NovelToon NovelToon
Ladang Surgawi Sang Mantan Prajurit

Ladang Surgawi Sang Mantan Prajurit

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:230.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Sukma Firmansyah

Di tengah kemiskinan setelah menjual segalanya demi membantu ibu mendiang sahabatnya, takdir membawanya pada sebuah keajaiban.
Sebuah gulungan lukisan leluhur yang tak sengaja terkena tetesan darahnya membuka gerbang menuju dimensi lain—sebuah "Ruang Peta Spiritual".
Di sana, waktu berjalan sepuluh kali lebih cepat. Mata airnya mampu menyembuhkan penyakit mematikan, dan tanahnya dapat mengubah tanaman layu menjadi harta karun bernilai miliaran!
Dari seorang gelandangan di kawasan kumuh menjadi taipan pertanian yang disegani. Xia Ruofei memulai hidup barunya: menanam sayuran kualitas dewa, memulihkan tubuhnya, dan menghajar mereka yang berani meremehkannya.
Inilah kisah sang Raja Tentara yang beralih profesi menjadi Petani Legendaris!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sukma Firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9: Rencana Masa Depan

Di depan pintu masuk Toko Sukulen Abadi, Xia Ruofei berucap dengan nada pasrah.

"Teman lamaku, Ling Qingxue, aku masih ada urusan lain. Jadi, tidak usah repot-repot mengantarku..."

Ling Qingxue tersenyum manis dan bertanya, "Memangnya kau mau ke mana?"

"Tentu saja ke bank untuk mengecek saldo!" jawab Xia Ruofei. "Ini pertama kalinya aku dapat uang sebanyak itu! Kalau tidak dicek sendiri, rasanya tidak tenang."

Xia Ruofei sengaja memasang tampang mata duitan. Di luar dugaan, Ling Qingxue sama sekali tidak merasa jijik. Sebaliknya, matanya malah berbinar saat berkata.

"Kebetulan sekali! Aku juga mau ke bank untuk mengurus sesuatu. Arahnya sama, kan? Ayo, naik mobilku saja!"

Xia Ruofei hanya bisa tersenyum pahit dan mengangguk setuju.

Dia bukan orang bodoh, tentu saja dia sadar kalau Ling Qingxue menaruh hati padanya. Namun, ia benar-benar tidak punya ingatan tentang gadis cantik ini. Terlebih lagi, ia mengidap penyakit mematikan, jadi ia tidak ingin terjebak dalam hubungan asmara yang rumit.

Tapi, Ling Qingxue begitu proaktif sehingga Xia Ruofei tidak tega menolaknya terus-menerus.

Tak lama kemudian, Ling Qingxue mengemudikan mobil sport Porsche 911 keluaran terbaru ke hadapan Xia Ruofei dan tersenyum.

"Ayo, naik!"

***

Mobil Porsche 911 itu melesat di jalanan Kota Tiga Gunung layaknya kilat berwarna oranye, menarik perhatian banyak orang di sepanjang jalan.

Di dalam mobil, Ling Qingxue terus berusaha mencari topik pembicaraan. Xia Ruofei hanya menjawab seadanya, membuat suasana sempat terasa agak kikuk.

Sebenarnya, pikiran Xia Ruofei sama sekali tidak tertuju pada Ling Qingxue. Otaknya terus berputar menyusun langkah rencana selanjutnya.

Xia Ruofei sudah memiliki rencana dasar: membudidayakan tanaman sukulen.

Tanaman sukulen sudah lama populer di Jepang dan Korea. Mungkin karena bentuknya yang lucu dan menggemaskan, atau mungkin karena promosi besar-besaran dari para pedagang. Intinya, sukulen mendadak jadi tren di China dalam beberapa tahun terakhir.

Harga berbagai jenis sukulen pun melambung tinggi. Karena Xia Ruofei memiliki "senjata rahasia" berupa Ruang Peta Spiritual, jalan untuk mendulang cuan dari budidaya sukulen ini pasti akan sangat cerah.

Awalnya, Xia Ruofei memutuskan untuk menjual bibit sukulen saja.

Ini dilakukan demi alasan keamanan. Meski ia bisa dengan mudah menumbuhkan tanaman hingga dewasa di dalam Ruang Peta Spiritual, semua orang tahu kalau masa pertumbuhan sukulen itu sangat lama. Jika ia tiba-tiba menjual sukulen langka yang sudah dewasa dalam jumlah besar, hal itu pasti akan memancing kecurigaan dan masalah yang tidak perlu.

Akan jauh lebih aman jika ia menjual bibitnya. Banyak toko di internet yang melakukan hal serupa, tapi biasanya kualitas bibit mereka tidak terlalu bagus.

Untuk model penjualannya, Xia Ruofei berencana menggunakan platform daring (online).

Dengan kemajuan e-commerce saat ini, kebiasaan belanja masyarakat sudah berubah. Terlebih lagi, kebanyakan sukulen bisa bertahan hidup di tempat teduh dan lingkungan kering, sehingga pengiriman jarak jauh tidak akan menjadi masalah.

Dengan kualitas produk yang sangat tinggi, Xia Ruofei yakin ia bisa membangun merek e-commerce yang ternama. Bahkan bukan tidak mungkin baginya untuk memonopoli pasar sukulen kelas atas.

Dan yang paling penting, ia bisa menyembunyikan fakta bahwa ia tidak memiliki lahan luas atau kebun besar, namun tetap bisa menghasilkan banyak bibit sukulen langka.

Jika melakukan transaksi secara langsung, rahasia itu akan sulit ditutupi. Namun, melalui penjualan online, semua kerumitan itu bisa dihindari.

'Sepertinya aku harus riset cara buka toko online setelah pulang nanti...' batin Xia Ruofei.

Tiba-tiba, Ling Qingxue yang sedang menyetir bertanya, "Sebenarnya, tadi kau sama sekali tidak ingat aku, kan?"

Karena sedang asyik melamunkan rencananya sambil menanggapi Ling Qingxue seadanya, Xia Ruofei jadi kurang fokus.

Tanpa sadar, Xia Ruofei mengangguk dan menjawab, "Iya."

Setelah menjawab, ia baru tersadar dan menoleh ke arah Ling Qingxue dengan kikuk.

"Eh... kau... bagaimana kau tahu?"

Ling Qingxue terkekeh. "Aku tidak bodoh, mana mungkin aku tidak sadar!"

Setelah berkata begitu, Ling Qingxue tersenyum manis lagi. Satu tangannya memegang kemudi, sementara tangan lainnya terulur ke arah Xia Ruofei.

"Ayo kita berkenalan lagi! Namaku Ling Qingxue, lulusan SMA Negeri 2 Kota Tiga Gunung. Sekarang aku bekerja sebagai manajer keuangan di jaringan Restoran Ling Ji!"

SMA Negeri 2 adalah almamater mereka berdua. Di sekolah itulah benih cinta tumbuh di hati Ling Qingxue dan sosok Xia Ruofei terukir di ingatannya.

Xia Ruofei menjabat tangan Ling Qingxue dan tersenyum. "Baru kali ini aku mendengar seseorang memperkenalkan diri pakai nama SMA..."

Ling Qingxue menjulurkan lidahnya dengan nakal. "Ini kan biar kau teringat masa lalu!"

Setelah candaan kecil itu, Xia Ruofei tidak lagi merasa sekaku sebelumnya. Ia mulai mengobrol santai dengan Ling Qingxue.

Meski Xia Ruofei tidak punya niat asmara, melihat gadis secantik itu tetap saja menyegarkan mata. Dan karena pikirannya murni, ia tidak merasa tertekan oleh perbedaan status sosial di antara mereka. Ia tetap bersikap tenang.

Sikapnya yang bersahaja ini justru membuat Ling Qingxue memberikan nilai tambah untuknya.

Tak lama kemudian, mobil sampai di depan bank. Xia Ruofei membuka pintu dan turun. Ia berbalik dan berkata.

"Qingxue, terima kasih sudah mengantarku! Sampai jumpa!"

Setelah berkata demikian, Xia Ruofei bersiap masuk ke bank. Namun, Ling Qingxue dengan cepat menghentikannya.

"Ruofei, kita sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Bagaimana kalau nanti kita cari tempat untuk mengobrol lebih lama?"

"Aku benar-benar ada urusan hari ini. Lain kali saja ya!" jawab Xia Ruofei.

Memang paling sulit menolak kebaikan wanita cantik! Xia Ruofei praktis berlari masuk ke dalam bank.

Ling Qingxue menatap punggung Xia Ruofei yang menjauh dan tidak bisa menahan tawa. Kemudian, ia mengerucutkan hidungnya dan bergumam.

"Kali ini Tuhan mempertemukan kita lagi. Jangan harap kau bisa kabur dariku lagi!"

Ling Qingxue kemudian menginjak gas dan melesat pergi meninggalkan bank.

Setelah melaju beberapa meter, Ling Qingxue menepuk dahinya sendiri.

"Aduh! Aku lupa minta nomor teleponnya... Hmph! Liang Qichao pasti punya. Biar aku minta padanya nanti..."

Mengingat betapa kikuknya wajah Xia Ruofei saat kebohongannya terbongkar, Ling Qingxue tertawa lepas. Wajah cantiknya tampak semakin berseri-seri.

Dari balik jendela kaca bank, Xia Ruofei melihat mobil Ling Qingxue sudah pergi. Ia menghela napas lega dan segera keluar dari bank. Urusan cek saldo tadi hanya alasan belaka. Ia sudah mengatur notifikasi otomatis, jadi ia sudah tahu kalau uangnya sudah masuk sejak tadi lewat SMS.

***

Satu jam kemudian, Xia Ruofei muncul kembali di Toko Sukulen Abadi.

Begitu masuk ke kantor Liang Qichao, Xia Ruofei secara refleks celingukan ke sekeliling ruangan. Liang Qichao pun tidak bisa menahan tawa.

"Tenang saja! Putri kecil keluarga Ling sudah pergi. Liu Minghao dan yang lainnya juga sudah bubar tak lama setelah kau pergi."

Xia Ruofei menghela napas lega dan tersenyum malu-malu.

Liang Qichao tampak ragu sejenak sebelum berkata.

"Tapi... Tuan Xia, Qingxue meneleponku untuk minta nomor kontakmu... Aku memberikannya tanpa izinmu terlebih dahulu. Maafkan aku, ya! Aku benar-benar tidak bisa menolak permintaannya..."

Xia Ruofei tersenyum dan mengibaskan tangan. "Tidak apa-apa. Kalau dia memang niat mencari nomorku, tanpa kau berikan pun dia pasti bisa menemukannya sendiri."

"Syukurlah kalau kau tidak keberatan..." Liang Qichao merasa lega.

Lalu, ia bertanya dengan nada penuh harap.

"Oh ya, Tuan Xia. Kenapa kau kembali lagi kemari? Mungkinkah... kau masih punya stok sukulen berkualitas tinggi seperti Ice Lantern Jade Dew itu untuk dijual?"

1
Memyr 67
apa arti keonjuran di kantor? duh, ucing ala ebi
Memyr 67
teranyar? itu bahasa infonesia? ada di kbbi?
Jujun Adnin
good
Heni Setiyaningsih
terus sehat dan semangat t😍💪
Heni Setiyaningsih
terus sehat dan semangat Thor 😍💪
Memyr 67
𝗂𝗁𝗂𝗁𝗂𝗂, 𝗍𝗎𝖻𝗎𝗁 𝖻𝖾𝗋𝗈𝗍𝗈𝗍, 𝗍𝗎𝖻𝗎𝗁 𝗄𝖾𝖽𝖺𝗀𝗂𝗇𝗀𝖺𝗇 🤣🤣🤣
Memyr 67
𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗌𝖾𝖻𝖾𝗅𝗎𝗆𝗇𝗒𝖺 𝖽𝗂𝗌𝖾𝖻𝗎𝗍 𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗂𝖺𝗇𝗀, 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗆𝖺𝗅𝖾𝗆. 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗇𝗀𝖺𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗒𝖺? 𝗉𝖺𝗌 𝗇𝗀𝖾𝗍𝗂𝗄?
Maz Shell
kebanyakan penjelasan Thor
Memyr 67
𝗄𝗈𝗄 𝖺𝗄𝗎 𝗂𝗄𝗎𝗍𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗀𝖺𝗇𝗀 𝗂𝗇𝗂
Memyr 67
𝗉𝗋𝗂𝖺 𝖻𝖺𝗋𝖺𝗍 𝖻𝖾𝗀𝗈. 𝖿𝗂𝗌𝗂𝗄 𝖼𝗈𝗐𝗈𝗄 𝖺𝗌𝗂𝖺 𝖽𝗂𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇. 𝖻𝗎𝗇𝖽𝗂𝗋
Memyr 67
𝗉𝖺𝗌𝖺𝗋 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗆 𝗄𝗈𝗄 𝗉𝖺𝗀𝗂 𝗉𝖺𝗀𝗂? 𝗉𝖺𝗌𝖺𝗋 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗆 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝖿𝖾𝗌𝗍𝗂𝗏𝖺𝗅 𝗄𝗎𝗅𝗂𝗇𝖾𝗋 𝗋𝖺𝗄𝗒𝖺𝗍?
Darmono
lanjutkan thorrr ceritanya mantap banget 👍💪🙏
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝖻𝗈𝗅𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄 𝗃𝗎𝖺𝗅𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗀𝗂𝗇𝗀. 𝗉𝖺𝖽𝖺𝗁𝖺𝗅 𝗌𝗎𝗄𝗎𝗅𝖾𝗇. 𝖽𝗂𝗍𝖾𝗋𝗃𝖾𝗆𝖺𝗁𝗄𝖺𝗇 𝗌𝖾𝗇𝖽𝗂𝗋𝗂 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗉𝖺𝗄𝖺𝗂 𝖺𝗂 𝗌𝗂𝗁 𝗂𝗇𝗂?
Heni Setiyaningsih
sehat terus dan semangat Thor 😍💪
Memyr 67
𝗄𝖾𝗋𝖾𝗇 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗀𝖺𝗇𝗃𝖾𝗅 𝗄𝖾𝗋𝗍𝖺𝗌 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗀𝗂𝗈𝗄. 𝗋𝖺𝗄𝗒𝖺𝗍 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗍𝖺 𝗄𝖺𝗒𝖺𝗄 𝖺𝗄𝗎 𝗀𝖺𝗇𝗃𝖾𝗅 𝗄𝖾𝗋𝗍𝖺𝗌 𝖻𝗂𝖺𝗌𝖺 𝗉𝖺𝗄𝖺𝗂 𝗌𝗍𝖾𝗉𝗅𝖾𝗌 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗅𝖺𝗄𝖻𝖺𝗇. 😄😄
Memyr 67
𝗍𝖺𝗎 𝗋𝖺𝗌𝖺. 𝗌𝖾𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗅𝗈𝗈𝖽 𝗐𝗈𝗅𝖿 𝗆𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗍𝗂𝗇𝖽𝖺𝗌 𝗌𝖾𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗉𝗈𝗅𝗂𝗌𝗂 𝗋𝖾𝗇𝖽𝖺𝗁𝖺𝗇. 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗅𝗎 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗍𝗎 𝗉𝗈𝗅𝗂𝗌𝗂. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗉𝗈𝗅𝗂𝗌𝗂 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝗄𝗄𝗇, 𝗆𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗋𝗁𝖺𝗄 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀.
Jujun Adnin
ok
Heni Setiyaningsih
sehat terus dan semangat 😍💪
Heni Setiyaningsih
wow....mantab😍👍👍👍 makaci Thor crazy up nya 😍😍😍😍😍😍😍
sehat terus dan semangat Thor 💪💪💪💪💪
Jujun Adnin
gas terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!