NovelToon NovelToon
The Adgof

The Adgof

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romantis / Tamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Setelah kecelakaan tragis empat tahun lalu, Lyodra Taylor terbangun dari koma panjang di Chicago dalam keadaan amnesia total. Keluarganya, yang menyimpan dendam dan mengira kecelakaan itu adalah sabotase bisnis, memilih memalsukan kematian Lyodra dan menghapus seluruh masa lalunya—termasuk rahasia bahwa ia sempat hamil dan keguguran saat kecelakaan terjadi.
Di sisi lain, Archello Dominic, sang kekasih yang hancur karena mengira Lyodra telah tiada, berubah menjadi pria yang dingin dan menutup diri. Di bawah tekanan ibunya, Archello terpaksa bertunangan dengan Oliver Bernardo, seorang gadis baik hati yang tidak tahu apa-apa tentang konspirasi besar di balik perjodohan mereka.
Tanpa mereka sadari, kecelakaan itu sebenarnya adalah skenario manipulatif kakek Oliver demi ambisi bisnis keluarga. Di tengah bayang-bayang masa lalu yang membeku dan kebohongan yang rapi tersusun, Archello mulai berjuang antara kesetiaannya pada memori Lyodra atau membuka hati bagi ketulusan Oliver.

🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#32

Lorong rumah sakit kelas VIP itu biasanya sunyi dan steril, namun pagi ini, ketegangan merayap di setiap sudutnya. Sejak fajar menyingsing, Lyodra sudah merasakan gelombang nyeri yang datang dan pergi—kontraksi palsu yang cukup untuk membuat seluruh penghuni Mansion Dominic terjaga. Tanpa membuang waktu, Archello langsung memboyong istrinya ke rumah sakit, tidak memedulikan rapat dewan direksi yang seharusnya ia pimpin.

Di dalam ruang perawatan VIP yang luas, suasana yang biasanya dingin antara para wanita Dominic mendadak mencair oleh naluri kemanusiaan. Nenek Hera berdiri di sisi ranjang, sementara Beatrice memegang handuk kecil untuk menyeka keringat di dahi Lyodra.

"Sayang, kau tidak boleh tidur ya. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung," bisik Beatrice dengan nada yang tak disangka-sangka sangat lembut. "Jangan dulu mengejan, pembukaan mu masih awal. Ini proses yang lama, kau harus menyimpan tenagamu."

Nenek Hera, meski wajahnya tetap kaku, menggenggam tangan Lyodra yang lain. "Yang kuat, Lyodra. Kau adalah menantu Dominic. Kami semua menantimu, kami menyayangimu... dan anak dalam kandunganmu ini."

Archello yang berdiri di sudut ruangan terpaku. Matanya memanas melihat pemandangan itu. Ibunya dan neneknya, dua wanita yang selama ini menjadi tembok penghalang kebahagiaan Lyodra, kini bersatu menguatkan istrinya. Kehadiran calon pewaris ini ternyata memiliki kekuatan magis untuk meruntuhkan ego yang paling keras sekalipun.

Waktu merayap lambat. Lima jam berlalu, dan kontraksi yang tadinya sayup kini berubah menjadi gelombang raksasa yang menghantam tubuh Lyodra. Ia meremas sprei dengan kencang, napasnya memburu. Di tengah rasa sakit yang memuncak, Lyodra meraih kerah baju Archello yang sedang membungkuk di sampingnya.

"Archello..." rintih Lyodra, air mata menetes di sudut matanya. "Sepertinya... pangeran kita, Lincoln, akan lahir sekarang."

Suasana mendadak hening sejenak. Beatrice dan Nenek Hera saling bertukar pandang dengan alis bertaut.

"Lincoln?" Beatrice mengulang nama itu dengan nada bingung. "Nama cucuku... Lin?"

"Iya, Mom," jawab Archello mantap sambil terus mengusap rambut Lyodra. "Kami sudah sepakat."

"APA?!" Nenek Hera tiba-tiba berteriak, menghentakkan tongkatnya ke lantai hingga suaranya bergema. "Kenapa tidak menunggu nama dariku? Aku sudah menyiapkan daftar nama bangsawan dari silsilah keluarga kita!"

Archello, bukannya takut, justru tersenyum tipis. Ia melangkah mendekat dan mengecup pipi neneknya yang tadi sempat menghangat namun kini memerah lagi karena emosi.

"Nek... biarkan kami menamai anak kami sendiri, ya?" ucap Archello lembut. "Nama ini sudah kami simpan sejak kami masih duduk di bangku High School. Harusnya bayi pertama kami dulu bernama Lan, tapi karena dia sudah di surga, kami ingin adiknya memiliki nama yang senada. Lincoln Dominic."

Nenek Hera mendengus kasar, meski binar matanya menunjukkan ia mulai luluh. "Aissssh! Anak muda zaman sekarang, selalu saja merasa lebih pintar dari orang tua!"

Alexander yang baru saja masuk ke ruangan langsung menghampiri ibunya. Ia merangkul bahu Hera dengan penuh kasih sayang. "Jangan marah lagi, Ibu. Kumohon terima namanya. Bukankah Lincoln terdengar sangat berwibawa? Kedengarannya... seksi untuk seorang pemimpin masa depan, bukan? Hahaha!"

Hera akhirnya membuang muka sambil bergumam kecil, "Baiklah, aku terima. Tapi anak kedua nanti, aku yang menentukan!"

.

.

"Dokter! Pembukaannya sudah lengkap!" seru perawat yang memantau monitor.

Tim medis segera mengambil posisi. Archello menggenggam tangan Lyodra sekuat tenaga, membiarkan kuku istrinya menancap di kulitnya sebagai pelampiasan rasa sakit.

"Ayo, Lyodra! Sedikit lagi!" seru Beatrice menyemangati. "Tarik napas, buang... sekarang, dorong, Sayang!"

Lyodra mengerahkan seluruh sisa tenaganya. Wajahnya memerah, urat-urat di lehernya menonjol. "Archelloooo!"

"Aku di sini, Ay! Aku di sini! Dorong lagi, jagoan kita sudah terlihat!" Archello berteriak dengan suara yang bergetar karena haru.

Satu dorongan panjang yang penuh perjuangan, dan tiba-tiba... suara tangisan yang melengking memecah ketegangan di ruangan itu. Suara yang sangat jernih, sangat kuat, menandakan kehadiran nyawa baru di dunia.

Oeeee... oeeeee...

Dokter mengangkat bayi laki-laki yang kemerahan itu. "Selamat, Tuan dan Nyonya Dominic. Lincoln Dominic telah lahir dengan sehat dan sempurna."

Lyodra terkulai lemas di bantal, air mata bahagianya mengalir deras saat bayi itu diletakkan di atas dadanya. Archello menciumi kening Lyodra berkali-kali, tak kuasa membendung air matanya sendiri.

Di belakang mereka, Beatrice terisak haru di pelukan Alexander, sementara Nenek Hera berdiri tegak dengan senyum bangga yang akhirnya merekah sempurna.

"Selamat datang, Lincoln," bisik Archello di telinga putranya. "Dunia ini milikmu, dan Papa tidak akan membiarkan siapa pun menyakitimu."

1
Meris
suka dgn karakter Alexander Dominic
ros 🍂: Ma'aciww sudah mampir kak🥰
total 1 replies
Meris
Suka dgn ketegasan Ello...sbg suami yg bertanggungjawab.
winpar
gmna yh pertemuan mreka????
winpar
smkin seru thor 🥰😍
ros 🍂: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya selalu aj bgus 🥰😍
ros 🍂: ma'aciww kak🫶🥰
total 1 replies
winpar
seru🥰😍
winpar
kk cerita ini msih lnjut kn kk????
ros 🍂: masih kak🙏
total 1 replies
winpar
smga cinta elo dan lyodra kuat mnghdpi neneknya yg jhat
Amy Chacha
sangat suka dengan alur ceritanya gk bertele2 dan kasian lyodra thor pertemukan dengan ello thor kasian lyodra thor
ros 🍂: Sabar kak ini ujian 🤭🥰
total 1 replies
Amy Chacha
lanjut lagi thor up yang banyak
Amy Chacha
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!