Rose Gabriel Putri Dhekson dia putri sulung dari Arka dan Raihana
Dia gadis yang sangat cantik dan imut namun siapa sangka wajah seimut itu memiliki sifat yang nakal bahkan sangat bar-bar,dia bahkan berani mengajak pria yang dia sukai untuk berpacaran bahkan dia mau melakukan apapun
Dia juga orang yang sangat keras kepala,sulit diatur jika diluar rumah tapi jika dirumah dia sangat penurut bahkan manja
Arka menugaskan Willy Lorenzo yaitu sahabatnya sendiri untuk menjaga Putri sulung nya itu,sejak Gabriel masih bayi membuat Willy bisa hapal bagaimana cara menjinakkan Gabriel
Tapi suatu ketika Gabriel melakukan sesuatu yang sangat fatal sampai membuat Arka kecewa padanya yaitu bermalam di hotel dengan laki-laki
Dan Gabriel sudah kehabisan akal membujuk sang Papah jadinya dia menjaminkan Willy bahkan meminta dinikahkan dengan Willy
Jadi bagaimana kelanjutan langsung mampir aja yuk gass ngeng!!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Permintaan Willy
Arka dan Riko baru sampai kemarkasnya,Arka melihat Jacob yang diikat tergantung diatas dengan tangan diikat
Arka langsung memukul dengan kuat bagian perut Jacob layaknya samsak sampai mulut Jacob mengeluarkan darah
"Ampuni aku om"Ucap Jacob
"Mengampuni mu hah?mustahil bahkan hari ini adalah hari terakhir mu!"Ucap Arka
"Aku emang salah Om tapi aku mohon ampuni aku"Ucap Jacob
Arka memukul wajah Jacob karena dia benar-benar sangat membenci Jacob apalagi melihat putri kesayangannya tadi sangat ketakutan karena ulah laki-laki didepannya
Jacob benar-benar hampir tak sadarkan diri tapi Riko menyiram kan air pada Jacob agar dia tak pingsan
"Tidak akan ku biarkan kau melarikan diri dengan cara apapun termasuk pingsan!"Ucap Riko
"Bodyguard siapkan peti,kita lakukan kremasi hidup-hidup padanya"Ucap Arka
"Om ampuni aku!aku akan berubah aku gak akan lakuin itu lagi"Ucap Jacob dengan tenaga yang masih ada
Arka mengambil besi dan memukulkannya pada paha Jacob sampai Jacob berteriak karena sakit bahkan tulang pahanya patah
"Seharusnya kau berpikir sebelum melakukan hal yang seperti binatang itu pada putri kesayangan ku"Ucap Arka
"Aku masih bersabar atas kejadian dimana anda membawa nya ke hotel tapi kali ini tidak ada ampun"Ucap Arka
Selama menunggu persiapan selesai Arka terus melakukan nyiksaan pada Jacob
Arka mengeluarkan pistol dibalik jasnya
Dor!
Satu tembakan mengenai tangan Jacob dan dia kembali berteriak karena sakit
Arka tersenyum miring mendengar teriakan Jacob
"Dengan tangan itu kan kau melakukan nya pada putri kesayangan ku?"Ucap Arka
Arka mengarahkan pistol kearah mulut Jacob membuat Jacob gementar hebat
"Tunggu Arka jika kau lakukan itu dia bisa mati"Ucap Riko
"Sebenarnya aku sangat ingin menembak mulutnya itu om karena dengan mulut itu kan di meninggalkan bekas di leher Riel?"Ucap Arka
"Seharusnya kau berpikir sebelum melakukan itu pada gabriel?kau tau latar keluarga kami tapi kenapa kau seperti menantang hah?"Ucap Riko
Bodyguard datang dengan dokumen tentang biodata singkat Jacob
"Jelaskan"Ucap Arka
"Jacob Zumardi berumur 21 tahun,anak Daro Zumardi dia berkerja sebagai jaksa hakim yang terkenal,istrinya meninggal 1 tahun yang lalu,sering melakukan kenakalan seperti minum-minuman keras,bermain wanita"Ucap Bodyguard
"Cukup!"Ucap Arka
Bodyguard nya pergi
"Anak dari Daro?dia kan selalu menutupi keberadaan anaknya jadi karena ini?"Ucap Riko
"Berarti kalau kita abisi pun dia tidak akan keberatan malah dia akan berterima kasih kan om?"Ucap Arka
"Tentu?"Ucap Riko
"Tuan persiapan selesai"Ucap bodyguard
Arka tersenyum dan mendekati Jacob
"Kematian sudah dekat,mau mengucapkan salam pada orang tua mu?"Ucap Arka
"Jika aku mati om akan masuk penjara"Ucap Jacob pelan
"Penjara?Kasus sehebat apa yang bisa memasukan saya kepenjara?"Ucap Arka
"Masukan dia kedalam peti!"Ucap Arka
"Om aku masih ingin hidup tolong om!"Ucap Arka
Arka tak menghiraukan ucapan Jacob
Jacob dimasukan kedalam peti dan langsung dikunci oleh para bodyguard Arka dan dia langsung dimasukan kedalam lubang yang dimana didalamnya penuh dengan api yang berkobar dengan suhu yang sangat tinggi
Teriakan Jacob kembali memenuhi ruangan itu membuat Arka sangat puas ,sampai teriakan Jacob menghilang tanda dia sudah mati
"Buat settingan kematiannya"Ucap Arka pada bodyguard
"Siap tuan"Ucap Bodyguard
Arka dan Riko pergi
Disisi Willy
Willy duduk disisi Ranjang tepat diatas kepala Gabriel sedangkan Gabriel masih tertidur
"Maafkan om Riel karena terlambat menolong kamu"Ucap Willy
Willy mencium kening Gabriel dan pergi
Baru saja keluar dari Gabriel Arka sudah kembali mengejutkan Willy
"Gimana keadaan putriku?"Ucap Arka
"Dia masih tidur"Ucap Willy
"Syukurlah?"Ucap Arka
"Kalau Hana tau kejadian ini pasti dia akan sangat bersedih"Ucap Arka
"Tapi dia wajib tau karena dia Mamahnya kan?"Ucap Willy
"Iyah nanti aku akan bicara pelan-pelan padanya"Ucap Arka
"Bagaimana dengan istriku?dia panik akan panik"Ucap Riko
"Resiko om"Ucap Arka
Willy geleng-geleng kepala dengan tingkah keduanya
"Bagaimana?"Ucap Willy
"Sudah selesai"Ucap Arka
"Baguslah"Ucap Willy
"Saran ku lebih baik Riel dipindahkan ke kampus yang lebih bagus dari ini Arka"Ucap Riko
"Iyah om aku juga sempat memikirkan itu tadi"Ucap Arka
"Arka aku ingin secepatnya pernikahan ku dengan Gabriel dilaksanakan!"Ucap Willy tiba-tiba
Arka membulatkan matanya dengan sempurna dan Riko yang memang tak tau apa-apa juga ikut terkejut
"Kamu mau menikahi Gabriel?"Ucap Riko
"Kau mau mencari mau mati?"Ucap Riko
"Tunggu om!"Ucap Arka tapi tatapnya masih ke Willy
"Aku benar-benar ingin menjadi Gabriel Arka,karena kejadian ini aku merasa benar-benar ingin menjadi suaminya yang akan menjaganya dengan segenap jiwa ku"Ucap Willy dengan serius
Arka terdiam hatinya menjadi ketir dengan pernyataan Willy
"Kita tunggu semuanya damai dulu Wil baru kita bicara itu,kalau kamu memaksa ini bisa-bisa semuanya bisa tidak menyukai kamu"Ucap Arka
"Ya!"Ucap Willy
"Apa maksudnya ini?kamu mau jodohin Riel dengan Willy?"Ucap Riko
"Gak om tapi Riel yang minta sendiri ke aku,dia mau nikah dengan Willy"Ucap Arka
"Apa itu benar?kamu tau kan kalau Gabriel itu orangnya suka ngomong asal"Ucap Riko
"Ya aku tau tapi dia serius dengan ini"Ucap Arka
"Apa Hana tau?"Ucap Riko
"Tau bahkan dia mengucapkan ingin menikah dengan Willy didepan kami berdua"Ucap Arka
"Kalian mensetujuinya?"Ucap Riko
"Buat apa aku melarangnya om?Willy adalah orang yang tepat untuk putri nakalku itu,bahkan aku dan Willy lebih sabaran Willy menghadapinya"Ucap Arka
Riko terdiam
Kok novel ku ini sepi sih?Komen dong guys biar aku tau siapa aja yang baca novel aku,biar aku semangat gitu😩😩😥
aku ngakak pas baca "mempelai"
jadi "pembelai" sama "pembeli"
😂😂😂😂
prince sama arka tuh, gw sampek mikir kok ramdom ya?
tapi pas nubrukin dada tuh kek pengen
muntah gitu