NovelToon NovelToon
Mereka Kebahagiaanku

Mereka Kebahagiaanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Penyelamat / Keluarga / Teen School/College / Teen / Anak Yatim Piatu
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: FZR

ini karyaku yang ke enam, mohon dukungan nya ya....
*************

Eltav Aarav Exellenza (baxter), seorang cowok berusia 17 tahun dan hidup seorang diri dengan ketiga maid nya meskipun ia masih memiliki keluarga. keluarga nya tidak peduli pada nya kecuali abang nya apalagi ia baru mengetahui bahwa diri nya hanyalah seorang anak angkat.

ia sangat tertutup dan enggan menceritakan kisah hidup nya pada orang lain termasuk sahabat satu satu nya. ya, hanya sahabat nya lah yang mau berteman dengan nya sedangkan yang lain hanya menganggap nya seperti sampah, namun semua itu tidak pernah di hiraukan oleh nya.

hingga suatu saat, ia menemukan dua anak kecil yang berbeda usia yang tertidur di bawa guyuran air hujan tepat di depan gerbang rumah nya.

siapakah dua anak kecil tersebut? apakah Eltav akan menolong dan merawat mereka atau akan membiarkan nya begitu saja? silahkan ikuti kisah nya dan jangan lupa berikan like, komentar, subcribe dan vote ya, terima kasih dukungan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FZR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MK 10 |MASALAH BERTUBU TUBI|

     Hari ini adalah hari pertama Zufa kembali masuk sekolah namun di sekolah yang berbeda, ia mengenakan seragam sekolah baru yang entah sejak kapan sudah tergantung di dalam lemari nya.

    Tak hanya itu, semua keperluan sekolah dan kebutuhan lain nya pun sudah tersedia di kamar nya. Ya, semalam Zufa sudah pindah kamar tepat di samping ruang kerja Eltav karna mulai hari ini ia akan tinggal di rumah itu bersama dengan ayah nya nanti nya.

    Zufa memilih untuk menggerai rambut panjang dengan ujung rambut nya yang keriting dan mengaplikasikan bedak serta liptint di bibir nya sebagai sentuhan terakhir.

     Ia melihat diri nya lewat cermin rias nya kemudian ia menarik nafas dan menghembuskan nya perlahan karna ia sangat gugup saat ini dan ia akan kembali di pertemukan dengan masa sekolah.

"baiklah Zufa, kamu belum tau apa yang akan terjadi di sekolah nanti jadi tenang lah" monolog nya menyemangati diri sendiri.

     Setelah itu ia mengambil tas sekolah nya kemudian turun untuk sarapan karna ia sudah di tunggu oleh yang lain nya.

"selamat pagi, maaf sudah membuat kalian menunggu lama"

"tidak apa apa, ayo duduk" ucap Eltav yang baru saja datang dari dapur dengan membawa dua botol dot.

    Zufa pun segera duduk dan mereka pun memulai sarapan nya dengan tenang dan seperti biasa Eltav sesekali memperhatikan duo kecil dan mengelap mulut mereka bila belepotan.

     Feyza yang kini lebih menempel pada Zufa pun tidak mau lagi di lap oleh Eltav dan meminta Zufa yang mengelap nya, sedangkan Fay tetap menempel pada Eltav dan hal itu Eltav tidak masalah karna Zufa sudah mau jadi buna nya anak anak.

     Selesai sarapan, Eltav, Zufa dan kedua abang nya berpamitan untuk pergi ke sekolah dan bekerja tak lupa Eltav juga berpesan pada kedua anak nya untuk tidak merepotkan orang dan jika butuh bantuan bisa bilang pada Joy dan bu Ika.

    Eltav benar benar mengajak Zufa berjalan kaki karna hanya sepuluh menit hingga sampai ke sekolah dan Zufa juga tidak mempermasalahkan nya.

     Mereka hanya jalan berdampingan, tidak terlalu dekat juga tidak terlalu jauh dan tanpa bergandengan tangan bahkan mereka bungkam tanpa mau ada yang membuka suara, tapi tanpa Zufa sadari bahwa Eltav sesekali melirik nya.

✴✴✴

     Di parkiran, seperti biasa Alga cs, Regan dan kini bertambah Davin dan Divya, mereka semua sedang menunggu kedatangan Eltav. Tak hanya mereka, Mifa dan Inay juga menunggu kedatangan mereka di bawah pohon besar.

     Tak lama yang mereka tunggu pun datang, namun tidak sendiri melainkan bersama seorang gadis yang terlihat pemalu dan sedikit takut.

    Inay yang melihat Eltav bersama seorang gadis pun merasa kesal dan menatap benci ke arah gadis tersebut, ia pun mengajak Mifa untuk mendekati Eltav.

"hai Eltav, tumben kamu jalan sama cewek, biasa nya kamu paling anti sama cewek" ucap Inay sambil melirik Zufa.

    Eltav yang malas berhadapan dengan Inay pun hendak pergi, namun di cegah oleh Mifa.

"tunggu, ini gue mau mengembalikan almamater lo yang lo pinjam in ke gue" ucap Mifa.

"ambil aja kalo gak buang aja" ucap nya dingin.

    Inay yang tidak di hiraukan sama sekali oleh Eltav pun geram dan kebencian pada Zufa semakin bertambah, ia pun kembali menghadang Eltav dan gadis tersebut.

"heh, lo jadi cewek jangan sok cantik deh, deket deket pacar orang lagi" ketus Inay.

"ma....maaf" cicit Zufa dan hendak menjauh namun Eltav menahan nya.

"kamu gak salah jadi jangan menjauh, ingat, kamu buna nya anak anak sekarang, kalo kamu menjauh nanti anak anak sedih" bisik Eltav.

     Regan dan yang lain nya pun menghampiri mereka apalagi Regan dan Divya tau bahwa Eltav menahan amarah nya.

"sudah di bilangin jangan dekat dekat, Eltav tuh pacar gue!!! Lo ngerti gak sih!!!!" marah Inay.

"INAY LIMEYRA CUKUP!!!!! Kita sudah gak ada hubungan apa apa lagi dan gue muak sama lo yang selalu jadiin gue sebagai pelampiasan lo agar orang yang lo suka itu cemburu!!!!" bentak dan marah Eltav.

    Setelah itu Eltav langsung memeluk Zufa yang ketakutan, Alga cs dan Regan terkejut melihat Eltav yang tiba tiba memeluk Zufa, sedangkan Davin dan Divya saling pandang lalu tersenyum.

"maaf, aku udah buat kamu takut" ucap Eltav.

"gg....gak papa, aku ngerti kok"

"kenapa kamu? Aku beneran cinta sama kamu Eltav"

"jangan ganggu gue lagi, karna gue gak bisa tahan kalo gak celakai lo" ucap Eltav dingin dan dari nada bicara nya mereka semua yang berkumpul di sana tau bahwa Eltav masih menahan amarah nya.

     Tiba tiba dua anak kecil berlari ke arah mereka dan memeluk Eltav yang masih memeluk Zufa, Eltav yang terkejut melihat kedua anak nya memeluk nya dan terlihat sangat ketakutan lalu ia melihat Joy yang berlari kecil ke arah nya.

"sorry El, tadi nyonya dan tuan Exellenza tiba tiba datang ke rumah nyariin lo. Mereka tadi pingin jalan jalan, terus mereka ngeliat nyonya dan tuan, tiba tiba mereka di marahi membuat mereka ketakutan dan minta di antar ke sini" jelas Joy yang mengerti tatapan Eltav yang meinta penjelasan.

    Belum sempat Eltav berbicara, tiba tiba sebuah mobil yang sangat Eltav dan Alga kenali berhenti di depan sekolah.

"Gan, libur kan sekolah nya dan suruh semua murid pulang sekarang" titah Eltav.

"oke"

"boy girl, kalian di sini dulu ya sama buna, aunty dan om oke" ucap Eltav lembut.

"mau itut daddy" ucap Fayren.

"di sini aja ya boy sama kakak, daddy bakal baik baik aja kok dan jangan lihat marah nya daddy ya nanti kalian takut"

    Kemudian Eltav berjalan mendekati Alga lalu tanpa Alga duga bahwa Eltav berani memukul nya.

BUGH

"nyesel gue udah baik sama lo Al, lo bocorin semua nya ke mereka, gue kecewa sama lo bahkan sekarang gue benci sama lo" ucap Eltav dingin, lebih dingin dari sebelum nya.

"apa kurang dengan gue keluar dari mansion? Semua fasilitas yang kalian berikan ke gue juga udah gue balikin bahkan gue kasih uang kompensasi buat lo karna udah bela dan sayang gue meskipun gue tau itu semua HANYALAH PALSU!!!!"

      Orang tua Alga pun mendekati Alga karna mereka melihat Alga yang di pukul oleh Eltav.

"maksud anda apa mukul putra saya hah!!!!" marah Bagas tak terima.

"apa mau kalian? Saya sibuk"

"serahkan restoran anda pada putra saya dan serahkan mereka juga" ucap Dinda santai.

"restoran itu usaha saya bisnis saya, kenapa saya harus memberikan nya pada putra anda? Dan mereka anak anak saya juga tidak ada hubungan nya dengan kalian"

"tinggal berikan apa susah nya sih, lagian restoran lo juga ada banyak dan mereka itu keponakan mama anak dari kakak mama" ucap Alga yang sudah mengeluarkan sifat asli nya.

"lo pikir gue gak tau tujuan lo minta restoran gue, lo minta restoran gue terus lo jual dan uang nya buat biaya pernikahan lo dengan Inay kan"

"tau dari mana lo?" tanya Alga kesal.

"gak perlu tau gue tau dari mana yang pasti bukan dari sahabat sahabat lo"

"sekarang udah jadi mantan El" ucap Griffon.

"oh"

"kalian...."

"silahkan kalo mau rebut restoran gue, maka gue akan melakukan hal yang sama"

"cih, anda gak akan bisa melakukan hal yang sama"

"tuan bagas dan nyonya Dinda, perusahaan dan butik yang kalian pegang adalah milik orang tua mereka jadi sangat mudah bagiku untuk melakukan hal yang sama meski dengan cara yang berbeda mungkin"

Eltav pun mengajak Zufa dan kedua anak nya pulang, tiba tiba telpon nya berdering dan tertera nama salah satu anak buah nya di layar ponsel nya.

^hm^

^maaf mengganggu lord, a 10 dan a 11 masuk rumah sakit^

^kirim lokasi kalian, saya segera ke sana^

^baik^

"ayo pulang"

"ada masalah lagi?" tanya Zufa.

"hm"

"ada yang bisa aku bantu?"

"ada"

"apa?"

"jaga anak anak dan jangan sampai kalian kenapa napa"

"yang lain?"

"tidak ada, cukup itu saja"

"baiklah"

Akhir nya mereka semua pun membubarkan diri, Divya yang khawatir dengan kondisi adek nya pun meminta Davin untuk mengantar nya ke rumah Eltav, tak lupa ia juga memberitahu orang tua nya bahwa Eltav sedang ada banyak masalah.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!