NovelToon NovelToon
Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Gadis Kecil Milik Tuan Presdir

Status: tamat
Genre:Tamat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Paksa / Romansa
Popularitas:967.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Ovelia.shin

"Lepaskan aku??Kenapa kalian mengurung ku disini??Apa mau kalian??" teriak seorang gadis yang baru menyadari jika dirinya tengah dikurung di suatu tempat yang asing.

Gadis malang itu tidak menyadari jika dirinya telah diculik dan akan segera dijual oleh seorang wanita yang tidak ia kenal sama sekali.

Namun,siapa sangka disaat dirinya hampir dieksekusi oleh pria tua hidung belang itu.Secara tidak sengaja gadis itu bertemu dengan pria asing yang tiba-tiba datang menolongnya.Dan justru memaksa Velyn untuk menjadi wanitanya

Bagaimanakah kisahnya??Siapakah sosok pria itu sebenarnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

"Iya yakin..Kenapa?" jawab Mey sambil mengangguk.

Puk..

Velyn pun langsung menepuk jidatnya sambil menghempaskan tubuhnya ke kursi.

"Ada apa?" tanya Mey penasaran.

"Tidak apa-apa." jawab Velyn sambil menggelengkan kepalanya.

Bagaimana bisa pria itu ternyata adalah seorang pengusaha hebat dikota ini.Bahkan posisinya sebagai seorang presdir.' gumamnya sejenak berpikir.

Setelah menghabiskan waktunya bersama Mey.Akhirnya Velyn dan Mey memutuskan untuk pulang.

"Aku duluan ya,kau harus hati-hati.Kabari aku jika sudah tiba di rumah." ujar Mey yang langsung pergi duluan untuk pulang ke rumah.

Velyn hanya mengangguk sambil melambaikan tangannya setelah Mey sudah pergi.

Velyn pun kini bergegas pulang ke rumahnya.Setelah melakukan perjalanan dengan menggunakan bis.Velyn langsung berjalan menuju arah rumahnya yang hanya berjarak beberapa meter saja.

Namun,ditengah perjalanan sebuah mobil hitam tiba-tiba berhenti tepat didepan Velyn.Membuat Velyn sesaat menghentikan langkah kakinya dan memandang bingung.

Tak berapa lama terlihat seseorang yang turun dari mobil bersama beberapa pria berbadan besar.Seseorang itu tidak lain adalah Tamara sendiri yang ternyata sudah mengikuti Velyn dari cafe tersebut.

Velyn seketika panik tapi berusaha tetap tenang.Sebelum ia mengambil langkah untuk kabur.

"Hei,gadis ja*ang.Tidak menyangka kita bisa bertemu lagi disini." sapa Tamara dengan nada sinis.

"Apa mau mu lagi?Jangan ganggu aku lagi." tukas Velyn mencoba untuk menghadapi Tamara,walau pun dihatinya cukup merasa takut.

Tamara pun sesaat menyunggingkan bibirnya keatas dan menatap sinis.

"Jangan menganggu mu??Setelah kau membuat ku kehilangan banyak uang??Memangnya kau pikir untuk apa aku menemukan mu disini??Gadis brengsek.!" ucap Tamara tanpa basa basi.

"Sudah untung aku tidak melaporkan mu ke polisi,atas bisnis haram mu yang sudah menjual gadis-gadis tidak berdosa.!!Apa kau pikir aku mau bertemu dengan mu lagi.!" jawab Velyn dengan nada lantang dan berani.

"Cih..Bocah ingusan sok pemberani.Bawa dia,dia hanya menghabiskan waktu ku saja." Celotehnya dan menyuruh para pria berbadan besar itu menangkap Velyn.

Velyn yang sudah mengambil langkah pun langsung kabur dengan cepat.Sebelum orang suruhan Tamara berhasil menangkapnya.

"Hei tunggu kau gadis sialan.!" sahut salah satu pria berbadan besar itu yang berlari mengejar Velyn.

Velyn pun tidak menanggapinya dan tetap berlari sejauh mungkin dari para orang suruhan Tamara.

Namun,secepat apa pun Velyn berlari ternyata salah satu dari orang suruhan Tamara justru berhasil menangkapnya.

"Mau lari kemana kau bocah.!!Kau sungguh menyusahkan.!" sahut pria itu.

"Lepaskan aku.!! Kalian semua gila..!!Tolong,tolong..!!" teriak Velyn yang berusaha berontak sambil melepaskan dirinya dari cengkraman pria suruhan Tamara.

"Diam.!!Kau pikir kami akan melepaskan kau begitu saja." bentak pria itu dan menyeret Velyn menuju mobil Tamara.

Tapi,saat membawa Velyn menuju mobil Tamara.Seseorang datang dan memukul kepala pria itu dengan cukup keras.

Bug..

Seketika membuat pria itu kesakitan dan melepaskan cengkraman tangan Velyn.

Velyn pun yang kaget langsung menoleh kearah seseorang yang sudah memukul pria itu.Velyn tak menyangka jika seseorang itu ternyata adalah Arsen sendiri.

"Tu..Tuan.." seru Velyn menatap tidak percaya dengan kemunculan Arsen.

"Kau baik-baik saja?" tanya Arsen dengan nada tenangnya.

"I..Iya tuan." jawab Velyn mengangguk dan langsung menghampiri Arsen.

"Hei..Brengsek.!!Siapa kau beraninya memukul kepala ku??" sentak pria yang kepala nya dipukul oleh Arsen.

Arsen hanya menoleh dengan tatapan dingin.

"Pergi dari hadapan ku sebelum aku menghancurkan mu." jawab Arsen masih dengan tatapan yang begitu dingin.

Dan Arsen pun membawa Velyn untuk meninggalkan pria itu seorang diri.Sebab hanya dia yang sebelumnya berhasil menangkap Velyn.Saat ia dan temannya lain berpencar mengejar Velyn.

Tak terima dengan ucapan Arsen dan bahkan mengabaikannya.Pria itu pun mengeluarkan sebilah pisau kecil dari kantongnya dan dengan melayangkan pisau tersebut ke arah punggung Arsen.

***..

"Tuan..!!" teriak Velyn yang secara langsung melihat tetesan darah segar keluar dari punggung Arsen.

...****************...

Samuel kembali dibuat khawatir oleh Velyn.Sebab Velyn kembali tidak pulang tanpa kabar.

"Pergi kemana lagi dia itu??Kenapa akhir-akhir ini dia selalu tanpa kabar??" tanya Samuel yang merasa heran dan bingung.

Samuel yang posisinya hanya sebagai seorang kakak tiri.Tapi begitu sangat menyayangi Velyn.Selama ini ia hanya hidup berdua tanpa kedua orang tua.Karena insiden kecelakaan beberapa tahun yang lalu.Membuat Velyn harus kehilangan sang ibu,sementara Samuel harus kehilangan ayah yang sudah menikahi ibu Velyn.

Sejak itu,Samuel bertekad dan berjanji akan menjaga dan melindungi Velyn yang hanya seorang diri tanpa keluarga yang lain.Dan selama itu hubungan mereka selalu berjalan baik-baik saja.Layaknya seorang kakak dan adik yang saling mengasihi.

...****************...

Rumah sakit..

Velyn tanpa gusar menunggu tim medis yang menangani keadaan Arsen yang terluka didalam ruang UGD.

Tak berapa lama Zora pun datang dan terkejut saat melihat kehadiran Velyn kembali.Ia pikir Velyn tidak akan pernah lagi bertemu dengan Arsen.Namun ternyata,Zora kini merasa bingung melihat Velyn berada disitu sembari menunggu.

"Apa yang kau lakukan disini??Apa kau tahu yang terjadi pada tuan Arsen??" tanya Zora dengan sengaja ingin menyudutkan Velyn.

"Euh..Itu,ceritanya sangat panjang.Dan aku tidak tahu jika tuan anda akan berakhir terluka karena orang jahat itu." jawab Velyn yang menjelaskan apa adanya.

"Kenapa kau harus muncul lagi dihadapan tuan Arsen??Apa kau tidak tahu,karena ulah mu sebelumnya,kau sudah membuat tuan Arsen bertengkar hebat dengan keluarganya.Dan sekarang kau kembali muncul dan membuat tuan Arsen terluka??Kenapa kau menyulitkan tuan Arsen?" tegur Zora yang kini meluapkan rasa kesal dan amarahnya pada Velyn.

Sebab ia merasa tidak suka dengan sosok Velyn.Dan bahkan tidak terima atas semua yang terjadi pada Arsen karena Velyn.

"Ta..Tapi..-" ujar Velyn yang bingung ingin menjelaskannya pada Zora.Bahwa ia juga tidak bermaksud membuat masalah pada Arsen.Velyn hanya berusaha tidak ingin melibatkan dirinya pada kehidupan siapa pun.Sejak meninggal ibunya,Velyn menjadi sosok gadis yang sebenarnya takut menghadapi orang diluar sana.

Namun ia berusaha untuk melawan rasa takutnya dan tidak ingin menyusahkan siapa pun.Ia hanya ingin berusaha menjadi sosok gadis yang mandiri.

"Pergi.!" hardik Zora sambil menyuruh Velyn untuk pergi.

"Tapi aku ingin mengetahui kondisi tuan itu dulu nona.Setelah itu aku akan pergi." ucap Velyn yang mencoba memohon pada Zora.Karena Velyn merasa sedikit bersalah atas musibah yang terjadi pada Arsen.

Ia menganggap Arsen terluka karena melindungi dirinya.

1
Eric ardy Yahya
eh Key , elu siapa sok merasa berhak mau menaklukan Arsen ? elu hanya wanita Jalang yang gak tau diri
Eric ardy Yahya
orang gila si Alethea . apa dia belum kapok gak bisa berjalan lagi ? apa mau sampai kena stroke atau tinggal nama ?
Eric ardy Yahya
gak pernah sadar diri si Alethea . apa mau sampai stroke dulu baru dia sadar atas kesalahannya itu ?
Eric ardy Yahya
Mampus juga si wanita gila itu , dia pikir dia siapa punya kuasa buat bunuh orang hanya karena kehilangan aset bagi rumah gila dia itu ? dasar tidak tau malu
Jane Adriana
Luar biasa
Rully Afsan
ceritanya agak membingungkan
namia khira
Luar biasa
Maizuki Bintang
bgs
mariana tahu
mantap Zora
Laili Rochmah
mungkin velyn itu teman masa kecilnya
Haryati Atik Atik
memang btl kata Shane zeva sombong blm apa" menindas kakaknya sian Zia ayo Zia jgn mau diperbudak oleh adikmu yg iri dengki
Haryati Atik Atik
knp Shane sifatnya kayak kakaknya arsen sombong bgt padahal arsen gak kayak gitu buktinya dia mau velyn yg notabenya org gak berpunya
Haryati Atik Atik
velyn harusnya kau percaya Dan belajar Dr masa lalu lihat saja Samuel di suka kamu sampai menghalalkan segala cara termasuk membunuh ini sepupumu licik mau suami kamu jgn jd bodoh
Evi Susanti
velin sok sok an....... kurang apa coba arsen
Haryati Atik Atik
dea atau mey mungkin itu
Bu Anyi
si Zora kayanya suka sama si Arsen
Feri Wahyuni
waduh si zeva belagu bgt ...gimana kl kaya...songgong..
Feri Wahyuni
kasih pelajaran utk shane biar kapok dan tobat dari sombongnya velyn sih manjain..
Feri Wahyuni
aduh kok anaknya velyn jadi sombong wah mesti di rukiah ni
Feri Wahyuni
valyn..kenapa pelihara ulet sih ..semoga arsen tegas sama ulet2 keket..basmi...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!