Ayana Frandrika harus diusir oleh kedua orangtuanya karna ia kedapatan hamil dengan posisi masih menjadi
siswi disalah satu sekolah Negeri disebuah kota. tak ingin menanggung malu, orangtua Ayana dengan tega menyuruh Ayana pergi dan mencari pria yang telah menghamilinya.
Ayana terpaksa datang pada Kelvin, kekasihnya yang juga termasuk ayah biologis dari calon anak yang dikandung Ayana.
Namun karna keadaan ekonomi Kelvin yang pas-pasan, membuat Kelvin selalu menyalahkan Ayana yang harus hamil diusia mereka yang masih sangat muda. Pernikahan bahagia yang diimpikan Ayana selama ini jika bersama Kelvin ternyata hanya sebuah mimpi saja. pada kenyataannya Ayana harus teraniaya dan tersakiti terus-terusan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pendarahan
Bab 9
.
.
.
Tak sengaja para peronda berpapasan dengan Kelvin yang jalan terburu-buru hingga tak menyapa para warga.
Mereka faham betul bagaimana watak dan tabiat Kelvin selama tinggal dikontrakan.
Pada saat peronda melintasi kontrakan Ayana, Mereka mendengar Ayana merintih minta tolong.
"Tolong...tolong.. Saya.."Rintih Ayana yang sudah tidak kuat menahan sakit.
"Masya Allah, itu neng Ayana kenapa ??" ucap salah satu bapak peronda.
"Ayo kita tolong.."ajak yang lain.
"Aku panggil istriku dulu.." bapak yang tingga disebelah kontrakan Ayana segera memanggil istrinya.
.
.
.
Sementara Kelvin yang masih dijalan dan hendak menyebrang tak sengaja terserempet mobil yang melintas. "Sialan !!" umpat kelvin
Untung saja Kelvin tak terluka. Mobil nampak berhenti dan pengemudinya segera keluar.
Amarah Kelvin seketika menurun saat melihat siapa pengemudi.mobil barusan.
"Kelvin ?? Kau kelvin kan ??" tegur wanita itu.
"Mega, kau mega kan ??" Kelvin mendekati Wanita yang ia kenal itu.
Seketika wanita itu tersenyum sumringah. "Iya. Ini aku.. Bagaimana kabarmu ???" Mega dengan tenang memeluk Kelvin. Kelvin yang dipeluk Mega sedikit terkejut, namun pria itu malah membalas pelukan wanita lain.
"Sorry ya, aku tadi tidak melihat kau melintas.."Mega menangkupkan kedua tangan didepan dada.
"Iya. tidak apa-apa. Kapan kau pulang ?? Bukannya kau kuliah diAmerika ??" tanya Kelvin.
"Vin.. Gimana kalau kita ngobrol diCafe ?? ini dijalanan.."Saran Mega.
"Oh ya, boleh.."Kelvin tersenyum lebar dan kemudian keduanya masuk kedalam mobil menuju tempat tujuan.
.
Ayana didorong para perawat menuju ruang IDG dengan ditemani Buk Hesti dan juga ibu tetangga Sebelah kontrakan Ayana.
Semua terlihat sangat kawatir apalagi melihat Ayana yang mengalami pendarahan.
"Gimana ini buk Hesti ?? Ayana pendarahan itu.."ucap Ibu Ida dengan panik.
"Minta suamimu mencari Kelvin. Dia harus tau oistrinya seperti ini."Balas Buk Hesti.
Buk ida segera mendekati suaminya bersama kedua rekan suaminya. "Pak, cari kan Kelvin. Kasihan Ayana, dia pendarahan seperti itu.."
"Carinya dimana buk, Kelvin kan kalong kalau malam. Susah dicari."Balas suami buk ida.
"Ya usaha dulu dong pak. Kasihan itu.."Timpal buk Ida.
"Ya sudah. Kami coba cari. Ayo.."Suami buk ida segera keluar dari rumah sakit mencari Kelvin.
.
.
Diruangan dokter David, tengah berbincang ringan dengan Davian yang menyempatkan diri mengunjungi sang kakak ditempat kerjanya.
"Bagaimana pekerjaanmu Dav ??" Tanya David.
"Melelahkan. Jika tau begini aku dulu kuliah kedokteran seperti kau dan kak Devi."Balas Davian.
"Lalu siapa yang meneruskan bisnis keluarga ?? Kau mau papa marah lagi ??" Balas David.
"Biarkan saja.."balas Davian.
Ketukan pintu membuyarkan perbincangan kakak dan adik itu.
"masuk.."perintah David.
Seorang perawat masuk dengan wajah seriusnya. "Dokter, ada pasien pendarahan hebat diunit gawat darurat."
"baiklah. ayo.."David segera memakai jas kerjanya dan meninggalkan Davian.
"pulanglah dulu. Kakak piket malam hari ini."Ucap David sebelum keluar.
Davian hanya mendesah lirih. Ia kemudian memilih ikut keluar untuk pulang.
Karna jalan pintu keluar melewati ruang UGD, Davian tak sengaja mendengar dua ibu yang menunggu disisi ruang UGD membicarakan nama Ayana. Jelas sekali terdengar ditelinga Davian.
"Maaf buk.. Yang ibu berdua bicarakan Ayana siapa ya ??" tanya Davian yang begitu penasaran.
"Istrinya Kelvin. Dia tetangga saya."Balas Buk Ida.
Buk Hesti menatap lekat Davian. "apa kamu kenal sama Ayana ??"
"Iya..iya.. Saya teman sekolahnya dulu.."Davian begitu terkejut.
"Memang Ayana kenapa buk ??" tanya Davian dengan mimik wajah ingin tau.
"Dia pendarahan. Sedang ditangani dokter."Balas buk Hesti.
"Apa ??!!" Davian sangatlah terkejut.
.
.
.
Belum sadar juga?
Trauma tapi sering tu ciuman dg Davian bahkan sering curi ciuman lagi.Waras gak si