🩸 HEI YING TUN TIAN(Bayangan Hitam Yang Menelan Langit)⚠️ Han Xuan Sang Penelan Takdir Itu Sendiri
Sinopsis:
Di kehidupan sebelumnya, ia adalah monster yang ditakuti dunia dan Dao itu sendiri.
Ia mencapai Law Devouring Realm, melahap Dao para genius, menghancurkan sekte besar, dan hampir menantang Langit itu sendiri.
Namun Langit tidak membunuhnya.
Langit menghukumnya.
Jiwanya dipecah dan dilempar kembali ke masa lalu, terlahir sebagai anak klan kecil dengan meridian retak dan akar spiritual cacat. Di mata dunia, ia hanyalah sampah kultivasi yang tak akan pernah melangkah jauh.
Mereka salah.
Tubuh barunya menyimpan Void Devouring Constitution, konstitusi terkutuk yang hanya bangkit setelah kehancuran total. Dengan ingatan penuh dari kehidupan sebelumnya, ia memilih jalan yang lebih sunyi dan lebih kejam.
Ia tidak lagi membantai secara terang terangan.
Ia membangun bayangan nya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DavidTri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17 - Dasar Ketiadaan
...Bab 17: Dasar Ketiadaan...
Kegelapan di dalam Sumur Kekosongan tidaklah kosong. Ia memiliki berat, massa, dan tekanan yang sanggup meremukkan baja dalam sekejap.
Saat tubuh Han Xuan meluncur jatuh, ia merasa seolah-olah sedang menembus lapisan-lapisan realitas yang sudah mati. Suara angin yang menderu perlahan berubah menjadi bisikan jutaan jiwa yang terhapus dari sejarah.
Han Xuan mengaktifkan Void-Thundering Sovereign Body miliknya. Kilat ungu merambat di permukaan kulitnya, membakar kabut ketiadaan yang mencoba menyusup ke dalam pori-porinya.
Dalam pandangan hitam-putihnya, dasar sumur itu kini mulai terlihat bukan sebagai tanah, melainkan sebagai hamparan cermin perak yang retak.
Ia mendarat dengan dentuman halus. Di sana, di pusat cermin raksasa tersebut, berdirilah sosok yang menyerupai Xiao Mei. Namun, tubuhnya kini transparan, memancarkan cahaya perak yang sama dengan titik-titik mata di sekeliling mereka.
"Xiao Mei?" suara Han Xuan bergema, namun suaranya tidak memantul. Ia ditelan oleh keheningan tempat itu.
Sosok itu berbalik. Matanya tidak lagi kelabu, melainkan putih murni tanpa pupil. "Xiao Mei adalah wadah yang kau pilih, Han Xuan. Namun aku... aku adalah ingatan yang kau buang sebelum kau bereinkarnasi."
Han Xuan mengerutkan kening. Rasa sakit yang tajam menghantam inti jiwanya. Fragmen memori dari Record of the Vanished Sovereigns mulai bergejolak. Ia melihat bayangan dirinya seribu tahun yang lalu, berdiri di tempat yang sama, merobek bagian dari jiwanya sendiri untuk menciptakan sebuah "kunci" yang bisa menahan pintu kiamat.
"Kau adalah Will of the Void?" tanya Han Xuan.
"Aku adalah apa yang tersisa dari kemanusiaanmu yang kau anggap sebagai beban" sosok itu melangkah mendekat. Setiap langkahnya membuat cermin di bawah kaki Han Xuan retak. "Kau menelan segalanya untuk menjadi kuat, Han Xuan. Tapi kau lupa bahwa semakin banyak kau menelan, semakin besar lubang di dalam dirimu yang tidak akan pernah bisa terisi."
Han Xuan merasakan Hukum Devour di dalam dirinya memberontak. Ia merasakan kelaparan yang luar biasa, sebuah dorongan untuk menerjang sosok di depannya dan menyatukan kembali apa yang hilang. Namun, ia menahannya dengan kehendak baja.
"Jika kau adalah bagian dariku, maka kau tahu mengapa aku kembali" ucap Han Xuan dingin. "Aku tidak butuh kemanusiaan untuk menghancurkan Langit. Aku butuh otoritas mutlak."
"Otoritas mutlak membutuhkan pengorbanan mutlak" sosok itu mengangkat tangannya.
Tiba-tiba, ribuan mata perak di sekeliling mereka mulai menembakkan sinar energi yang sangat murni. Sinar itu tidak menyerang tubuh fisik Han Xuan, melainkan menyerang "konsep" keberadaannya. Han Xuan merasa namanya, wajahnya, dan tujuannya mulai memudar dari ingatannya sendiri.
Ini adalah ujian terakhir dari Sumur Kekosongan: Kehilangan jati diri.
Han Xuan berlutut, tangannya mencengkeram lantai cermin. Ia kehilangan rasa kantuk, warna, rasa, tekstur, dan emosi. Sekarang, ia mulai kehilangan "Aku".
Siapa aku? Sebuah suara di dalam kepalanya berbisik. Kau adalah sampah klan Han. Kau adalah pelarian dari Kekaisaran. Kau adalah hantu dari masa lalu.
"Tidak..." Han Xuan menggeram. Kilat ungu di tubuhnya meledak, menembus kabut perak yang mencoba menghapusnya. "Aku bukan mereka semua. Aku adalah dia yang akan menelan Langit itu sendiri!"
Han Xuan melepaskan Hukum Devour dalam bentuk yang belum pernah ia gunakan sebelumnya: Self-Consumption. Ia mulai "memakan" rasa sakitnya sendiri, memakan keraguannya, dan memakan serangan dari Sumur Kekosongan tersebut.
Energi perak dari ribuan mata itu bukannya menghapus Han Xuan, justru mulai tersedot masuk ke dalam tubuhnya. Lantai cermin di bawahnya pecah sepenuhnya, memperlihatkan jurang yang lebih dalam lagi di mana sebuah jantung raksasa yang terbuat dari batuan angkasa berdenyut dengan pelan.
The Core of the World.
Inilah alasan sebenarnya mengapa Wilayah Barat begitu hancur. Inti dunia ini telah dicuri sebagian oleh Han Xuan di masa lalunya, dan kini ia datang untuk mengambil sisanya.
[Realm: Core Condensation - Tingkat 2 Tengah]
Kenaikan tingkat yang instan ini membuat tubuh Han Xuan mulai mengeluarkan darah perak. Ia berjalan menuju jantung dunia itu, mengabaikan sosok Xiao Mei yang perlahan memudar sambil tersenyum sedih.
"Jika kau mengambilnya, Han Xuan... kau tidak akan pernah bisa kembali menjadi manusia" bisik sosok itu sebelum lenyap menjadi debu cahaya.
"Aku sudah lama berhenti menjadi manusia" sahut Han Xuan.
Ia meletakkan tangannya di atas jantung dunia yang berdenyut itu. Seketika, seluruh Benua Cangyuan bergetar hebat. Gempa bumi melanda Kekaisaran Pusat, dan laut di Timur mulai menyusut. Para ahli tingkat tinggi di seluruh penjuru dunia mendongak ke langit, melihat rasi bintang Devourer kini bersinar lebih terang daripada matahari.
Han Xuan mulai menyerap esensi dari planet ini. Namun, di tengah proses tersebut, sebuah portal emas terbuka di atas sumur.
Empat orang berjubah putih dengan topeng matahari turun dari portal tersebut. Mereka memegang rantai yang terbuat dari cahaya murni.
The Heavenly Overseers: Tim Eksekusi Tingkat Tinggi.
"Han Xuan!" salah satu dari mereka berteriak, suaranya mengandung hukum yang memaksa siapapun untuk berlutut. "Kau telah melakukan dosa besar dengan menyentuh Inti Dunia. Atas nama Langit, kau dijatuhi hukuman penghapusan abadi!"
Han Xuan menoleh, wajahnya kini sepenuhnya tertutup oleh retakan ungu dan perak. Ia tidak terlihat takut. Ia justru menatap mereka seperti seorang pengemis yang melihat jamuan makan malam yang mewah.
"Empat ahli tingkat Spirit Severing?" Han Xuan menjilat bibirnya yang kering. "Tepat sekali. Aku butuh energi tambahan untuk menstabilkan inti baruku."
Tanpa menunggu para eksekutor itu menyerang, Han Xuan melesat ke atas, membawa seluruh kegelapan dari Sumur Kekosongan bersamanya.
Pertempuran yang akan menentukan nasib Benua Cangyuan telah dimulai di dasar sumur yang paling gelap.
Dapatkan Han Xuan melawan empat eksekutor terkuat Kekaisaran sementara tubuhnya sedang dalam proses menyatu dengan Inti Dunia?
<>Cerita Bersambung