NovelToon NovelToon
Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:90.6k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.

Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.

Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..

Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya

"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerdik Dan Licik

Setelah tidak pulang selama tiga hari, Ella akhirnya pulang ke rumah. Dia sudah punya menyiapkan mental kala dirinya punya niat untuk pulang ke tempat tinggalnya yang bak neraka itu.

Pagi ini Ella sudah cantik dan rapi. Kakinya perlahan melangkah hendak berangkat ke tujuannya hari ini.

"Mau kemana? " Langkah Ella terhenti, Dia menoleh ke arah Dewi yang mendekat. Sejak kemarin sore dia pulang, Tak ada satupun sapaan dari penghuni rumah ini.

"Ella mau berangkat.. " Jawab Ella sembari menunjukkan beberapa berkas yang merupakan data dirinya.

"Ini masih sangat pagi, Apakah kau tidak ingin sarapan dulu. " Ella menatap heran Mamanya. Sejak kapan Mamanya bertanya apakah dia ingin sarapan atau tidak. Biasanya juga dia sendiri yang datang ke ruang makan untuk bergabung untuk sarapan.

Dan hal yang paling sering terjadi, Selalu saja Ella jadi nahan permasalahan hingga bukannya makan dengan tenang tapi yang ada selalu saja penuh emosi.

"Aku sarapan di luar saja.. "

"Kak.. Kakak ini gimana sih? Tiga hari gak pulang. Pulang-pulang di suruh sarapan malah gak mau.. Hargai mama dong kak.. Mama itu udah capek-capek masak untuk sarapan.." Selalu saja Lentera ikut campur. Apa tidak bisa sehari saja dia tidak ikut nimbrung dalam pembicaraan orang lain. Ella menatap malas adiknya itu.

"Sepertinya kau ini sangat hobby menyerobot pembicaraan orang ya.. Aku rasa kebiasaan seperti ini harus kau hentikan. Lagi lagi pula tidak sopan menyerobot pembicaraan orang lain.. Apa selama ini kau tidak di ajarkan bagaimana etika saat bicara? " Lentera mengepalkan tangannya, Ella yang dulu bukan Ella yang sekarang. Jika dulu Ella hanya diam saja dan mengalah, Ella yang sekarang jangan harap hanya diam saja.

"Jangan mengalihkan pembicaraan Ella. Yang di bilang adik kamu itu benar.. Tiga hari kamu tidak pulang, Dan sejak sore kemaren kamu tidak ikut makan bersama kami. Mama juga masak buat kamu, Mama..

"Ma.. Ada Bibi yang bisa masak kan? Suruh bibi aja biar Mama gak capek.. Lagi pula aku gak ikut makan bareng bukan karena aku gak menghargai mama Yang udah capek-capek masak. Tapi coba Mama pikir deh, Aku tuh pengen sekali aja Mama masak makanan kesukaan aku. Tapi sekalipun gak pernah lakukan. Mama lebih suka masak makanan kesukaan Lentera, Lentera dan Lentera. Padahal aku ini sama-sama anak Mama loh.. Kalau aku gak masak sendiri, Aku gak mungkin makan makanan kesukaan aku Ma.. Selain itu, Aku juga capek di salah-salahin mulu, Males ribut mulu.." Ucap Ella panjang lebar pada akhirnya.

"Ella..

"Udahlah.. Ella mau berangkat dulu. Ella juga punya janji sama Nenek Cahya.. Aku dan Araka harus kumpulkan data diri untuk daftar pernikahan ke KUA.." Usai mengatakan itu, Ella berlalu pergi.

"Daftar pernikahan? Jangan mimpi Ella.. Karena setelah nikahi kau, Araka juga akan nikahi aku.." Batin Lentera merasa menang. Tidak tahu saja bahwa niat licik nya dengan Araka akan hancur saat hari itu tiba.

"Kemana anak tidak tahu diri itu?

"Kak Ella udah pergi Pa.." Hendra mendengus kasar.

"Gak ikut sarapan dia?

"Enggak..

"Biarin aja.. Dasar anak tidak tahu di untung.." Ucap Hendra, Sejak dulu dia memang kurang suka dengan anak istrinya dari mantan suaminya itu.

...****************...

Saat ini Ella berada dalam satu mobil dengan Wulan. Sebenarnya jam kerja Wulan sama dengan jam kerja Ella. Hanya saja Ella yang malas berlama-lama berada di rumah.

"Ini semua demi kamu tahu gak? Demi kamu aku gak sarapan di rumah.." Ucap Wulan, Mereka memang beda pekerjaan. Namun sampai sekarang masih tetap dekat.

"Ya gimana, Nunggu hari H lama banget.." Wulan menoleh sejenak lalu kembali fokus pada jalan di depan.

"Jadi yang kamu bilang beberapa hari yang lalu itu bener.. Kalau kamu mau nikah sama Tuan tajir itu bukan sama Araka?" Ella mengangguk..

"Bagus lah.. Akhirnya kamu sadar juga. Pria kayak Araka gak pantes di harapkan... Udah lah buang aja.. " Mobil yang tumpangi dua gadis itu berhenti di salah satu cafe. Keduanya turun dan masuk..

Setelah mencari tempat duduk Ella dan Wulan kembali berbincang. Disana, Wulan mengeluarkan berkas dimana isi berkas tersebut adalah daftar riwayat tentang transferan uang yang di kirimkan Amran dari bulan hingga tahun ke tahun.

"Wulan ini?" Wulan mengangguk, Mencari riwayat tersebut memang sulit sekali dan prosesnya cukup lama. Wulan harus menghubungi satu persatu cabang agar mendapatkan data riwayat yang akurat. Tapi beruntung ada orang suruhan Davin sehingga proses tersebut lebih cepat dari yang biasanya.

"Aku usaha demi kamu.. Dan akhirnya aku berhasil meski di bantu juga sih. Dan emang benar, Selama ini Papa kamu gak lupa sama kamu.. Dia tetap kirim uang setiap bulan dari tahun ke tahun ke kamu..Dan mungkin uang itu jatuh ke tangan ayah tiri kamu.." Dada Ella bergemuruh. Tak di sangka saja kalau Hendra tega melakukan semua itu. Pria itu selalu berkata kalau Ella adalah anak yang tak tahu di untung. Tapi lihat? Berkas ini adalah bukti kuat. Bukan Ella yang tak tahu di untung, Tapi Hendra lah yang serakah. Dia memakai uang Ella selama bertahun-tahun tanpa sepengetahuan siapapun. Ini sudah masuk ke ranah penggelapan uang dalam keluarga.

"Aku gak nyangka, Ayah tiri kamu itu jahat banget.." Wulan menggelengkan kepalanya. Ella tak menjawab, Dia membatin..

"Aku harus sembunyikan tentang masalah ini dulu.. Dan aku akan bongkar di waktu yang tepat....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Ini data diri aku nek.." Araka menyerahkan berkas data dirinya pagi ini. Saat di minta data diri oleh Nenek Cahya untuk mendaftarkan pernikahannya dengan Ella, Araka tanpa pikir panjang langsung mengambilnya. Padahal itu semua hanya akal-akalan Nenek Cahya saja agar Araka tidak curiga.

"Ya sudah, Nenek tinggal bawa data ini ke kantor KUA..

"Lalu nek.." Nenek Cahya menatap cucunya.

"Apalagi Araka?

"Kapan aku tanda tangan surat resmi pengalihan resmi perusahaan?" Nenek Cahya tersenyum.

"Nanti setelah kamu sudah resmi nikah sama Ella.. Nenek akan serahkan perusahaan itu buat kamu.." Ucap Nenek Cahya membuat Araka tersenyum senang.

Perusahaan Nenek Cahya memang besar, Namun tak semua perusahaan tersebut tertulis atas nama putranya. Sebagian perusahaan masih tertulis atas nama Nenek Cahya sendiri.

Dan sesuai janji, Kalau Araka bisa memimpin perusahaan tersebut dengan baik, Perusahaan itu akan di serahkan pada Araka.

Sejak Araka yang memimpin semua aman, Itupun karena di bantu oleh Asisten dan Ella yang berlaku sekretaris. Andai Ella tidak bekerja di sana lagi entah apa yang akan terjadi.

"Jadi syaratnya aku harus menikahi Ella dulu? Okey.. Wanita itu cinta mati padaku, Aku yakin dia mau di madu.." Batin Araka. Tak tahu saja kalau Nenek Cahya punya rencana di balik itu.

"Jangan harap kamu dapat perusahaan itu Araka.. Kau sudah berani mengkhianati Nenek demi wanita licik itu kau rela berkorban.. Kita lihat saja nanti.. Kau akan menyesal...

Setelah melihat video Araka dan Lentera. Nenek Cahya mengatur rencana yang tak semua orang tahu. Di hari pernikahan itu nanti akan ada bom waktu yang meledak. Yang pasti akan membuat Araka menyesal telah berani bermacam-macam.

Nenek Cahya masuk ke dalam mobil. Di tangannya ada dua data, Yang satu milik Araka dan yang satu milik Davin. Sayangnya data yang akan Nenek Cahya bawa untuk daftar pernikahan bukan data Ella dan Araka nantinya melainkan Ella dan Davin.

"Jalan..

"Baik Nyonya..." Mobil pun melaju ke tempat tujuan.

TBC

1
Ummi Sulastri Berliana Tobing
ah.. lentera g sadar2 jg dari kesalahan ny
Risma Hye Chan
smgat up nya smga up yang bnyak🤭
Risma Hye Chan
sudah aku vote yaa kak
Mama Bila😘❤️: Makasih kk🍁🥰
total 1 replies
Ri_♡
Lentera.....lentera kena karmakan lu,mkanya nggk usah nuduh2 Ella murahan kalau kenyataannya lu yg murahan😂😂😂😂syukurin😂😂😆😆😆
Sumar Sutinah
kamu lentera, kmu yg salah dih nyalahin Ella dasar gebleg, otaknya dah miring
Lusi Hariyani
lentera itu sdh gila org situ yg slh mlh nyalahin orglain bnr2 stres....nenek2 jg emak2 jd ya gitu klo ngomel sepanjang rel kereta api
Dila Dilabeladila
bagussssssss👍👍👍👍👍
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
memang nenek Cahya betul koq 😁😁😁
Evi alvian
Yach aku gak jadi ngomel..nenek Cahya udah terwakilkan🤭😁
Les Tary
mana keangkuhanmu Bina🤣🤣🤣
Teh Euis Tea
rasain kalian abis di maki2 sm nrnek cahya, hajar aj nek sekaluan tuh sm si bina yg benci bgt sm ella
Dew666
🍎🍭
Masha 235
hallo.....Bu Dewi!!!lupa,amnesiakh?!atau kurang ngaca....kalo malu ank kesayangan hamil diluar nikah....ap kbrmu yg dulu....selingkuh,&hamil ank selingkuhan ...
Putrii Marfuah
udah Salah kenapa gak sadar diri malah nyalahin orang lain. introspeksilah
Masha 235
bner yg dibilang nnk Cahya,lntera nama cantik,kelakuannya kebalik(kebalikn nmanya)😄😄
sri susanti
rasain kamu lentera,, puas rasa hatiku
Nayi Siti
good nenek,
Ariany Sudjana
ini lagi lentera, kamu yang jadi pelacur murahan, kamu yang hamil, ga tahu siapa lakinya, tapi kamu salahkan Ella. hey kamu masih waras? semua itu kesalahan kamu, jangan semua ditimpakan ke Ella, kan kamu yang jadi pelacur 🤭🤭 beda dengan Ella, Ella bisa menjaga martabatnya, dan punya suami juga konglomerat. sudah kamu masuk RSJ saja, biar otak kamu kembali normal
Masha 235: kn dia sama kyak araka KK,otak udang,kotornya ada dikepla,😄😄
total 1 replies
Nice1808
biasa nenek2 klo ngomel kyk kereta api🤣semua isi perut kluar semua tp bener yg di bilang nek cahya, nikahi tuh lentera yg di blg araka cinta ma tera, jaga ank yg ada di kandungan tera🤣🤣mana nmungkin berani kluarlah dr KK dan hak waris nek cahya
Ariany Sudjana
Dewi Dewi, makan tuh cinta, kamu membela Hendra sampai segitunya, dan kamu percaya semua perkataannya, kalau Amran ga pernah kirim uang, ternyata uang yang dikirim banyak, dan ga pernah sampai ke Ella, malah dipakai buat si jalang itu foya-foya
Masha 235: krna dah disumpelin kata manis&rayuanya Hendra kk,jadi taik rasa coklat....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!