Reza.
Tak banyak yang bisa diceritakan dari dirinya. Hanya lelaki biasa dengan kepintaran yang diluar nalar manusia.
Hanya sosok yang mengetahui wawasan dan pengetahuan yang begitu luasnya, agar bisa bersaing dengan kepintaran Reza.
Namun, kenapa. Dirinya dipilih menjadi lelaki pilihan sesosok Dewi Aphrodite?, sosok dewi cinta, nafsu, dan keindahan.
Reza terbingung.
Akhirnya, ketika dirinya dipindahkan kedunia lain. Mulai saat itu, dia akan mencari alasannya.
++++++÷÷÷÷++++++
Ini cerita campur aduk ngak karuan. Entah nanti di dunia kultivator maupun di isekai bertema fantasi barat. Bahkan kemungkinan akan kembali lagi ke bumi. Nantinya juga, setelah plot utama selesai. Author bakalan nyambung ke dunia anime atau apalah itu. Dan itu kalian para pembaca sendiri yang menentukan.
Terapkan kegiatan tanya jawab dengan author. Agar nantinya pembaca sekalian puas terhadap karya saya.
ikuti ig author: @fjr_894
Author ngak maksa kalian untuk ngak Like atau komen. Namun, tolong!. Setidaknya jangan beri rating jelek pada novel ini. Entah KALIAN mau Toxic atau apa pada novel ini. Author ndak peduli!. Namun, seperti yang saya bilang tadi. Tolong Jangan Beri Rating Rendah Terhadap Novel Ini!.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mad Kojer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9.
Filia Jaene D'arc.
Sosok wanita berambut putih pendek dan mata biru laut cerah kristal indah. Tubuh umur 28 tahunan dengan sebuah kecantikan yang tak wajar menurut Reza.
Filia adalah sosok sama halnya seperti Reza. Dia dahulu pernah menjadi sosok boneka mengerti perasaan. Itu dahulu.
Dia adalah pelaku pembunuh Dewa, akhir hayat dari akhir dunia, teror mengerikan dari segala macam dunia dimanapun, dan sosok paling di buru oleh semua orang karena perbuatan kejinya dalam pembunuhan.
Sosok yang melintasi alam semesta semesta lain demi memuaskan hasrat nasfu membunuh yang tak henti hentinya dia merasakan kepuasan.
Filia tak pernah merasakan arti perasaan sesungguhnya. Walau dia mengerti perasaan seperti halnya orang orang biasa. Namun, hidupnya tidaklah pernah merasakan apa arti kehidupan sebenarnya.
Tahun berganti tahun, abad berganti abad, milenium berganti milenium. Kelakuan pembunuhan dan segala macam pembantai terus berlalu dilakukan oleh Filia.
Tak pernah sekalipun dia berhenti melakukan hal hal keji seperti itu.
Hal yang tak pernah disangka, terjadi oleh Filia. Dirinya yang merasa tidaklah mengerti perasaan, ternyata sosok seseorang yang tidak pernah dia anggap berharga. Ternyata di hati terdalamnya, dia sudah lama menganggap sosoknya menjadi berharga.
Orang orang yang memiliki dendam terhadap Filia. Akhirnya membalas apa perbuatan Filia terhadap mereka.
Sosok yang dianggap oleh Filia yang paling dalam di hatinya berharga. Akhirnya, menjadi korban dari balasan perbuatan keji Filia.
Penyiksaan, perlakuan tak senonoh, dan kekejaman. Terlampiaskan terhadap sosok wanita yang Filia anggap berharga.
Penyesalan datang dalam hati kecilnya yang mulai rapuh setelah tinggal di kegelapan mendalam tanpa bisa keluar.
Filia mulai menghilang dari dunia luar dan bersembunyi bersamaan dengan menebus... Tidak, dikatakan menebus mungkin kurang tepat.
Filia akan membantu semua orang yang kesusahan dengan menilai apakah mereka pantas di selamatkan atau tidak. Letih keringat, Filia tak perdulikan. Dirinya hanya ingin membantu dan terus membantu mereka yang kesusahan dan pantas di pertolongkan.
Namun, semua ini tidaklah cukup untuk mengimbangi perbuatan dosa yang dilakukannya. Jiwa yang melayang menuju alam baka berkat perbuatan dirinya sendiri. Sudah tak terhitung jumlahnya.
Sosok yang dinyatakan sebagai bencana alam semesta, bukanlah sebuah isapan jempol belaka. Sekala alam semesta, lo!.
Kematiannya pun juga belumlah pantas untuk mengimbangi perbuatan dosanya.
Maka dari itu, selama hidupnya yang menjadi pembawa kesusahan. Dia akan akan rubah menjadi penolong bagi mereka yang kesusahan dan pantas di pertolongkan tanpa pamrih.
****
''Guru, kenapa kau begitu sedih terhadap Reza?.'' Qin Shui terheran dengan sikap gurunya ini terhadap Reza.
Menatap langit biru di balik penutup matanya, si guru ini sedikit sendu mengingat jalan hidupnya dahulu.
''Shui, apa yang akan kau rasakan ketika hidup ribuan tahun didalam kegelapan tanpa bisa merasakan arti perasaan sebenarnya?.'' Melenceng jawaban yang diterima olehnya dari gurunya ini, namun Qin Shui tetap menjawab.
''Mungkin aku lebih memilih mati dari pada hidup, guru. Pada dasarnya, mahluk hidup diciptakan dengan sebuah tujuan hidup dan perasaan.
Tanpa dua hal itu, itu sama saja dengan boneka yang memiliki kehidupan.'' Terlihat, merasa ngeri Qin Shui membayangkan dirinya seperti dalam pertanyaan gurunya ini.
Keduanya hening dalam pikiran masing masing. Hingga, si guru mulai berbicara.
''Dulu, aku pernah mengalami itu. Hidup dalam kegelapan tanpa bisa melihat dan merasakan kehidupan dengan jelas.Aku mengerti arti perasaan. Namun, aku tak pernah merasakan apa arti perasaan itu sendiri.
Seperti yang di katakan olehmu. Boneka yang memiliki kehidupan. Aku yang dulu hanya sebuah kekosongan tanpa bisa merasakan arti perasaan walaupun aku mengerti arti perasaan itu.
Membunuh, kekejaman, penyiksaan, kegembiraan, kesenangan, kebahagian, kesakitan, kecintaan, dan berbagai macam perasaan. Aku pernah melakukannya, namun tidak pernah merasakannya.
Hatiku selayaknya boneka, mengerti namun tak merasakan. Menghimpun kekuatan sebesar ini, dulu hanya kugunakan untuk membunuh maupun melakukan hal keji, karena menurutku. Itu menyenangkan, walau aku tak merasakannya.
Ribuan tahun kemudian, tanpa sadar. Ada sosok wanita yang menjadi kespesialan tersendiri di hati terdalamku. Namun waktu itu, aku menganggapnya hanya omong kosong belaka.
Dan disaat sebuah karma datang, sosok yang berharga bagi hati terdalamku. Harus lah menanggung beban dari perbuatanku.
Penyesalan selalu diakhir. Rasanya begitu sakit ketika melihat orang paling berharga haruslah menanggung tanggung jawab dari perbuatanku sendiri.
Ingin rasanya bunuh diri, namun. Apakah dengan itu semua akan selesai?. Tentu, tidak semudah itu.
Dengan tubuhku yang tidak bisa menua ataupun mati, dengan kata lain adalah abadi. Mulai waktu itu, aku menyembunyikan identitas dan membuat lembaran hidup baru.
Aku akan menolong setiap orang yang pantas ditolong. Tidak memandang fisik maupun status dan hal lainnya. Selama mereka kesusahan walau hanya hal kecil, aku akan menolong mereka.
Aku tak peduli walau nyawa akan sampai hilang demi menolong orang, tak peduli bagaimana rasa sakit yang akan kuterima. Selama mereka tertolong, maka setidaknya aku akan merasa sedikit bersyukur...''
Panjang lebar, namun bagi Qin Shui. Ini adalah kisah nyata paling mengenaskan.
Dia tak menyangka, bahwa gurunya memiliki kehidupan yang sangatlah tidak biasa. Memang, dari dahulu dia tidak pernah tau bagaimana dan seperti apa gurunya ini. Gurunya terlalu misterius, dan hal apa yang hanya dia tau. Gurunya adalah orang terkuat dari yang terkuat.
''Guru Filia...'' Pelan, Qin Shui memanggil nama gurunya yang bernama Filia dengan nada sedih.
Filia kemudian kembali melanjutkan bicaranya.
''Persoalan Reza, dia mirip dengan ku. Namun, dia lebih sengsara dibandingkan dengan aku. Beruntungnya, dia memilih memiliki kepribadian seorang manusia yang normal dan ceria.
Namun, cepat arau lambat. Dia akan menjadi sepertiku. Tertarik terhadap pembunuhan dan kekejian. Hatinya sudah sedikit ternoda karena dia menjadi psikopat memakan jantung dan daging mentah mahluk hidup.
Bahkan, dia di waktu umur 10 tahun saja. Sudah membunuh dan memakan jantung anak kecil yang sering mengerjainya. Nanti, setelah kekuatannya tinggi ataupun besar.
Kemungkinan, dia akan menjadi menggila dan lebih menghidupkan kehidupan dalam pembunuhan dan kegilaan. Semakin gila, maka semakin menarik. Itu yang akan dia rasakan.
Namun,... juga, cepat atau lambat. Anak itu akan menemukan sosok yang dianggapnya berharga. Dan dikala takdir balasan datang, penyesalan juga akan menyelimuti dirinya.
Aku tak mau anak itu mengalami hal yang seperti aku rasakan ini. Apa lagi, yang Reza rasakan saat ini lebih parah dibanding diriku.
Yang dia rasakan. Sedetiknya, bagi dia ribuan tahun telah terlewati hidup dalam kegelapan tanpa bisa keluar dan tidaklah bisa merasakan arti perasaan.
Aku tak tahan melihatnya menderita seperti itu. Dan juga, aku berterima kasih kepadamu, Shui'er. Karena telah membawanya kemari. Bila tidak, mungkin dia akan menjadi bencana yang lebih bahaya dibandingkan dengan Raja Malaikat Jatuh.''
Tersenyum syukur, Filia menatap Qin Shui dengan rasa terima kasih.
Sedangkan Qin Shui. Dia begitu rumit dan tak tau harus bagaimana saat ini dia lakukan. Memang dia membawa Reza kemari, namun dengan alasan dia membawanya karena bakat milik Reza, tanpa memikirkan perasaan Reza.
Hanya saja, ternyata Reza lebih memiliki kehidupan yang lebih berat dan mengenaskan dibandingkan dengan apa yang di pikirkannya.
*****
Di sebuah ruangan bawah tanah mansion milik Filia dan Qin Shui berada.
Terdapat ruangan tahanan atau penjara yang ditempati oleh anak remaja 18 tahunan. Dia terlihat begitu menyedihkan dan terlihat seperti boneka rusak yang mengulang ulang kata kata yang diucapnya.
''Apa maksudmu?. Aku tak mengerti?.''
''Apa maksudmu?. Aku tak mengerti?.''
''Apa maksudmu?. Aku tak mengerti?.''
Terus kata kata itu terulang ulang dengan tatapan matanya yang sudah meredup seakan dia memang sudah mati.
Dia adalah Reza yang mulai rusak karena tak tahan terhadap kehidupannya.
Ingin sekali, rasanya untuk merasakan arti perasaan. Ingin sekali baginya memiliki teman bercanda ria dan gembira. Ingin sekali, dirinya mengerti arti kehidupan sebenarnya.
Di alam bawah sadar Reza.
Terlihat sosoknya yang meringkuk dengan tatapan mata kosong.
''Aku kesepian, tapi aku tak tau kesepian itu seperti apa?. Aku sedih, tapi aku tak tau kesedihan itu seperti apa?.
Seseorang, tolong aku!. Namun, kenapa aku harus meminta tolong?...''
Gumaman Reza, benar benar membuat dirinya sendiri bingung. Dia tau arti kesepian, adalah ketika seseorang tak memiliki pendamping hidupnya, teman hidupnya, membawa suka duka bagi dirinya. Namun, kenapa dia tak merasakan kesepian itu.
Sedih, menyakitkan rasanya karena suatu hal. Bukan secara fisik, melainkan hati kita yang terasa sakit karena suatu hal yang membuat merasakan kesakitan. Namun, kenapa dia tidak merasakan kesedihan itu.
Ingin meminta tolong, namun untuk apa dia meminta tolong?. Dia tak tau.
Dalam alam bawah sadar Reza, terdapat berbagai macam formasi sihir entah besar atau kecil menyinari gelapnya alam bawah sadar tersebut.
Reza meringkuk dengan hati yang terasa hampa tanpa bisa merasakan apapun.
Dan sebuah keajaiban terjadi di alam bawah sadar Reza. Sebuah cahaya humanoid atau menyerupai bentuk manusia tercipta.
Cahaya itu mendekat dan menyentuh tubuh Reza.
Sebuah perasaan,... akhirnya Reza rasakan. Kehangatan di hatinya terasa ketika cahaya itu menyentuh dirinya. Dengan perasaan berharap, Reza mulai mengalihkan pandangannya menatap kearah cahaya itu.
''Sayang, sadarlah dan akan kutunggu kau di alam surga.''
Bekas kaki bapak