Setiap orang punya cinta
Setiap orang punya rasa
Tapi...
Apakah semua orang mengerti dan faham arti CINTA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
I LOVE YOU ( bagian 1 )
14 february ( siang)
Sepulang dari puskesmas Aku masuk ke forum tim khusus RK, seingatku tadi dalam kesendirianku Aku masih sempat bercengkrama dengan timku. Untuk itu Aku kembali menghubungi mereka untuk memberitahukan keadaanku.
" Maaf teman- teman kayaknya Aku tidak bisa ikut rapat, habis jatuh Aku tangan kiriku bengkak. Chat saja nanti kalau ada sesuatu yang perlu pendapatku. Namun harus sabar ya karna Aku hanya bisa ngetik pakai tangan satu."
" Weh kok bisa lo Serr, ngelamun kali kamu ya?. ( Ratih)
" Cepat sembuh Ser, istirahat saja jangan dipaksain biar kami nanti yang handle disini." ( Dinda)
Semua chat hanya Aku rate tanpa Aku balas, karna nyilu tanganku mulai terasa.
°°°°
Serra pov
" Kita harus jaga jarak, biar kamu bisa kaya dulu sebelum kenal Aku." ( Rama)
" Aku tau, tapi Aku rasa kita tidak perlu saling menghindar. Karna Aku tidak akan ganggu kamu setelah ini."
" Oh ok kalau begitu Aku juga tidak akan mengganggu Kamu lagi kok." ( Rama)
" Makasih ya sayank, untuk semuanya." ( Serra)
" Iya sayank, love you." ( Rama)
" Love you more."
" Jaga diri ya, kamu juga harus bahagia." ( Rama)
" Aku tau itu, tapi kamu tau jawabannya bukan? makasih sayank." ( Serra)
" Jangan bikin semuanya berat Yank, Aku juga sedih." ( Rama)
" Gak apa-apa toh Aku yang tanggung, Aku kuatkan? itu katamu lo. Jadi berbahagialah sayank." ( Serra )
" Hemm, tak pernah Aku bayangkan Kita akhirnya begini." ( Rama)
" Aku juga gak pernah berfikir akan begini, valentine harusnya bahagia bukan?"
" Aish Yank, kamu membuat pikiranku kacau." ( Rama)
" Hukummu ikut membuat Aku sesak, shit." ( Rama)
°°°°°
14 february ( malam)
Jam tujuh malam Aku terbagun dari tidur, mungkin karna pengaruh obat. Baru Aku merasakan tidur nyenyak setelah beberapa hari memang tidurku terganggu, Aku selalu mempunyai firasat tentang apa yang akan terjadi walau itu tidak secara gamblang.
Malam sebelum kami putus misalnya, malam itu Aku tidak bisa tidur selalu saja gelisah namun Aku tidak pernah tau apa sebabnya.
Namun hari ini Aku bisa tidur dengan nyenyak walau dalam pengaruh obat namun sangat membantuku.
" Hai sayank, bagaimana kabar kamu hari ini?."
" Huff rasa pengen marah Aku sama kamu Yank, tapi entah mengapa Aku tidak bisa. Keras dan egois itulah salah satu dari sifatku, makanya dari awal Aku bertanya sanggupkah Yank?."
" Kamu sih tidak faham banget disayank, Aku itu type setia. Kalau Aku punya pacar lagi agak susah Aku bisa membagi waktu. Kamu masih percaya sama laporan-laporan orang-orangmu itu."
" Dari pada kamu tidak percaya, mending kita putus. Eh diputusin mala kecelakaan, kaget Aku dikasih kabar begitu. Pasti kamu tidak konsentrasi karna masalah kita kan?."
" Ceroboh banget"
Pesan Rama masuk dan membuatku tercengang, banyak pertanyaan yang menghampiri benakku. Namun bukan itu fokusku saat ini. Kehadirannya menjadi yang paling utama sekarang, untuk yang lain nanti bisa Aku selesaikan kemudian .
" Maaf sayank bukan begitu maksudku, Aku tidak mau kamu berfikir Aku egois yank, ingin mengikatmu dan mengabaikan kebahagiaanmu. Aku tidak mau Kamu berfikir buruk tentangku, maaf jika fikiranku kejauhan Yank." ( Serra)
" Kamu tau Aku sangat jaga banget perasaanmu, Aku genit sana-sini cuma sebagai caraku bergaul, Aku tau ada batasan . Aku punya Kamu. Parahnya Aku jalan dengan cewek disini pun tidak pernah bilang padamu, karna Aku menghargai perasanmu. Orang terdekat denganku adalah Kamu. Aku tidak mau merusak kepercayaanmu apalagi membuat Kamu terluka." ( Rama)
Helaan nafas terdengar, Aku tau Rama sedang berusaha untuk mengendalikan emosinya. Aku rindu Dia Tuhan, baru beberapa jam Kami berpisah namun rindu ini terasa bagai sudah beberapa lama.
Mengetik dengan satu tangan membuatku kesulitan, itu sebabnya Aku hanya diam dan menunggu Rama menuntaskan segala rasanya. Yang Aku tau bahwa Aku mencintainya sekarang.
" Jangan berfikir aneh-aneh, mala bikin masalah dengan sok kuat. Aku tidak suka Yank! Aku tidak suka kamu terluka.
Aku sayang kamu faham gak sih Serra!!."
" Maaf Yank maafkan Aku." ( Serra)
" Kamu tidak kangen sama Aku? Aku kangen lo. Tapi tidak bisa mantau lagi." ( Rama)
" Kangen Yank kangen banget, kenapa Kamu keluar dari grup forum Yank?" ( Serra)
" Kamu bikin kesel!!, Aku pengen marah tapi kangen juga.Ish Kamu pelet Aku ya Yank." ( Rama)
" Ngaco ih, mana ada begitu." ( Serra)
" Kenapa jawabnya pendek-pendek sih dibilang kangen juga" ( Rama)
" Maaf Yank, tanganku masih sakit dan kepala juga masih sedikit pusing. Ditambah luka tak berdarah karnamu, membuat semua konsentrasiku berantakan Yank."
" Enak saja salahkan Aku, Kamu sendiri yang cari masalah. Ya sudah istirahat ya kesaayanganku. Jangan banyak berfikir lagi, cepat sembuh ya. Aku sayank Kamu." ( Rama)
" Aku juga sayank Kamu" ( Serra)
Demi apapun Aku sangat bahagia, sakit tangan dan kepalaku hilang sudah rasanya. Ramaku kembali, Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa Aku akan mempercayainya, Aku tidak akan mempercayai segala laporan yang mungkin akan semakin banyak masuk nanti.
°°°°°
Hubunganku dan Rama penuh tantangan dari awal, dengan posisiku yang leader disegala tim disemua forum membuat banyak orang mengenalku, bukan hanya yang akrab dan memang mengenal yang tidak pernah bertemu pun akan tau namaku. Segala hal yang Aku kerjakan bersama timku selalu berbuah manis, hasilnya selalu memuaskan dan berada dinilai rata-rata. Nama kampus semakin terkenal dan menarik minat para mahasiswa baru.
Banyak wajah baru dan prilaku baru yang masuk, ada yang polos adapula yang sok polos. Jangan pernah lupakan dengan wajah-wajah bertopeng, akan sangat banyak dijumpai di kampus sekarang. Jangankan yang baru yang lamapun banyak beredar.
Kisahku dan Rama masih terus berlanjut, kami merangkai hari bersama. Segala hal kami diskusi berdua tanpa adalagi yang terlewat hanya saja soal screnshot dan laporan yang masih Aku simpan sendiri, bukan karna Aku ingin mengumpulkannya menjadi satu dan membuat hal besar dikemudian hari. Namun semua Aku lakukan karna Aku ingin mencoba untuk selalu menaruh kepercayaanku pada Rama.
Tidak ingin lagi terjadi pertengkaran seperti waktu-waktu kemarin, karna sungguh tidak nyaman sekali rasanya.
" Banyak mahasiswa baru yang masuk Ser." ( Dinda)
" Iya nih masih gelombang satu, Aku belum menanyakan pada Dekan, ada pembatasan penerimaan mahasiswa tidak tahun ini." ( Serra)
" Kemarin sih Aku dengar tidak ada batasan Ser" ( Yanti)
" Kalau begitu bersiap dengan gelombang dua, bagaimana kalau kita bikin beberapa cam. maksudnya begini setiap akademi ada tim masing-masing. Kita punya banyak ruang untuk itu kenapa tidak dimanfaatkan saja?" ( Serra)
" Belum faham maksudnya Aku Ser" ( Dina)
" Aku akan membentuk tim baru, dan mungkin tidak hanya satu. Namun Aku perlu bicara dulu sama Dekan atau Rektor tentang rencanaku ini." ( Serra)
" Jadi untuk setiap ruang forum akan ada nama berbeda, ehmm untuk tim utama kita ini diberi nama tim harimau, untuk tim kedua elang, dan yang ketiga srigala. Gimana ada yang setuju tidak dengan ideku?" ( Serra)
" Oh faham Aku maksudmu Ser, nanti para mahasiswa baru akan kita bagi dalam masing-masing tim itu, agar lebih memudahkan kita dalam memantau mereka nantinya." ( Ratih)
" Yess tepat sekali, tugas kita akan lebih muda juga nantinya kan?."
" Setujulah kalau begitu, Kita bentuk aja." ( Dina)
" Ok biar Aku laporan dulu nanti kita bentuk strukturnya ya."
☆Kerja sama tim sangat dibutuhkan dalam suatu menagement dibidang manapun, tanpa itu jangan harap semua akan berhasil. Karna setiap manusia punya ego dan rasa masing-masing. Tak ada satu orang pun yang tau dalamnya hati lawan bicara baik itu teman ataupun lawan.
°°°°°
***TBC Genk's
° Mohon dukungannya
° like komen rate ☆5 & favorite
° Terima kasih & love you all***
Makasih akak ry 🤗