NovelToon NovelToon
Menjadi Ipar Sahabatku

Menjadi Ipar Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda
Popularitas:560.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda RH

Tania seorang gadis yatim piatu yang tinggal bersama paman dan bibinya yang kebetulan tidak memiliki keturunan. Di usianya yang ke 20 tahun ini Tania harus berjuang sendiri melanjutkan hidupnya karena paman dan bibinya pun sudah meninggal dunia.

Memiliki seorang sahabat yang baik, tentu merupakan anugerah bagi Tania. Shasa adalah sahabat yang selalu ada untuknya. Mereka bersahabat mulai dari SMA. Siapa yang menyangka persahabatan mereka akan berubah menjadi keluarga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda RH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maaf

Saat makan siang, nampak Saif sangat bersemangat. Ia bahkan selalu mengulum senyum Ayah yang melihatnya pun menjadi heran. Namun Ayah langsung menyadari mungkin anak sulungnya itu sedang jatuh cinta. Sedang teringat kepada istrinya yang baru dinikahi semalam.

"Dasar anak muda. Apa pun itu, semoga kalian diberikan kebahagiaan." Batin Ayah.

Sedangkan di rumah, Tania tidak bisa tidur. Ia sudah berusaha memejamkan mata, namun tetap saja tidak bisa. Ia pun kembali membuka handphone nya. Ia lupa menyimpan nomer suaminya.

Hubby, nama kontak yang disimpan untuk suaminya. Tania merubah pisisinya dengan terlentang sambil melihat awang-awang. Ia sedang memikirkan kehidupannya untuk selanjutnya. Namun jika melihat suami dan keluarganya, ia yakin kehidupannya pasti akan berjalan dengan baik.

Sore harinya.

Saif dan Ayah pulang dari kantor. Mereka baru saja sampai di rumah. Bunda menyambut kedatangan mereka.

"Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

Saif mencium punggung tangan bunda.

"Abang masuk duluan, bun."

"Iya, bang."

Tentu saja Saif ingin segera menemui istrinya.

Sedangkan bunda langsung menanyakan hasil meeting hati ini kepada Ayah.

Saif masuk ke kamar Tania. Ia lupa untuk ketik pintu bahkan mengucap salam. Ia pikir istrinya masih tidur. Namun ternyata Tania sedang duduk di tempat tidur sambil memasang bra nya. Karena tadi sebelum tidur ia memang melepasnya. Sontak Saif lansung berbalik badan.

"Ma-maaf aku kira kamu masih tidur."

"Ndak pa-pa, mas."

Tania segera memakai bajunya.

"Maaf ndak bisa menyambut kamu pulang, mas."

"Ndak pa-pa."

Tania mengulurkan tangannya untuk mencium tangan suaminya. Kali ini Saif membalas dengan mengecup kening istrinya cukup lama. Jantung Tania berdebar dengan sangat kencang.

"Ayo mandi."

"Hem."

Saif melepas jasnya dan menggulung kemejanya sampai siku. Ia mengambil baskom berisi air hangat dan washlap. Ia juga mengambilkan handuk kimono untuk Tania. Setelah Tania membuka pakaian dan dalamannya, ia memakai handuknya.

"Sudah, mas."

Saif pun balik badan. Ia mulai melakukan kegiatannya. Seperti biasa saat sudah sampai di bagian atas, Saif angkat tangan. Tania yang melanjutkan. Kemudian Saif mengelap bagian belakang Tania. Akhirnya Tania selesai mandi.

"Mau pakai baju apa?" Tanya Saif.

"Yang kandungan saja mas, biar mudah melepasnya. "

Saif mengambil hem polos bahan katun rayon. Untuk bawahnya pakai sarung yang juga adem bahannya. Sarung tersebut dibelikan oleh bunda.

"Makasih, mas."

"Aku ke kamar dulu ya."

"Iya."

Saif membawa jas dan tasnya keluar dari kamar Tania. Setelah kepergian Saif, Tania memakai screen care yang biasa dia pakai. Yang juga memoles sedikit bibirnya dengan lip balm. Hanya dua kosmetik itu yang biasa ia pakai sehari-hari. Pakai lotion kalau keluar rumah saja. Kali ini ia tidak memakainya.

Di kamar Saif.

Ia baru saja selesai melepas pakaiannya. Ia terpaksa buru-buru keluar dari kamar Tania karena tongkat saktinya mulai berontak. Ia tidak ingin Tania tahu hal itu. Dan saat ini Saif hanya bisa berendan du bathup menggunakan air dingin untuk menetralisir hasratnya.

"Kalau begini terus, mana bisa aku tahan." Batinnya.

Setelah sekitar 15 menit Saif berendam, ia pun segera memakai sabun dan membalasnya. Beberapa saat kemudian, terdengar suara adzan Maghrib. Saif pun bersiap untuk shalat berjama'ah dengan keluarganya.

Setelah selesai shalat, Saif pergi ke kamar istrinya. Nampak Tania berusaha melepas kateternya sendiri. Memang kantongnya sudah ful.

"Kamu ngapain?"

"Ini sudah ful mas."

"Biar aku yang ganti."

"Ja-jangan, mas!"

"Kenapa?"

Tania menggeleng.

Mungkin Tania malu karena itu adalah hal yang menjijikkan bagi sebagian orang. Namun tidak bagi Saif.

"Ndak pa-pa biar aku saja. Aku ini suamimu, sudah kewajibanku merawatmu."

Mendengar kata-kata itu, tiba-tiba mata Tania berkaca-kaca. Perasaannya saat ini sangat sensitif. Apa lagi yang mengatakannya adalah suaminya. Seorang laki-laki yang belum genap dua hari ini menikahinya. Laki-laki yang bahkan tidak ada pernah dalam pandangannya untuk menikah dengannya.

Tania mengusap ujung matanya, hal itu dapat dilihat oleh Saif. Saif langsung duduk setengah berdiri mensejajarkan dirinya dengan Tania.

"Kamu menangis?"

Tamia menggelengkan kepala.

"Jangan bohong! Kanapa, hem?"

Tania kembali menggelengkan kepala.

"Kamu ndak senang?"

"Bu-bukan begitu. Hanya saja... "

Belum juga Tania melanjutkan perkataannya, isak tangisnya semakin menjadi. Sontak Saif langsung memeluknya.

"Ada apa, hem?"

Tania tidak menjawab, ia mengeratkan pelukannya. Saif mengusap punggung Tania dengan lembut. Ia berpikir mungkin istrinya memang butuh pelukan saat ini.

Setelah tangis Tania mulai berhenti, Saif pun mengusap pipi Tania dengan kedua tangannya.

"Tidak usah ngomong dulu, kalau kamu belum bisa ngomong. Aku pasang kantongnya dulu."

"Mas.... "

"Iya?"

"Bisa ndak aku ndak usah pakai kateter lagi?"

"Tapi nanti gimana kamu pipisnya? Mau pakai pampers?"

Tania menggelengkan kepala.

"Ya sudah, pakai saja dulu ya. Nanti kalau kata dokter boleh dilepas, kita lepas. Okey?"

Tania mengangguk.

tok tok tok

"Abang.... " Suara, Shasa memanggil dari depan pintu.

Saif membukakan pintu.

"Ada apa, dek?"

"Shasa mau ganti kantongnya mbak."

"Sudah abang ganti."

"Oh.... " Shasa menganggukkan kepala.

Karena sudah diganti, Shasa pun pergi meninggalkan mereka.

Singkat cerita, mereka baru saja, selesai makan malam. Mereka tidak langsung kembali ke kamar, melainkan masih nonton TV sambil ngobrol di ruang tengah. Tania merasakan kehangatan saat berada di tengah-tengah mereka. Kehangatan keluarga yang lama tidak ia dapatkan, kini ia rasakan dari keluarga suaminya. Ia bersyukur mendapatkan ipar dan mertua yang sangat baik. Mungkin ini adalah jawaban dari do'a-do'anya selama ini.

Karena sudah jam 9 malam, mereka mematikan TV dan kembali ke kamarnya masing-masing. Saif mendorong istrinya masuk ke kamar. Sampai di kamar, Saif mengambil atasan piama untuk Tania.

"Ayo ganti dulu."

"Iya mas."

Sementara Tania ganti baju, Saif masuk ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi. Saat Saif keluar dari kamar mandi, Tania sudah mengenakan piama. Saif pun menggantung hem yang baru saja dipakai Tania.

Akhirnya mereka sama-sama berbaring di atas tempat tidur. Namun kali ini berbeda dengan kemarin. Keduanya masih mengobrol sambil tidur terlentang.

"Mas... "

"Iya?"

"Maaf aku belum bisa menjalankan kewajibanku."

Saif tidak menyangka jika Tania akan mengatakan hal itu. Saif pun berbalik tidur miring menghadap Tania.

"Ndak pa-pa, mas ngerti."

"Tapi.... "

"Tapi apa?"

"Apa aku berdosa sudah membiarkan mas menunggu?"

"MasyaAllah... kamu berpikir sejauh itu?Mas tahu ini ujian untuk kita. Selama mas ridha, kamu tidak akan berdosa. Apa lagi dengan keadaanmu seperti ini, mana mungkin mas egois."

"Mas kok baik banget sih?"

Kali ini Saif mengulum senyum.

"Kalau mas jahat, mana mungkin kamu mau nikah sama mas, iya kan?"

Kali ini Tania yang tersenyum malu.

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Teh Euis Tea
tania mending kb klu ga bakal ada yg ke 3 secara saif lg semangat semangatnya nambah anak🤣
dewi rofiqoh
Bunda harus terbiasa ya! Gk ada tania dan anak-anak meski sulit
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪💪
secret
next thorrr, semangaaattt
Sri Rahayu
wah saat nya Saif buka puasa nih Tania uda selese nifasnya....tp jgn di gaspol ya walaupun uda dipasang implan 🤭🤭🤭... lanjut Thorr😘😘😘
Novita Sari
mas saif gacor untuk bunda ngingetin untuk kb wkwkwk
Bunda RH: wkwkk iya lah
total 1 replies
dewi rofiqoh
Bunda lebih khawatir sama cucunya dibanding ayah 🤭🤭
Bunda RH: iya, ayah sudah bangkotan 😄
total 1 replies
secret
lucuuu bgtt bundaa, seberat itu yaa ditinggal anak lanang sm keluarganya pindah rumahh😁
Bunda RH: iya kak, sudah terbiasa soalnya
total 1 replies
betriz mom
sippp🤣
betriz mom
oma Tita dan opa Ricky yang adik² kandung Opa Tristan dan Oma Salwa ya kan bun🙏😍
Bunda RH: iya betul ksk, masih ingat saja
total 1 replies
Sri Rahayu
Selamat.menempati rumah baru Saif dan Tania....bahagia selalu utk kalian...rumah tangga tentram tidak ada pelakor...lanjut Thorr 😘😘😘
Supryatin 123
sehat selalu untuk keluarga ini.lnjut Thor 💪💪💪
Siti M Akil
lanjut thor
Restu Ningsih
Masyaa Allah Abang saif I love you
meleleh AQ bang, serasa AQ JD Tania 🤭🤭🤭🤭🤭
Bunda RH: ganti posisi yuk 😄
total 1 replies
betriz mom
bahagia untuk keluarga kecil Saif dan Tania semoga mantan Saif tidak menggangu kebahagiaan mereka...dengan kesetiaan Saif untuk keluarga nya terutama untuk cinta nya pada Tania.

pasti bunda author akan menyiapkan juga kebahagiaan untuk Maya biar jgn ganggu keluarga Saif atau hilangkan kabarnya saja🤗🙏
sehat sehat dan semangat untuk bunda author 🤲😍😍😍
Bunda RH: aamiin 😇
total 1 replies
dewi rofiqoh
Tetap hati-hati saif dengan maya, jika orang sudah tertutup rasa iri bisa menghalalkan segala cara
Bunda RH: nah ini yg ditakutkan
total 1 replies
Tatiw
waduh hati" ya tania takut bgt si maya jdi pelakor😭
Bunda RH: iya kudu hati-hati
total 1 replies
Nurminah
laki-laki bodoh udah punya keluarga bahagia masih suka barang bekas
Supryatin 123
wduh harus d jaga dg ketat nich
sebagai antisipasi biar pelakor g merajalela 🤭🤭🤭 lnjut thor 💪💪
Bunda RH: aduh janganlah punya othor blm habis 🤣
total 3 replies
Teh Euis Tea
betul kt adit, suamimu hrs di jaga tania wlupun saif lski2 setia tp kan waspada mah harus
Bunda RH: mudah"an sllu dijaga
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!