NovelToon NovelToon
Bangkitnya Darah Serigala

Bangkitnya Darah Serigala

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Identitas Tersembunyi / Manusia Serigala / Romansa Fantasi / Anak Genius / Balas Dendam
Popularitas:54.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: hofi03

Kehidupan Jasmine sebagai pemimpin tunggal wilayah Alistair berubah drastis saat dia menyadari keganjilan pada pertumbuhan putra kembarnya, Lucian dan Leo. Di balik wajah mungil mereka, tersimpan kekuatan dan insting yang tidak manusiawi.

Tabir rahasia akhirnya tersingkap saat Nyonya Kimberly mengungkap jati dirinya yang sebenarnya, sebuah garis keturunan manusia serigala yang selama ini bersembunyi di balik gelar bangsawan.

Di tengah pergolakan batin Jasmine menerima kenyataan tersebut, sebuah harapan sekaligus luka baru muncul, fakta bahwa Lucas Alistair ternyata masih hidup dan tengah berada di tangan musuh.

Jasmine harus berdiri tegak di atas dua pilihan sulit, menyembunyikan rahasia darah putra-putranya dari kejaran para pemburu, atau mempertaruhkan segalanya untuk menjemput kembali sang suami.

"Darah Alistair tidak pernah benar-benar padam, dan kini sang Alpha telah terbangun untuk menuntut balas."

Akankah perjuangan ini berakhir dengan kebahagiaan abadi sebagai garis finis?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KANDANG MUSUH

"Kakak, berhenti bercanda, aku hanya ingin fokus membesarkan mereka di sini, di sini lebih tenang," jawab Jasmine memutar bola matanya.

"Dan katakan pada Ayah untuk menjaga kesehatan nya, nanti saat ada waktu luang aku dan anak-anak akan melindungi nya," lanjut Jasmine, mengingat Ayah nya yang sudah lama menduda.

"Baiklah, akan aku sampaikan nanti," jawab Pangeran Lucius, mengangguk kan kepala nya.

"Tapi apa kata mu tadi? Tenang katamu? Dengan Leo yang hampir merobohkan barak prajurit kemarin?" tanya Pangeran Lucius tertawa lagi.

"Tapi serius, Jasmine, kamu masih muda, kamu tidak bisa terus-menerus menutup hati," ucap Pangeran Lucius, melihat adiknya.

"Aku tidak menutup hati, Kak, hatiku sudah penuh dengan mereka berdua," jawab Jasmine sambil menunjuk si kembar yang mulai mencoba jurus baru dengan belati pemberian Lucius.

Lucius terdiam sejenak, menatap adiknya dengan tatapan yang lebih hangat, dia tahu betapa besar cinta Jasmine pada Lucas.

"Ya, ya, aku tahu, adikku ini memang sangat setia," ucap Pangeran Lucius, bangkit dan bergabung dengan kedua keponakan nya.

Setelah Pangeran Lucius bergabung dengan Leo dan Lucian, Jasmine menatap kosong ke atas langit.

"Tidak ada yang bisa menggantikan kamu di hati Lucas Alistair, samapai kapanpun kamu akan selalu menjadi pemenang nya," batin Jasmine, dengan perasaan sesak.

"Lucas Alistair, aku merindukan mu, sangat..." bisik Jasmine pada hembusan angin sore.

Di waktu yang sama, di sebuah sudut dunia yang tidak terpetakan, jauh di balik pegunungan es yang selalu tertutup kabut abadi, berdirilah sebuah benteng bawah tanah yang dikenal sebagai Kastil Bayangan.

Di sinilah, di dalam sel yang paling dalam dan gelap, seorang pria menghabiskan lima tahun terakhirnya.

Dinding batu di sekelilingnya dilapisi oleh sihir kuno yang menyerap kekuatan fisik dan mental tawanan di dalamnya.

Rantai yang membelit pergelangan tangan dan kakinya bukan sekadar besi biasa, melainkan logam hitam yang terus mengalirkan rasa dingin yang membekukan darah.

"Uhuk!"

Pria itu tersedak darahnya sendiri, tubuhnya yang dulu gagah kini dipenuhi bekas luka yang tak terhitung jumlahnya. Namun, matanya meski cekung dan redup, tetap menyimpan api yang enggan padam.

"Sudah lima tahun, Duke....Apakah kau masih berharap akan ada yang datang menjemputmu?"

Sebuah suara serak terdengar dari balik jeruji, itu adalah sang Penjaga, sosok bertopeng yang selalu datang setiap malam hanya untuk menghancurkan harapan Duke Lucas.

Ya! Selama lima tahun ini Duke Lucas masih hidup dan di kurung di tempat ini, dengan penyiksaan fisik dan batin yang dia terima selama ini.

"Istri cantikmu itu, Jasmine, bukan? Aku yakin dia sudah menikah lagi sekarang. Wilayah Alistair pasti sudah memiliki tuan baru yang jauh lebih kuat darimu," ucap pria itu mengejek, sambil menuangkan air ke lantai, tepat di depan wajah Duke Lucas yang haus, namun tak terjangkau.

Duke Lucas hanya diam, rahangnya mengeras.

Setiap kali nama Jasmine disebut, jantungnya berdenyut nyeri, sebuah rasa sakit yang jauh lebih hebat daripada cambukan mana pun.

"Dia tidak akan pernah melakukan itu," bisik Duke Lucas, suaranya seperti gesekan amplas pada kayu.

"Dan jika benar Alistair memiliki tuan baru, aku bersumpah akan merangkak dari neraka ini hanya untuk memenggal kepalanya," lanjut Duke Lucas, mengeram rendah.

"Kau tidak tahu apa-apa, Duke, kau bahkan tidak tahu apa yang kau tinggalkan," ucap Penjaga itu tertawa terbahak-bahak.

Penjaga itu mendekat, berbisik tepat di telinga Lucas.

"Tidakkah kau merasa aneh? Setiap tanggal lahirmu, atau setiap kali bulan purnama, kau merasakan gejolak energi yang asing di darahmu? Itu adalah panggilan darah, Lucas. Sesuatu yang tumbuh di luar sana, yang memiliki aroma persis sepertimu,' bisik Pria itu dengan mata berkilat licik.

"Apa maksudmu?" tanya Duke Lucas, mendongak kan kepala nya.

"Terkadang kematian adalah anugerah, tapi dibiarkan hidup tanpa tahu bahwa kau memiliki penerus itu adalah siksaan yang paling sempurna," ucap si Penjaga misterius itu sebelum melangkah pergi, meninggalkan Lucas dalam keheningan yang menyesakkan.

Duke Lucas diam mematung, tubuh bergetar hebat, dia tidak sebodoh itu untuk tidak memahami perkataan penjaga tadi.

Di dalam kegelapan selnya, Duke Lucas termenung, kata-kata penjaga itu terus terngiang-ngiang. Penerus?

"Jasmine..." gumam Duke Lucas lirih.

"A-apa aku punya anak..." bisik Duke Lucas, dengan perasaan sesak.

Pikirannya melayang kembali ke malam terakhir sebelum ia berangkat perang. Kehangatan Jasmine, isak tangisnya, dan janji yang ia buat di ambang pintu. Ia mengingat bagaimana Jasmine memeluknya seolah tidak ingin melepaskannya.

Apakah saat itu Jasmine sudah mengandung?

Duke Lucas memejamkan mata erat-erat, air mata yang jarang ia keluarkan kini jatuh membasahi pipinya yang kotor.

Selama lima tahun ini, satu-satunya alasan dia bertahan dari siksaan sihir hitam adalah bayangan Jasmine, Duke Lucas selalu membayangkan Jasmine sedang menunggunya di gerbang setiap hari, persis seperti yang wanita itu janjikan.

Namun, membayangkan bahwa ada anak yang tumbuh tanpa dirinya, anak yang tidak pernah dia gendong, anak yang tidak tahu bagaimana rupa ayahnya, membuat Duke Lucas merasa jiwanya hancur berkeping-keping.

"Jika benar, aku tidak boleh mati di sini," gumam Duke Lucas mencengkeram rantainya hingga tangannya berdarah.

"Tunggu Ayah Nak..." bisik Duke Lucas, menangis dalam diam.

Perasaan Duke Lucas begitu hancur dan hati nya berdenyut sakit, memikirkan istri nya harus berjuang sendiri.

"Maafkan aku Sayang... maaf kan aku..." bisik Duke Lucas, memukul-mukul dada nya.

Tiba-tiba, Duke Lucas merasakan sebuah denyutan hangat di dadanya, itu adalah getaran yang sama dengan yang dirasakan Lucian di kediaman Alistair ribuan mil jauhnya.

Sebuah ikatan batin antara ayah dan anak yang tidak bisa dipisahkan oleh jarak ataupun sihir hitam.

Di luar sel Lucas, si Penjaga berjalan menemui sosok berjubah hitam yang berdiri di balkon benteng.

"Bagaimana keadaannya?" tanya sosok berjubah itu.

"Dia masih bertahan, kekuatan darah Alistair dan campuran darah murni dari ibunya membuatnya sangat sulit untuk dibunuh," jawab si Penjaga.

"Terus siksa dia secara mental, berita tentang kelahiran anak kembarnya akan menjadi senjata pamungkas kita, kita akan memancing Jasmine dan kedua bocah itu ke sini," ucap pria berjubah hitam itu, dengan mata berkilat tajam.

"Darah murni dari anak-anak itu adalah kunci untuk membangkitkan Raja Kegelapan yang sebenarnya," lanjut pria berjubah itu lagi.

"Biarkan mereka menikmati kebahagiaan itu sedikit lagi, karena sebentar lagi matahari Alistair benar-benar akan tenggelam," ucap sosok berjubah itu menatap ke arah utara, ke arah wilayah Alistair yang damai.

Sosok berjubah itu tiba-tiba menghilang dari sana, meninggalkan kegelapan yang menyelimuti tempat itu.

1
Wulan Sari
ia ayo jangan buat nerves semua yg baca Thor itu pasti bs di buka semangat 💪
Ulufi Dewi
kukirim vote biar smangat nulisnya dan dobel up.....
Wulan Sari
semangat lanjuuuut bacaaa❤️
Kavina
Deg²an gw baca nya njirr 🥺
Ulufi Dewi
apakah lucas berubah menjadi srigala manusia seperti mark❓
Wulan Sari
semoga semuanya bisa teratasi dan mendapat kemenangan sampai serius bacanya eh episodenya habis, ayo Thor lanjut lg seru2 nih semangat
Rahma Sari
sangat sangat bagus....lanjut tour...
kaylla salsabella
semoga berhasil
Tiara Bella
Daebak semoga Lucas berhasil ya dan berkumpul dngn keluarga nya kembali amiin....
kaylla salsabella
ya Alloh ikut deg" an
kaylla salsabella
Lucian, Steven, mark
kaylla salsabella
ayo Lucian kau pasti bisa
Tiara Bella
berasa lg nnton film gk sh....campur degdegan.....
renjani
lucas hayo berjuang😍😍 cinta dan mutiaramu menunggumu..hayo lucas semangat💪💪💪
renjani
Thor jgn buat was2 donk..lucas pasti bebaskan..mine hayu semangat..💪
renjani
ga bisa berhenti baca..lanjut thor👍💪
Chika Aulia
semoga kalian bisa bersatu/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
renjani
tegang..seru..luar biasa..👍👍 seakan ikut hanyut dalam cerita..👍👍 tks thor👍
Leni Ani
lanjut💪💪💪💪💪👍
Ayu Oktaviani
sungguh 😭😭 semoga aja Lucas bisa mengatasinya tanpa ada yg kurang,semoga bisa berkumpul, twins ayo bantu ayahmu dgn darah murni kalian. di tunggu up selanjutnya thor. makasih udah up banyak ,tp aplh dy driku in ttp merasa kurang🤭🙏 soal nya lagi seru² nya di gantung😭 hrs nggu bsk lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!