NovelToon NovelToon
Kebohongan Suami Dan Mertuaku!

Kebohongan Suami Dan Mertuaku!

Status: tamat
Genre:Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Romansa / Suami Tak Berguna / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lukacoretan

Zia harus menelan pahit, saat mendengar pembicaraan suami dan juga mertua nya, Zia tak percaya, suami dan mertua nya yang selalu bersikap baik padanya, ternyata hanya memanfaatkannya saja.

Zia tidak bisa diam saja, saat tahu sikap mereka yang sebenarnya.

"Awas kalian, ternyata kalian selama ini hanya ingin memanfaatkan aku!" gumam Zia, mencekal tangannya.

Instagram:Coretanluka65
FB:Pena Tulip

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lukacoretan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengetahui sesuatu

Hari ini, Zia merasa senang karena akan pergi jalan-jalan dengan sang mertua, karena Zia jarang sekali mempunyai waktu, mengingat ia mengurus perusahaan keluarga, dan restoran miliknya.

Zia tidak mengabari sang mertua dulu, karena Zia akan memberikan kejutan, untuk sang mertuanya.

Mertua yang selama ini sangat baik, dan juga pengertian.

Zia turun dari mobilnya, namun Zia di fokuskan dengan keberadaan mobil milik suaminya.

"Kenapa mobil mas Rangga, berada dirumah ibu?" gumam Zia, bingung.

Zia melangkahkan kakinya, mendekati pintu rumah, terdengar suara tawa sampai keluar, Zia mengira sedang ada tamu dirumah mertua nya.

Namun saat Zia sampai didepan pintu, terlihat suaminya dengan perempuan lain, dan juga menggendong seorang anak.

"Siapa wanita itu, kenapa sangat dekat sekali dengan mas Rangga, dan anak itu siapa" ucap Zia.

Zia menempelkan telinganya, agar ia tahu apa yang sedang dibicarakan oleh mereka.

 "Rangga, kapan kamu akan menceraikan wanita itu, ibu sudah tidak mau berpura-pura baik lagi dengan Zia," ucap wanita paruh baya itu.

"Sabar bu, aku belum mendapatkan apa-apa, nanti setelah semua harta Zia berpindah tangan, baru akan aku ceraikan dia," jawab Rangga.

Sontak saja, Zia menutup mulutnya. Zia tak percaya dengan ucapan suami dan juga mertuanya, karena selama ini mereka sangat baik dengan Zia.

 "Iya mas, aku sudah tidak mau disembunyikan lagi, aku mau status yang jelas sebagai istrimu," ucap wanita yang berada disebelah Rangga.

 "Apa, istri, jadi dia istri mas Rangga," ucap Zia tak percaya.

Zia langsung membuka ponselnya, ia merekam setiap ucapan mereka.

"Sabar sayang, nanti kamu akan menjadi istri satu-satunya," jawab Rangga, tersenyum menatap wanita itu.

"Iya Lena, kamu sabar dulu, jangan membuat kekacauan," ucap wanita paruh baya, yang bernama Minah.

"Kamu tenang saja, aku akan segera menceraikan Zia, setelah semua harta dia, menjadi milik ku," ujar Rangga.

"Tapi jangan lama-lama mas, anak kita sudah tiga bulan, dia membutuhkan akta kelahiran," ucap Lena.

"Aku mengerti sayang, aku akan lebih berusaha agar bisa merebut harta Zia," jawab Rangga.

"Rangga, sebenarnya kenapa kamu memilih Zia?" tanya bu Minah.

"Dia cukup bodoh bu, kalo soal cinta dia memang sangat bodoh," jawab Rangga.

"Apa selama ini dia tidak tahu dengan tujuanmu, menikahi dia?" tanya bu Minah.

"Selagi ibu, dan juga Lena, tidak banyak bicara. Semuanya akan baik-baik saja," ucap Rangga.

"Bagaimana kalo dia tahu?" tanya bu Minah.

"Tenang saja, Zia akan luluh denganku, bu." jawab Rangga, dengan penuh kepercayaan diri.

 Zia yang mendengarkan ucapan suaminya, sungguh tidak percaya, niatnya mau memberikan kejutan untuk mertuanya, tapi malah ia yang dikejutkan dengan mereka.

Ternyata Zia sudah salah memberikan kepercayaan kepada suaminya.

Lalu Zia meninggalkan rumah mertuanya, karena takut ketahuan.

 Tubuh Zia bergetar, setelah mendengar ucapan suaminya, dan kenyataan kalo suaminya sudah mempunyai istri lain, dan memiliki anak.

Zia menutup mulutnya, menahan air mata yang akan keluar, namun Zia menahannya.

Tapi, tak terasa. Air mata Zia, membasahi wajahnya.

Zia menundukan kepalanya, membiarkan air mata itu lolos begitu saja.

"Menangislah, tapi untuk yang terakhir kalinya," ucap Zia.

 Berkali-kali, Zia menghela nafasnya, mengatur emosinya, agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan, di perjalanan.

"Apa memang wanita, bodoh" gumam Zia.

 "Aku benar-benar tidak percaya denganmu, mas. Hebat sekali kamu menyembunyikan wajah aslimu, aku kira memang kamu laki-laki baik, yang akan menjaga dan mencintai aku, tapi kenyataan nya, kamu memberikan luka yang sangat hebat," ucap Zia.

Sedikitpun, tak pernah terfikirkan oleh Zia, kalo sang suami mengkhianati dirinya, ternyata ucapan manis Rangga, benar-benar menjadi racun.

Zia keluar dari mobilnya, Zia disebuah danau yang menurutnya, berada ditempat itu, cukup membuat dirinya tenang.

 "Aaaaaaakkhhhh..."

Zia berteriak, mengeluarkan suaranya.

"Dasar laki-laki bajingan, aku benci denganmu, Rangga, bajingan.." Zia memaki-maki Rangga.

Meskipun tidak langsung berada didepan orangnya, tapi cukup membuat Zia merasa tenang.

 Zia mengeluarkan rasa kesal dan emosi nya.

"Huh!" helaan nafas, terdengar dari mulut Zia.

Zia menepuk-nepuk pipinya, Zia berharap. Ini semua hanyalah mimpi buruk.

Tapi, sialnya. Zia merasakan sakit.

"Ini nyata, benar-benar nyata," ucap Zia, menatap kosong.

 Zia jadi mengingat, awal kedekatan dengan suaminya, saat keduanya sedang kuliah, disalah satu universitas yang sama.

 Flashback.

"Zia, memangnya kamu tidak malu, berpacaran dengan laki-laki biasa, seperti aku?" tanya Rangga.

"Memangnya kamu maling?" ucap Zia, menatap Rangga.

"Aku serius, Zia," sahut Rangga.

"Rangga, aku mencintai kamu, tidak melihat kamu dari keluarga mana, yang paling penting kamu bisa bertanggung jawab, dan melindungi aku," jawab Zia.

"Aku akan selalu mencintai kamu, hanya kamu. Wanita satu-satunya yang aku cintai, dan akan aku nikahi," ucap Rangga.

"Ah, gombal" ujar Zia.

"Aku serius, kita wisuda hanya beberapa bulan lagi, setelah kita lulus, kamu mau menikah denganku?" tanya Rangga.

"Kamu datang kerumahku, lamar aku kepada kedua orangtua aku," jawab Zia.

"Apa keluargamu, akan menerima aku?" tanya Rangga.

"Pasti, bunda dengan ayah, akan selalu setuju dengan keputusan aku, mereka bukan tipe orangtua yang suka memaksakan kemauan nya," jawab Zia.

"Baiklah, nanti akan aku bicarakan dengan ibu," ujar Rangga.

"Aku tunggu, Rangga" jawab Zia.

"Aku janji, akan selalu membahagiakan kamu, melindungi kamu, dan tentunya. Tidak akan pernah berani menyakiti dirimu," ucap Rangga.

Zia yang baru merasakan mempunyai pacar, percaya begitu saja dengan omongan Rangga, hati Zia berbunga-bunga saat mendengar ucapan manis dari Rangga.

"Kamu bahagia?" tanya Rangga.

"Sangat bahagia," jawab Zia.

 "Terima kasih sudah memilihku, dari sekian banyaknya, laki-laki yang mau denganmu," ucap Rangga.

"Kamu yang aku cintai, hanya kamu" jawab Zia.

Flashback Off.

 "Kalo mengingat itu, rasanya mual sekali, kenapa aku sangat bucin sekali dengan Rangga," ucap Zia.

Seperti kata pepatah mengatakan, nasi sudah menjadi bubur, sudah tidak bisa di apa-apakan lagi, selain dimakan.

"Bagaimana dengan ayah dan juga bunda, mereka akan sangat murka kalo tahu, kelakuan menantu kesayangannya," gumam Zia.

Zia sedang memikirkan bagaimana baiknya, memberitahukan sekarang, atau nanti setelah semua urusan Zia dengan Rangga, Selesai.

"Tapi yang lebih aku takutkan, kakak-kakak ku, mereka akan lebih murka, bisa-bisa Rangga mati," ucap Zia.

Bukan mengkhawatirkan suaminya, tapi takut suasana nya menjadi kacau.

"Tidak sudi aku berbagi suami dengan wanita lain, lebih baik menjanda, daripada memperebutkan satu burung," ucap Zia.

 "Secepatnya, aku harus mencari bukti, agar Rangga tidak bisa mengelak saat di persidangan nanti," ucap Zia.

"Wanita secantik diriku, sepintar ini, malah diselingkuhi, benar-benar sakit jiwa, si Rangga," kata Zia.

***

1
Ning Suswati
gk kelamaan nunggu satu thn, ntar karatan lagi si boy nya🤭
Ning Suswati
apa gk ada manusia dimuka bumi yg sangat luas ini, sehingga harus kakak adik nikah satu rumah
Ferial Yusni
sudah diterang kan tadi sebab zia pingsan krn bnyk pikiran
Nugraha Oryza
luar biasa...g hnya satu alurvjg g ngebosenin...sehat n sukses sll y thorr...
tenny
pemeran utamanya Zia, eeh malah meninggal duluan 😭
Ning Suswati
kok jln di t4 sih, cerita itu2 terus, zia dan org sekilingnya selalu yg jadi korban, males kalau gini terus, dan juga satu lagi masa, apa gk ada manusia di muka bumi ini sehingga adik kakak rebutan mau kawin dua rumah aja
Ning Suswati
aq suka alurnya gk ribet dan membelit, cas cis cus, ada greget2nya, ada sedikit
ngangguan, tapi gk bikin jantungan semuanya lancar
Ning Suswati
sosor terus, sampaj kepelaminan, tuh sdh datang helmi yg menjadi hama
Ning Suswati
hhhhhj babang arka semangat dong, perjuangan belum usai
Ning Suswati
sosor terus babang arka, jgn sampai gagal lagi memiliki hati seorang yg dicintai dlm diam
Ning Suswati
menikah karena yanto sdh menghamili dindakah🤔
Ning Suswati
gasss pollll bro, kan zia snh pasang pancingan, ehhh malah kendor babang arka
Ning Suswati
janda emang terdepan, sdh paket komplit, plus2 langsung dapat bonus alisa🤭
Ning Suswati
kan terjadi juga ,sdh tau ancaman rangga, masih aja sok jagoan, pulang malam lagi tanpa pengawalan, si kembar juga kemana
Ning Suswati
jgn sampai zia ke napa2, semoga k2nya dan arka tdk meremehkan ancaman rangga
Ning Suswati
hhhh dasar si azka, ngebet banget sama tuh calon jendes
Ning Suswati
jadi kalau sdh pernah gila, masih tetap gila y berarti🤭
Novia Nurlin
di rumah sakit kok bukan ngurusin yg sakit, malah ribut ttg arka?. apa bukannya bicarain masalah penyebab pingsannya? katanya nyari bukti kok direstoran bukannya ngerekam atau motoin suami sana selingkuhan malah kabur dan pingsan,,, hadeuh..oon..
Ning Suswati
segelah kerumah isteri mu lena, sekarang lagi enak2 dg laki2 yg menaburkan benihnya, biar tau rasa lho penghianat
Ning Suswati
nah arka.kali jodoh dunia akhirat untuk zia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!