Desakan mama yang menginginkan agar Kevin segera menikah membuat ia dipertemukan dengan seorang wanita penuh akan misteri, atau lebih tepatnya masalah.
Hubungannya dengan sang kekasih memang tidak bisa dipertahankan lagi dengan pengkhianatan yang dilakukan Fira dibelakang Kevin. Sehingga itu pula yang membuat Kevin yakin membawa Nayla masuk ke dalam bagian hidupnya.
Bersama wanita yang dipilihnya itu, Kevin akan membuktikan pada sang mantan bahwa ia bisa hidup tanpa Fira, juga membalas pengkhianat Fira akan hubungan mereka yang lalu.
2021 direvisi ulang 2026
@nyanalyn_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10. PHSC NEW
Godaan di pagi hari membuat Nayla tak hentinya menundukkan wajahnya malu. Mama Linda pun terus mendesaknya agar memberikan seorang cucu, padahal baru kemarin ia dan Kevin resmi menikah.
“Makan yang banyak. Kemarin pasti kecapekan iya kan,” seru Mama Linda menyendokkan nasi ke piring menantunya.
Kevin datang dan langsung merangkul Nayla ditempat duduknya. Dengan nakalnya pula Kevin membubuhkan lagi ciuman hangat ke kening Nayla.
Mulai sekerang kegiatan itu akan menjadi rutinitas Kevin. “Vin, malu,” cicit Nayla berbisik. Suaminya itu memang tidak tahu tempat, di meja makan sekarang bukan hanya ada mereka berdua saja, tapi masih ada Mama dan Papah.
•••
Pecahan gelas berserakan dikamar yang gelap. Tangannya pun mengepal lalu menghantam dinding dengan kasar.
Sudah berminggu-minggu menjadi tahanan rumah membuat Akram emosi, apalagi mendapati kabar Nayla yang sudah resmi menikah. Uang memang bisa menyelamatkannya namun tetap ada aturan wajib yang harus ia jalani.
Laporan Kevin pula yang membuat Akram tidak bisa bepergian untuk sementara waktu. Tapi yang ia sesali adalah tidak bisa mencegah agar Nayla tidak menikah.
“Argghh Nayla. Apa aku masih bisa memiliki kamu sekarang. Sungguh aku tidak rela kamu sudah menjadi istri Kevin,” sekali lagi Akram menghantamkan tangannya meninju dinding.
Luka dan darah yang menetes Akram abaikan. Sakit hatinya lebih perih ketimbang luka kecil ditangannya itu.
Harusnya Kevin masih menikmati cuti untuk menghabiskan waktu dengan wanitanya. Namun karena posisinya yang sangat penting di kantor, memaksa Kevin untuk profesional.
Nayla juga tidak keberatan saat Kevin pamit bekerja. Rapat dadakan dikantor memang sudah jadi tanggung jawab seorang atasan. Meskipun bisa saja sekretarisnya yang menggantikannya tetap saja kehadiran seorang CEO itu lebih penting.
Susunan materi sudah Cakra buat dengan lengkap. Kevin hanya tinggal menerangkannya saja denhan detail.
Sekitar hampir dua jam dengan pembahasan yang sengit, pintu ruangan rapat pun terbuka lagi. Para karyawan yang sudah mendapatkan bagian pekerjaan masing-masing membubarkan diri.
Saat Kevin bersiap memasuki ruangannya, Fira dengan berani mencegatnya. Ia tarik lengan Kevin dan membawanya ke pojok ruangan yang sepi.
“Vin, jujur kamu masih cinta sama aku kan. Kamu nikah cuma buat bungkam mama kamu yang terus mencecar kamu, iya kan!”
“Aku sayang dan masih sangat mencintai kamu, Vin. Soal aku selingkuh, tolong maafkan aku. Aku janji, aku gak akan mengulanginya lagi,” dengan tak tahu malunya Fira mengalungkan tangannya di leher Kevin. Ia berjinjit dan mengecup bibir Kevin berani.
PLAK!
Tamparan keras Kevin layangkan, tidak biasanya ia bersikap kasar pada perempuan, namun karena sikap Fira yang sudah melebih batas, membuat Kevin harus bertindak tegas.
“Kamu semakin menjadi murahan sekarang, Fira. Aku tidak akan pernah kembali dengan mu, camkan itu,” tegas Kevin menggertak.
Pipi kanannya Fira pegangi, sudut matanya pun berair saat tangan Kevin menyentuh pipinya keras.
“Iya! Aku kaya gini juga karena kamu Vin. Coba kamu dulu lebih perhatian, lebih romantis pastinya aku gak akan cari pelarian di luar.”
“Kamu pikir aku bisa tahan dengan hubungan kita yang begitu saja. Kamu hanya akan bersikap lebih saat diluar kantor, itu pun kamu hanya memanjakan aku dengan hadiah-hadiah.”
“Aku butuh kamu, Vin. Aku butuh sentuhan kamu juga, bukan hanya uang kamu,” jelas Fira berapi-api.
Beruntung ruangan di sekitaran sini sepi, mungkin hanya ada Cctv yang akan memantau pergerakan Kevin dengan lawannya.
“Keterlaluan kamu, Fira!” gertak Kevin lagi. Mood Kevin hancur dengan kemunculan sang mantan. Sudah baik Kevin tak mengungkit-ungkit kesalahan Fira, malah wanita itu sendiri yang menampakkan tingkah memalukannya.
•••
Saat Nayla merebahkan tubuhnya diranjang, Kevin langsung bereaksi dengan menarik lengan wanita itu. Jadilah Nayla yang tertarik merapat dengan tubuh Kevin.
“Aish jangan gini, aku sesak, Vin,” seru Nayla malu. Kevin tetap mengeratkan posisi tubuh mereka yang saling bersentuhan. Tangannya pun ikut melingkari pinggang Nayla dan mengangkat tubuhnya menjadi terduduk di atasnya.
“Kalau seperti ini, apa masih sesak?” tanya Kevin menggoda. Pipi Nayla tiba-tiba memerah dengan tindakan intim seorang Kevin.
“Aku pikir, kamu pria dingin yang tidak bisa bersikap romantis dan mesum,” lirih Nayla menatap Kevin lekat.
Hahaha...
Tawa Kevin pecah, perlakuannya yang satu ini memang belum pernah ia perlihatkan pada pasangan sebelumnya. Memang Kevin lebih sering dilihat sosok pria dingin dan gila kerja.
Pantas Fira bosan dan mencari selingkuhan, karena Kevin sangat menjaga tindakan lebihnya pada pasangannya yang belum halal.
“Aku pria normal, kalau sudah resmi, sah saja bukan kalau ingin bersentuhan,” Kevin membelai pipi Nayla yang memerah.
“Apa kamu keberatan kalau aku bertindak lebih seperti ini, Nayla?” tanya Kevin. Ia akui seiring kebersamaan dengan Nayla sedikit banyak menumbuhkan benih-benih cinta yang tidak Kevin sadari.
“Aku sekarang kan istri kamu, Vin. Jadi kenapa harus keberatan. Mama juga pengen cepat-cepat punya cucu, aku gak keberatan untuk mengabulkannya,” seru Nayla lagi.
Kevin menampakkan senyum lebarnya. Ia dan Nayla memang memiliki pemikiran yang sama dewasa. Meskipun umur Nayla jauh di bawah Kevin, tapi pikiran wanita itu sangatlah bijak.
“Kamu bersedia memulai semuanya denganku, kan Nayla?” pertanyaan itu Kevin layangkan sebelum ia akan melaksanakan kewajibannya sebagai suami.
Nayla mengangguk, tidak ada kegoyahan saat ia yang lebih dulu memberi kode untuk melaksanakan kewajiban sebagai istri pada sang suami. Kevin sudah banyak menolong Nayla.
Mungkin dengan ia berbakti dan menjadi istri yang baik, akan membuat hutang budinya berkurang. Kehidupan Nayla sekarang sudah terikat dengan Kevin.
Saat mendapati Nayla yang bersuka hati memberikannya izin, Kevin pun langsung mengambil sikap dengan mengungkung Nayla dibawah nya.
“Aku rasa pilihan ku untuk membangun keluarga kecil dengan mu, bukan keputusan yang salah, Nayla.”
“Entah lah, setelah aku mengenal kamu lebih dalam. Ada rasa yang tanpa aku sadari tumbuh. Terima kasih karena kamu mau membantu ku. Aku sekarang bisa mengabulkan keinginan Mama dan papah. Aku janji mulai sekarang aku akan mencintai kamu, istriku,” janji Kevin.
Setitik air jatuh dari pelupuk mata, Nayla terharu akan kata-kata Kevin. “Aku yang seharusnya berterima kasih sama kamu, Vin. Kalau bukan kamu yang menolongku, aku pasti tidak akan bisa sampai di titik ini.”
“Aku bersedia membangun hubungan dengan kamu. Menjadi ibu dari anak-anak kamu, dan menua bersama mu,” ucap Nayla lagi yang langsung disambut bungkaman Kevin pada bibirnya. Sempat menegang sesaat lalu dengan kaku Nayla balas perlakuan suaminya.
Kevin menyentuh Nayla dengan lembut, ia akan membuat pengalaman pertama ini tidak akan terlupakan. Seharusnya malah pertama ia lakukan kemarin, namun tak apa menunda sehari, karena kegiatan ini nantinya pun akan terus menjadi candu Kevin akan sosok Nayla.
kyak novel sblumx tapi sayang pake koin.🤦🏻akux masih penasaran sih...ama ceritax