NovelToon NovelToon
Kuberi Cinta Kau Balas Dusta

Kuberi Cinta Kau Balas Dusta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Penyesalan Suami / Pelakor jahat
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: tyas Ayu

" Billy " teriak Zea .

Billy tersentak mendengar teriakan Zea . Gadis yang berada di pelukan Billy tersenyum licik. Sudah lama dia bersabar dan menunggu saat ini tiba .

" Aku tidak menyangka kamu melakukan hal sehina ini " ucap Zea lalu pergi meninggalkan Billy .

Dukung othor ya . dukungan kalian penyemangat ku . love banyak dari kedua anak othor .❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tyas Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria penguntit

Zea hari ini berniat untuk mencari rumah baru . Zea tudak mungkin tinggal di rumah Kikan . Meskipun Kikan dengan senang hati jika Zea mau tinggal bersamanya . Tapi Zea tidak ingin merepotkan Kikan .

Zea juga sudah menyiapkan semua persyaratan cerainya . Dan juga bukti perselingkuhan Billy . Tidak ada gunanya mempertahankan rumah tangga . Ibu mertuanya saja mendukung perbuatan buruk anaknya .

" Bu Zea ini data yang di minta pak Kevin " ucap Rere .

" Makasih ya Re" ucap Zea .

Zea segera menyerahkan laporan yang di minta Kevin . Laporan hasil meeting juga Zea kerjakan sampai tengah malam . Hingga Zea kurang tidur . Kevin jika sudah meminta laporan saat itu juga dan harus . Tapi lebih tepatnya bukan Kevin . Arron yang meminta laporan itu .

" Permisi Pak ini data yang anda minta " ucap Zea .

Kursi itu berbalik . Dan Arron yang sedang duduk di kursi Kevin .

Arron lalu berdiri . Lalu berjalan mendekati Zea .

" Taruh di meja " ucap Arron .

" Baik pak " ucap Zea waspada

" Jangan panggil aku seperti itu . Panggil Arron atau kamu ku pecat " ucap Arron .

" Tapi ini di kantor Pak . Tidak mungkin saya memanggil anda hanya menyebut nama . Nanti pasti akan menjadi gosip . Maaf saya permisi " ucap Zea .

" Siapa yang menyuruhmu keluar . Ya kamu bisa memanggil ku begitu kalau berdua . Kalau ada Kevin biarkan saja " ucap Arron .

" Terserah anda . Saya permisi " ucap Zea menuju pintu .

" Kamu nanti malam ada acara ?" tanya Arron .

" Maaf saya sibuk " ucap Zea .

" Sibuk dengan suami mu itu " ucap Arron .

" Jangan mencampuri urusan saya " ucap Zea .

" Tapi aku mau " ucap Arron .

Tol tok tok

" Permisi Pak . Ini laporan yang bapak minta " ucap Sarah masuk dengan baju yang bisa di bilang terbuka .

Zea merasa risih melihat penampilan Sarah yang di bilang berlebihan .

Arton sama sekali tidak melihat Sarah . Tipe wanita yang sering di temui Arron . Mata Arron tetap tertuju pada Zea .

" Letakkan di meja " ucap Arron.

" Sudah pergi mau apalagi kamu " ucap Arron .

" Baik pak saya permisi dulu " ucap Zea dengan senang hati .

" Bukan kamu tapi dia " ucap Arron .

Sarah menatap Zea kesal. Usahanya untuk menggoda Arron tidak berhasil .

" Tolong buatkan saya kopi " ucap Arron kepada Zea .

Arron juga tidak ingin membuat Zea jadi bahan gosip di perusahaan . Apalagi ada Sarah di sana .

Sarah menghentakkan kakinya . Membanting tubuhnya di kursi .

" Aku sangat kesal sekali . Istrimu itu selalu saja membuat masalah " ucap Sarah .

" Ada apa ?" tanya Billy lalu mengangkat kepalanya menatap Sarah .

" Tadi aku mengirim laporan kepada Par Arron. Tadi istrimu itu ada di sana dan terlihat menggodanya " ucap Sarah bergelayut manja di lengan Billy .

" Tidak mungkin Zea seperti itu " ucap Billy .

" Tapi aku melihatnya sendiri Billy . Apa kamu tidak mempercayai ku?" ucap Sarah .

" Aku mohon Sarah . Jangan ganggu aku . Kita juga sedang bekerja " ucap Billy .

" Tapi aku ingin Billy . Ada anak kamu di sini Billy" ucap Sarah .

Sarah menuntun tangan Billy ke perut Sarah yang masih rata .

Billy meraup wajahnya kasar . Billy saat ini sedang mencoba untuk menjauh dari Sarah . Tapi sudah terlambat . Sarah telah mengandung anaknya . Seorang anak yang sebenarnya dia dambakan dan kedua orang tuanya . Tapi Zea juga sangat berarti bagi Billy . Di satu sisi Billy tidak ingin kehilangan Zea .

" Kita sedang bekerja Sarah . Tolong jaga sikap mu . Tidak akan baik jika ada yang melihat kita tidak seperti partner kerja " ucap Billy .

Sarah menuju meja kerjanya dengan kesal .

Seperti yang sudah di rencanakan oleh Zea . Sepulang kerja Zea akan mencari rumah untuk dirinya . Tidak perlu terlalu besar . Sebenarnya Zea bisa saja pulang ke rumahnya . Tapi Zea takut jika Papa Zea masih marah kepada Zea .

Simbok juga menghubungi Zea untuk menanyakan keberadaan Zea . Dan semua itu juga atas keinginan Mama Zea . Simbok juga akan pergi dari rumah itu. Jika Zea tidak lagi tinggal di sana .

Zea meminta Simbok bersabar . Zea akan membawa simbok bersamanya . Jika Zea sudah mendapatkan rumah untuk di tempati .

" Hai cantik " sapa Arron yang berdiri di sebelah Zea .

Zea mengedarkan pandangannya . Melihat di sekitar mereka . Memastikan tidak ada orang yang melihat mereka di sana .

" Ada apa ? Kamu takut suami mu melihat mu ?" tanya Arron .

" Bukan urusan anda . Permisi " ucap Zea .

Zea berlalu dari sana . Namun tangan Zea lebih dulu di cekal Arron .

" Anda sudah gila " ucap Zea kesal

" Ya, aku gila karena mu " ucap Arron .

" Lepas atau aku akan teriak " ucap Zea .

" Teriaklah . Kalau kamu ingin mereka melihat kita sedang " ucap Arron menatap lekat wajah Zea .

Zea memalingkan wajahnya.

" Jaga sikap anda Tuan " ucap Zea .

" Apa kamu tidak mau bercerai dari suami mu itu ?" tanya Arron .

" Urusi urusan mu sendiri Tuan . Saya rasa masalah saya bukan urusan anda " ucap Zea lalu melepas cekalan Arron .

Arron tersenyum melihat Zea .

" Mungkin sekarang bukan urusan ku . Tapi kita lihat saja nanti " ucap Arron .

Zea berkeliling seperti yang sudah Zea cari sebelumnya . Tak lupa Zea memberi tahu Kika. Jika pulang terlambat .

" Ini sepertinya pas " ucap Zea ketika menatap rumah dua lantai di depannya . Rumah tidak terlalu besar . Namun ada taman dan nyaman untuk di tempati .

" Permisi Non , ada yang busa saya bantu ?" tanya penjaga rumah itu .

Zea terlonjak kaget . Tiba-tiba ada suara yang menghampirinya .

" Astaga bapak. Maaf saya terkejut " ucap Zea .

Bapak itu menggaruk kepalanya yang tidak ga.

" Iya non . Maaf ya, saya sudah membuat nona terkejut " ucap Bapak tersebut .

" Saya mau tanya pak . Apa benar rumah ini di jual ?" tanya Zea .

" Iya non . Ayo kalau mau lihat boleh " ucap pria tua itu.

" terima kasih bapak " ucap Zea dengan senang hati "'

Setelah selesai melihat rumah .Zea pergi ke rumah Kikan .Namun saat di jalan Zea melihat seseorang yang selama ini Zea rindukan .

Mama Zea sedang membeli kue . Zea menghentikan mobilnya . Zea hanya berani melihat Mamanya dari kejauhan . Zea takut jika kedua orang tua Zea mengusirnya .

" Zea rindu Ma , Pa " ucap Zea dengan air mata yang membasahi pipi Zea .

ting

" Kirimkan laporan hasil meeting tadi " isi pesan dari Arron .

" kenapa dia tahu nomor ponselku . Tidak penting Zea . Dia bosnya dan aku bawahannya " ucap Zea .

ting

" Apa yang kamu lakukan disana? "tanya Arron .

Zea mencari Keberadaan Arron .

" Tidak perlu mencariku "

Zea semakin penasaran dengan Arron.

" Kamu menguntitku " balas Zea .

" Hahaha , untuk apa menguntit mu . Aku bukan pria pengangguran " ucap Arron .

" Terserah anda saja Tuan " ucap Zea lalu pergi dari sana . Setelah mencari keberadaan Mamanya . Namun sudah tidak terlihat lagi .

" Semua gara-gara pria menyebalkan itu " ucap Zea .

1
Ma Em
Mungkin yg mau dikenalkan oleh Aruna sama Zea dan Kikan adalah Arron dan Gilang.
rara ayu
Luar biasa
kalea rizuky
Zea lemah jd males
tyas Ayu: baca selnjutnya ya kk . Zea tidak lemah ya . tapi Zea ingin membuka butik sendiri . terima kasih sudah mampir 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!