Semoga kalian suka ya.
Di dunia ini dihuni lima ras: manusia, elf, dark elf, beast, dan demon, lalu ada kekuatan "Aliran Alam" yang mengatur api, air, tanah, dan angin mulai terganggu drastis. seorang pemuda dari desa kecil yang bisa melihat jejak kekuatan tersembunyi ini terpaksa keluar dari rumahnya menuju Hutan Awan Gelap, tempat yang dilarang masuk oleh semua ras, menyebarkan kekuatan gelap yang merusak alam sekitar dan memicu konflik antar ras.
Bersama seorang elf yang melarikan diri dari tugasnya, seorang beast muda yang hilang ingatan, serta ditemani oleh seorang dark elf penyelidik dan seorang demon yang mencari kebenaran tentang masa lalunya, ia menjadi pengelana dalam perjalanan panjang menuju hutan terlarang.
Mereka harus bekerja sama melewati berbagai rintangan dari berbagai pihak yang punya kepentingan sendiri, untuk menghentikan bahaya yang mengancam seluruh dunia dan mengungkap rahasia lama tentang hubungan kelima ras yang selama ini disembunyikan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ashp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjadi Petualang
Setelah memasuki gerbang utama Kerajaan Alderaan saat matahari mulai tenggelam, mereka langsung terkesima dengan pemandangan yang ada di depan mata.
Lampu-lampu energi mulai menyala perlahan di setiap sudut jalan, sementara suara keramaian dari pasar malam sudah terdengar dari kejauhan.
Naomi: "Wah benar-benar besar dan ramai ya! Aku sudah tidak sabar mau keliling-keliling!"
Liam: "Kita harus cari tempat tinggal dulu baru keliling. Kalau tidak sampai malam kita belum dapat tempat untuk istirahat."
Lyra: "Ada beberapa penginapan yang biasa digunakan oleh petualang di sekitar kawasan pasar. Mari kita lihat saja yang mana yang cocok dan tidak terlalu mahal."
Mereka berjalan melalui jalan-jalan yang ramai, menyaksikan kehidupan masyarakat kerajaan yang penuh semangat.
Ada manusia yang berjualan makanan khas mereka, Elf yang menjual kerajinan kayu indah, bahkan Beast yang sedang menunjukkan keahlian bertarungnya di sebuah taman kecil.
Stella: "Lihat sana – ada papan tulis yang bilang 'Penginapan Petualang Amanah'. Bisa jadi tempatnya."
Mereka mendatangi penginapan yang terletak di pinggiran pasar malam. Bangunannya cukup luas dengan taman kecil di depan dan warna cat kayu yang tetap terawat baik. Mereka memasuki ruang tamu yang hangat dan ramah.
Pengelola Penginapan: "Selamat datang! Mau cari kamar untuk berapa malam?"
Liam: "Kita belum tahu pasti berapa lama kita akan tinggal di sini. Bisa jadi beberapa hari atau bahkan beberapa minggu."
Pengelola Penginapan: "Baik! Kami punya kamar khusus untuk kelompok petualang dengan empat tempat tidur dan kamar mandi sendiri. Harganya cukup terjangkau, dan kalau kalian jadi anggota Guild Petualang di kerajaan, bisa dapat diskon lho!"
Naomi: "Guild Petualang? Itu apa ya?"
Pengelola Penginapan: "Itu organisasi resmi kerajaan untuk petualang. Kalian bisa mendaftar sebagai anggota, menerima misi untuk membantu masyarakat, dan mendapatkan bayaran serta keuntungan lain seperti diskon di berbagai tempat."
Lyra: "Ide bagus itu! Kita butuh uang untuk biaya hidup dan perjalanan selanjutnya. Selain itu, dengan menjadi anggota Guild, kita juga bisa mendapatkan informasi lebih banyak tentang Awan Gelap."
Mereka memutuskan untuk menyewa kamar tersebut dan segera menyimpan barang-barang mereka. Setelah merasa cukup beristirahat, mereka memutuskan untuk menjelajahi kawasan sekitar dan mencari tahu lebih banyak tentang Guild Petualang.
Mereka berjalan ke arah pusat kota di mana Guild Petualang berada.
,Di jalan, mereka singgah sebentar di sebuah warung makan yang menjual makanan khas berbagai ras. Naomi langsung memesan makanan pedas khas Demon yang mereka jual, sementara Liam memilih roti gandum khas kerajaan yang diberi topping buah segar.
Stella: "Menjadi anggota Guild bukan hanya tentang mendapatkan uang. Kita juga bisa bertemu dengan petualang lain dari berbagai ras yang mungkin punya pengalaman atau informasi tentang Awan Gelap."
Liam: "Kamu benar. Selain itu, dengan menerima misi dari Guild, kita juga bisa membantu masyarakat yang terkena dampak Awan Gelap sambil mencari informasi yang kita butuhkan."
Lyra: "Di Guild juga biasanya ada papan informasi yang menampilkan berita dari seluruh benua. Bisa jadi ada kabar tentang wilayah Demon atau bahkan tentang Hutan Awan Gelap itu sendiri."
Naomi: "Seru banget nih! Aku sudah tidak sabar mau mendaftar jadi anggota Guild. Apalagi kalau bisa dapat misi yang seru dan membantu banyak orang!"
Mereka sampai di depan gedung Guild Petualang yang cukup besar dengan simbol pedang bersilang yang terpampang di atas pintu masuk.
Di sekitar gedung ada banyak orang dari berbagai ras yang sedang masuk keluar – beberapa sedang menerima misi, yang lain sedang melaporkan penyelesaian misi.
Liam: "Ini dia Guild Petualang nya ya. Kayaknya banyak sekali orang yang jadi anggotanya."
Stella: "Mari kita masuk saja dan tanya bagaimana cara mendaftarnya. Besok kita bisa mulai menerima misi kalau sudah jadi anggota."
Saat mereka hendak memasuki gedung Guild, sebuah suara keras terdengar dari arah depan pintu.
???: "Aku bilang kan aku bisa menyelesaikan misi itu sendirian! Kamu tidak perlu meragukan kemampuanku!"
Mereka melihat seorang wanita dengan rambut merah seperti bara dan mata berwarna oranye yang sedang berbicara dengan seorang anggota Guild.
Tubuhnya yang atletis menunjukkan bahwa dia adalah seorang yang terlatih dengan baik, dan dari ciri khasnya bisa dilihat bahwa dia adalah seorang Demon.
Anggota Guild: "Bukan itu masalahnya, Olivia. Misi itu membutuhkan kerja sama tim. Kamu tidak bisa terus bekerja sendirian seperti ini."
Olivia menghela nafas dan berbalik, lalu melihat ke arah Liam dan kelompoknya. Matanya sedikit menyipit saat melihat mereka.
Olivia: "Kalau tidak salah, kalian adalah kelompok yang baru saja tiba di kerajaan ya? Aku melihat kalian dari kejauhan saat memasuki gerbang."
Naomi: "Ya benar! Namaku Naomi, ini Liam, Lyra, dan Stella. Kamu kenal kita?"
Olivia: "Tidak, tapi aku bisa merasakan bahwa kalian punya kekuatan yang berbeda dari orang lain. Kalian juga sedang mencari cara untuk menghentikan Awan Gelap bukan?"
Liam: "Kamu bisa merasakannya?"
Olivia: "Ya. Keluargaku juga terkena dampak Awan Gelap. Aku sedang mencari cara untuk membalas dendam dan menyelamatkan orang lain dari nasib yang sama."
Lyra: "Kalau begitu, mungkin kamu bisa bergabung dengan kita. Kita baru saja berpikir untuk mendaftar sebagai anggota Guild Petualang agar bisa mendapatkan informasi dan membantu lebih banyak orang."
Olivia terdiam sejenak, kemudian tersenyum sedikit – sebuah senyuman yang jarang dia tunjukkan.
Olivia: "Aku biasanya lebih suka bekerja sendirian... tapi melihat kalian bekerja sama dengan baik dari berbagai ras, mungkin ada baiknya aku mencoba bergabung dengan kalian. Selain itu, aku tahu banyak tentang kekuatan api yang mungkin bisa membantu kalian."
Stella: "Itu bagus, semakin banyak orang yang bergabung, semakin kuat kita."
Mereka semua memasuki gedung Guild bersama-sama.
Di dalam, mereka melihat ruangan yang luas dengan meja-meja kerja, papan misi yang penuh dengan surat-surat, dan area untuk berlatih kecil. Mereka mendaftarkan diri sebagai anggota Guild Petualang dengan nama kelompok "Tim Pelindung Alam".
Pimpinan Guild: "Selamat datang di Guild Petualang Alderaan! Semoga kalian bisa banyak membantu masyarakat dan menemukan apa yang kalian cari. Besok pagi ada beberapa misi yang bisa kalian pilih ya!"
Mereka keluar dari Guild dengan hati yang lebih ringan. Kelompok mereka kini sudah lengkap dengan kehadiran Olivia.
Mereka berjalan kembali ke penginapan sambil merencanakan rencana mereka untuk hari esok – mulai dari memilih misi pertama di Guild, mengunjungi perpustakaan kerajaan, sampai mencari informasi tentang cara menyatukan kekuatan dari berbagai ras untuk menghentikan Awan Gelap.