NovelToon NovelToon
SEANDAINYA...

SEANDAINYA...

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Cintamanis / Patahhati / Contest / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: hijaudaun_birulangit

Kirana dan Dave, di pertemukan dalam sebuah kebetulan yang berkali-kali.

Hubungan masa lalu orang tua yang rumit, dan masing-masing yang telah memiliki pasangan, tak mampu meredam getaran di dada tiap kali Kirana dan Dave saling tatap.


Kisah cinta manis dan menyesakkan hati, yang akan membuat mu ikut larut di dalam nya.

Hakikat cinta tidak harus memiliki akan kah masih berlaku jika perasaan saling mendamba itu semakin kuat dengan terkuaknya masa lalu kedua orang tua ?

Bagaimana dengan Dave yang telah memiliki Tunangan, dan Kirana yang telah di jodohkan sejak kecil ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hijaudaun_birulangit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TIDAK TAHU

Angela wanita yang baik dan juga lembut, memang sangat berbanding terbalik dengan Kirana yang tomboy dan juga slengean. Tapi entah kenala mereka bisa langsung akrab dan bisa mengobrol tanpa sungkan.

Lewat obrolan mereka pula lah Kirana tahu jika mereka seusia, dan Angela merupakan salah satu Mahasiswi di Universitas Negeri terbaik dengan Almamater warna kuning di Indonesia.

"Sudah cantik, baik, pintar pula." Kirana berkata dalam hati saat mereka berjalan bersebelahan keluar dari pintu Toilet.

Dari kejauhan Dave yang bersandar pada tembok dengan beberapa papperbag belanjaan milik Angela menoleh ke arah mereka saat di dengarnya suara tawa Kirana yang terdengar riang.

Di perhatikannya Gadis urakan yang tempo hari menabrakan diri pada Mobilnya.

Matanya yang sayu dengan bola mata hitamnya yang menyorot tajam memandang tak berkedip pada Kirana yang tampak lain dengan dress warna kuning milik Angela yang di pinjamkan padanya.

Dave sangat memperhatikan Ayahnya, bahkan kebiasaan Ayahnya yang jika tersenyum sampai kedua matanya yang sipit itu tinggal segaris itu pun Dave tahu. Jadi ketika Gadis itu tertawa dan memperlihatkan ekspresi yang sama seperti Ayahnya, hal itu membuat debaran-debaran kecil di hati Dave kembali terasa.

Dan saat Gadis itu menoleh ke arah nya dan memandangnya dengan kedua mata miliknya yang berwarna cokelat terang, saat itu lah jantung Dave serasa ingin melompat keluar dari rongganya.

Ia segera memalingkan muka saat kedua wanita itu sampai di dekatnya.

"Lama yaa...?" Angela berkata sambil bergelayut manja pada lengan Dave, membuat Kirana yang melihatnya hanya tertegun.

"Ayo kita pulang." Dave sudah membalikkan badannya tanpa melihat ke arah Kirana yang masih berdiri mematung dengan membawa papperbag berisi baju miliknya yang kotor dan tas model slempang warna hitam yang sangat tidak cocok dengan dress kuning cerah yang saat ini ia kenakan.

"Tunggu, kenalan dulu dengan Kirana." cegah Angela dengan menahan lengan Dave dengan kedua tangannya.

Sesaat Dave termenung, sebelum ia menoleh ke arah Kirana yang masih menatapnya.

"Kirana, kenalkan ini Dave." Angela menarik pergelangan tangan Dave ke arah Kirana.

Kirana adalah type gadis tomboy yang sering bergaul dengan laki-laki, tapi saat melihat tangan Dave yang terulur ke arahnya, mendadak wajahnya merah padam dan jantungnya berdebar tak karuan.

"Dave memang terlihat dingin, tapi sebenarnya hangat." Angela terkekeh.

Mendengarnya Dave tak menunjukkan reaksi berarti, ia juga membiarkan tangannya di tarik Angela dan di arahkan ke Kirana supaya mereka berjabat tangan.

Ragu-ragu dan dengan sikap yang sangat kikuk, yang bagimana Kirana menyembunyikannya tapi masih saja terlihat jelas, ia mengulurkan tangannya.

"Dave ini tunanganku." Angela kembali berkata saat ujung jari tengahnya baru sekejap menyentuh ujung jari dari Lelaki yang masih tetap diam dengan wajah datarnya saat Kirana mendongkakkan wajahnya dan mata mereka saling bertemu.

Kirana langsung menarik tangannya, tidak jadi bersalaman. Ia menunduk, memalingkan muka dan berusaha menelan ludah nya dengan susah payah.

"Rencana nya setelah lulus Kuliah kami akan menikah !" Angela tersenyum sumringah sambil memeluk lengan Dave gemas.

Dengan mata cokelat terangnya Kirana kembali memandang Laki-Laki yang masih saja tidak menunjukkan ekpresi pada wajah datarnya yang masih menatapnya.

"Ayo kita pulang." Dave berkata dan kembali membalikkan badannya membelakangi Kirana.

"Baiklaaah..." nada bicara Angela terdengar manja. Wajah cantiknya semakin berbinar dengan rona kebahagiaan saat memandang tunangannya tersebut.

Kirana masih mematung di tempat.

"Sampai jumpa lagi Kirana...!" Angela melambaikan tangan kanannya denagan tangannya yang satu lagi berpegangan pada lengan Dave.

Dengan senyum kaku Kirana membalas lambaian tangan dari kawan baru nya yang mulai berjalan menjauh dan masih menebar senyum dengan menoleh pada nya.

Sedangkan Dave, jangankan untuk tersenyum, menoleh pada nya saja tidak.

Kirana masih diam memperhatikan pasangan muda yang mulai berjalan menjauh.

Suasana di sekitar Kirana terasa hening kendati di dalam Mall itu ramai dengan pengunjung dan terdengar alunan musik merdu yang terdengar mengalun lembut dari speaker-speaker yang terpasang di atas langit-langit nya.

"Nona Muda." seorang Laki-laki berbaju hitam-hitam bertubuh tinggi degap dan berotot menghampirinya. "Tuan Muda Jonathan sudah menunggu di Mobil." ucap nya sambil menunduk sopan.

Kirana masih terdiam memandang lurus ke mana arah Dave dan Angela pergi.

"Nona Nona !" panggilnya dengan suara yang di keraskan.

Kirana tergagap dan menoleh ke arahnya.

"Tuan Muda Jonathan sudah menunggu di mobil." ulangnya.

"Aah...iyaa..." Jawab Kirana. Tidak seperti Kirana yang selalu berkata penuh semangat, kali ini ia hanya menjawab pelan. Dan tanpa berusaha dan banyak alasan, ia berjalan pelan menuju pintu keluar yang di ikuti Laki-laki berpakaian hitam yang tak lain bodyguard nya tersebut di belakang.

Di antara deretan mobil yang terparkir di area parkir Mall tersebut, Mobil Aston Martin DB11 warna diavolo red itu lah yang paling terlihat mencolok dengan desain klasik nya yang khas mobil-mobil mahal keluaran Eropa. Jonathan yang duduk di dalam dengan mobil yang menyala berkali-kali menelpon Kirana, namun tidak di angkat nya.

Sampai di dengarnya seseorang mengetuk kaca mobil nya, Jonathan langsung membuka kunci pintu mobil begitu melihat siapa yang mengetuk.

"Dari mana kau...?" tanyanya begitu Kirana duduk di kursi sampingnya tanpa berkata apa pun. "Kau tidak tahu susahnya tadi aku lepas dari gerombolan itu, nih lihat !" ia memeperlihatkan beberapa luka bekas cakaran pada lengannya yang putih.

Kirana hanya diam.

Kening Jonathan berkerut heran, tidak biasanya Kirana setenang ini. Tiba-tiba wajahnya terlihat cerah saat memandangi wanita yang duduk di sampingnya.

"...Kau..kau memakai dress...??" ucapnya tak percaya.

Wajah Jonathan sampai memerah karena bertahun-tahun baru kali ini ia melihat Kirana memakai dress dengan warna kuning cerah yang sangat cocok untuk kulitnya yang putih dan wajahnya yang mirip orang Asia Timur.

Dan jujur saja Kirana terlihat sangat cantik walaupun baru baju nya saja yang di ganti. Rambutnya masih terkuncir berantakan dan wajanya masih polos seperti biasa.

Tapi memang dasarnya Kirana sudah cantik, ia tidak perlu memakai pensil alis, karena alis nya sudah terukir sempurna seperti di sulam oleh profesional, bulu-bulu matanya juga lentik dengan bibirnya yang memerah padahal tidak memakai apa pun.

"...Jon..." Kirana berkata pelan setelah tadi hanya diam.

Jonathan yang masih terpesona pada Kirana dan di tambah dengan ia yang memanggilny dengan begitu lembut. Membuat Jonathan ingin meraih gadis itu dan mencium bibirnya yang tampak mengoda.

"...Kenapa harus ada jodoh-jodohan..??" Kirana menoleh ke arahnya.

Lamunan Jonathan langsung buyar, ia tertegun memandang wajah Kirana yang biasanya di penuhi tawa jahil kini tampak memerah dengan kedua bola mata cokelat terang yang berkaca-kaca.

"Kenapa kita harus di tunangkan...??" lanjutnya. Kali ini dengan suara agak serak, karena Kirana yang berusah menekan perasaan nya sendiri.

Mata Jonathan membelalak. "Kenapa..?? Ada apa..?? Kenapa menangis..?" tanya Jontahan khawatir.

Di raihnya pipi Kirana dan di usapnya air mata yang mengalir di pipi gadis itu.

"....Nggak enak..sakit..." Kirana meremas baju pada bagian dadanya. Wajahnya semakin memerah dan berkerut sedih dengan air mata yang mengalir.

"Kenapa...??" Jonathan menguncang pelan kedua pundak Kirana cemas.

"Nggak tahuu..." Kirana langsung menangis keras-keras seperti anak kecil.

1
Ciprut
rendyyyy😭😭😭😭😭😭😭😭
Ririent
Luar biasa
Gamar Abdul Aziz
dev... yang Kirana suka 🤣
Gamar Abdul Aziz
lanjut
Gamar Abdul Aziz
Eva TDK mau menerima kenyataan
Gamar Abdul Aziz
jatuh
Gamar Abdul Aziz
Kirana jatuh
Gamar Abdul Aziz
dev...berdebar debar
Gamar Abdul Aziz
cerita yang TDK membosankn
Entin
Luar biasa
R Zainal
Buat novel perjalanan hidup kinara dengan Jon dan Dave dengan angela setelah menikah donk thor, gimana dave bisa cerai dari angela, gimana cerita jon meninggal. Terus kinara dan dave bertemu dan menikah, dan gelombang kehidupannya pasca menikah. Pasti seruuu thor.. please 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: sudah di jelaskan kenapa Dave Angela cerai , kenapa Jon meninggal dan pertemuan Dave Kirana setelah mereka sama² sendiri di bab kisah tak sempurna
total 1 replies
Saiful Misbah
ceritanya keren
nue21
kau sukses memporakporandakn hati ku thor. the best. sukses atas karya" mu
nue21
kirain Dave/Whimper//Whimper//Whimper/ yg datang
nue21
eng ing eng
nue21
sukaaaaaaaa/Heart//Heart//Heart/
nue21
SEMANGAT. AUTHOR ku/Heart//Heart/
nue21
Luar biasa
nue21
kenapa dave ga ngeuh dia mirip sama yg difoto
nue21
aku mh salfok sama nama shopie. kaya olshopkuning. maaf yaa thor bukan brmaksud apa" . harus ny gini 'sofi' aja gitu nulisnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!