seorang pria kaya yang tak sengaja bertemu dengan seorang wanita muda yang tak jelas asal usul nya kini menjalin sebuah asmara,namun hal yang tak terduga terjadi setelah pria tersebut tahu bahwa wanita yang ia cintai ternyata sudah hamil muda sebelum mereka bertemu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sudawirat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sesuatu yang janggal
Sekar kembali terdiam mendengar perkataan bram yang ternyata belum sepenuhnya mengetahui tentang identitas sekar,
" jika dia tak melihat tanggal lahirku,dia pasti tak melihat status ku juga,ini artinya dia tak mengetahui,kalau aku sudah menikah" gunam sekar dalam batin,tak lama kemudian sekar kembali menjawab bram,
" jadi kamu tak melihat semuanya?, baiklah kalau begitu,umur ku sekarang adalah dua puluh lima tahun" balas sekar kepada bram,
" ternyata kamu memang masih muda sekar,tak heran kamu punya semangat yang masih menggebu- gebu,lantas apa kamu sudah menikah?" tanya bram lagi pada sekar,dan sekar yang mendengar pertanyaan yang dilayangkan bram seketia menjadi bingung ,
" aduhh,gimana ini,apa yang harus aku katakan,apa kukatakan yang sebenarnya saja atau bagaimana,tapi kalau aku jujur,sepertinya ia aka mengurungkan niatnya untuk membantuku," gumam sekar dalam batin,ia merasa bingung harus menjawab apa kepada bram,ia takut jika ia menceritakan yang sebenar nya kepada bram,bram tidak jadi membantu nya mencarikan pekerjaan,
" aku belum menikah," ujar sekar kepada bram,
"pantas saja kamu bersikeras mencari pekerjaan,baiklah sekarang kembalilah berbaring di sofa sekar ,jangan berdiri seperti itu"ujar bram kepada sekar sambil meminta sekar untuk kembali berbaring di sofa,sekar yang mendengar bram tak tampak curiga pun merasa lega,
"tidak,aku merasa perlu mandi,supaya badan ku terasa segar kembali" balas sekar kepada bram,bram pun terkejut mendengarnya,
"untuk apa,kamu beluh pulih,nanti kalau terjatuh di kamar mandi bagaimana?" ujar bram,melarang sekar untuk mandi,
" tak apa,badan ku terasa tak enak jika aku tak mandi,bisakah kamu beritahu dimana kamar mandinya?" tanya sekar kepada bram,
" baiklah kalau begitu,tunggu sebentar,aku akan mengambil handuk baru untuk mu," ujar bram kepada sekar,bram pun beranjak dari kursi lalu berjalan menuju ke salah satu kamar yang terletak tak jauh dari tempat mereka berada.bram menuju sebuah kamar yang kosong,di dalam kamar tersebut terdapat almari besar,dan di dalam almari tersebut terdapat handuk baru yang masih belum di gunakan oleh bram,setelah mengambil handuk tersebut,bram pun keluar dari kamar lalu kembali ke pada sekar dengan membawa handuk baru,
Sesaat kemudian bram pun sampai pada sekar,lalu ia menyerahkan handuk tersebut dan berkata,;
" ini handuk nya,dan kamar mandinya ada di belakang ruangan dapur,aku akan menuntunmu kesana sekar"ucap bram kepada sekar,kini bram dengan lembut meraih tangan sekar ,menggandeng nya lalu perlahan menuntun sekar berjalan ke arah kamar mandi,sementara itu sekar hanya terdiam,dan kembali tersipu oleh perlakuan bram padanya,
" astaga,ada apa dengan pria ini, mengapa aku jadi deg-deg an seperti ini,dia lembut sekali padaku" gumam sekar dalam batin.
Perlahan sekar dan bram berjalan bersama,bram berjalan perlahan mengikuti ritme langkah sekar yang masih pincang,menuntunnya ke arah kamar mandi,sesampai nya di depan pintu kamar mandi,langkah mereka terhenti bersamaan,bram pun melepaskan tangan sekar lalu membuka pintu kamar mandi sambil berkata;
" apakah kamu yakin sekar?"ujar bram kepada sekar,memastikan niat sekar yang ingin mandi,
" iyaa,,aku sudah yakin,aku nggak papa kok,jadi tenanglah" balas sekar kepada bram,sambil berjalan masuk ke dalam kamar mandi,
" hati- hati,didalam licin sekar" ujar bram kepada sekar,menyuruhnya untuk berhati-hati saat dikamar mandi,
" iyaa tenang saja,aku akan berhati-hati" balas sekar kepada bram,dan tak lama kemudian sekar menutup pintu kamar mandi,sementara itu bram beralan menjauh dari kamar mandi,namun langkahnya terhenti karena kawatir dengan sekar,ia pun memutuskan untuk menunggu sekar,berjaga-jaga kalau terjadi sesuatu,a bersandar di tembok tak jauh dari kamar mandi,
Sekitar dua puluh lima menit bram berdiri bersandar di tembok,sambil menunggu sekar yang tak kunjung keluar dari kamar mandi,bram pun semakin khawatir dengan sekar,seketika ia berjalan mendekati kamar mandi lalu mengetuk pintu kamar mandi sambil memanggil sekar;
" sekar,,apakah kamu baik-baik saja?" ujar bram dari balik pintu kamarmandi,
sementara itu,sekar yang mendengar suara bram dari dalam kamar mandi pun segera mematikan shower yang membasahi dirinya,lalu membalas perkataan bram,
" ya ampun ,apakah kamu masih menunggu ku dari luar,aku tidak apa-apa,jadi kamu pergi saja" ujar sekar dari dalam kamar mandi,
"ya sudah kalau begitu,maafkan aku telah mengganggumu,"ujar bram kepada sekar ,bram merasa tak enak dengan sekar namun mau bagaimana lagi,ia juga khawatir dengan kondisi sekar,tak lama kemudian bram pun berjalan menjauh dari kamar mandi.
Sementara itu sekar kambali melanjutkan mandi,sambil berfikir sesuatu,
"semoga kamu baik-baik saja nak,aku tak bisa menyalah pria yang menabrak ibu nak,dia baik kepada ibu,setelah ini ibu akan segera bekerja nak,ibu akan berusaha untuk mu nak tenang saja" gumam dalam batin sekar sembari mengelus-elus perut nya,seakan berbicara kepada janin yang sedang ia kandung,sekar yang sedang menggosok tubuhnya tiba-tiba memikirkan bram,
" dia sangat baik padaku,ia begitu perhatian,lelaki seperti dia jarang di temukan,beruntung sekali seorang wanita yang berhasil mendapatkan hatinya,apakah dia sudah menikah ya,tapi dimana istrinya kalau dia sudah menikah,namun tak mungkin rasanya bila pria seperti dia belum punya pasangan" gumam sekar penasaran tentang bram,di dalam benak nya berfikir bram sudah ada yang memiliki, namun kenyataan nya berbeda dari yang ia fikirkan,
Beberapa menit berlalu dan akhirnya sekar selesai membasuh dirinya,kini wajah sekar tampak segar dan bercahaya,setelah mengeringkan tubuhnya dengan handuk,sekar kembali memakai pakaian milik nya,namun ia menanggal kan jaket yang awalnya ia pakai,sekar tak memakai jaket tersebut ia menanggalkan jaket tersebut di gantungan pakaian yang ada di kamar mandi.
Dan setelah selesai dengan semua itu sekar membuka kamar mandi lalu perlahan keluar,dengan langkah kaki yang pelan,sekar berjalan kembali ke sofa ,tempat ia berbaring sebelumnya,
Saat sekar sedang melangkah ke sofa,ia melihat bram sedang merokok,duduk di kursi sebelah sofa sambil melihat ponsel,
dengan tertatih sekar mendekat ke arah bram,sementara itu bram tak menyadari sekar sedang berjalan mendekat ke arah nya,
" sedang apa kamu?" ujar sekar kepada bram,sontak bram yang tak menyadari kehadiran sekar pun terkejut,dan langsung menoleh ke arah sekar,
" apa,,ohh,,,kamu sudah selesai sekar,aku sedang memeriksa beberapa pekerjaan ku" balas bram kepada sekar.
Sekar pun melangkah ke sofa lalu duduk sambil berkata;
"ohh,sedang bekerja ya,jadi sebenarnya apa pekerjaan mu,melihat semua yang kamu punya,kamu sepertinya bukan orang biasa" tanya sekar kepada bram sedikit penasaran,
"aku cuma pekerja biasa sekar" balas bram tersenyum kepada sekar,mendengar hal tersebut,jelas membuat sekar tak percaya,dan sekar pun berkata lagi kepada bram,
" tidak mungkin,kamu bekerja dimana? Pasti gaji mu besar kan?"kata sekar kepada bram,
" itu tidak penting sekar,aku cuma pekerja biasa di perusahaan biasa juga,oh iyaa sekar,aku ingin bertanya sesuatu kepadamu" ujar bram kepada sekar,
" boleh,apa yang ingin kamu tanyakan?" balas sekar kepada bram,mempersilahkan bram untuk bertanya.