NovelToon NovelToon
ANTARA KETIGA DALANG ITU Dan AKU

ANTARA KETIGA DALANG ITU Dan AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Duniahiburan
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Gemini 75

Sekar Arum, gadis desa Plumbon, memiliki cinta yang tak biasa: wayang kulit. Ia rela begadang demi menyaksikan setiap pertunjukan, mengabaikan cemoohan teman-temannya. Baginya, wayang adalah jendela menuju dunia nilai dan kearifan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Gemini 75, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan Wawancara dan Diskusi Lintas Generasi

Setelah pertemuan tak terduga dengan Ki Arya Sasongko dan Prasetyo Sasongko di festival, Sekar dan Dirga semakin bersemangat untuk mempersiapkan wawancara. Mereka merasa bahwa kesempatan ini terlalu berharga untuk disia-siakan.

Di sebuah кафе dekat kampus, mereka kembali berdiskusi. "Mas Dirga, kita harus benar-benar mempersiapkan pertanyaan yang matang untuk wawancara dengan Pakde Arya dan Mas Prasetyo. Ini kesempatan emas buat kita," kata Sekar dengan nada serius.

Dirga mengangguk setuju. "Betul, Mbak Sekar. Kita harus memikirkan pertanyaan yang bisa menggali pandangan mereka tentang wayang kulit di era modern ini, tantangan yang dihadapi, dan bagaimana cara melestarikannya," jawab Dirga.

Sekar mengeluarkan buku catatannya. "Aku sudah membuat beberapa catatan tentang topik yang ingin kita bahas. Pertama, kita bisa tanya tentang bagaimana Ki Arya menjaga tradisi pakem dalam mendalang di tengah gempuran modernisasi," kata Sekar.

"Itu иде bagus, Mbak. Kita juga bisa tanya tentang bagaimana Ki Arya melihat peran generasi muda dalam melestarikan wayang kulit," timpal Dirga.

Sekar melanjutkan. "Kedua, kita juga harus mewawancarai Mas Prasetyo. Kita bisa tanya tentang bagaimana dia sebagai generasi muda tertarik dengan seni karawitan, dan bagaimana dia menggabungkan pengetahuannya tentang kebijakan publik dengan kecintaannya pada seni tradisional," kata Sekar.

Dirga tersenyum. "Justru itu yang menarik, Mbak. Mas Prasetyo itu kan memang passion-nya di karawitan, tapi dia juga punya background pendidikan yang kuat di bidang kebijakan publik. Saya jadi penasaran bagaimana dia bisa menggabungkan kedua hal itu," kata Dirga.

"Nah, itu dia, Mas Dirga! Kita bisa menggali lebih dalam tentang bagaimana Mas Prasetyo melihat peran pemerintah dalam melestarikan seni tradisional. Sebagai lulusan Master of Public Policy (MPP), pasti dia punya pandangan yang kritis dan konstruktif tentang kebijakan yang ada saat ini," kata Sekar dengan semangat.

Dirga mengangguk-angguk. "Betul, Mbak. Kita juga bisa tanya tentang apakah ada kebijakan yang menurutnya perlu diubah atau ditingkatkan untuk mendukung para seniman seperti keluarga kami," kata Dirga.

Sekar menambahkan. "Selain itu, kita juga bisa tanya tentang bagaimana seni dan budaya bisa menjadi bagian dari pembangunan suatu daerah. Mas Prasetyo kan pasti punya banyak studi kasus atau contoh nyata tentang bagaimana seni dan budaya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," kata Sekar.

Dirga berpikir sejenak. "Kalau begitu, kita bagi tugas saja, Mbak. Mbak Sekar fokus mempersiapkan pertanyaan untuk Pakde Arya, dan saya fokus mempersiapkan pertanyaan untuk Mas Prasetyo. Oh ya, Mbak, Pakde Arya itu kan заслугаnya besar sekali dalam seni wayang kulit. Beliau bahkan mendapat gelar Kanjeng Temenggung dari Kanjeng Sinuhun di Keraton Surakarta," kata Dirga.

Sekar terkejut dan kagum. "Wah, benar, Mas Dirga? Aku baru tahu! Itu artinya Ki Arya sangat dihormati dan признанный ya di dunia seni,"* kata Sekar.

Dirga mengangguk. "Betul, Mbak. Gelar itu adalah bukti pengakuan atas dedikasi dan kontribusi beliau dalam melestarikan dan mengembangkan seni wayang kulit," kata Dirga.

Sekar tersenyum. "Ini semakin membuatku bersemangat untuk mewawancarai Ki Arya. Kita harus bisa menggali lebih dalam tentang bagaimana beliau bisa mencapai kesuksesan dan bagaimana beliau bisa menginspirasi banyak orang untuk mencintai seni tradisional," kata Sekar.

Dirga pun segera mengirim pesan singkat kepada Prasetyo. "Mas Prasetyo, selamat siang. Ini Dirga. Mas, kami mau wawancara Mas Prasetyo tentang pandangan Mas tentang seni tradisional dan kebijakan publik. Kira-kira ada hal khusus yang sedang Mas kerjakan atau проект yang sedang Mas garap yang bisa kami angkat dalam wawancara nanti?" tulis Dirga.

Tidak lama kemudian, Prasetyo membalas pesan Dirga. "Dirga, selamat siang juga. Wah, иде bagus itu. Kebetulan saya sedang terlibat dalam sebuah penelitian tentang bagaimana seni dan budaya bisa menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata di Jawa Tengah. Mungkin itu bisa jadi topik yang menarik untuk kita bahas," balas Prasetyo.

Dirga tersenyum lebar membaca pesan dari Prasetyo. "Alhamdulillah, Mas Prasetyo sangat terbuka dan membantu. Ini akan mempermudah kita dalam menyusun pertanyaan dan membuat wawancara ini semakin menarik," kata Dirga dalam hati.

Kemudian, Dirga membalas pesan Prasetyo. "Wah, bagus sekali, Mas! Kebetulan kami juga tertarik dengan topik itu. Mungkin Mas Prasetyo bisa memberikan sedikit gambaran tentang penelitian tersebut, supaya kami bisa mempersiapkan pertanyaan yang lebih spesifik," tulis Dirga.

Prasetyo membalas lagi. "Tentu saja, Dirga. Singkatnya, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi seni dan budaya lokal yang bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Kami juga menganalisis bagaimana kebijakan pemerintah bisa mendukung pengembangan tersebut, mulai dari pemberian bantuan dana, pelatihan, hingga promosi," balas Prasetyo.

Dirga semakin bersemangat. "Wah, ini sangat relevan dengan apa yang ingin kami angkat dalam konten kami. Terima kasih banyak atas informasinya, Mas. Nanti kami akan mempersiapkan pertanyaan yang lebih mendalam tentang penelitian ini," tulis Dirga.

Setelah bertukar pesan dengan Prasetyo, Dirga kembali fokus pada persiapannya. Dia mencari berbagai artikel dan jurnal ilmiah tentang seni dan budaya sebagai bagian dari pengembangan pariwisata. Dia juga mencari tahu tentang kebijakan-kebijakan pemerintah yang terkait dengan seni dan budaya.

Sementara itu, Sekar juga tidak kalah sibuk. Dia mencari informasi tentang Ki Arya Sasongko dan gaya mendalangnya yang khas. Dia menonton berbagai video pertunjukan wayang kulit yang dibawakan oleh Ki Arya, dan mencatat hal-hal menarik yang bisa dijadikan bahan pertanyaan.

Sekar juga mencari tahu tentang filosofi yang mendasari setiap pertunjukan wayang kulit yang dibawakan oleh Ki Arya. Dia ingin menggali lebih dalam tentang makna yang terkandung dalam setiap karakter wayang, setiap adegan, dan setiap gendhing yang dimainkan.

Mereka berdua bekerja keras untuk mempersiapkan wawancara sebaik mungkin. Mereka ingin menghasilkan konten yang tidak hanya informatif dan menarik, tetapi juga bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan seni tradisional Indonesia.

Beberapa hari kemudian, Dirga menghubungi Sekar. "Mbak Sekar, bagaimana persiapan wawancara dengan Pakde Arya? Apakah Mbak sudah mendapatkan informasi yang cukup?"* tanya Dirga.

Sekar menjawab dengan semangat. "Alhamdulillah, Mas Dirga. Aku sudah mendapatkan banyak informasi tentang Ki Arya. Aku juga sudah menyusun daftar pertanyaan yang menurutku bisa menggali lebih dalam tentang pandangan beliau tentang wayang kulit," jawab Sekar.

Dirga pun menceritakan tentang persiapannya untuk mewawancarai Prasetyo. "Saya juga sudah menghubungi Mas Prasetyo dan mendapatkan sedikit bocoran tentang penelitian yang sedang dia kerjakan. Saya rasa ini akan menjadi wawancara yang sangat menarik," kata Dirga.

"Alhamdulillah, kalau begitu kita sudah siap untuk melaksanakan wawancara. Kapan kita bisa menemui Ki Arya dan Mas Prasetyo?" tanya Sekar.

Dirga berpikir sejenak. "Saya akan coba menghubungi Pakde Arya dan Mas Prasetyo untuk menentukan waktu yang tepat. Semoga saja kita bisa segera melaksanakan wawancara ini," jawab Dirga.

Lalu, apakah Dirga berhasil mengatur jadwal wawancara dengan Ki Arya dan Prasetyo? Tantangan apa yang akan mereka hadapi selama wawancara?

\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!