"Oh my God, kamu ganteng banget, pokoknya kamu harus jadi pacar aku titik!!"
"Apaan sih gak jelas"
❄️❄️❄️
"Kak Ken, Caca cinta sama kakak kapan sih mau jadi pacar Caca"
"Sampai kapan pun gue gak bakal mau jadi pacar Lo"
❄️❄️❄️
Hicca Elenza, sering di panggil Caca yang cinta mati pada pandangan pertama kepada teman dari kakak sepupunya, Kenan Alaska cowok ganteng tapi sayangnya kegantengan tertutup dengan wajah datarnya. Tetapi itu tidak menjadi halangan bagi Caca untuk mencintai seorang Kenan
Kepo gak? Kepo gak? Baca lah kalau kepo masa cuman di buka doang, rugi dong kalau ga baca
anjirrr bercanda hehehe terserah kalian mau baca atau engga
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitriishn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 10
HAPPY READING
Caca dan ketiga temannya saat ini berada di dalam mall ternama di kota itu "kita mau beli apa sih?" tanya Abel kesal, pasalnya sedari tadi mereka hanya berjalan jalan dan binggung ingin membeli apa
"gak tau juga gue cuman ngikut aja hehehe" nyenyir Fitri
"gak jelas lo pada"
"hmm, tenda dan tempat tidur di sediakan dari sekolah, jadi yang kita butuhkan di sana pakaian, trus sepatu, camilan sama kotak p3k. Oke kita beli itu aja lah" ucap Caca (aku gak tau, aku gak pernah di bolehin ikut camping😭😭🙏 tapi dengar dari teman itu)
Mereka belanja banyak barang yang mungkin di butuhkan disaat camping nanti, selesai itu semua barang mereka akan di antar kerumah masing masing oleh bodyguard Caca
"gue lapar nihh makan yukk" ajak Amel
"ayo kita makan dimana?" tanya Caca
"di tempatnya Kenan kerja aja gimana?" sarannya dengan penuh antusias
"boleh boleh Caca mauuuu sekarang aja ayo"
"semangat banget Lo Ca" ujar Fitri
"iya kan Caca mau bertemu dengan pujaan hati Caca" ucap Caca berjalan mendahului teman teman pergi menuju parkiran
Sesampainya di restoran tempat Kenan bekerja Caca segera memanggilnya, tetapi bukannya Kenan yang datang melainkan staff lain
"ini kak bukunya mau pesan apa?"
"ihh kenapa kamu sih? Kenapa gak kak Kenan?"
"ya-h karena Kenan lagi melayani costumer lain kak" jawab staff tersebut
"kenapa gak kamu aja yang layani yang lain, Caca gak mau pokoknya harus kak Ken yang datang kesini" komplain Caca sangat menyebalkan
"baik kak, tunggu sebentar yah" ucap staff itu tersenyum dengan paksaan dan segera pergi
Tak lama setelah staff itu pergi Kenan datang dan memberikan buku menu kepada mereka
"silahkan mau pesan apa?" tanya Kenan to the poin
"buru buru banget kak, basa basi dikit kek sapa Caca misalnya 'halo Caca cantik, pacar aku mau pesan apa?' gitu aja apa susahnya sih?" komen Caca
"mohon kerja samanya"
Caca sebal akan jawaban Kenan, teman teman Caca sudah semuanya memesan tinggal Caca sendiri "Caca gak mau makanan, Caca mau kak Ken aja hehehehe"
"pesanan anda tidak ada di buku menu, silahkan pesan yang lain" jawab Kenan sembari bersiap mencatat makanan apa yang ingin Caca pesan
"gak asik banget sih kak, gak bisa di ajak bercanda, yah udah deh Caca cuman pesan lemon tea aja" kesal Caca memberikan buku menu itu kepada Kenan
"baik di tunggu sebentar" ujar Kenan segera pergi
"ihhhhh nyebelin banget sihhh, kenapa harus Caca yang suka sama kak Ken?"
"ya karena dia gak suka sama Lo" jawab Fitri ngawur
"cikk itu mah Caca juga tau fittt"
"tapi Lo hebat loh Ca, gak mau mundur" ucap Amel
"harus dong sebelum kak Kenan belum jadi suami aku harus semangat buat dapatin dia, gak akan Caca bolehin satu cewek pun yang dekat sama kak Ken"
"jadi kalau Kenan bukan ditakdirkan untuk Lo gimana?" tanya Amel
"eeee kamu mah gitu gak like bintang satu"
"hehehe canda ca" nyenyir Amel
Pesanan mereka datang dan yang mengantarnya lagi lagi bukan Kenan, mau Caca pulangin tapi dia cewek kasihan kalau harus pulang nahan malu apa lagi
Mereka fokus pada makanan masing masing hingga selesai mereka memutuskan untuk pulang terkecuali dengan Caca ia akan menunggu Kenan hingga selesai bekerja
Caca menunggu Kenan di dalam mobilnya dan pada pukul 21:30, Kenan mengunci semua pintu restoran itu dan berjalan menuju kursi favoritnya
Caca yang melihatnya itu segera menghampiri Kenan "hai kak Ken?"
"ngapain? Restonya udah tutup besok aja kalau mau beli" ujar Kenan
"Caca bukan mau beli, tapi Caca mau temanin kak Ken di sini" ucap Caca
"yah udah"
Caca duduk di sebelah Kenan dan tak ada percakapan antara keduanya hingga beberapa menit
"kak Ken gak mau ajak Caca ngobrol?" tanya Caca sedikit kecewa
"buat apa?"
"y-a-h setidaknya menghargai aku, aku udah hampir 4 jam loh nungguin kak Ken"
"gue gak nyuruh Lo buat nungguin gue"
"tapik---"
"gue tau Lo cinta sama gue, tapi Lo jangan sampai sebodoh ini"
"jadi Caca harus gimana kak?"
"gue udah pernah bilang untuk jauhi gue" ujar Kenan menatap mata Caca
"tapi Caca gak bisa kak, Caca udah nyaman di dekat kak Kenan"
"tapi gue yang gak nyaman di dekat Lo"
"kenapa kakak gak mencoba terima Caca?"
"gak bisa" ucap Kenan
"kenapa gak bisa? Apa ada cewek lain yang ngisi hati kak Ken?" tanya Caca
"gak"
"trus apa alasannya kakak gak mau terima Caca?"
"gue gak setara sama Lo dan gue gak mau Lo menderita setelah masuk ke dalam kehidupan gue" ucap Kenan
"Caca gak pernah Mandang kak Ken dari segi manapun, kita setara buktinya kita sama sama manusia trus kita sama sama makan nasi kok bukanya karena Caca orang berada jadinya Caca makan emas. Lalu tadi kakak bilang Caca akan menderita setelah masuk kehidupan kakak? Emang kakak psychopath? Atau orang kasar? Enggak kan kak?" jelas Caca panjang lebar berusaha memberi Kenan pengertian
"gue belum siap untuk menjalin hubungan dengan perempuan manapun" ucap Kenan
"oke Caca akan tunggu waktu itu tiba dan satu hal yang kak Ken harus tau bahwa Caca gak bakal pernah menyerah buat dapatkan kak Ken" ucap Caca
"semangat"
"ckkk kamu semangatin tapi malah gak di pacarin" kesal Caca
"buat apa pacaran kalau ujung ujungnya gak nikah?"
"kakak mau? yah udah ayo kak kita nikah sekarang aja?"
"sekolah dulu"
"yah udah kalau udah taman SMA kita langsung nikah yah?"
"tunggu kuliah dulu baru kerja setelah itu menikah" ucap Kenan
"oke Caca akan lakukan semuanya, asalkan nikah sama kak Ken"
"kalau bukan jodoh?"
"pasti jodoh itu, kalau gak Caca bakar perta pernikahan kak Ken kalau gak sama Caca"
"terserah, pulang sana udah malam"
"kakak juga pulang, masih sakit tapi main angin malam"
"gue orang kuat"
"idih sombong banget, padahal masih kena hujan aja udah sakit"
"manusia bukan nabi"
"hahahaha, kak Ken bisa ngejokes juga yah" tawa Caca
"kita pulang aja" ujar Kenan dianggukki oleh Caca
❄️❄️❄️
Udah segitu ajaa dikit yah? Maap udah malam soalnya besok sekolah
jangan lupa untuk selalu memberi dukungan ke karya ini yahh, ohh iya aku minta tolong juga bantu aku untuk mempromosikan ceritaku ini plissss maap maksa
Terimakasih bay bay sampai jumpa besok semuanya