikannya istri kedua. pernikahan keduanya membuat kay seakan-akan tidak perduli kepada istri pertamanya, yang tak lain seorang figuran bernama freya.
Bagaimana kah kisah freya, menggantikan jiwa figuran istri pertama yang memiliki nama sama, wajah yang sama dengannya, memiliki sifat pendiam dan suka berpakaian norak. Penasaran kan teman-teman ayo baca novel ku😁😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Awal Mula Transmigrasi
Freya Oktavia adalah gadis cantik, bekerja di perusahaan sebagai sekuriti wanita, bersama sahabatnya nadya, yang tanpa di ketahui semua orang, nadya adalah seorang penulis terkenal. Mereka sekuriti wanita yang ilmu bela dirinya diacungkan jempol.
Langit malam semakin tampak lebih pekat, rembulan memilih untuk bersembunyi di balik tirai kelabu yang tebal. Langit bagaikan beludru hitam dan sang bintang seakan enggan keluar. Kilatan cahaya putih sesekali membelah langit hitam. Bau aroma khas menjelang turunnya hujan, mulai menusuk di indra penciuman.
Dua sekuriti wanita sedang berjaga malam di temani dua penjaga pria. Tetapi dua orang pria sedang istirahat makan di warteg. Mereka berdua duduk di kursi memandang langit.
"Freya, sepertinya akan hujan besar." Ucap nadya menatap langit yang terlihat sangat pekat. "Oh iya, bagaimana novel terbaruku? besok aku mau rilis loh, jadi aku mau libur kerja dulu." Ucapnya dengan nada berbinar-binar.
Freya tersenyum kecut. "Novelnya kurang bagus buat aku, masa pemeran figuran hidupnya miris bangat, tidak dianggap ada sama suaminya yang seorang mafia, sama keluarganya tidak dianggap juga, dan yang paling aku kesal. Kenapa kamu memakai nama pemeran figuran sama dengan nama ku, freya." Ucapnya dengan bibir yang mengerucut. "Nih, aku bawa novelnya dan aku juga sudah baca sampai habis." Lanjutnya masih dengan wajah masamnya.
Nadya tersenyum kecil. "Hehehe, maaf ya sahabat ku, waktu itu aku lupa mencari nama figurannya, nah pas mau aku tulis aku teringat wajah mu. Jadi aku pakai nama mu." Jawaban dengan nada santainya.
freya menatap malas sahabatnya. "Aturan kalau seperti itu, buat si freya cerai dari suaminya yang kejam, dingin, psikopat gila dan satu lagi--." Ucapnya terhenti menatap wajah nadya. "Tidak pernah menganggapnya ada." Celetuknya kesal. "Nah, setelah cerai, freya dapat uang banyak dan senang-senang. Bukannya tewas karena kesedihannya. Mana di saat dia tewas tidak ada satu orang pun yang berada disisinya." Ucapnya terdengar nada sedih, yang berusaha dia tutupi. Dia menatap langit malam tanpa bintang dan rembulan.
"Nadya, kamu miliki orang tua yang komplit dan sayang sama kamu. Sedangkan aku tidak memiliki siapa-siapa. Aku anak angkat yang tidak di pedulikan keluarga dan aku pergi dari mereka. Hampir sama seperti freya di novel mu, hanya di novel mu, freya sang figuran wanita lemah, tidak berani melawan mereka. Karena mereka adalah orang yang membesarkan mereka." Gumamnya dengan nada menghela napas.
Nadya merasa bersalah. "Maafkan aku ya freya, aku tidak berniat menyinggung mu." Ucapnya dengan nada menyesal.
Freya tersenyum kecil. "Sudahlah, aku juga cuma bercanda. Hanya kesal saja sama si kay itu loh. Dia kan mafia, seharusnya sebelum menikahi freya paksa, dia cari tahu dulu kebenarannya lebih detail." Ucapnya dengan nada marah.
"Hehehe, kan ceritanya kay sedang bersedih. Pulang dari luar negri, di kabarkan kekasihnya sudah tiada dan mendonorkan jantungnya untuk freya, jadi frustasi. Karena itu dia langsung menikahi freya tanpa melihatnya. Karena yang ada dipikirannya itu jantung kekasihnya." Jawabnya dengan nada cekikikan.
Freya menatap tajam nadya. "Itu mah terlalu lebay, karena kesalahannya membuat seorang wanita yang tidak bersalah tewas karena kesedihannya. Dan lebih bodohnya dia istri pertamanya." Gumamnya ngegas.
Tiba-tiba rintik hujan turun dan langsung besar, meraka masuk. "Freya aku mau menutupi motorku dulu." Ucap nadya langsung berlari keluar.
"Nadya, anginnya kencang." Teriak freya kencang. Freya akhirnya mengikuti nadya untuk menolongnya.
Nadya mendorong motornya, tiba-tiba pohon tersambar petir dan akan jatuh ke nadya, freya mendorong tubuh nadya, hingga freya tertimpa pohon besar itu.
"Freya." Teriak nadya.
Nadya mencoba mengangkat pohon itu tetapi tidak bisa. "Nadya, sudah tidak apa-apa. Aku sudah tidak kuat, selamat tinggal." Ucapnya langsung memejamkan matanya.
"Freya." Teriak nadya.
Di sebuah kamar, seorang wanita terjatuh dari tangga. Kini tubuhnya terbaring dengan kepala yang di perban. Di samping kasurnya duduk seorang pelayan setia, seumuran dengannya dengannya, menunggunya terbangun.
Eng.. Kelopak mata wanita itu bergetar hebat, sebelum akhirnya terbuka perlahan, namun pandangannya masih kabur. "Di mana aku." Bisik-nya parau hampir tidak terdengar.
Saat penglihatannya mulai fokus, jantungnya berdegup kencang, hingga terasa memenuhi rongga dadanya. Dia menatap langit-langit kamar tinggi dengan ukiran gypsum berwarna emas dan lampu gantung kristal yang megah.
"Nyonya, anda sudah sadar?" Tanya seorang pelayan yang setia menunggunya.
Deg..
"Aku di mana?" Tanyanya dengan nada bingung. Karena dia masih ingat, dia tewas tertimpa pohon besar.
Tiba-tiba kepala berdenyut keras. Rasa sakit di kepalanya terasa.
Pelayan itu khawatir. "Nyonya anda tidak apa-apa?" Tanyanya dengan nada terdengar panik dan khawatir.
Tiba-tiba bayangan kehidupan seseorang berputar bagaikan kaset rusak. Dan rasa sakitnya mulai mereda. Dia menghela napas.
"Nyonya, aku panggilkan dokter ya?" Tanyanya dengan nada khawatir.
Freya tersenyum tipis. "Tidak perlu, aku sudah mendingan." Jawabnya dengan nada santai dan lembut.
Deg..
"Oh iya nyonya." Jawabnya gugup melihat perubahan nyonya mudanya.
"Jadi, aku menjadi freya gemala, figuran novel, yang tak di anggap suaminya yang bernama kay leroy." Batinnya berbisik bingung.
"Ya sudahlah, terima saja, yang penting aku masih bisa hidup, jika semuanya sesuai novel. Maka aku akan mengubah semuanya, aku minta cerai saja, karena tidak ada cinta antara aku dan kay." Batinnya berbisik kembali.
"Bella, tolong ambilkan aku air." Perintahnya dengan nada santai.
Bella menatap lekat nyonya mudanya yang sangat berbeda, biasanya sangat pendiam, selalu menunduk dan juga tidak pernah memerintahkan. Bella berpikir nyonya mudanya sangat berubah dan dia senang.
Dia menatap kamar yang mewah. "Hmmm, membingungkan, tetapi nikmati." Gumamnya tersenyum tipis.
Freya menatap sekeliling kamarnya. Dia berada di tengah tempat tidur yang ukurannya king size, dengan seprei sutra berwarna biru, yang terasa dingin dan halus di kulitnya.
"Nyonya, ini airnya." Ucap bella menyadarkan lamunannya.
Freya mengambil airnya dan meminumnya, dia merasakan sangat haus. "Ini bella." Ucapnya memberikan gelas yang sudah kosong. Lalu dia turun dari kasurnya. Dia melangkah menuju cermin rias yang besar dan indah. Dia ingin melihat wajah freya gemala.
Deg..
Dia terkejut melihat pantulan dirinya di cermin, wajahnya adalah wajah asli dirinya. Hanya dia menggunakan kacamata minus, dan memiliki rambut sebahu. Dia memegang rambutnya.
Deg..
"Rambut ini palsu." gumamnya menarik rambut palsunya, hingga tergerai dengan warna hitam yang panjang. Dia sangat terkejut, dia membuka kacamatanya dan dia mengelap noda seperti jerawat. "Semuanya palsu." Tiba-tiba Ingatannya pemilik tubuh terlihat kembali. Dia tambah terkejut.
"Keluarga angkat sialan, jadi mereka yang memerintahkan freya menyembunyikan kecantikannya, takut anak perempuannya tersaingi dan itu adalah istri keduanya." Gumamnya dengan nada kesal. "Dasar keluarga doggy." Teriaknya kesal.
Bella terkejut dengan kecantikan nyonya mudanya, selama ini dia tidak tahu kecantikan nyonya mudanya yang disembunyikan. Dia dijadikan pelayan setelah nyonya mudanya menikah lima bulan, dan cara pakaiannya dan dandanannya terlihat tidak merawat diri. terlihat norak, tidak seperti nyonya ivana, sang kakak yang termasuk istri kedua dari tuan muda kay leroy, yang terlihat elegan.
makasih thor udah up 2
ditunggu undangan married nya ya alex & freya /Chuckle/
si kay(maaf kalau salah nama) bakal tau kapan ya' kalau udah cerai sama fl Badas kita. jadi berkhayal taunya pas diajak married sama alex seru tuh, si kay malah dateng ke pesta pernikahan nya bareng si cabe (kan katanya kalau ada acara pesta atau apa yang diajak si cabe) 🤭
nah ini aku selama ini kalo baca tuh susah inget nama, gara gara re read aku berusaha hafalin nih namanya
ini typo ga sih kak? harusnya alex, jadinya axel. lumayan banyak typo nama axel nya kak, ada apa dengan axel? 🤭🙏