semua wanita pasti menginginkan kebahagiaan menjalani rumah tangga nya
begitupun dengan rara, dia menikah dengan pujaan hatinya yang sudah berpacaran selama tiga tahun dan akhirnya Rio menikahinya pesta begitu ramai , namun sangat disayangkan di malam pertama nya rasa harus menjadi janda, dua memilih menjadi janda daripada harus mempertahankan runah tangga nya yang masih seumur satu hari itu, rasa tak sengaja menemukan suaminya sedang bersama seorang wanita dan berapa hancur seketika perasaan rara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SURAT PANGGILAN SIDANG
"Tingtong.. tingtong. " bel pintu berbunyi Rio yang sudah selesai bersiap siap karna hari adalah hari keberangkatan nya pergi berlibur sempat menajamkan pendengarannya
"mas. kayaknya ada orang" ucap febi yang masih merias diri, Rio berdiri dan keluar dari kamar kakinya melangkah turun dari tangga menuju pintu
"selamat siang.. apa benar ini rumah Rio?? " tanya lelaki yang berdiri di depan Rio
"iya.. saya sendiri.. ada apa ya pak?? " tanya penasaran. kemudian lelaki itu menyerahkan sebuah AMPLOP/PO BOX kepada Rio, Rio menerima nya
"apa ini?? " Rio mengeluarkan isi amplop tersebut
"dheg.! surat panggilan sidang...
"saya pamit dulu pak" ucap lelaki yang mengantar berkas itu, Rio tidak menjawab matanya terus menatap berkas ditangan nya tiba tiba dari belakang febi memanggilnya
"siapa mas..?? " Rio sadar dari lamunan nya
"itu berkas apa mas?? " belum sempat Rio menjawab, febi sudah ada di depannya dan melihat apa yang dipegang suaminya
"surat panggiln sidang.! "
"iya.. "
"kapan mas?? "
"mas belum baca"
keduanya kembali keruang tamu disan Rio membuka dan membacanya entah kenapa dadanya terasa sesak Rio membaca sampai akhir lalu kembali memasuk kan berkas itu dan menghela nafas.. terdengar begitu berat,
"ada apa mas??? "
"gak ada apa apa.. sidang akan dilakukan besok lusa" jawab Rio lalu bersandar di kursi sofa
"kamu datang kan?? " tanya febi
"iya.. hanya saja. "
"hnya saja kebapa mas?? " tanya febi lagi antar senang dan khawatir, senang jika Rio berhasil resmi bercerai artinya Rio dan mantan istrinya tidak punya ikatan apapun lagi. khawatir jika suaminya tidak mau datang.
"hanya saja kita kan akan bepergian, disana kita 3-4 hari sedangkan sidang nya besok lusa. " jawab Rio
"liburan nya kit tunda aja dulu mas.. kn kita bisa pergi lain hari" ucap febi lagi
"tapi kan kita liburan untuk merayakan ANNIVERSARY kita. apa kamu ingin melewatkan nya" tanya Rio.
"iya sih mas.. tapi gak apa apa kok mas.. ini juga kan demi kebaikan rumah tangga kita, liburan nya kita tunda aja dulu. aku gak apa apa kok" bujuk febi lagi Rio harus resmi bercerai. dia takut jika suatu hari nanti rara datang dan meminta balikan dengan Rio maka harta Rio pasti akan terbagi tidak tidak tidak.. aku tiba boleh membiarkan itu terjadi. bathin febi
"kmu serius?? "
"iya mas. aku serius"
"padahal semuanya sudah siap loh.. ANNIVERSARY juga masih lama jika kita melewatkan nya tahun ini!! "
ucap Rio lagi meyakinkan keputusan istrinya dan febi tetap berkata
"gak apa apa! "
Maka rencana liburan hari ini pun batal , Rio memutuskan untuk kekantor saja hari ini daripada hari nya dibuang saja mending dia kekantor
"Ada apa . kenapa wajahnya kusut gitu" tiba tiba andar masuk membuat Rio sedikit terkejut
"eh.. andar.. kamu bikin kaget saja!! "
"siapa suruh ngelamun.. ada apa.. kamu punya masalah ? " tanya andar
"tidak apa apa hanya masalah sepele" jawabnya tidak mungkin kan dia cerita kalau besok lusa dia akan ke kantor pengadilan untuk menghadiri perceraian dengan mantan nya
"bukan nya hari ini kamu lagi ambil cuti karna mau pergi liburan ?? " tanya andar
"iya.. cuman ada sedikit halangan jadi liburan dibatalkan dulu " andar hanya mengangguk lalu keluar dari ruangan sahabatnya itu sambil menggeleng